Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tim Profesi Fisioterapis UMS Edukasi Warga Gatak tentang Pencegahan Hipertensi

Tim Profesi Fisioterapis UMS Edukasi Warga Gatak tentang Pencegahan Hipertensi

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
  • visibility 81
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim mahasiswa Profesi Fisioterapis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pengabdian masyarakat di Puskesmas Gatak, Desa Krajan, Sukoharjo. Spanduk besar bertuliskan “Gerak Sehat, TekananDarah Terkendali” terpasang rapi di depan Posyandu, memberi tanda bahwa rangkaian pengabdian telah berlangsung.

Acara tersebut dimulai dengan pemeriksaan tekanan darah awal, kemudian dilanjutkan dengan senam terpadu sebagai salah satu upaya promotif dan preventif dalam mencegah hipertensi.

Koordinator tim mahasiswa Fisioterapis angkatan X Fadhil Kusuma Ningrum, S.Kes., mengungkapkan bahwa hipertensi sering disebut sebagai “Silent Killer” karena tidak menimbulkan gejala yang jelas, tetapi dapat merusak organ penting seperti jantung, ginjal, dan otak apabila tidak dikendalikan.

“Tercatat 35 peserta dengan mayoritas berusia 40-60 tahun terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan sampai selesai. Kegiatan berlangsung secara bertahap mulai dari registrasi, pemeriksaan tekanan darah, senam bersama, pengisian kuesioner pre-test, penyuluhan kesehatan bertemakan ‘Hidup Tenang Tanpa Hipertensi’, post test, hingga pemeriksaan tekanan darah di akhir, dan ditutup dengan sesi doorprize,” ungkap Fadhlil, Jumat (12/9).

Pada sesi penyuluhan, lanjutnya, terdapat empat materi utama yang disampaikan meliputi, pengertian hipertensi, faktor resiko hipertensi, dampak hipertensi dan upaya pengendalian. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam bertanya, mulai dari pertanyaan makanan yang aman dikonsumsi oleh penderita hipertensi dan bagaimana membagi waktu olahraga di tengah kesibukan mengurus rumah tangga.

“Materi penyuluhan disampaikan dengan informatif serta menggunakan media gambar dan disertai contoh praktis yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tujuannya agar informasi yang diberikan dapat diaplikasikan dalam kehidupan,” tambahnya.

 

Penyuluhan tersebut memberikan tips sederhana yang bisa langsung diterapkan, misalnya rutin olahraga minimal 30 menit setiap hari, mengurangi konsumsi garam, menjaga berat badan ideal, menghindari rokok, mengelola stres dengan relaksasi, serta melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin di posyandu atau puskesmas.

Fadhil menyampaikan, hipertensi tidak hanya menyebabkan tekanan darah tinggi, tetapi bisa menimbulkan komplikasi serius seperti stroke, serangan jantung, gagal ginjal, hingga gangguan penglihatan. Harapannya, melalui kegiatan ini dapat membuat peserta lebih memahami betapa pentingnya mereka mengendalikan tekanan darah.

“Hasil akhir menunjukan adanya peningkatan pengetahuan secara signifikan terhadap peserta, pada saat pemeriksaan tekanan darah setelah menjalani serangkaian aktivitas menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada beberapa peserta yang sebelumnya memiliki tekanan darah agak tinggi,” ujar mahasiswa Profesi Fisioterapis UMS itu.

Tim Profesi Fisioterapis UMS berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga tekanan darah tetap terkendali bukanlah sesuatu yang sulit, melainkan bisa dilakukan dengan langkah-langkah sederhana dan konsisten setiap hari.

“Hipertensi adalah masalah kesehatan yang nyata, namun dapat dicegah dan dikendalikan dengan pola hidup sehat. Harapannya, para kader posyandu yang hadir mampu menjadi garda terdepan dalam menyebarkan pengetahuan ini kepada masyarakat sekitar,” pungkasnya. (Roselia/Humas)

Editor: Al Fadhlil Raihan Yunan

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • REPUBLIK DI AMBANG TURBULENSI: RAKYAT DIPERAS KRISIS EKONOMI, ELITE SIBUK KONSOLIDASI KEKUASAAN!

    REPUBLIK DI AMBANG TURBULENSI: RAKYAT DIPERAS KRISIS EKONOMI, ELITE SIBUK KONSOLIDASI KEKUASAAN!

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 104
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SIDOARJO, 11 JUNI 2026 – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Sidoarjo telah melakukan diskusi dan kajian di tengah fenomena hiruk pikuk perpolitikan negeri ini, dan menyatakan sikap mosi tidak percaya terhadap arah kebijakan ekonomi dan legislasi nasional hari ini. Melalui kajian literatur mendalam yang digelar hari ini, IMM Sidoarjo menyoroti akumulasi krisis […]

  • Hizbul Wathan dan Tapak Suci UMS adakan BUBARKAN ORMAWA 2024

    Hizbul Wathan dan Tapak Suci UMS adakan BUBARKAN ORMAWA 2024

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 206
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – BUBARKAN ORMAWA 2024 (Buka Bersama, Kajian dan Konsolidasi Ormawa Universitas) ini sukses diselenggarakan pada Selasa, 19 Maret 2024. Kegiatan yang bertempat di lapangan Griya Mahasiswa ini merupakan sebuah kolaborasi apik oleh UKM Hizbul Wathan,UKM Tapak Suci, Biro Kemahasiswaan dan Gema Kampus Ramadhan 1445 H. Kegiatan ini dihadiri oleh Prof. Ihwan Susila, S.E, […]

  • Psikolog UMS Soroti Meningkatnya Kasus Perundungan: Lingkungan Pendidikan dan Keluarga Belum Jadi Tempat Aman

    Psikolog UMS Soroti Meningkatnya Kasus Perundungan: Lingkungan Pendidikan dan Keluarga Belum Jadi Tempat Aman

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Meningkatnya kasus perundungan (bullying) di Indonesia menjadi perhatian serius para akademisi dan praktisi psikologi, termasuk dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dosen Fakultas Psikologi UMS, Prilya Shanty Andrianie, S.Psi., M.Psi., Psikolog., menilai fenomena ini harus disikapi secara menyeluruh, terutama karena telah menimbulkan dampak psikologis yang berat hingga berujung pada kasus bunuh diri di […]

  • Mahasiswa Garda Terdepan Keadilan yang Tak Boleh Diam

    Mahasiswa Garda Terdepan Keadilan yang Tak Boleh Diam

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 955
    • 0Komentar

    Fachrurrazi (Kabid HPKP PC IMM Pekalongan) Ketika langit siang Pekalongan memanas, bukan hanya karena sinar matahari yang terik, tapi pula bara kepedulian menyala dari puluhan mahasiswa yang berhimpun di depan gedung DPRD Kabupaten Pekalongan pada Senin, 8 September 2025. Mereka bukan datang dengan maksud kericuhan namun membawa suara rakyat, mengusung tuntutan keadilan, transparansi, dan kemanusiaan. […]

  • Gelar Raker, BWI Akan Putuskan Langkah Konkret Pengembangan Wakaf Nasional

    Gelar Raker, BWI Akan Putuskan Langkah Konkret Pengembangan Wakaf Nasional

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 235
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bogor – Badan Wakaf Indonesia (BWI) menggelar Rapat Kerja dengan tema ”Penguatan Kelembagaan BWI” di Bogor pada 6-7 Juni 2024. Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua BWI Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin. Pada kegiatan itu, Prof. Kamaruddin memberikan arahan agar kedepan BWI bicara strategi pengembangan wakaf di Indonesia dengan menjalankan program yang sifatnya implementasi dan […]

  • 42 Dietisien Baru UMS Siap Mengabdi di Tengah Tantangan Masalah Gizi photo_camera 1

    42 Dietisien Baru UMS Siap Mengabdi di Tengah Tantangan Masalah Gizi

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Arina Shofiyyata
    • visibility 83
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebanyak 42 dietisien baru Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id Angkatan II resmi mengikuti sumpah profesi di The Royal Heritage Solo, Selasa (6/10/2026). Para lulusan tersebut dinyatakan lulus setelah menempuh seluruh rotasi mata kuliah dengan total 38 SKS yang terdiri atas praktik gizi klinik, […]

expand_less