Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KOPDAR SUMU Pekalongan Raya Satukan Pengusaha Muhammadiyah, Perkuat Ekosistem Industri

KOPDAR SUMU Pekalongan Raya Satukan Pengusaha Muhammadiyah, Perkuat Ekosistem Industri

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, PEKALONGAN – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) berkolaborasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan sukses menggelar KOPDAR SUMU Pekalongan Raya 2026 pada Ahad (12/7) di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi, konsolidasi, sekaligus ruang bertukar gagasan bagi 150-an pengusaha Muhammadiyah, pelaku UMKM, dan pegiat ekonomi di Karesidenan Pekalongan Raya & sekitarnya.

Sekretaris PDM Kabupaten Pekalongan, Cahyono, M.Pd., menekankan pentingnya sinergi antar-elemen. Ia mengajak para pengusaha Muhammadiyah untuk menjadikan nilai-nilai Persyarikatan sebagai landasan dalam mengembangkan usaha.

“Muhammadiyah memiliki potensi besar di bidang ekonomi. Potensi ini akan semakin kuat apabila seluruh elemen mampu bersinergi dan membangun ekosistem usaha yang saling mendukung,” kata Cahyono.

Sementara itu, Eko Pujiatmoko, Sekretaris MEBP PWM Jawa Tengah, menegaskan bahwa penguatan sektor ekonomi menjadi salah satu agenda strategis Muhammadiyah.

“Kita perlu bergerak bersama membangun ekosistem industri yang produktif, sehingga pengusaha Muhammadiyah tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkapnya.

Salah satu fokus pembahasan dalam KOPDAR kali ini adalah pentingnya membangun ekosistem usaha Muhammadiyah yang saling terhubung dan berkelanjutan.

Diskusi mengangkat gagasan bahwa Muhammadiyah memiliki potensi besar untuk memperkuat sektor ekonomi melalui kolaborasi antarpengusaha, amal usaha, perguruan tinggi, hingga lembaga keuangan.

Dengan ekosistem yang terintegrasi, pelaku usaha Muhammadiyah diharapkan mampu meningkatkan daya saing sekaligus memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Selain itu, peserta juga diajak melihat pentingnya mendorong sektor produksi dan industri sebagai langkah strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah produk, serta memperkuat kemandirian ekonomi umat.

Semangat ini sejalan dengan cita-cita Muhammadiyah untuk menghadirkan kemajuan yang tidak hanya dirasakan di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial, tetapi juga dalam bidang ekonomi.

Pada sesi materi, Khafid Sirotudin, Ketua LP-UMKM PWM Jawa Tengah, memaparkan bahwa aset terbesar persyarikatan saat ini adalah jejaring yang belum terintegrasi maksimal. Menurutnya, jaringan Muhammadiyah harus dikonversi menjadi modal sosial dan ekonomi bersama.

“Jika pengusaha Muhammadiyah saling terhubung secara terstruktur, kita akan mampu membangun ekosistem ekonomi yang mandiri dan kompetitif secara berkelanjutan,” papar Khafid.

Suasana diskusi semakin hidup melalui sesi Fireside Chat, di mana para peserta berbagi pengalaman menjalankan usaha, sekaligus menjajaki peluang kolaborasi bisnis (business matching). Forum ini menjadi wadah lahirnya kolaborasi baru yang diharapkan dapat ditindaklanjuti setelah kegiatan berlangsung.

Melalui KOPDAR Pekalongan Raya 2026, SUMU kembali menegaskan komitmennya untuk membangun komunitas pengusaha yang solid dan berkemajuan. Ke depan, SUMU menargetkan perluasan jaringan keanggotaan guna mengakselerasi kolaborasi para pelaku UMKM dan profesional.

Registrasi dan pendataan keanggotaan jaringan saat ini dipusatkan melalui portal resmi sumu.or.id/daftar atau layanan administrasi di 0821-3719-0263.

[Media dan Publikasi Serikat Usaha Muhammadiyah/Soleh]

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammadiyah dan Tantangan Ekonomi 4.0: Meningkatkan Literasi Digital Umat

    Muhammadiyah dan Tantangan Ekonomi 4.0: Meningkatkan Literasi Digital Umat

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Oleh: Andriansyah Ramadan Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut semua pihak untuk dapat berkompetensi agar tidak tergerus dan terlindas oleh zaman. Digitalisasi di seluruh belahan dunia memaksa kita untuk ikut andil dan ambil peran di dalamnya jika tidak ingin mengalami ketertinggalan. Era industri 4.0 telah menghadirkan fenomena disrupsi pada berbagai sendi kehidupan. Peran manusia akan […]

  • Dedi Supriyadi, Guru SMK Farmasi Muhammadiyah Cirebon yang Meraih Medali PON

    Dedi Supriyadi, Guru SMK Farmasi Muhammadiyah Cirebon yang Meraih Medali PON

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 165
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Cirebon – Dedi Supriyadi, S.Pd, tak hanya dikenal sebagai sosok pengajar yang berdedikasi di SMK Farmasi Muhammadiyah Cirebon, tetapi juga sebagai atlet baseball berprestasi. Sejak bergabung sebagai guru di sekolah tersebut pada Maret 2019, Dedi telah menjadi inspirasi bagi para siswa melalui komitmennya terhadap dunia pendidikan dan olahraga. Mengajar mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, […]

  • Kembangkan Lab School, UMS Lakukan Benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi Umsida

    Kembangkan Lab School, UMS Lakukan Benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi Umsida

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH,ID. SIDOARJO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Fakultas Ilmu Pendidikan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melakukan kunjungan silaturahmi dan benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi (SD Mica) Labschool Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Jumat (23/1). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya UMS dalam mempersiapkan pendirian dan pengelolaan sekolah laboratorium (lab school) yang berkelanjutan dan unggul. Rombongan […]

  • MDMC Lampung Hadiri Sharing Session PALUMA Nusantara bersama NGO se-Lampung

    MDMC Lampung Hadiri Sharing Session PALUMA Nusantara bersama NGO se-Lampung

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 103
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung – Perkumpulan perempuan, anak, Lingkungan, Usaha Mikro, dan Agribisnis (PALUMA) Nusantara yang bermitra dengan Asian disaster Preparadnes Centre (ADPC) melaksanakan program Memperkuat Kemitraan untuk Ketangguhan Masyarakat (MITRA TANGGUH) di Desa Canti dan Desa Rajabasa Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan. PALUMA Nusantara melakukan Sharing Session tentang modul pendampingan tentang ketahanan iklim berlangsung pada 13 […]

  • Tim RisetMu UMS Edukasi Ketahanan Pangan bagi ‘Petani Cilik’ melalui AgroSchooling

    Tim RisetMu UMS Edukasi Ketahanan Pangan bagi ‘Petani Cilik’ melalui AgroSchooling

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Suasana berbeda terlihat di TK Aisyiyah Banyudono, Boyolali. Puluhan anak-anak tampak asyik bermain tanah dan bibit tanaman. Rupanya, mereka sedang mengikuti program AgroSchooling yang digagas oleh tim pengabdian masyarakat RisetMu dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id. Program yang dipimpin oleh Dinda Safitri Ramadhani, S.T., M.Eng., ini hadir untuk mengenalkan “Literasi Hijau” atau […]

  • Berkah Ramadhan, Toko Fortune Labanan Bersama Kabarmuh.com Salurkan Bantuan Paket Sembako

    Berkah Ramadhan, Toko Fortune Labanan Bersama Kabarmuh.com Salurkan Bantuan Paket Sembako

    • calendar_month Senin, 19 Apr 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 711
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Labanan  (Selasa, 13/4) – Rayakan Ramadhan sebagai bulan penuh keberkahan, Toko Fortune Labanan bersama Kabarmuh.com turut menebar berkah. Sebanyak 16 paket sembako senilai 150 ribu per-paketnya itu telah ditasarufkan pada pihak yang berhak menerima. Sasaran penerima paket bingkisan ini terdiri dari muallaf, dhuafa dan masakin di lingkungan sekitar desa Labanan. Sahrul, Rara dan Naufal […]

expand_less