Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Penguatan Literasi Melalui Gerakan MENTARI (Muhammadiyah Membaca Setiap Hari)

Penguatan Literasi Melalui Gerakan MENTARI (Muhammadiyah Membaca Setiap Hari)

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • visibility 96
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, TASIKMALAYA – Dalam upaya serius meningkatkan mutu pendidikan dan membentuk lingkungan akademik yang unggul, sebuah inisiatif kolaboratif yang signifikan telah diluncurkan. Kegiatan ini, yang sukses diselenggarakan pada Sabtu, 22 November 2025, merupakan hasil kerja sama strategis yang digawangi oleh beberapa pilar utama dalam organisasi Muhammadiyah Jawa Barat: LPP (Lembaga Pengembangan Pesantren), LBSO (Lembaga Budaya, Seni, dan Olahraga), serta MPI (Majelis Pustaka dan Informasi) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) dan Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Barat.

 

Tujuan dan Latar Belakang Program

Gerakan ini, yang diberi nama MENTARI (Muhammadiyah Membaca Setiap Hari), secara fundamental bertujuan untuk memotivasi dan menarik minat baca guru, siswa, serta seluruh civitas akademika di lingkungan pendidikan Muhammadiyah. Dengan menguatkan budaya literasi, diharapkan institusi-institusi pendidikan ini dapat menghasilkan output yang unggul dan memiliki daya saing tinggi. Hal ini, pada gilirannya, diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi pesantren-pesantren dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) lainnya, khususnya di wilayah Jawa Barat.
Sebelum pelaksanaan di Tasikmalaya, sinergi antara LPP, MPI, dan LBSO ini telah menunjukkan komitmen nyata mereka dengan mengadakan kegiatan serupa di beberapa lokasi, termasuk di Pondok Pesantren Darul Arqam Garut dan beberapa pesantren terkemuka lainnya di Jawa Barat. Keberhasilan awal ini menjadi landasan kuat untuk terus memperluas jangkauan program.

Kolaborasi di Kota Tasikmalaya

Pada kesempatan ini, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat menjalin kolaborasi erat dengan Pesantren Amanah Muhammadiyah Kota Tasikmalaya yang dengan sukarela bersedia menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan penting ini. Pemilihan lokasi ini didasari atas komitmen pesantren terhadap peningkatan mutu pendidikan. Selain itu, kolaborasi ini juga melibatkan partisipasi aktif dari Pesantren Al-Furqon Muhammadiyah Singaparna, yang turut mengirimkan beberapa asatidz dan asatidzah terbaiknya sebagai delegasi untuk menyerap ilmu dan strategi implementasi program MENTARI.
Antusiasme terhadap gerakan literasi ini sangat tinggi, terbukti dengan kehadiran bapak dan ibu Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) dari wilayah Priangan Timur. Bahkan, kegiatan ini semakin diperkuat dengan partisipasi aktif dari beberapa delegasi PDA dari Kota Bandung dan Karawang, menunjukkan bahwa kebutuhan untuk memperkuat literasi adalah isu regional yang mendesak dan menarik perhatian dari berbagai daerah.

Narasumber dan Wawasan yang Ditawarkan

Untuk memastikan transfer pengetahuan yang maksimal pada hari itu, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang sangat kompeten di bidangnya.

Pak Suherman, Pustakawan Profesional: Beliau adalah sosok inspiratif yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai Pustakawan Terbaik se-Asia Tenggara. Dalam sesi pertama, Pak Suherman tidak hanya memaparkan pentingnya literasi dalam membentuk peradaban, tetapi juga berbagi pengalaman berharga yang mengantar beliau meraih penghargaan internasional tersebut. Pengalaman dan wawasan yang dibagikan ini berhasil membuat seluruh peserta antusias menyimak setiap pemaparan dan mendorong mereka untuk meniru semangat literasi profesional.

Ust. Taofik Yusmansyah, Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 8 Antapani, Bandung: Beliau adalah praktisi pendidikan yang sukses menjalankan program literasi di sekolahnya. Ust. Taofik menjelaskan secara detail mengenai regulasi, program, dan kiat-kiat praktis dalam menjalankan Gerakan Mentari di tingkat lembaga pendidikan. Fokus utamanya adalah bagaimana pemangku kebijakan tertinggi di suatu lembaga (seperti Mudir Ma’had) dan pimpinan lainnya dapat secara efektif mengawal dan memantau program ini agar berjalan secara konsisten dan mencapai sasaran yang ditetapkan, yaitu terbentuknya kebiasaan membaca yang kuat.

Mekanisme Program MENTARI:

Siklus Bulanan Penuh Aksi
Ust. Taofik juga menjelaskan bentuk nyata pelaksanaan program MENTARI di lapangan. Program ini dirancang dengan siklus satu bulan penuh:
Minggu 1 & 2: Fokus utama adalah membaca intensif, di mana siswa maupun guru wajib mengalokasikan waktu khusus untuk menyelami buku dan materi bacaan terpilih.
Minggu 3: Waktu didedikasikan untuk menulis review atau ulasan hasil bacaan, sebuah proses penting untuk menginternalisasi materi dan melatih kemampuan berpikir analitis.
Minggu 4: Puncaknya adalah presentasi dan diskusi hasil bacaan. Ini menjadi ajang bagi peserta untuk menguji pemahaman, melatih kemampuan komunikasi, serta membangun budaya berbagi pengetahuan.

Hasil dan Komitmen Masa Depan

Kegiatan yang berlangsung intensif ini berjalan penuh dengan wawasan, mulai dari sosialisasi detail MENTARI, pelatihan teknik review buku yang efektif, strategi pelaksanaan di lingkungan pesantren, hingga pengenalan d-Library atau perpustakaan digital sebagai penunjang akses literasi.
Tiga hasil penting yang berhasil dicapai dan menjadi komitmen bersama adalah:
1. Terbentuknya Tim Penggerak Literasi Pesantren yang akan menjadi motor utama gerakan di masing-masing institusi.
2. Adanya Draf Program Kerja Literasi yang terstruktur dan siap diimplementasikan untuk periode mendatang.
3. Adanya Komitmen Rencana Tindak Lanjut untuk terus memperkuat gerakan literasi di lingkungan pesantren, memastikan keberlanjutan program ini.

Antusiasme peserta, baik dari ibu-ibu PDA maupun bapak-bapak PDM/AUM, menunjukkan bahwa kegiatan ini sukses dan sangat dibutuhkan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan PDA, PDM, maupun seluruh AUM yang hadir dapat segera menerapkan program MENTARI, memperbaiki mutu pendidikan, meningkatkan kapasitas literasi, dan membentuk lingkungan yang literasinya kuat. Tujuan akhirnya adalah menciptakan keunggulan komparatif yang unik dan menjadi percontohan bagi provinsi-provinsi lain.

Kontributor: Aeger Kemal Mubarok

Editor: Muhammad Faisal Dwi Rifqi

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua LDK PP Muhammadiyah: Muktamar NU ke-35, Momentum Menjaga Marwah dan Memperluas Khidmat untuk Bangsa

    Ketua LDK PP Muhammadiyah: Muktamar NU ke-35, Momentum Menjaga Marwah dan Memperluas Khidmat untuk Bangsa

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 103
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta — Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ust. Muchamad Arifin, menyampaikan ucapan selamat, harapan, dan doa untuk pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Jombang, Jawa Timur. Muktamar yang mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa” dinilai memiliki makna yang sangat dalam. […]

  • Program BIPA UMS Ajak Mahasiswa Asing dari 15 Negara Praktik Bahasa Indonesia di Klaten

    Program BIPA UMS Ajak Mahasiswa Asing dari 15 Negara Praktik Bahasa Indonesia di Klaten

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 130
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Belajar bahasa tidak selalu dilakukan di ruang kelas. Itulah yang dialami 25 pemelajar Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dari 15 negara ketika mengikuti Imersi Bahasa dan Budaya di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Melalui interaksi bersama guru dan siswa di enam sekolah, mereka mempraktikkan bahasa Indonesia sekaligus […]

  • Majelis Tabligh PWM Kaltim Konsisten Hidupkan Dakwah Melalui Pengajian Ahad

    Majelis Tabligh PWM Kaltim Konsisten Hidupkan Dakwah Melalui Pengajian Ahad

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Pengajian pekanan Masjid Ad-Da’wah Muhammadiyah Samarinda kembali digelar oleh Majelis Tabligh PWM Kalimantan Timur, Ahad (1/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam menjalankan dakwah dan pembinaan umat secara berkesinambungan. Pengajian yang berlangsung di Pusat Dakwah Muhammadiyah Kaltim ini menghadirkan Ustadz Agus Suwarto Edi, M.Sos., Wakil Ketua Majelis Tabligh PWM Kaltim. Ia menyampaikan materi […]

  • Proyeksi dan Strategi Pengembangan AUM Lintas Negara di ASEAN dalam Perspektif Hukum Bisnis dan Social Sevices

    Proyeksi dan Strategi Pengembangan AUM Lintas Negara di ASEAN dalam Perspektif Hukum Bisnis dan Social Sevices

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Oleh: Akbar, S.H., Mahasiswa Magister HES UMS Muhammadiyah sejak awal berdirinya diposisikan sebagai gerakan Islam yang tidak berhenti pada dimensi ritual dan teologis semata, melainkan menempatkan amal nyata sebagai inti dari praksis keagamaannya. Melalui spirit tajdid dan teologi Al-Ma’un, Muhammadiyah memandang bahwa keberagamaan harus diwujudkan dalam tindakan sosial yang terorganisir, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata […]

  • POMNAS XIX Cabor Pencak Silat di UMS Resmi Ditutup, Diharapkan Jadi Kebanggaan Bangsa

    POMNAS XIX Cabor Pencak Silat di UMS Resmi Ditutup, Diharapkan Jadi Kebanggaan Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Gelaran Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 cabang olahraga (cabor) Pencak Silat resmi ditutup di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Jumat (26/9). Ajang bergengsi tingkat mahasiswa ini berhasil mencetak sejarah baru dengan menempatkan Kontingen Jawa Tengah sebagai juara umum. Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, […]

  • UMS Apresiasi Kontribusi Persyarikatan Muhammadiyah se-Solo Raya

    UMS Apresiasi Kontribusi Persyarikatan Muhammadiyah se-Solo Raya

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Choiril Amirah Farida
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan apresiasi kepada pimpinan daerah, cabang, ranting, serta dosen dan tenaga kependidikan yang berkontribusi dalam pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Organizational Excellence Award (MOEA) 2026. Penyerahan penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Tabligh Akbar Hari Jadi ke-68 UMS yang digelar di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Minggu (18/10/2026). […]

expand_less