Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa UMS Sabet Juara 2 Nasional Lewat Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini

Mahasiswa UMS Sabet Juara 2 Nasional Lewat Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim Sobat Ceria yang terdiri dari Deswita Winna Irshandy, Fatimah Azzahroh, dan Meisya Haya Anaswa mahasiswa angkatan 2023, berhasil meraih Juara 2 Kategori Jasa dan Perdagangan dalam ajang Expo dan Kompetisi Kewirausahaan Nasional (EKKN) ke-4 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Tidar (UNTIDAR), Magelang.

EKKN ke-4 Tahun 2026 merupakan ajang kewirausahaan mahasiswa berskala nasional yang mengusung tema “Dari Lokal untuk Nasional: Wirausaha Mahasiswa Menuju Masyarakat Madani”. Kegiatan ini menghadirkan berbagai rangkaian acara, mulai dari gelar produk, pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah  (UMKM), hingga kompetisi wirausaha mahasiswa yang diikuti oleh ratusan perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia.

Tim Sobat Ceria hadir dengan inovasi layanan stimulasi tumbuh kembang dan pendidikan anak usia dini yang inklusif. Program ini berfokus pada metode play-based learning atau belajar melalui bermain, mindfulness, serta kolaborasi intensif dengan keluarga melalui pendekatan family co-creation. Melalui pendekatan tersebut, anak-anak diharapkan dapat berkembang secara optimal baik dari aspek kognitif, emosional, maupun sosial.

Deswita Winna Irshandy menjelaskan bahwa lahirnya Sobat Ceria didorong oleh kepedulian tim terhadap dunia pendidikan dan tumbuh kembang anak.

“Pendidikan inklusif dan ruang aman untuk tumbuh kembang merupakan hak bagi semua anak. Kami melihat masih terbatasnya ruang stimulasi yang memadukan pendekatan mindfulness serta minimnya ruang kolaborasi aktif antara anak dan orang tua, terutama di era digital saat ini. Karena itu, Sobat Ceria hadir sebagai solusi yang menghubungkan kebutuhan anak dan keluarga dalam satu program yang terintegrasi,” ujarnya, Rabu, (17/6/2026).

Dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional tersebut, tim Sobat Ceria menjalani berbagai tahapan persiapan secara intensif. Mereka mengikuti program kewirausahaan, menyusun materi pitching, mempersiapkan gelar produk, serta melakukan uji coba program secara berkelanjutan. Selain itu, tim juga menyiapkan rekapitulasi keuangan, cash flow, dan omzet dari usaha yang telah berjalan sebagai bentuk kesiapan dalam aspek bisnis.

Meski demikian, perjalanan menuju prestasi tersebut tidak lepas dari berbagai tantangan. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi adalah menyelaraskan konsep pendidikan inklusif agar dapat berkembang menjadi model bisnis yang berkelanjutan dan tidak hanya dipandang sebagai layanan sosial semata.

“Kami berusaha menjawab tantangan tersebut melalui pendekatan Family Co-Creation yang menargetkan orang tua secara langsung. Model ini membuat layanan kami memiliki nilai jual yang jelas, terstruktur, edukatif, sekaligus tetap memberikan dampak sosial yang kuat,” terang Deswita.

Mahasiswa Prodi PG-PAUD FKIP UMS, (dari kiri) Deswita Winna Irshandy, Fatimah Azzahroh, dan Meisya Haya Anaswa

Keunggulan utama Sobat Ceria terletak pada pendekatan holistik yang menggabungkan play-based learning, mindfulness, dan pelibatan aktif orang tua dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini menjadikan layanan tersebut inklusif karena mampu merangkul seluruh anak tanpa membatasi latar belakang maupun kondisi mereka, termasuk anak berkebutuhan khusus, dalam satu kegiatan yang menyenangkan dan bermakna.

Inovasi tersebut mendapat respons positif dari dewan juri maupun peserta lain selama kompetisi berlangsung. Program mindfulness yang dikembangkan dinilai mampu menumbuhkan kesadaran pada anak maupun orang tua, sementara pendekatan family co-creation dianggap relevan dalam mendukung stimulasi tumbuh kembang anak di masa kini.

Prestasi yang diraih tim Sobat Ceria juga tidak terlepas dari dukungan Universitas Muhammadiyah Surakarta melalui Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta-Inovasi (DKPTI). Dukungan tersebut diwujudkan melalui fasilitasi pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) serta pendampingan yang intensif. Tim Sobat Ceria juga mendapatkan bimbingan dari dosen ahli, Dr. Choiriyah Widyasari, S.Psi., M.Psi.

Melalui layanan yang dikembangkan, Sobat Ceria berhasil menciptakan ruang belajar yang aman dan efektif bagi anak. Program ini membantu orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang emosional dan sosial anak secara tepat, sekaligus menanamkan nilai adab dan literasi digital sejak usia dini melalui metode pembelajaran yang menyenangkan.

Setelah meraih Juara 2 tingkat nasional, tim Sobat Ceria menargetkan pengembangan layanan yang lebih luas melalui pemanfaatan platform digital. Selain itu, mereka juga berencana memperkuat modul pembelajaran berjenjang serta menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga pendidikan anak usia dini agar manfaat program dapat menjangkau lebih banyak keluarga di Indonesia.

Deswita berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berani memulai usaha sejak dini.

“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa FKIP UMS dan program studi lainnya memiliki potensi besar untuk menciptakan perubahan melalui inovasi. Jangan ragu memulai wirausaha sedini mungkin, dan jadikan nilai kebermanfaatan sosial sebagai motor penggerak utama dalam menjalankan bisnis,” pungkasnya. (Adi/Humas)

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim UMS Sulap Bayam Potronayan Jadi Tepung dan Kue Sehat

    Tim UMS Sulap Bayam Potronayan Jadi Tepung dan Kue Sehat

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Bayam yang selama ini hanya dikenal sebagai sayuran hijau segar kini disulap menjadi produk bernilai ekonomi tinggi melalui inovasi pangan yang dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Potronayan, Boyolali, para petani perem puan dilatih untuk mengolah bayam menjadi tepung bayam dan kue kering […]

  • Dosen FEB UMS Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Tingkatkan Literasi Akuntansi UMKM

    Dosen FEB UMS Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Tingkatkan Literasi Akuntansi UMKM

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bagi pelaku UMKM di Surakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Hibah Integrasi Tri Dharma (HIT) FEB UMS. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026, di Meeting Room Lantai 3 Gedung FEB UMS ini mengangkat tema […]

  • Jangan Mau Tumbang Oleh Lidah yang Tak Bertulang!

    Jangan Mau Tumbang Oleh Lidah yang Tak Bertulang!

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.056
    • 0Komentar

    Sumber Ilustrasi: Hipwee.com Oleh: Andi Rezti Maharani*   “Mulut kasar gak ngaruh sama perilaku!” What a horrible statement! Aku tak habis pikir, kualitas calon penerus bangsa kian hari semakin mengalami penurunan. Indonesia memiliki beragam bahasa daerah, tak kalah juga dengan bahasa kasar yang semakin beragam bentuk. Anak bangsa sedang kritis. Tanpa sadar telah diperbudak oleh […]

  • Keynote Penutupan Akademi Riset IMM Jateng, Ode Rizki Prabtama Soroti Rendahnya Budaya Ilmiah

    Keynote Penutupan Akademi Riset IMM Jateng, Ode Rizki Prabtama Soroti Rendahnya Budaya Ilmiah

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Minggu, 1 Februari 2026, Ruang Siti Badillah Perpustakaan UMS masih tampak seperti sehari sebelumnya sejak dimulainya Riset Bootcamp Akademi Riset DPD IMM Jawa Tengah. Setelah melewati 2 hari satu malam, akhirnya Akademi Riset DPD IMM Jawa Tengah resmi usai pada sore hari di hari kedua. Dalam seremonial penutupan Akademi Riset, DPD IMM […]

  • Peringati Milad Prodi Ke-9, HMP IQT Sukses Selenggarakan IQT Fair 2023

    Peringati Milad Prodi Ke-9, HMP IQT Sukses Selenggarakan IQT Fair 2023

    • calendar_month Selasa, 11 Jul 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 532
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Menyemarakkan miladnya yang ke-9, Himpunan Mahasiswa Program (HMP) Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar “IQT Fair”. Acara tersebut dikemas dengan berbagai rangkaian perlombaan internal untuk seluruh Mahasiswa Prodi IQT. IQT Fair tersebut mengusung tema “The More We Learn, The More We Earn, The More We Return”. Perlombaan-perlombaan dalam […]

  • Ketua MPK SDI PCM Bumiayu: Baitul Arqam menjadi Sarana Strategis membentuk Militansi Pimpinan Muhammadiyah

    Ketua MPK SDI PCM Bumiayu: Baitul Arqam menjadi Sarana Strategis membentuk Militansi Pimpinan Muhammadiyah

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Sebanyak 119 peserta dari unsur Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta majelis dan lembaga di lingkungan PCM Bumiayu mengikuti kegiatan Baitul Arqam, Sabtu–Ahad, 24–25 Mei 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPK SDI) PCM Bumiayu dan berlangsung di RSU Muhammadiyah Siti Aminah serta […]

expand_less