Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pesantren Berkemajuan Dimulai dari Kepengasuhan Tanpa Perundungan: Refleksi Diklat Kepengasuhan Zero Bullying

Pesantren Berkemajuan Dimulai dari Kepengasuhan Tanpa Perundungan: Refleksi Diklat Kepengasuhan Zero Bullying

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Kebumen – Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menyelenggarakan Pelatihan Kepengasuhan Pesantren Zero Bullying di Pesantren Modern Wiriosoedarmo Muhammadiyah (TrenMu) Gombong, Kebumen, melalui Korwil Karesidenan Banyumas. Selasa (27/01/26)

Kegiatan ini diikuti oleh 90 peserta yang merupakan perwakilan Pesantren Muhammadiyah se-Korwil Karesidenan Banyumas meliputi Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen. Setiap pesantren mengirimkan 1 orang mudir dan 2 orang musyrif/musyrifah.

Mudir Pesantren Modern Wiriosoedarmo Muhammadiyah Gombong, Ustadz Heri Pramono, S.Pd., selaku tuan rumah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan LPP PWM Jawa Tengah. Ia menilai pelatihan ini sangat relevan dengan tantangan kepengasuhan pesantren di era modern.

“Pelatihan Kepengasuhan Zero Bullying merupakan ikhtiar penting untuk memperkuat komitmen pesantren Muhammadiyah dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, ramah, dan berkeadaban bagi santri,” ujarnya.

Ia berharap pelatihan ini tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi melahirkan langkah nyata dan kesepahaman bersama antar-pesantren.

“Semoga kegiatan ini menjadi pemantik lahirnya sistem kepengasuhan pesantren yang berkeadilan, humanis, dan berorientasi pada pembinaan karakter santri,” harapnya.

Ketua Korwil Karesidenan Banyumas LPP PWM Jawa Tengah, Kyai Arif Fauzi, Lc., M.Pd., menjelaskan bahwa pelatihan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menghadirkan lingkungan pesantren yang aman secara fisik, psikis, dan sosial. Menurutnya, pesantren bukan hanya ruang transmisi ilmu dan nilai keislaman, tetapi juga wahana pembentukan karakter yang harus bebas dari kekerasan dan perundungan.

“Pesantren Zero Bullying bukan sekadar slogan, tetapi sistem kepengasuhan yang sadar, terencana, dan berkelanjutan. Mudir dan musyrif memegang peran strategis dalam membangun budaya pengasuhan yang adil, empatik, dan mendidik,” tegasnya.

Materi pelatihan disampaikan dalam dua sesi utama. Sesi pertama bertajuk “Kepemimpinan Kepengasuhan Pesantren Muhammadiyah Menuju Zero Bullying” disampaikan oleh Arif Fauzi, Lc., M.Pd., yang menekankan pentingnya kepemimpinan mudir dalam membangun sistem dan budaya pesantren yang berkeadilan dan berkemajuan.

“Kepemimpinan mudir menjadi kunci utama dalam membangun sistem dan budaya pesantren yang adil, berkemajuan, serta bebas dari praktik perundungan,” ujar Arif Fauzi.

Sesi kedua disampaikan oleh Rosyid Ahmad Faruq, S.Psi., praktisi pendidikan dan psikolog pesantren, melalui materi “Strategi Psiko-Edukatif dalam Pencegahan dan Penanganan Bullying di Pesantren”. Ia menekankan pentingnya pendekatan psikologis dan edukatif dalam memahami dinamika santri serta merumuskan langkah preventif dan kuratif.

“Pencegahan bullying di pesantren membutuhkan pendekatan psiko-edukatif yang menekankan pembinaan, bukan semata hukuman,” jelas Rosyid.

Pelatihan berlangsung pukul 08.00–14.30 WIB, diawali registrasi peserta, pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah, dilanjutkan sambutan dari tuan rumah, LP2 PDM Kebumen, dan Korwil Karesidenan Banyumas.

Melalui kegiatan ini, LPP PWM Jawa Tengah berharap terbangun sinergi yang kuat antar-pesantren Muhammadiyah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan Islam yang aman, nyaman, dan berkemajuan, sekaligus menjadi teladan dalam pengelolaan kepengasuhan pesantren di Indonesia (Tarqum Aziz /JurnalisMu Banyumas Raya).

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa KKN MAS Kelompok 24 Kampung Merempan Hilir, Selenggarakan Tentang Anti Bulliying untuk Mencegah Kekerasan dalam Pendidikan

    Mahasiswa KKN MAS Kelompok 24 Kampung Merempan Hilir, Selenggarakan Tentang Anti Bulliying untuk Mencegah Kekerasan dalam Pendidikan

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, MEREMPAN HILIR – Mahasiswa KKN MAS Kelompok 24 menggelar program Anti Bulliying untuk mencegah kekerasan dalam Pendidikan di SD 04 kampung Merempan Hilir, Kamis, 21 Agustus 2025. Mengusung tema “Membangun lingkungan yang aman, positif, dan ramah untuk anak-anak”kegiatan ini ditargetkan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak. Mayoritas anak-anak SD selama ini menghadapi Bulliying yang diakibatkan oleh […]

  • MLC dan BikersMu Surabaya Resmi Dikukuhkan

    MLC dan BikersMu Surabaya Resmi Dikukuhkan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surabaya, 31 Agustus 2025 – Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya menyelenggarakan Pengajian Ahad Pagi Sang Pencerah yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Mu’alaf Learning Center (MLC) dan BikersMu Chapter Surabaya, bertempat di Gedung Rektorat At-Tauhid Tower Lt. 13 Universitas Muhammadiyah Surabaya. Acara ini mengusung tema “KHGT (Kalender Hijriyah Global Tunggal) Pilihan […]

  • Kegiatan Pembiasaan Ibadah Pagi Warnai Aktivitas Siswa Kelas XI SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta

    Kegiatan Pembiasaan Ibadah Pagi Warnai Aktivitas Siswa Kelas XI SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Suasana pagi yang khusyuk mewarnai lingkungan SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta pada Rabu (29/7/2026). Seluruh peserta didik kelas XI mengikuti rangkaian pembiasaan ibadah yang menjadi bagian dari program pembentukan karakter Islami di sekolah. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Dhuha berjamaah yang diikuti secara tertib dan penuh kekhusyukan. Setelah salat, para […]

  • Blog Post – 3072

    Blog Post – 3072

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Welcome to our website. We are dedicated to providing quality content and services to our visitors. StoneVegas casino

  • UMS Kukuhkan Dua Doktor PAI Baru, Bahas Neuroparenting dan Mutu Pendidikan Madrasah

    UMS Kukuhkan Dua Doktor PAI Baru, Bahas Neuroparenting dan Mutu Pendidikan Madrasah

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sidang terbuka promosi doktor. Sidang ini digelar di Ruang Amphiteater Fakultas Agama Islam UMS, Senin (1/12). Dalam promosi doktor ini, Gigih Setianto dikukuhkan sebagai lulusan doktor PAI UMS ke-54. Selanjutnya Sumarna dikukuhkan sebagai lulusan doktor PAI UMS ke-55. Gigih Setianto dalam […]

  • Ikhtiar Guru Besar Ke-61 UMS Mengupayakan Konstruksi Berkelanjutan

    Ikhtiar Guru Besar Ke-61 UMS Mengupayakan Konstruksi Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pembangunan berkelanjutan tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan struktur, tapi juga menuntut terobosan yang ramah lingkungan. Menjawab tantangan itu, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi mengukuhkan Prof. Ir. Mochamad Solikin, M.T., Ph.D. sebagai Guru Besar ke-61 Bidang Teknologi Bahan Konstruksi, Kamis (19/6). Pengukuhan dua guru besar ini digelar dalam Sidang Terbuka Senat UMS di […]

expand_less