Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Professor Bootcamp ke-5 2025, UMS Matangkan Langkah Strategis Menuju Universitas Terpercaya Melalui Guru Besar Berkualitas

Professor Bootcamp ke-5 2025, UMS Matangkan Langkah Strategis Menuju Universitas Terpercaya Melalui Guru Besar Berkualitas

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, KARANGANYAR – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya akademik yang unggul dan berintegritas. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Professor Bootcamp ke-5 tahun 2025 yang berlangsung di Hotel Anaya Azana Tawangmangu, pada Jum’at-Sabtu (25-26/7).

Program yang digagas oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) UMS ini diikuti oleh 28 dosen terpilih dari berbagai fakultas. Selama dua hari penuh, para peserta mendapatkan pendampingan intensif yang dirancang untuk membantu proses pengajuan jabatan akademik guru besar secara menyeluruh dan bertahap.

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, S.E., M.Hum., menegaskan bahwa Professor Bootcamp merupakan bagian dari langkah strategis universitas dalam menjaga mutu institusi dengan pendampingan proses yang matang dan penuh kesungguhan. “Pendampingan ini bukan sekadar administrasi, tetapi proses pembinaan yang menyentuh kualitas dan integritas akademik. Inilah ikhtiar kami agar UMS terus menjadi universitas terdepan dan terpercaya,” ujar Harun.

Menurutnya, jabatan guru besar bukan hanya gelar formal, melainkan peran penting dalam membangun budaya intelektual dan memperkuat kontribusi ilmiah kampus. “Guru besar harus menjadi contoh dalam inovasi, invensi, dan etika akademik. Ia bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi tonggak penting dalam sejarah institusi,” tambahnya.

Kepala BPSDM UMS, Prof. Dr. Budi Murtiyasa, M.Kom., menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memberikan peta jalan yang jelas kepada para dosen. Pendampingan mencakup aspek administratif, pemenuhan substansi akademik, hingga pemahaman terhadap regulasi terbaru. “Kami ingin para dosen mempersiapkan diri secara utuh, tidak hanya karena tuntutan karier, tetapi karena kesadaran untuk berkontribusi bagi kemajuan universitas,” jelasnya.

Para peserta juga mendapatkan materi dan arahan langsung dari empat narasumber ahli, yakni Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum, Prof. Dr. dr. Em Sutrisna, M.Kes, Prof. Dr. Budi Murtiyasa, M.Kom, dan Prof. Agus Dwi Anggono, S.T., M.Eng., Ph.D. Kehadiran para narasumber memperkuat kualitas pembinaan, sekaligus membuka ruang dialog yang membangun antara peserta dan mentor.

Dari hasil evaluasi internal, sebagian peserta dinilai siap mengajukan jabatan guru besar pada Oktober 2025, sementara lainnya tengah melengkapi syarat untuk proses pengajuan tahun 2026 dan 2027. Pendekatan ini sejalan dengan target jangka panjang UMS untuk melahirkan 100 guru besar pada tahun 2029.

UMS memastikan seluruh proses berjalan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan mutu akademik. “Kami selalu mengingatkan untuk menghindari jurnal predator, praktik plagiat, dan segala bentuk pelanggaran etika ilmiah. Mutu tetap yang utama,” tegas Kepala BPSDM UMS itu.

Melalui Professor Bootcamp, UMS tidak hanya membentuk guru besar secara administratif, tetapi juga menanamkan visi keilmuan yang berdaya guna. Program ini menjadi refleksi dari kesungguhan universitas dalam menyiapkan akademisi yang tak hanya cerdas, tapi juga bijak dan bertanggung jawab.

“Universitas yang besar lahir dari ekosistem yang sehat dari individu yang tumbuh dengan integritas dan dibina melalui proses yang matang dan sungguh-sungguh. Inilah semangat UMS dalam mendampingi para calon guru besar,” tutup Rektor UMS. (Alvian/Humas)

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Magister Fisioterapi UMS Jalani Student Mobility di Thailand, Perkuat Riset dan Wawasan Global

    Mahasiswa Magister Fisioterapi UMS Jalani Student Mobility di Thailand, Perkuat Riset dan Wawasan Global

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Magister Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tengah menjalani program student mobility internasional di Mahidol University, Thailand. Program student mobility ini merupakan bagian dari kurikulum wajib Magister Fisioterapi UMS, sehingga tidak melalui proses seleksi. Seluruh mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan kompetensi global. Salah satu peserta, Arini Nur […]

  • Racana UMS Tanamkan Optimisme Pendidikan Tinggi kepada Anak Yatim Boyolali

    Racana UMS Tanamkan Optimisme Pendidikan Tinggi kepada Anak Yatim Boyolali

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Racana Ki/Nyi Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menuntaskan program Pengabdian Masyarakat di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Kacangan, Andong, Boyolali, pada Minggu (16/11). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bidang Keagamaan dan Pengabdian Masyarakat Racana UMS ini, mengusung tema “Menumbuhkan Semangat Belajar dan Harapan untuk Masa Depan Gemilang.” Indra Hermawan, selaku Ketua Bidang […]

  • Kemendukbangga Gandeng Lazismu Bedah Rumah Keluarga Berisiko Stunting Di Bandung

    Kemendukbangga Gandeng Lazismu Bedah Rumah Keluarga Berisiko Stunting Di Bandung

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung – Keluarga Berisiko Stunting adalah bagian dari program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting. Salah satu fokus programnya bedah rumah tidak layak huni yang dimiliki keluarga berisiko tersebut. Rumah layak huni menjadi perhatian agar keluarga yang menempati dapat hidup layak. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) […]

  • Dosen Fisioterapi UMS Kembangkan Prototipe Alat Ukur Arkus Kaki Anak

    Dosen Fisioterapi UMS Kembangkan Prototipe Alat Ukur Arkus Kaki Anak

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dosen Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tengah mengembangkan sebuah prototipe alat ukur arkus kaki anak. Melalui program hibah Prototipe Kemdikbudristek serta dukungan Lembaga Riset dan Inovasi UMS, Adnan Faris Naufal, S.Fis., M.Bmd., mengembangkan prototipenya. Menurut Adnan, pengembangan prototipe ini telah berjalan selama satu tahun dan masih terus disempurnakan. Saat ini, tim sedang […]

  • Dari Peta hingga Pohon, KKN 03 UMSURA Tinggalkan Jejak Positif di Kedungsoko

    Dari Peta hingga Pohon, KKN 03 UMSURA Tinggalkan Jejak Positif di Kedungsoko

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KABARMU.ID, NGANJUK – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 03 Universitas Muhammadiyah Surabaya di Desa Kedungsoko Kabupaten Nganjuk hari ini pada 31 Juli 2026 telah melakukan peresmian peta desa dan penanaman bibit pohon yang dihadiri oleh, perangkat desa, warga dan perwakilan Dinas Kehutanan Kabupaten Nganjuk. Keduanya adalah program kerja yang dilakukan tim KKN 03 UMSURA […]

  • Ketua LP2 PP Muhammadiyah: Pesantren Muhammadiyah harus menjadi Pesantren Unggul Berkemajuan

    Ketua LP2 PP Muhammadiyah: Pesantren Muhammadiyah harus menjadi Pesantren Unggul Berkemajuan

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 658
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banyumas – Lembaga Pengembangan Pesantren Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LP2 PPM) bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sukses gelar Workshop Penyusunan Panduan Pesantren Muhammadiyah selama tiga hari (Jum’at-Minggu, 25-27 Agustus 2023) di Aula KH. A. K. Anshori, Minggu, 27 Agustus 2023. Ketua LP2 PP Muhammadiyah, KH. Dr. Maskuri, M Ed dalam sambutannya mengutarakan tentang kegiatan […]

expand_less