Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tak Sekedar Dakwah, Alumni Pondok Shabran UMS Buktikan Eksistensi di Berbagai Sektor Strategis

Tak Sekedar Dakwah, Alumni Pondok Shabran UMS Buktikan Eksistensi di Berbagai Sektor Strategis

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
  • visibility 105
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Gemericik air hujan mengarungi lingkungan Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)  dalam pagelaran Talkshow dan Ramah Tamah Alumni Mahasantri Pondok Hajjah Nuriah Shabran UMS. Forum ini merupakan rangkaian kegiatan Semarak Milad ke-43 Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS pada Sabtu, (10/1). 

Talkshow kali ini dipandu langsung oleh Dr. Farkhani, S.H., S.HI., M.H., sebagai moderator, serta menghadirkan 3 narasumber spektakuler, diantaranya, yaitu: Fajar Riza Ul Haq, S.Hi., M.A., selaku Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Drs. H. Waharjani, M.Ag., Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dan Guru Besar Universitas Islam Negeri  Lampung, Prof. Dr. H. Sudarman, M.Ag. Menariknya ketiga narasumber tersebut merupakan jebolan Mahasantri Pondok Hajjah Nuriah Shabran UMS. 

Sesi pemaparan materi pertama disampaikan oleh Fajar Riza Ul Haq, S.Hi., M.A., ia mengungkapkan syukur bisa hadir dalam momen istimewa ini untuk bernostalgia dinamika perjalanan beliau selama menempuh masa pendidikan di UMS, khususnya Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS. 

“Alhamdulillah bisa kembali pulang ke tempat awal saya meniti perjuangan saya. Ini merupakan momen spesial bisa hadir dalam kesempatan ini, karena saya rasa jarang sekali bisa hadir atau mampir di Pondok Shabran”, ungkapnya

Dalam ceritanya, Fajar merupakan mahasiswa aktivis tulen selama menempuh masa studi di UMS. Ia menggeluti beberapa organisasi internal kampus, diantaranya, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Pondok Shabran, dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Agama Islam (FAI). Tak hanya itu, ia juga sempat bergabung di Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial (PSB-PS) UMS, hingga bekerja di Maarif Institute yang merupakan lembaga manifestasi pemikiran Buya Syafii Maarif. 

“Selama perjalanan menggeluti aktivis dan belajar menjadi pemimpin di Muhammadiyah, terdapat dua kunci untuk meniti kesuksesan. Pertama: Cepat beradaptasi, dan Kedua: Cepat dalam belajar”, Paparnya.  

Semenjak menjadi Wamen, Fajar menuturkan mempunyai hobi baru, ia sering datang ke tempat-tempat 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Uniknya, hampir di seluruh penghujung nusantara yang telah ia kunjungi, bahkan di daerah terpencil pun ia bertemu dengan alumni-alumni Shabran. Hal ini menunjukkan diaspora kader-kader Shabran telah tersebar di berbagai daerah nusantara. 

Fajar menambahkan bahwa banyak alumni Shabran berdiaspora di berbagai tempat. Hal ini merupakan modal sosial yang sangat besar bagi UMS. Ia juga berpesan jaringan alumni harus dimobilisasi dengan baik. 

“Amat sayang jaringan besar ini tidak dimobilisasi dengan baik. Meskipun diaspora alumni Shabran dari segi kuantitas tidak begitu fantastis, namun dampaknya begitu dirasakan oleh masyarakat”, tambahnya. 

Pemaparan materi dilanjutkan oleh Prof. Dr. Drs. H. Waharjani, M.Ag., ia mengawali pemaparan materi dibungkus dengan pendekatan historis. Ia menceritakan bahwa Pondok Shabran pernah mengalami peningkatan drastis, dalam segi kuantitas mahasantri dengan latar belakang bervariasi. Namun, kata Waharjin menimbulkan keresahan bagi beberapa mahasantri, hingga akhirnya mereka meminta rektor  untuk menjeda pendaftaran Shabran. 

“Dulu kami sempat mengajukan pada Rektor untuk menjeda pendaftaran mahasantri Shabran, karena kuantitas yang semakin banyak, namun kualitasnya semakin merosot”

Fenomena tersebut menimbulkan jawaban dari Prof Djazman Al-Kindi selaku Rektor pertama UMS yang hingga sekarang dikenang oleh Waharjin. “Pendidikan kader tidak boleh berhenti”. Jawaban itulah yang menginspirasi Waharjin terus berkiprah di Muhammadiyah. 

Waharjani menyampaikan 2 faktor yang melatarbelakangi kesuksesannya. Faktor Pertama: Menyebarkan keilmuan melalui modal dakwah ke berbagai tempat, Kedua: Bemuhammadiyah selama hidupnya. Ia juga menyoroti kiprah alumni shabran yang memiliki keunggulan ketika lulus, mereka bisa berdiaspora di berbagai sektor, mulai dari pendidikan ,dakwah, pemerintahan, dan persyarikatan. Hal ini yang membedakan dengan tempat perkaderan yang lain. 

“Keistimewaan kader Shabran, bisa berdiaspora di berbagai lini/sektor, tak hanya terpaku pada satu bidang”, tegasnya.

Prof. Dr. H. Sudarman, M.Ag., Sebagai narasumber ketiga menegaskan bahwa ketika ada panggilan almamater, maka harus segera didatangi. Dengan gaya pendekatan harmonis, ia mengutarakan melalui lantunan pantun bahwa rasa cinta terhadap almamater menjadi faktor utama kehadirannya di forum ini. 

“Kecintaan terhadap almamater yang menjadikan saya dari seberang pulau untuk hadir di forum momentum ini”, ungkapnya dengan penuh humoris

Sudarman juga menegaskan pada seluruh audiens untuk terus menanamkan sifat ikhlas dalam berjuang di Muhammadiyah dan Aisyiyah. Ia menyoroti beberapa fenomena kader yang menyembunyikan identitas demi bertahan pada suatu zona nyaman

“Dengan kita menampakkan identitas (Muhammadiyah) kita, tidak akan menghilangkan jatah kita dalam menggapai rezeki tuhan” tegasnya. 

Mengakhiri sesi pemaparan materi. Ia mengutip cerita Prof Fattah Santoso bahwa perjalanan Prof Fatah menjadi seorang Profesor atas bantuan dan dukungan dua kader Shabran. Maka, Sudarman mengajak seluruh keluarga besar Pondok Shabran untuk bersinergi dan berkolaborasi di segala bidang.  

“Dua orang membantu Prof Fatah bisa menghantarkan beliau menjadi profesor. Maka, jika kita (Keluarga Pondok Shabran) saling bersinergi dan berkolaborasi di segala bidang akan memanifestasikan produk yang luar biasa“ terangnya.  (Affiq/Humas)

Editor: Hammam Alghazy

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HMP PG-PAUD FKIP UMS Tingkatkan Literasi dan Kreativitas Anak melalui Panggung Cerita Gembira

    HMP PG-PAUD FKIP UMS Tingkatkan Literasi dan Kreativitas Anak melalui Panggung Cerita Gembira

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Nurul Fahri Friyanda
    • visibility 53
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Menumbuhkan minat literasi, kreativitas, dan kepercayaan diri sejak usia dini menjadi salah satu upaya dalam mendukung tumbuh kembang anak. Hal tersebut dilakukan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (HMP PG-PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Yayasan Graha Yatim […]

  • Riset Corner IMM Jateng: Dari Kader Struktural Menuju Gerakan Intelektual

    Riset Corner IMM Jateng: Dari Kader Struktural Menuju Gerakan Intelektual

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 92
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID, Jawa Tengah – Di tengah tantangan kemandekan tradisi akademik di kalangan mahasiswa, Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah meluncurkan Riset Corner #1 sebagai ruang konsolidasi intelektual kader. Kegiatan bertajuk “Motivasi dan Orientasi Kader IMM: Meneguhkan Tradisi Akademik dan Riset untuk Gerakan Intelektual yang Berkemajuan” ini digelar secara daring pada […]

  • Pulihkan Semangat Anak Pasca Banjir, KawanMU Gelar Kegiatan Psikososial di Meunasah Lhok Pidie Jaya Aceh

    Pulihkan Semangat Anak Pasca Banjir, KawanMU Gelar Kegiatan Psikososial di Meunasah Lhok Pidie Jaya Aceh

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 92
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pidie Jaya – KawanMU melaksanakan kegiatan dukungan psikososial bagi anak-anak di Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pada Sabtu (18/1/2026). Kegiatan ini bertujuan mengembalikan keceriaan dan semangat anak-anak pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut. Dukungan psikososial dilakukan melalui aktivitas bermain bola bersama anak-anak. Kegiatan sederhana ini mampu menghadirkan kegembiraan sehingga anak-anak tidak […]

  • Mahasiswa UMS Jadi Duta GenRe Sukoharjo 2025, Siap Edukasi Remaja hingga Lansia

    Mahasiswa UMS Jadi Duta GenRe Sukoharjo 2025, Siap Edukasi Remaja hingga Lansia

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Raaziq Akbar angkatan 2024, berhasil menjadi Duta Generasi Berencana (GenRe) Putra Kabupaten Sukoharjo 2025. Prestasi ini diraih setelah melewati proses seleksi ketat dan karantina selama lebih dari tiga minggu. Mahasiswa peraih Beasiswa Unggulan UMS 2024 ini awalnya mendapat […]

  • Kaderisasi? Kebutuhan atau Keharusan ?

    Kaderisasi? Kebutuhan atau Keharusan ?

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.004
    • 0Komentar

    *Oleh : Naufal Febrian Dalam sebuah kisah diterangkan seorang kakek yang sudah tua renta menanam sebuah pohon kurma. Kebetulan pada saat itu, seorang raja lewat dan melihat kakek yang sedang menanam tersebut. Dengan rasa penasaran sang raja bertanya kepada si kakek tentang alasan atau motivasi menanam pohon. Sang raja bertanya seperti itu karena semua orang […]

  • Kolaborasi Multidisiplin, Mahasiswa Fakultas Teknik UMS Tawarkan Solusi untuk Balai Yasa Kereta Api Yogyakarta

    Kolaborasi Multidisiplin, Mahasiswa Fakultas Teknik UMS Tawarkan Solusi untuk Balai Yasa Kereta Api Yogyakarta

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar presentasi hasil rancangan mata kuliah Tugas Perancangan Multi Disiplin (TPMD), Senin (6/7/2026) di Gedung H Fakultas Teknik. Mata kuliah tersebut pada semester ini melibatkan mahasiswa lintas Program Studi Teknik Mesin, Teknik Kimia, dan Teknik Sipil untuk berkolaborasi memecahkan persoalan yang dihadapi mitra industri. […]

expand_less