Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sinergi FK UMS dan Mitra Kesehatan Dorong Eradikasi Pesantren Bebas Skabies

Sinergi FK UMS dan Mitra Kesehatan Dorong Eradikasi Pesantren Bebas Skabies

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Deteksi Dini Skabies – Menuju Indonesia Bebas Skabies (DESKAB–MIBS), Pesma Internasional KH Mas Mansur UMS, dan dan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menggelar kegiatan Deteksi Dini dan Eradikasi Skabies sebagai bagian dari program nasional menuju Indonesia Bebas Skabies 2030, Minggu (23/11).

Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit Kelamin Indonesia (PERDOSKI) Cabang Surakarta, MPKU PP Muhammadiyah, PT Galenium Pharmasia Laboratories juga turut serta melakukan implementasi aktif kerja sama dalam bidang pengabdian kepada masyarakat ini. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari akademisi, organisasi profesi, hingga jejaring pesantren Muhammadiyah di Jawa Tengah dan sekitarnya.

Dekan FK UMS, Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes, Sp.D.V.E., Dipl.STD-HIV/AIDS, FINSDV, FAADV, dalam sambutannya menegaskan bahwa upaya pengendalian skabies sangat penting dilakukan secara masif dan terstruktur. Ia menyoroti stigma yang selama ini melekat pada santri pesantren, seolah-olah skabies adalah penyakit khas santri.

“Stigma tersebut harus dihentikan melalui program kerja berupa konseling, informasi, edukasi, pemeriksaan, serta pengobatan massal secara berkala dan terencana,” ungkapnya.

Dekan FK UMS mengapresiasi program eradikasi skabies yang sudah berlangsung sebelumnya di Jawa Timur, dan nantinya akan berlanjut ke Jawa Barat, Sumatra Barat, serta daerah lainnya.
Dekan FK UMS didampingi oleh Wakil Dekan 1 FK UMS, dr. Ratih Pramuningtyas, Sp.D.V.E, FINSDV, FAADV, Wakil Dekan 2 FK UMS dr. Erika Diana Risanti, M.Sc, AHK, dan Wakil Dekan 3 FK UMS, dr. Sulistyani, Sp.N, berharap agar kader santri dapat terus belajar dan berperan aktif dalam menjaga kesehatan lingkungan pesantren.

Menurutnya, kemauan untuk menjadi pembelajar adalah pilihan, dan para santri memiliki potensi besar untuk turut serta menjadi bagian dari gerakan nasional bebas skabies.
Selain memberikan sambutan, Dekan FK UMS juga menjadi narasumber penyuluhan bagi para Mahasantri Pesma Internasional KH Mas Mansur UMS.

Dalam paparannya, dijelaskan bahwa eradikasi skabies tidak bisa dilakukan secara parsial. Pemeriksaan harus dilakukan menyeluruh, termasuk pengobatan massal bagi ratusan santri yang terdeteksi. Setelahnya, santri dibekali pengetahuan untuk mencegah penularan kembali.

“Para santri yang telah dilatih juga diharapkan menjadi ujung tombak eradikasi skabies, khususnya di Jawa Tengah, melalui program pemberdayaan tenaga non medis, sebagai kader kulit sehat di setiap pesantren, dengan menggunakan instrumen berupa formulir untuk mendeteksi skabies,” paparnya.

Perwakilan Rektorat UMS, Dr. Azhar Alam, Lc., M.SEI., menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan misi UMS dalam bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, terutama dalam penguatan kaderisasi dan pelayanan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara dengan kasus skabies terbanyak di dunia, sehingga gerakan bersama seperti ini sangat dibutuhkan.

“Kolaborasi antara UMS, Muhammadiyah, tenaga kesehatan, dan pesantren dapat menjadi tonggak perubahan menuju perilaku hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kader santri untuk menjadi duta kesehatan di lingkungan masing-masing, sekaligus menghapus stigma bahwa santri identik dengan penyakit kulit.

Dalam sambutannya, Azhar berbagi pengalaman pribadi sebagai alumni pesantren. Ia menekankan bahwa edukasi sanitasi, kebersihan air, dan pengelolaan fasilitas bersama sangat penting dalam mencegah skabies.

“Kebiasaan-kebiasaan kecil ini jika diterapkan secara disiplin dapat mengurangi risiko penularan secara signifikan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Perdoski Cabang Surakarta, Dr. dr. Nur M Rachmat Mulianto, MSc., Sp.D.V.E. (K), FINSDV, FAADV, menjelaskan bahwa skabies merupakan masalah umum yang sering ditemui di pesantren. “Karena prevalensinya sangat tinggi, perlu dilakukan pelatihan bagi santri senior agar mampu melakukan deteksi dini terhadap gejala penyakit kulit, termasuk skabies,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan kali ini merupakan lanjutan dari program pelatihan sebelumnya, dan pada kesempatan ini Perdoski akan melakukan konfirmasi diagnosis sekaligus tindakan pengobatan. Ia juga berharap kegiatan ini menjadi ibadah dan memberikan manfaat jangka panjang bagi pesantren dan masyarakat.

Sambutan Ketua Tim DESKAB–MIBS, Prof. Dr. dr. Sandra Widaty, Sp.D.V.E.(K), FINSDV, FAADV

Ketua Tim DESKAB–MIBS, Prof. Dr. dr. Sandra Widaty, Sp.D.V.E.(K), FINSDV, FAADV menambahkan bahwa Indonesia menempati peringkat pertama dunia dalam beban penyakit skabies berdasarkan Global Burden of Disease 2015. Oleh karena itu, kolaborasi lintas institusi diperlukan untuk menurunkan angka kasus dan meningkatkan kualitas hidup santri dan siswa di sekolah berasrama.

Ia menegaskan bahwa skabies bukan hanya persoalan medis, tetapi juga memengaruhi kenyamanan belajar dan produktivitas santri. Program deteksi dini, edukasi, dan eradikasi yang dilakukan bersama Perdoski, FK UMS, Muhammadiyah, dan mitra lainnya diharapkan menjadi model gerakan penanggulangan skabies di Indonesia.

Perwakilan MPKU PP Muhammadiyah, Dr. Husnan Nurjaman, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa keterlibatan Muhammadiyah dalam isu kesehatan, termasuk skabies, bukan sekadar bentuk kepedulian, tetapi merupakan bagian dari misi keagamaan Muhammadiyah dalam mewujudkan kemaslahatan umat. Menurutnya, keberagamaan yang sempurna harus diwujudkan melalui kerja nyata memecahkan persoalan masyarakat.

Ia menekankan bahwa mengurus kesehatan masyarakat merupakan tugas utama Muhammadiyah sejak awal berdiri, berdampingan dengan upaya pendidikan dan pelayanan sosial. Karena itu, MPKU PP Muhammadiyah mendukung penuh program pemberantasan skabies di pesantren-pesantren Muhammadiyah dan lembaga pendidikan lainnya.

Kegiatan ini turut melibatkan PT Galenium Pharmasia Laboratories sebagai mitra penyedia produk kesehatan untuk mendukung program pemberantasan skabies.

Perwakilan Galenium, Agus Ahmad Yani, S.Si., Apt., menyampaikan komitmen perusahaan untuk menyediakan produk berkualitas dan berperan aktif dalam edukasi kesehatan masyarakat bersama Muhammadiyah.

Ia menjelaskan bahwa Galenium berkomitmen untuk mendukung kenyamanan belajar santri melalui produk-produk yang aman dan efektif untuk kesehatan kulit. “Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat upaya pemberantasan skabies di pesantren dan masyarakat luas,” pungkasnya.

Kontributor: Fika

Editor: Alfarabi

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur 2024, Ciptakan Kader Hizbul Wathan yang Militan, Unggul, & Kompeten.

    Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur 2024, Ciptakan Kader Hizbul Wathan yang Militan, Unggul, & Kompeten.

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 188
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur Hizbul Wathan Kafilah Penuntun Moh Djzman Universitas Muhammadiyah Surakarta resmi dilepas pada 11 Mei 2024. Pelaksanaan Diklat ini berlangsung selama delapan hari, terhitung sejak 11 Mei, sampai dengan 18 Mei 2024. Kegiatan ini berlokasikan di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Kawasan Hutan Tloglodlingo, Tebing Bandardawung dan Waduk Mulur. Sebelum […]

  • KELANA: Ajang Cipta Lagu Anak untuk Perkuat Karakter Bangsa

    KELANA: Ajang Cipta Lagu Anak untuk Perkuat Karakter Bangsa

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 153
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Penguatan Karakter meluncurkan kompetisi “Kreasi Cipta Lagu Anak Nusantara” (KELANA) sebagai langkah untuk memperkuat karakter generasi muda Indonesia lewat lagu anak. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lagu-lagu yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai karakter yang penting bagi perkembangan anak-anak. Mengusung tema “Tujuh Kebiasaan […]

  • UMS Terima Penghargaan Satria Education Award 2024 Kategori Kampus Moderasi Beragama

    UMS Terima Penghargaan Satria Education Award 2024 Kategori Kampus Moderasi Beragama

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 85
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SEMARANG – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai kampus ‘Mencerahkan, Unggul, Mendunia” mendapatkan penghargaan Satria Education Award 2024 kategori Kampus Moderasi Beragama yang diterima secara langsung oleh Rektor UMS, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., Jumat malam (6/10) di Hotel Tentrem Semarang. Penghargaan ini diberikan oleh Suara Merdeka sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen UMS dalam menerapkan […]

  • Peksimida Jateng Penulisan Lakon di UMS Berakhir, Semangat Berkarya Terus Menyala

    Peksimida Jateng Penulisan Lakon di UMS Berakhir, Semangat Berkarya Terus Menyala

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah 2026 Tangkai Lomba Penulisan Lakon resmi selesai. Perlombaan tangkai lomba ini digelar di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) 13-14 Juli 2026. Perwakilan Badan Pembina Seni Mahasiswa sekaligus Wakil Rektor I UMS Prof. Ihwan Susila, Ph.D., dalam penutupannya menyampaikan bahwa dengan berakhirnya Peksimida Jawa Tengah Tangkai Lomba […]

  • UMS Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

    UMS Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi berbasis masjid. Melalui kolaborasi antara Pusat Studi Kewirausahaan dan Kewirausahaan Sosial (PUSWIRASOS), Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMS, Bank Indonesia (BI), serta Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Muhammadiyah Jawa Tengah, […]

  • SD Muhammadiyah Bligo 01 Bentuk Siswa yang Saleh Ritual dan Sosial melalui Pesantren Ramadhan

    SD Muhammadiyah Bligo 01 Bentuk Siswa yang Saleh Ritual dan Sosial melalui Pesantren Ramadhan

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pekalongan – SD Muhammadiyah Bligo 01 kembali menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadhan sebagai upaya membentuk karakter siswa yang saleh secara ritual dan sosial. Acara bertajuk “Menjadikan Ramadhan sebagai Bekal pada Bulan-bulan Lainnya” ini berlangsung selama sepekan, tepatnya pada Jumat-Kamis (14-20/03/2025), di lingkungan sekolah dengan antusiasme tinggi dari siswa, guru, serta masyarakat sekitar. Kegiatan Pesantren Ramadhan […]

expand_less