Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Stadium Generale Baitul Arqam UAD: Kepribadian Kader Muhammadiyah yang ideal

Stadium Generale Baitul Arqam UAD: Kepribadian Kader Muhammadiyah yang ideal

  • account_circle Najihus Salam
  • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
  • visibility 232
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Yogyakarta – Stadium Generale menjadi materi pertama dalam kegiatan Baitul Arqam sesi 1 Mahasiswa UAD angkatan 2023 pada hari Sabtu, 14 Desember 2024 di Masjid Islamic Center UAD Kampus 4 disiarkan secara offline dan online pada kanal Youtube LPSI UAD.

Stadium Generale ini tidak hanya dibersamai dengan pemateri yang memberikan informasi materi yang ada tapi juga menjadi contoh kader Muhammadiyah yang baik. salah satu di antaranya adalah Dr. Mhd. Lailan Arqam, M.Pd.I, yang merupakan dosen S2 Magister Pendidikan Agama Islam sekaligus kepala bidang Pendidikan AIK di LPSI UAD.

Lailan Arqam menyampaikan tentang Kepribadian Kader Muhammadiyah yang ideal. Sebagai Kader, perlu dipahami tentang kepribadian. Kepribadian menjadi hal yang asasi dan menjadi sebuah identitas khas yang dimiliki oleh setiap insan.

Dalam Tanfidz Keputusan Muktamar yang ke-46, disebutkan:

“Pendidikan Muhammadiyah adalah penyiapan lingkungan yang memungkinkan seseorang tumbuh sebagai manusia yang menyadari kehadiran Allah SWT sebagai Rabb dan menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS). Dengan kesadaran spiritual ma’rifat (iman/tauhid) dan penguasaan IPTEKS, seseorang mampu memenuhi kebutuhan hidupnya secara mandiri, peduli sesama yang menderita akibat kebodohan dan kemiskinan, senantiasa menyebarluaskan kemakmuran, mencegah kemungkaran bagi pemuliaan kemanusiaan dalam kerangka kehidupan bersama yang ramah lingkungan dalam sebuah bangsa dan tata pergaulan dunia yang adil, beradab, dan sejahtera sebagai ibadah kepada Allah.”

Dalam upaya yang konkret, Amal Usaha Muhammadiyah mengupayakan hal itu semua. Mendirikan banyak amal usaha bidang termasuk pendidikan berbagai jenjang. Lailan Arqam menyampaikan bahwa tujuan pendidikan itu mengantarkan para peserta didik menjadi insan mulia dan berperan aktif untuk kemaslahatan semesta. Sehingga dengan itu, tercapai keteguhan kepribadian Muhammadiyah yang terwujud dalam sifat-sifat Mahasiswa Muhammadiyah.

Perlu diketahui juga, Kepribadian Muhammadiyah dirumuskan dalam muktamar ke-35 di Jakarta tahun 1962. Muktamar setengah abad ini ditutup oleh Presiden Soekarno yang menyampaikan pidato berjudul “Makin Lama Makin Cinta”.

Sejarah mencatat, peristiwa bermula dari makalah yang disampaikan Kiai Fakih Usman dalam kursus pimpinan Muhammadiyah di Madrasah Muallimin, pada Ramadhan 1381 H./1961 M. yang berjudul “Apakah Muhammadiyah itu?”. Hal ini juga terkait dengan situasi nasional pada sekitar tahun 1962. Sejak Dekrit 5 Juli 1959 sampai 11 Maret 1966, Indonesia memasuki masa Demokrasi Terpimpin dan Politik Nasakom.

Kepribadian Muhammadiyah menyatakan bahwa Muhammadiyah adalah gerakan Islam, dakwah amar makruf nahi munkar yang ditujukan kepada perseorangan dan masyarakat, untuk mewujudkan masyarakat utama, adil, makmur yang diridhai Allah atau masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Selain gerakan Islam dan dakwah, Muhammadiyah juga gerakan tajdid. Dan Muhammadiyah menjadi bagian dari sejarah Indonesia.

10 Kepribadian Muhammadiyah, yaitu 1). Beramal dan berjuang untuk perdamaian dan kesejahteraan. 2). Memperbanyak kawan dan mengamalkan ukhuwah Islamiyah. 3). Lapang dada, luwes pandangan, dengan memegang teguh ajaran Islam. 4). Bersifat keagamaan dan komasyarakatan. 5). Mengindahkan segala hukum, undang-undang, peraturan, serta dasar dan falsafah negara yang sah. 6. Amar ma’ruf nahi munkar dalam segala lapangan serta menjadi contoh teladan yang baik. 7). Aktif dalam perkembangan masyarakat dengan maksud ishlah dan pembangunan, sesuai dengan ajaran islam. 8). Kerjasama dengan golongan islam manapun juga dalam usaha menyiarkan dan mengamalkan agama Islam serta membela kepentingannya. 9). Membantu pemerintah serta bekerjasama dengan golongan lain dalam memelihara dan membangun Negara untuk mencapai masyarakat adil dan makmur yang diridhai Allah SWT. 10). Bersifat adil serta korektif ke dalam dan keluar dengan bijaksana.

Lalu, Lailan Arqam menjelaskan bahwa Kepribadian Mahasiswa Muhammadiyah tentu selaras dengan kepribadian Muhammadiyah. Pertama, Mahasiswa Muhammadiyah dituntut tidak hanya diharapkan menjadi insan akademis tetapi juga menjadi pribadi yang berkontribusi nyata dalam mewujudkan perdamaian, kesejahteraan, pembangunan masyarakat, dan kemakmuran bagi semesta dalam mewujudkan cita-cita persyarikatan. Kedua, Memiliki posisi strategis sebagai bagian penting gerakan Muhammadiyah, peran serta aksi mahasiswa terinternalisasi dari nilai-nilai yang dijunjung oleh persyarikatan

Lailan Arqam menyebutkan, sifat-sifat yang dimiliki oleh Mahasiswa Muhammadiyah. Pertama, memiliki daya juang dalam membangun perdamaian dan kesejahteraan

“Dalam sifat pertama itu, kita akan memiliki kemampuan membangun hubungan dengan orang lain dalam keragamannya dan tidak akan mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan (Menurut Stolz), kemampuan untuk mengatasi konflik melalui dialog yang konstruktif serta berkontribusi pada kesejahteraan sosial, selalu mengasah dan memiliki sifat pelopor dalam gerakan perdamaian berbasis nilai-nilai Islam berkemajuan.” Jelasnya.

Kedua, memperluas radius pergaulan sebagai wujud mengamalkan ukhuwah Islamiyah “Membangun jaringan persaudaraan lintas kelompok dengan mengedepankan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah basyariyah, dan ukhuwah wathaniyah (memperbanyak kawan, sahabat, dan jaringan sosial). Dengan hal itu, melatih mahasiswa Muhammadiyah untuk bersikap toleran terhadap perbedaan dengan tetap teguh pada prinsip ajaran Islam” Jelasnya.

Ketiga, memegang teguh ajaran Islam (Tauhid) dan taat aturan/hukum. Sifat ini menjunjung tinggi ajaran Islam yang murni berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Lalu, menjadi ciri identitas mahasiswa Muhammadiyah sebagai individu yang memiliki integritas tinggi. Sehingga memiliki panduan moral yang dapat mencegah diri terjerumus pada perilaku negatif atau tindakan tidak etis lainnya. Dan juga Mahasiswa Muhammadiyah sebagai pilar utama dalam menjaga keseimbangan antara kepatuhan hukum dan peran sebagai pengawal moral bangsa

Keempat, beramar ma’ruf nahi munkar serta menjadi uswah hasanah. Mahasiswa Muhammadiyah, memiliki peran strategis dalam menjalankan amar ma’ruf nahi munkar dalam memperkuat agama dan ilmu pengetahuan (berpartisipasi aktif kajian, pengajian, diskusi kritis, dll). Lalu, berperan aktif dalam dakwah dan pemberdayaan masyarakat (dakwah yang lebih kontekstual, kreatif, dan persuasif) (digital, karya ilmiah, dll). Kemudian, mengembangkan kaderisasi dan kepemimpinan (organisasi otonom Muhammadiyah)

Kelima, bersifat adil serta korektif ke Dalam dan Keluar dengan Bijaksana. Ini merupakan salah satu karakteristik yang menjadi landasan dalam menjalankan misi gerakan tajdid persyarikatan.

Sikap korektif merupakan kemampuan diri untuk melakukan evaluasi secara internal dan eksternal dengan penuh kebijaksanaan yang dilandasi nilai-nilai Islam. Dan Keseimbangan ini menciptakan mahasiswa yang introspektif dan mampu memberi kritik konstruktif kepada pihak lain, tanpa meninggalkan etika Islam.

Kesimpulannya, Mahasiswa Muhammadiyah adalah representasi nilai-nilai luhur Muhammadiyah dalam kehidupan modern dan 5 poin kepribadian ini menjadi panduan yang membentuk karakter mahasiswa yang religius, progresif, toleran, dan bertanggung jawab terhadap dirinya, masyarakat, dan negara. Sifat-sifat tersebut dapat mewujudkan kader yang berkualitas, tangguh, dan mandiri yang membawa kemakmuran bagi semesta. (BDR)

Editor: Dwi Kurniadi

  • Penulis: Najihus Salam

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dosen UMS Tegaskan AI Hanyalah Tools, Pendidikan Tinggi Tetap Diperlukan!

    Dosen UMS Tegaskan AI Hanyalah Tools, Pendidikan Tinggi Tetap Diperlukan!

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 235
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, China – Bagaimana memposisikan AI dalam pendidikan tinggi menjadi tema QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2024 di Macau University of Science and Technology (MUST), Macau SAR, China. Memasuki hari terakhir, tema Ethical AI in Education : New Technologies Responsible Integration and Student Engagement mendapatkan tanggapan dari tiga delegasi UMS : Rois Fatoni, S.T., […]

  • Perempuan dan Pencak Silat: Antara Stigma dan Prestasi

    Perempuan dan Pencak Silat: Antara Stigma dan Prestasi

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pukulan, tendangan, dan bantingan dari perempuan tomboy dan pecicilan ternyata membawanya menapaki arena besar Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS. Dialah Febrila Widya Noer Azizah, pesilat putri kontingen Jawa Tengah, yang akrab dipanggil Bela oleh rekan-rekannya. Di kontingen Jawa Tengah, Bela dikenal sebagai atlet […]

  • Peringati Milad ke-68, UMS Gelar Jalan Sehat Berhadiah Menarik

    Peringati Milad ke-68, UMS Gelar Jalan Sehat Berhadiah Menarik

    • calendar_month Minggu, 1 Nov 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Ribuan peserta mengikuti jalan sehat dalam rangka Hari jadi ke-68 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id. Kegiatan yang melibatkan civitas academica, keluarga besar Muhammadiyah, alumni, mitra, dan masyarakat sekitar kampus tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membangun kebersamaan. Ketua Panitia Hari Jadi ke-68 UMS, Prof. Mochamad Solikin, S.T, M.T, Ph.D., menyampaikan bahwa peserta […]

  • Mahasiswa UMS Ciptakan Solusi Budidaya Jamur Tiram Modern dan Efisien

    Mahasiswa UMS Ciptakan Solusi Budidaya Jamur Tiram Modern dan Efisien

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 76
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Inovasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Usaha bertajuk SmartMush: Budidaya Jamur Tiram Hemat Sumber Daya Hasil Lebih Melimpah berhasil lolos pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Usaha ini digawangi oleh Syakila Eka Putrisari Sabarwo, mahasiswa Program Studi Manajemen UMS […]

  • Dinamisasi Organisasi, ini Gebrakan Baru HMP IQT UMS!

    Dinamisasi Organisasi, ini Gebrakan Baru HMP IQT UMS!

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 485
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu al-Quran dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada hari senin 8 Januari 2024 telah melaksanakan agenda WOW TIME yang merupakan singkatan dari (Ways Of Working) dengan tujuan merundingkan kinerja organisasi yang akan dilakukan oleh HMP IQT pada periode 2024. HMP IQT Periode 2024 memiliki bidang baru […]

  • PTI UMS Kenalkan Inovasi Virtual Reality dan Edukasi Roblox kepada 288 Siswa SMP Muhammadiyah Al-Kautsar photo_camera 2

    PTI UMS Kenalkan Inovasi Virtual Reality dan Edukasi Roblox kepada 288 Siswa SMP Muhammadiyah Al-Kautsar

    • calendar_month 12 jam yang lalu
    • account_circle Unaise Albunayya
    • visibility 18
    • 0Komentar

      KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terus memperkenalkan inovasi teknologi pendidikan kepada masyarakat melalui pengembangan media pembelajaran interaktif. Salah satunya dilakukan Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS dengan mengenalkan teknologi Virtual Reality (VR) dan pemanfaatan platform Roblox sebagai media edukasi kepada 288 siswa SMP Muhammadiyah […]

expand_less