KaltimPersyarikatan

SMK Muhammadiyah Tanjung Redeb Perkuat Pendidikan Vokasi dan Siapkan Asrama Berkapasitas 100 Siswa

Tanjung Redeb – SMK Muhammadiyah Tanjung Redeb terus memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan vokasi yang unggul dengan memadukan kompetensi kejuruan, pembinaan karakter Islami, dan penguatan kaderisasi Muhammadiyah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan program pendidikan yang selaras dengan kebutuhan dunia industri sekaligus menjawab tingginya minat masyarakat terhadap sekolah ini.

Kepala SMK Muhammadiyah Tanjung Redeb, Darul Ihsan, S.Pd.I (NBM 1091480), menjelaskan bahwa sekolah memiliki empat program keahlian unggulan, yakni Teknik Alat Berat, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Sepeda Motor, dan Teknik Arsitektur. Di antara keempatnya, bidang otomotif dan alat berat menjadi kompetensi yang paling diminati karena memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan industri, khususnya sektor pertambangan yang berkembang pesat di Kabupaten Berau dan Kalimantan Timur.

Selain membekali peserta didik dengan kompetensi vokasi, sekolah juga menguatkan pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) sebagai fondasi pembentukan karakter. Proses kaderisasi dilaksanakan melalui berbagai kegiatan, seperti Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Hizbul Wathan (HW), dan Rohani Islam (Rohis), sehingga lulusan diharapkan tidak hanya terampil, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Di bidang prestasi, SMK Muhammadiyah Tanjung Redeb berhasil meraih Juara III Olimpiade Sains Nasional (OSN) pada bidang yang diikuti sekolah. Peserta didik juga pernah mewakili sekolah dalam kompetisi nasional bidang otomotif di Makassar. Meskipun belum berhasil membawa pulang gelar juara, pengalaman tersebut menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan prestasi pada masa mendatang.

Saat ini sekolah didukung sekitar 30 tenaga pendidik, dengan sekitar 25 guru telah bersertifikat pendidik, sehingga proses pembelajaran berlangsung secara profesional sesuai standar pendidikan nasional.

Lulusan SMK Muhammadiyah Tanjung Redeb memiliki prospek kerja yang baik. Sebagian besar alumni terserap di berbagai perusahaan, terutama di sektor pertambangan, otomotif, dan industri lainnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa kompetensi yang dibangun sekolah sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Kepercayaan masyarakat terhadap SMK Muhammadiyah Tanjung Redeb juga terus meningkat. Pada Tahun Pelajaran 2026/2027, sekolah memiliki 644 peserta didik, terdiri atas 225 siswa Kelas X, 223 siswa Kelas XI, dan 196 siswa Kelas XII. Peningkatan jumlah peserta didik tersebut didukung oleh strategi promosi sekolah yang dilakukan secara berkelanjutan sepanjang tahun.

Untuk menjawab kebutuhan peserta didik yang berasal dari daerah-daerah yang relatif jauh dari Tanjung Redeb, sekolah juga merencanakan pembangunan asrama berkapasitas sekitar 100 siswa. Kehadiran asrama ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses pendidikan bagi para pelajar dari berbagai kecamatan di Kabupaten Berau maupun wilayah sekitarnya, sehingga mereka dapat belajar dengan lebih nyaman, aman, dan fokus.

Menurut Darul Ihsan, pembangunan asrama merupakan bagian dari pengembangan sekolah untuk memperluas layanan pendidikan Muhammadiyah kepada masyarakat. Dengan dukungan sarana yang semakin memadai, SMK Muhammadiyah Tanjung Redeb diharapkan mampu melahirkan lulusan yang unggul dalam kompetensi, kuat dalam nilai-nilai keislaman, serta siap berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa.(ay.1)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button