Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » SUMU Desak Pemerintah Tunda Kenaikan PPN dan Terapkan Kebijakan Afirmatif untuk Dukung UMKM

SUMU Desak Pemerintah Tunda Kenaikan PPN dan Terapkan Kebijakan Afirmatif untuk Dukung UMKM

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
  • visibility 226
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Rencana pemerintah menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen pada tahun depan menuai kritik dari Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU). Kebijakan ini berpotensi menambah beban bagi kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sekretaris Jenderal SUMU Ghufron Mustaqim meminta agar rencana kebijakan yang efektif mulai tahun 2025 itu dibatalkan. Bila opsi pembatalan tidak diambil, SUMU mendesak pemerintah agar mengimbangi kenaikan tarif PPN dengan sejumlah kebijakan afirmatif yang mendukung daya saing UMKM. Sebab, tegas dia, UMKM adalah tulang punggung perekonomian nasional.

“Kami mengusulkan tiga paket kebijakan afirmasi penguatan UMKM yang bisa dijalankan,” ujar Ghufron Mustaqim, Selasa (19/11/2024).

Pertama, menaikkan ambang batas (threshold) Pengusaha Kena Pajak (PKP) dari pendapatan per tahun Rp 4,8 miliar ke Rp 15 miliar. Hal ini mengacu pada batas atas ​​kriteria Usaha Kecil berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021.

Sebab, lanjut Ghufron, sudah lebih dari 10 tahun Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang Pengusaha Kena Pajak (PKP) belum diperbarui. PMK Nomor 197/PMK.03/2013 mengatur, pengusaha dan atau perusahaan yang memiliki pendapatan atau omset senilai lebih dari Rp 4,8 miliar wajib dikukuhkan sebagai PKP.

Implikasinya, PKP juga akan dikenakan PPN, yang saat ini tarifnya 11 persen dan per Januari 2025 nanti naik menjadi 12 persen. Mereka tidak lagi bisa mengeklaim PPh Final 0,5 persen dari pendapatan, sebagaimana PPh Final UMKM menurut PP Nomor 23/2018.

“PKP dikenakan tarif PPh 22 persen berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2020 Pasal 5 ayat 1,” kata Ghufron.

Kedua, penambahan nominal batas atas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari yang saat ini sebesar Rp 500 juta ke kisaran Rp 5 miliar hingga Rp 10 miliar per orang. Peningkatan nominal ini berguna untuk mendorong usaha mikro dan kecil agar mampu naik kelas menjadi usaha menengah.

Ghufron menjelaskan, nyaris seluruh atau 99,9 persen UMKM di Tanah Air adalah usaha mikro dan kecil. Hanya 0,1 persen saja yang berupa usaha menengah. Maka, KUR sangat membantu UMKM lantaran bunga atau bagi hasil yang rendah dan dengan underlying asset atau kolateral yang fleksibel.

“Salah satu sumber masalah usaha kecil sehingga tidak bisa bertransformasi menjadi usaha menengah adalah persoalan akses modal,” ucap dia.

Peraturan Pemerintah RI Nomor 7 Tahun 2021 menetapkan, usaha menengah memiliki kriteria antara lain modal usaha sebesar Rp 5 miliar hingga Rp 10 milyar. Pemerintah pun semestinya menaikkan pagu KUR menjadi Rp 5 miliar hingga Rp 10 miliar.

Dengan demikian, Ghufron mengatakan, semakin banyak usaha yang tidak seumur hidup terjebak dalam level usaha mikro dan kecil. Dengan modal dari KUR, UMKM dapat menambah daya saing melalui investasi di teknologi, penguatan sumber daya manusia (SDM), riset dan pengembangan, serta peningkatan modal kerja.

“Ini bisa berdampak pada penyerapan tenaga kerja lebih banyak dan kesejahteraan karyawan meningkat,” kata Ghufron.

Ketiga, kenaikan PPN semestinya diimbangi dengan menurunkan PPh Badan dari 22 persen menjadi 20 persen. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebenarnya sudah berniat untuk menurunkan PPh Badan tersebut.

“Kami mendukung kebijakan tersebut (menurunkan PPh Badan) dan meminta agar segera diundang-undangkan. Turunnya PPh Badan akan mendorong usaha memiliki neraca yang lebih kuat sehingga akan semakin membesarkan usaha,” tukas Ghufron.

SUMU meyakini, kenaikan tarif PPN menjadi 12 persen akan berdampak luas bagi perekonomian, terutama sektor UMKM. Oleh karena itu, pemerintah harus memastikan kebijakan ini diimbangi dengan langkah-langkah konkret, antara lain, tiga poin yang telah disebutkan di atas.

Editor : Najihus Salam

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gandeng Education University of Hongkong dan TEFLIN, Muhammadiyah Perkuat Deep Learning Guru Bahasa Inggris

    Gandeng Education University of Hongkong dan TEFLIN, Muhammadiyah Perkuat Deep Learning Guru Bahasa Inggris

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggandeng Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan 6th International Knowledge Transfer Forum. Forum ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris guru-guru sekolah Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Agenda ini mendapatkan antusias yang tinggi dari para guru.  Sebanyak 1000 guru ikut bergabung […]

  • UMS Terima Hewan Kurban dari BSI, Total 7 Sapi Siap Disembelih Idul adha 2025

    UMS Terima Hewan Kurban dari BSI, Total 7 Sapi Siap Disembelih Idul adha 2025

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima penyerahan hewan kurban dari Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Solo, Kamis siang (5/6). Serah terima dilakukan secara langsung oleh pihak BSI kepada Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, dan selanjutnya diteruskan kepada Takmir Masjid UMS sebagai pihak pelaksana kurban. Penyerahan ini melengkapi total tujuh ekor sapi […]

  • IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

    IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Farich Al Mughni, Ketua Bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik Magelang Pikiran ini berangkat atas keresahan penulis, akan tingkah kader IMM yang mulai mempunyai sifat superioritas Dan mulai tidak peduli dengan kaum-kaum mustadhafin (kaum yang tertindas) Dan juga Sikap para kader IMM yang Mengenyampingkan humanitas dalam trikoda Dan hilang nya Kemasyarakatan pada idealisme […]

  • BUKU BERJUDUL LENTERA PESANTREN MENJADI HADIAH TERINDAH DALAM WISUDA SANTRI KELAS AKHIR PESANTREN MUHAMMADIYAH AL-FURQON TASIKMALAYA

    BUKU BERJUDUL LENTERA PESANTREN MENJADI HADIAH TERINDAH DALAM WISUDA SANTRI KELAS AKHIR PESANTREN MUHAMMADIYAH AL-FURQON TASIKMALAYA

    • calendar_month Minggu, 2 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 270
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tasikmalaya – Momen wisuda adalah momen yang sangat bermkana dan sangat dinantikan oleh  para siswa karena menandai pencapaian penting dalam perjalanan akademik mereka. Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon Singaparna Kab. Tasikmalaya tidak pernah berhenti mencetak generasi penerus umat, bangsa, dan persyarikatan yang memupuni dan potensial. Ahad, 2 Juni 2024 adalah momentum yang sangat sakral dan menjadi […]

  • Andi dan Balqis Raih Juara 1 Jambore UKS Tingkat SMP dan SMA se Balikpapan

    Andi dan Balqis Raih Juara 1 Jambore UKS Tingkat SMP dan SMA se Balikpapan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 2.147
    • 0Komentar

    Setelah sukses meraih juara 1 lomba kader penyuluhan kesehatan tingkat karang joang, Balqis utusan dari SMP Muhammadiyah 3 Al-Mujahidin, Andi Afifah dan Aini Agispa utusan dari SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin lanjut bertanding di tingkat balikpapan utara yang diselenggarakan di Aula Kantor Kecamatan Balikpapan Utara, sabtu (28/09/2019). Lomba kader penyuluhan kesehatan ini diikuti oleh 8 sekolah antaralain […]

  • Mahasiswa PLP 70 Umsida Bangun Rubuha untuk Kendalikan Hama Sawah

    Mahasiswa PLP 70 Umsida Bangun Rubuha untuk Kendalikan Hama Sawah

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SIDOARJO – Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Kelompok 70 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) membangun dan memasang dua unit Rumah Burung Hantu (Rubuha) di kawasan persawahan Desa Sumurgayam. Pemasangan tersebut diselesaikan pada Rabu, 5 Agustus 2026, sebagai upaya membantu petani mengendalikan hama tikus secara alami dan ramah lingkungan. Program Rubuha menjadi salah satu program […]

expand_less