Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » SUMU Desak Pemerintah Tunda Kenaikan PPN dan Terapkan Kebijakan Afirmatif untuk Dukung UMKM

SUMU Desak Pemerintah Tunda Kenaikan PPN dan Terapkan Kebijakan Afirmatif untuk Dukung UMKM

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Rencana pemerintah menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen pada tahun depan menuai kritik dari Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU). Kebijakan ini berpotensi menambah beban bagi kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sekretaris Jenderal SUMU Ghufron Mustaqim meminta agar rencana kebijakan yang efektif mulai tahun 2025 itu dibatalkan. Bila opsi pembatalan tidak diambil, SUMU mendesak pemerintah agar mengimbangi kenaikan tarif PPN dengan sejumlah kebijakan afirmatif yang mendukung daya saing UMKM. Sebab, tegas dia, UMKM adalah tulang punggung perekonomian nasional.

“Kami mengusulkan tiga paket kebijakan afirmasi penguatan UMKM yang bisa dijalankan,” ujar Ghufron Mustaqim, Selasa (19/11/2024).

Pertama, menaikkan ambang batas (threshold) Pengusaha Kena Pajak (PKP) dari pendapatan per tahun Rp 4,8 miliar ke Rp 15 miliar. Hal ini mengacu pada batas atas ​​kriteria Usaha Kecil berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021.

Sebab, lanjut Ghufron, sudah lebih dari 10 tahun Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang Pengusaha Kena Pajak (PKP) belum diperbarui. PMK Nomor 197/PMK.03/2013 mengatur, pengusaha dan atau perusahaan yang memiliki pendapatan atau omset senilai lebih dari Rp 4,8 miliar wajib dikukuhkan sebagai PKP.

Implikasinya, PKP juga akan dikenakan PPN, yang saat ini tarifnya 11 persen dan per Januari 2025 nanti naik menjadi 12 persen. Mereka tidak lagi bisa mengeklaim PPh Final 0,5 persen dari pendapatan, sebagaimana PPh Final UMKM menurut PP Nomor 23/2018.

“PKP dikenakan tarif PPh 22 persen berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2020 Pasal 5 ayat 1,” kata Ghufron.

Kedua, penambahan nominal batas atas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari yang saat ini sebesar Rp 500 juta ke kisaran Rp 5 miliar hingga Rp 10 miliar per orang. Peningkatan nominal ini berguna untuk mendorong usaha mikro dan kecil agar mampu naik kelas menjadi usaha menengah.

Ghufron menjelaskan, nyaris seluruh atau 99,9 persen UMKM di Tanah Air adalah usaha mikro dan kecil. Hanya 0,1 persen saja yang berupa usaha menengah. Maka, KUR sangat membantu UMKM lantaran bunga atau bagi hasil yang rendah dan dengan underlying asset atau kolateral yang fleksibel.

“Salah satu sumber masalah usaha kecil sehingga tidak bisa bertransformasi menjadi usaha menengah adalah persoalan akses modal,” ucap dia.

Peraturan Pemerintah RI Nomor 7 Tahun 2021 menetapkan, usaha menengah memiliki kriteria antara lain modal usaha sebesar Rp 5 miliar hingga Rp 10 milyar. Pemerintah pun semestinya menaikkan pagu KUR menjadi Rp 5 miliar hingga Rp 10 miliar.

Dengan demikian, Ghufron mengatakan, semakin banyak usaha yang tidak seumur hidup terjebak dalam level usaha mikro dan kecil. Dengan modal dari KUR, UMKM dapat menambah daya saing melalui investasi di teknologi, penguatan sumber daya manusia (SDM), riset dan pengembangan, serta peningkatan modal kerja.

“Ini bisa berdampak pada penyerapan tenaga kerja lebih banyak dan kesejahteraan karyawan meningkat,” kata Ghufron.

Ketiga, kenaikan PPN semestinya diimbangi dengan menurunkan PPh Badan dari 22 persen menjadi 20 persen. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebenarnya sudah berniat untuk menurunkan PPh Badan tersebut.

“Kami mendukung kebijakan tersebut (menurunkan PPh Badan) dan meminta agar segera diundang-undangkan. Turunnya PPh Badan akan mendorong usaha memiliki neraca yang lebih kuat sehingga akan semakin membesarkan usaha,” tukas Ghufron.

SUMU meyakini, kenaikan tarif PPN menjadi 12 persen akan berdampak luas bagi perekonomian, terutama sektor UMKM. Oleh karena itu, pemerintah harus memastikan kebijakan ini diimbangi dengan langkah-langkah konkret, antara lain, tiga poin yang telah disebutkan di atas.

Editor : Najihus Salam

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Masyarakat Terdampak Covid-19, Pimpinan Cabang Aisyiyah dan Lazismu Kantor Layanan Sebulu Sinergi Gelar Bakti Sosial

    Peduli Masyarakat Terdampak Covid-19, Pimpinan Cabang Aisyiyah dan Lazismu Kantor Layanan Sebulu Sinergi Gelar Bakti Sosial

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.064
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, KUKAR – Pimpinan Cabang Aisyiyah Sebulu bekerja sama dengan Lazismu Kantor Layanan Sebulu Kutai Kartanegara menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan 75 paket sembako dan 200 lembar masker kepada warga yang terdampak Covid-19, Rabu (15/04/2020). Turut serta dalam kegiatan ini unsur Pimpinan Cabang Aisyiyah Sebulu, Pengurus Lazismu Kantor Layanan Sebulu, Kokam Sebulu, serta IPM […]

  • Entra nell’azione di AlaWin Casino e Vinci alla Grande alla Grande Questa notte in Svizzera

    Entra nell’azione di AlaWin Casino e Vinci alla Grande alla Grande Questa notte in Svizzera

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Questa analisi di AlaWin Casino vuole darvi un’idea chiara di cosa troverete su questa piattaforma operante in Svizzera https://alawin.eu.com/it-ch/. Parliamo di fatti: i giochi, i pagamenti, le promozioni e la percezione complessiva di utilizzare il sito. Le informazioni che vengono vi daranno modo a capire se questo casino fa per voi, se cercate una serata […]

  • UMS Pelopori Riset Berdampak dan Menuju Akreditasi Global

    UMS Pelopori Riset Berdampak dan Menuju Akreditasi Global

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam kancah pendidikan nasional dan internasional. Saat menerima tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) dalam asesmen lapangan akreditasi Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD), Kamis (9/5). Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., mengungkapkan sejumlah capaian monumental yang memperkuat […]

  • Kopdargab BikersMu Korwil Jawa Timur ke 6, Sekaligus Baksos dan Pengukuhan BikersMu Chapter TulungAgung

    Kopdargab BikersMu Korwil Jawa Timur ke 6, Sekaligus Baksos dan Pengukuhan BikersMu Chapter TulungAgung

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pemberangkatan peserta touring oleh Ustadz Kusnadi Ikhwani dan Abah Sutrimo (Pengurus LPCPRM PP Muhammadiyah dan Ta’mir Masjid Al Fattah). Gelaran Kopdar Gabungan (Kopdargab) VI BikersMu Korwil Jawa Timur di Tulungagung pada (9–10/52026) tidak hanya menjadi ajang berkumpul para rider Muhammadiyah, tetapi juga menghadirkan rangkaian agenda yang sarat nilai dakwah, sosial, organisasi, hingga kepedulian lingkungan. Mengusung semangat […]

  • Pimpinan Ranting Aisyiyah Adisana Cabang Bumiayu menjadi Pemenang Lomba Paduan Suara Gebyar Milad Aisyiyah ke-107

    Pimpinan Ranting Aisyiyah Adisana Cabang Bumiayu menjadi Pemenang Lomba Paduan Suara Gebyar Milad Aisyiyah ke-107

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 299
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Pimpinan Ranting Aisyiyah Adisana Meraih Juara 1 Lomba Paduan Suara dalam Rangka Gebyar dan Semarak Milad Aisyiyah ke-107 di Panti Asuhan Putri Bumiayu, Kamis (23/05/2024). Acara diwarnai dukungan para supporter yang antusias menyemangati kontingennya tersebut diikuti oleh 21 Group Paduan Suara yang ada di wilayah kerja Pimpinan Cabang Aisyiyah Bumiayu Brebes. Wakil […]

  • Ustaz Fathurrahman Kamal: Memaknai Islam Berkemajuan (1)

    Ustaz Fathurrahman Kamal: Memaknai Islam Berkemajuan (1)

    • calendar_month Minggu, 21 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Oleh: Fathurrahman Kamal Bersama Pak Konjen RI di Jeddah, @yusron_motret (Bapak Yusron B. Ambary) kami turut menyemarakkan Musycab teman-teman PCIM Kerajaan Arab Saudi di Kota Suci Makkah, Jum’at malam, 12/1/2024. Saya menggarisbawahi tentang visi dakwah kosmopolitan Muhammadi- yah yg tertera pada “Risalah Islam Berkemajuan”, hasil Muktamar Muhammadiyah Ke-48 di Solo. Diksi “berkemajuan” pada Islam yg diarus-utamakan […]

expand_less