Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » SUMU Desak Pemerintah Tunda Kenaikan PPN dan Terapkan Kebijakan Afirmatif untuk Dukung UMKM

SUMU Desak Pemerintah Tunda Kenaikan PPN dan Terapkan Kebijakan Afirmatif untuk Dukung UMKM

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
  • visibility 227
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Rencana pemerintah menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen pada tahun depan menuai kritik dari Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU). Kebijakan ini berpotensi menambah beban bagi kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sekretaris Jenderal SUMU Ghufron Mustaqim meminta agar rencana kebijakan yang efektif mulai tahun 2025 itu dibatalkan. Bila opsi pembatalan tidak diambil, SUMU mendesak pemerintah agar mengimbangi kenaikan tarif PPN dengan sejumlah kebijakan afirmatif yang mendukung daya saing UMKM. Sebab, tegas dia, UMKM adalah tulang punggung perekonomian nasional.

“Kami mengusulkan tiga paket kebijakan afirmasi penguatan UMKM yang bisa dijalankan,” ujar Ghufron Mustaqim, Selasa (19/11/2024).

Pertama, menaikkan ambang batas (threshold) Pengusaha Kena Pajak (PKP) dari pendapatan per tahun Rp 4,8 miliar ke Rp 15 miliar. Hal ini mengacu pada batas atas ​​kriteria Usaha Kecil berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021.

Sebab, lanjut Ghufron, sudah lebih dari 10 tahun Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang Pengusaha Kena Pajak (PKP) belum diperbarui. PMK Nomor 197/PMK.03/2013 mengatur, pengusaha dan atau perusahaan yang memiliki pendapatan atau omset senilai lebih dari Rp 4,8 miliar wajib dikukuhkan sebagai PKP.

Implikasinya, PKP juga akan dikenakan PPN, yang saat ini tarifnya 11 persen dan per Januari 2025 nanti naik menjadi 12 persen. Mereka tidak lagi bisa mengeklaim PPh Final 0,5 persen dari pendapatan, sebagaimana PPh Final UMKM menurut PP Nomor 23/2018.

“PKP dikenakan tarif PPh 22 persen berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2020 Pasal 5 ayat 1,” kata Ghufron.

Kedua, penambahan nominal batas atas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari yang saat ini sebesar Rp 500 juta ke kisaran Rp 5 miliar hingga Rp 10 miliar per orang. Peningkatan nominal ini berguna untuk mendorong usaha mikro dan kecil agar mampu naik kelas menjadi usaha menengah.

Ghufron menjelaskan, nyaris seluruh atau 99,9 persen UMKM di Tanah Air adalah usaha mikro dan kecil. Hanya 0,1 persen saja yang berupa usaha menengah. Maka, KUR sangat membantu UMKM lantaran bunga atau bagi hasil yang rendah dan dengan underlying asset atau kolateral yang fleksibel.

“Salah satu sumber masalah usaha kecil sehingga tidak bisa bertransformasi menjadi usaha menengah adalah persoalan akses modal,” ucap dia.

Peraturan Pemerintah RI Nomor 7 Tahun 2021 menetapkan, usaha menengah memiliki kriteria antara lain modal usaha sebesar Rp 5 miliar hingga Rp 10 milyar. Pemerintah pun semestinya menaikkan pagu KUR menjadi Rp 5 miliar hingga Rp 10 miliar.

Dengan demikian, Ghufron mengatakan, semakin banyak usaha yang tidak seumur hidup terjebak dalam level usaha mikro dan kecil. Dengan modal dari KUR, UMKM dapat menambah daya saing melalui investasi di teknologi, penguatan sumber daya manusia (SDM), riset dan pengembangan, serta peningkatan modal kerja.

“Ini bisa berdampak pada penyerapan tenaga kerja lebih banyak dan kesejahteraan karyawan meningkat,” kata Ghufron.

Ketiga, kenaikan PPN semestinya diimbangi dengan menurunkan PPh Badan dari 22 persen menjadi 20 persen. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebenarnya sudah berniat untuk menurunkan PPh Badan tersebut.

“Kami mendukung kebijakan tersebut (menurunkan PPh Badan) dan meminta agar segera diundang-undangkan. Turunnya PPh Badan akan mendorong usaha memiliki neraca yang lebih kuat sehingga akan semakin membesarkan usaha,” tukas Ghufron.

SUMU meyakini, kenaikan tarif PPN menjadi 12 persen akan berdampak luas bagi perekonomian, terutama sektor UMKM. Oleh karena itu, pemerintah harus memastikan kebijakan ini diimbangi dengan langkah-langkah konkret, antara lain, tiga poin yang telah disebutkan di atas.

Editor : Najihus Salam

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammadiyah Paser Berbagi, Sukses diinisiasi oleh Kader AMM Paser

    Muhammadiyah Paser Berbagi, Sukses diinisiasi oleh Kader AMM Paser

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.407
    • 0Komentar

    #Edisi Kedua KABARMUH.COM – Angkatan Muda Muhammadiyah Paser telah menyerahkan bantuan paket sembako  kepada masyarakat Desa Sungai Tuak Pada Hari Sabtu (10/4/2020). Desa Sungai Tuak menjadi lokasi penyerahan bantuan terakhir dari Angkatan Muda Muhammadiyah Paser dalam rangkaian kegiatan Muhammadiyah Paser  Berbagi kepada korban banjir luapan Sungai Kandilo yang ada di Kabupaten Paser. Ketua Pimpinan Daerah […]

  • Al-Qur’an di Tengah Layar Tantangan dan Peluang Dakwah di Era Digital

    Al-Qur’an di Tengah Layar Tantangan dan Peluang Dakwah di Era Digital

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Fikri Azka Di era digital, informasi mengalir cepat, visual lebih dominan, dan perhatian manusia semakin singkat. Generasi muda tumbuh dengan budaya “scroll”, “swipe”, dan “skip”. Tantangannya kemudian muncul: bagaimana Al-Qur’an tetap relevan, dipahami, dan dirasakan maknanya di tengah arus media yang serba instan? Perubahan cara manusia berinteraksi dengan informasi telah menggeser banyak aspek […]

  • Kopdar SUMU Tulungagung jadi Ruang Berbagi Masalah, Informasi, Produk, dan Peluang Kolaborasi

    Kopdar SUMU Tulungagung jadi Ruang Berbagi Masalah, Informasi, Produk, dan Peluang Kolaborasi

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, TULUNGAGUNG – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung kembali menggelar Kopdar SUMU pada Jumat (18/9/26) di Alba Garden. Mengusung suasana yang lebih santai dan membumi, kegiatan kali ini mengambil konsep grounding dengan format lesehan, menikmati rujak buah dan nasi thiwul bersama. Kopdar menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarpelaku usaha sekaligus membuka percakapan yang lebih dekat […]

  • PEMILU 2024 : APAKAH RIANG GEMBIRA ?

    PEMILU 2024 : APAKAH RIANG GEMBIRA ?

    • calendar_month Rabu, 14 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Oleh : Ikhwan Saifudin* Pemilihan umum 2024 tinggal sejengkal lagi, esok hari akan menjadi penentu oleh siapa dan seperti apa arah bangsa ini akan dibawa 5 tahun kedepan,  nyatanya pemilu kali ini menjadi sorotan dan tunai kritik dari masyarakat sipil, dinamika serta kontroversi yang mengitarinya menjadi bumbu-bumbu yang mengkhawatirkan bagi proses kewarasan berdemokrasi. Pertanyaan mendasar […]

  • BIKERSMU Korwil DIY Bersama Mualaf Center Muhammadiyah LDK PDM Kulonprogo Dan LDK PWM DIY Tebar Hewan Qurban Di Kampung Mualaf Gunung Kidul Dan Kulonprogo

    BIKERSMU Korwil DIY Bersama Mualaf Center Muhammadiyah LDK PDM Kulonprogo Dan LDK PWM DIY Tebar Hewan Qurban Di Kampung Mualaf Gunung Kidul Dan Kulonprogo

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kulonprogo – Muhammadiyah melalui tim sekoci dakwahnya yakni BIKERS MU Korwil DIY dan Mualaf Center Muhammadiyah LDK PDM Kulonprogo dan LDK PWM DIY melaksanakan acara touring baksos tebar hewan qurban Sabtu (7/6/2025) di Kampung Mualaf ex Budha Dusun Sonyo, Jatimulyo, Girimulyo, Kulonprogo. Dalam kegiatan ini diserahkan hewan qurban berupa 2 ekor sapi dan 18 […]

  • Menyongsong Era Baru, PR IPM Darul Hikmah 2026-2027 Resmi Dilantik

    Menyongsong Era Baru, PR IPM Darul Hikmah 2026-2027 Resmi Dilantik

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 104
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMPUNG TIMUR – Pelantikan Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Pondok Pesantren Muhammadiyah Darul Hikmah periode 2026–2027 resmi dilaksanakan pada Kamis, 16 April 2026, bertempat di Masjid Darul Hikmah Toto Harjo, Purbolinggo, Lampung Timur. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan, khususnya dalam melanjutkan estafet perjuangan organisasi pelajar Muhammadiyah di tingkat […]

expand_less