Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » kabar muhammadiyah » Halaman "70"

kabar muhammadiyah

Dosen UMS Luncurkan Srawung Sains: Integrasikan Inovasi TBC dan Ketahanan Iklim di Panularan

Dosen UMS Luncurkan Srawung Sains: Integrasikan Inovasi TBC dan Ketahanan Iklim di Panularan

  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • account_circle Dwi Kurniadi
  • visibility 28
  • 0Komentar

KABARMUH,ID. SURAKARTA – Upaya pengendalian tuberkulosis (TBC) di kawasan hunian padat memperoleh penguatan baru melalui program yang digagas dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Program ini disebut Srawung Sains: Community Innovation Hub dengan Pendekatan Sirkular Saintek Inklusif, Nudge, dan Gamifikasi untuk Eliminasi Tuberkulosis di Rumah Susun Panularan Surakarta yang didukung Tera Saintek dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, […]

Kajian Tarjih UMS, Bahas Fikih tentang Batasan-batasan Aurat Perempuan  SURAKARTA – Melanjutkan pembahasan mengenai batasan-batasan aurat perempuan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kembali Kajian Tarjih Online dengan mengangkat tema “Aurat & Jilbab Menurut Majelis Tarjih Muhammadiyah”. Pada kesempatan kali ini, kembali menghadirkan Dr. Mahasri Shohabiyah M.Ag., selaku Ketua Lembaga Pengembangan Pondok Islam dan kemuhammadiyahan (LPPIK)  sebagai narasumber.   Kajian kali ini, melanjutkan pembahasan tentang Fiqih Nisa’ (Fikih Wanita), terutama dalam pembahasan mengenai batasan-batasan aurat wanita dan etika berpakaian wanita sesuai dengan tuntunan agama.    Mahasri membawa kajian kali ini dengan metode dialog tanya jawab dengan audiens. Pada pertanyaan pertama, audiens mengajukan pertanyaan mengenai batasan-batasan aurat wanita, serta siapa saja yang tidak dibolehkan melihat aurat perempuan.  Merespon hal tersebut, Mahasri mengulas surat An-Nur ayat 31 sebagai jawaban atas soal tersebut. Surat An-Nur ayat 31 menjelaskan tentang di hadapan siapa saja wanita boleh memperlihatkan aurat, di antaranya adalah: suami, ayah, ayah mertua, anak laki-lakinya, anak laki-laki dari suaminya, saudara laki-lakinya, keponakan laki-lakinya, sesama perempuan, hamba sahaya yang dimilikinya, dan anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita.   وَقُلْ لِّلْمُؤْمِنٰتِ يَغْضُضْنَ مِنْ اَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوْجَهُنَّ وَلَا يُبْدِيْنَ زِيْنَتَهُنَّ اِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلٰى جُيُوْبِهِنَّۖ وَلَا يُبْدِيْنَ زِيْنَتَهُنَّ اِلَّا لِبُعُوْلَتِهِنَّ اَوْ اٰبَاۤىِٕهِنَّ اَوْ اٰبَاۤءِ بُعُوْلَتِهِنَّ اَوْ اَبْنَاۤىِٕهِنَّ اَوْ اَبْنَاۤءِ بُعُوْلَتِهِنَّ اَوْ اِخْوَانِهِنَّ اَوْ بَنِيْٓ اِخْوَانِهِنَّ اَوْ بَنِيْٓ اَخَوٰتِهِنَّ اَوْ نِسَاۤىِٕهِنَّ اَوْ مَا مَلَكَتْ اَيْمَانُهُنَّ اَوِ التّٰبِعِيْنَ غَيْرِ اُولِى الْاِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ اَوِ الطِّفْلِ الَّذِيْنَ لَمْ يَظْهَرُوْا عَلٰى عَوْرٰتِ النِّسَاۤءِۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِاَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِيْنَ مِنْ زِيْنَتِهِنَّۗ وَتُوْبُوْٓا اِلَى اللّٰهِ جَمِيْعًا اَيُّهَ الْمُؤْمِنُوْنَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ ۝٣١  Mahasri menegaskan bahwa menutup aurat itu harus dilakukan ketika melakukan aktivitas apapun itu, bukan hanya ketika melaksanakan salat saja, terkecuali kepada orang-orang yang sudah dijelaskan pada surat An-Nur ayat 31.   “Wanita itu harus menutup aurat di setiap aktivitasnya, bukan hanya ketika melaksanakan ibadah salat saja, adapun dibolehkannya memperlihatkan aurat perempuan itu sesuai dengan firman Allah pada surat An-Nur ayat 31,” tegasnya, Kamis (27/11).  Kemudian pada pertanyaan kedua, audiens mengajukan pertanyaan mengenai cara seseorang khususnya laki-laki mengingatkan perempuan yang memakai pakaian atau kerudung yang kurang sopan, tanpa timbulnya rasa sakit hati pada perempuan tersebut.  Menanggapi pertanyaan tersebut, Mahasri memberikan pandangannya dengan cara mengingatkan secara halus dan sopan, meskipun nanti ada respon yang kurang mengenakkan dari pihak tersebut, yang penting kita sudah melaksanakan kewajiban itu.   Mahasri juga mengingatkan kembali bahwa Rasulullah melarang tegas kepada perempuan menggunakan pakaian yang transparan. Namun dengan adanya trend-trend pakaian yang kebanyakan menggunakan bahan kain transparan, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan oleh wanita pada zaman ini untuk mengikutinya. Mahasri memberikan saran untuk mengintegrasikan hal tersebut agar sesuai dengan koridor Islam  “Dibolehkan memakai pakaian-pakaian yang menyesuaikan trendnya, namun, jika ada pakaian yang dirasa menggunakan bahan kain transparan, maka kita harus menggunakan pakaian lapis dalam yang lebih tebal,” tuturnya.   Mengenai pakaian olahraga yang ketat, Mahasri pada kajian yang digelar pada Selasa, (25/11) itu menegaskan bahwa cara berpakaian tersebut telah melanggar aturan agama dalam berpakaian lantaran secara tidak langsung pakaian tersebut memperlihatkan lengkuk tubuhnya.   Mahasri juga menjelaskan bahwa persoalan seperti ini bisa dijadikan sebagai masukkan dari Majelis Tarjih dan Tajdid kepada Lembaga Sarana Budaya dan Olahraga (LSBO) untuk membuat standardisasi pakaian bagi wanita muslimah ketika di luar ruangan. (Affiq/Humas)

Kajian Tarjih UMS, Bahas Fikih tentang Batasan-batasan Aurat Perempuan SURAKARTA – Melanjutkan pembahasan mengenai batasan-batasan aurat perempuan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kembali Kajian Tarjih Online dengan mengangkat tema “Aurat & Jilbab Menurut Majelis Tarjih Muhammadiyah”. Pada kesempatan kali ini, kembali menghadirkan Dr. Mahasri Shohabiyah M.Ag., selaku Ketua Lembaga Pengembangan Pondok Islam dan kemuhammadiyahan (LPPIK) sebagai narasumber. Kajian kali ini, melanjutkan pembahasan tentang Fiqih Nisa’ (Fikih Wanita), terutama dalam pembahasan mengenai batasan-batasan aurat wanita dan etika berpakaian wanita sesuai dengan tuntunan agama. Mahasri membawa kajian kali ini dengan metode dialog tanya jawab dengan audiens. Pada pertanyaan pertama, audiens mengajukan pertanyaan mengenai batasan-batasan aurat wanita, serta siapa saja yang tidak dibolehkan melihat aurat perempuan. Merespon hal tersebut, Mahasri mengulas surat An-Nur ayat 31 sebagai jawaban atas soal tersebut. Surat An-Nur ayat 31 menjelaskan tentang di hadapan siapa saja wanita boleh memperlihatkan aurat, di antaranya adalah: suami, ayah, ayah mertua, anak laki-lakinya, anak laki-laki dari suaminya, saudara laki-lakinya, keponakan laki-lakinya, sesama perempuan, hamba sahaya yang dimilikinya, dan anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. وَقُلْ لِّلْمُؤْمِنٰتِ يَغْضُضْنَ مِنْ اَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوْجَهُنَّ وَلَا يُبْدِيْنَ زِيْنَتَهُنَّ اِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلٰى جُيُوْبِهِنَّۖ وَلَا يُبْدِيْنَ زِيْنَتَهُنَّ اِلَّا لِبُعُوْلَتِهِنَّ اَوْ اٰبَاۤىِٕهِنَّ اَوْ اٰبَاۤءِ بُعُوْلَتِهِنَّ اَوْ اَبْنَاۤىِٕهِنَّ اَوْ اَبْنَاۤءِ بُعُوْلَتِهِنَّ اَوْ اِخْوَانِهِنَّ اَوْ بَنِيْٓ اِخْوَانِهِنَّ اَوْ بَنِيْٓ اَخَوٰتِهِنَّ اَوْ نِسَاۤىِٕهِنَّ اَوْ مَا مَلَكَتْ اَيْمَانُهُنَّ اَوِ التّٰبِعِيْنَ غَيْرِ اُولِى الْاِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ اَوِ الطِّفْلِ الَّذِيْنَ لَمْ يَظْهَرُوْا عَلٰى عَوْرٰتِ النِّسَاۤءِۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِاَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِيْنَ مِنْ زِيْنَتِهِنَّۗ وَتُوْبُوْٓا اِلَى اللّٰهِ جَمِيْعًا اَيُّهَ الْمُؤْمِنُوْنَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ ۝٣١ Mahasri menegaskan bahwa menutup aurat itu harus dilakukan ketika melakukan aktivitas apapun itu, bukan hanya ketika melaksanakan salat saja, terkecuali kepada orang-orang yang sudah dijelaskan pada surat An-Nur ayat 31. “Wanita itu harus menutup aurat di setiap aktivitasnya, bukan hanya ketika melaksanakan ibadah salat saja, adapun dibolehkannya memperlihatkan aurat perempuan itu sesuai dengan firman Allah pada surat An-Nur ayat 31,” tegasnya, Kamis (27/11). Kemudian pada pertanyaan kedua, audiens mengajukan pertanyaan mengenai cara seseorang khususnya laki-laki mengingatkan perempuan yang memakai pakaian atau kerudung yang kurang sopan, tanpa timbulnya rasa sakit hati pada perempuan tersebut. Menanggapi pertanyaan tersebut, Mahasri memberikan pandangannya dengan cara mengingatkan secara halus dan sopan, meskipun nanti ada respon yang kurang mengenakkan dari pihak tersebut, yang penting kita sudah melaksanakan kewajiban itu. Mahasri juga mengingatkan kembali bahwa Rasulullah melarang tegas kepada perempuan menggunakan pakaian yang transparan. Namun dengan adanya trend-trend pakaian yang kebanyakan menggunakan bahan kain transparan, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan oleh wanita pada zaman ini untuk mengikutinya. Mahasri memberikan saran untuk mengintegrasikan hal tersebut agar sesuai dengan koridor Islam “Dibolehkan memakai pakaian-pakaian yang menyesuaikan trendnya, namun, jika ada pakaian yang dirasa menggunakan bahan kain transparan, maka kita harus menggunakan pakaian lapis dalam yang lebih tebal,” tuturnya. Mengenai pakaian olahraga yang ketat, Mahasri pada kajian yang digelar pada Selasa, (25/11) itu menegaskan bahwa cara berpakaian tersebut telah melanggar aturan agama dalam berpakaian lantaran secara tidak langsung pakaian tersebut memperlihatkan lengkuk tubuhnya. Mahasri juga menjelaskan bahwa persoalan seperti ini bisa dijadikan sebagai masukkan dari Majelis Tarjih dan Tajdid kepada Lembaga Sarana Budaya dan Olahraga (LSBO) untuk membuat standardisasi pakaian bagi wanita muslimah ketika di luar ruangan. (Affiq/Humas)

  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • account_circle Dwi Kurniadi
  • visibility 36
  • 0Komentar

KABARMUH,ID. SURAKARTA – Melanjutkan pembahasan mengenai batasan-batasan aurat perempuan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kembali Kajian Tarjih Online dengan mengangkat tema “Aurat & Jilbab Menurut Majelis Tarjih Muhammadiyah”. Pada kesempatan kali ini, kembali menghadirkan Dr. Mahasri Shohabiyah M.Ag., selaku Ketua Lembaga Pengembangan Pondok Islam dan kemuhammadiyahan (LPPIK) sebagai narasumber. Kajian kali ini, melanjutkan pembahasan tentang Fiqih […]

Perkuat Kepemimpinan Transformasional, UMS Hadiri Konferensi Internasional di Malaysia

Perkuat Kepemimpinan Transformasional, UMS Hadiri Konferensi Internasional di Malaysia

  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • account_circle Dwi Kurniadi
  • visibility 33
  • 0Komentar

KABARMUH,ID. SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam International Conference: Strengthening Transformative Leadership for Sustainable Muhammadiyah Higher Education yang diselenggarakan dalam rangka Milad Muhammadiyah ke-113 dan Milad Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) ke-4 di Perlis, Malaysia. Forum ini diikuti oleh para pemimpin pendidikan tinggi dari Malaysia, Indonesia, Thailand, Singapura, Vietnam, Kamboja, dan negara ASEAN […]

Tim UMS Sabet Dua Medali Perunggu PIMNAS 2025 Berkat Inovasi Pendidikan Inklusif

Tim UMS Sabet Dua Medali Perunggu PIMNAS 2025 Berkat Inovasi Pendidikan Inklusif

  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • account_circle Dwi Kurniadi
  • visibility 24
  • 0Komentar

KABARMUH,ID. SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 pada 23-27 November 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdiktisaintek di Universitas Hasanuddin, Makassar, tim UMS berhasil meraih dua medali perunggu sekaligus untuk kategori presentasi dan kategori poster. Prestasi ini diraih oleh […]

Tapak Suci UMS Gelar Bedah Buku PHIWM, Kompas Moral Generasi Muda Muhammadiyah

Tapak Suci UMS Gelar Bedah Buku PHIWM, Kompas Moral Generasi Muda Muhammadiyah

  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • account_circle Dwi Kurniadi
  • visibility 28
  • 0Komentar

KABARMUH,ID. SURAKARTA – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Putera Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan bedah buku “Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM)”, bertempat di Posko Tapak Suci Unit 003. Kegiatan ini diprakarsai oleh Departemen Keislaman dan Kemuhammadiyahan yang berkolaborasi dengan Departemen Kesejahteraan Anggota, serta mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Umum Tapak […]

Regenerasi Kepengurusan: FMIPAKES UMRI Kukuhkan Pengurus Baru ORMAWA Periode 2025

Regenerasi Kepengurusan: FMIPAKES UMRI Kukuhkan Pengurus Baru ORMAWA Periode 2025

  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • account_circle Dwi Kurniadi
  • visibility 33
  • 0Komentar

KABARMUH.ID, PEKANBARU — Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Kesehatan (FMIPAKES) Universitas Muhammadiyah Riau resmi melantik seluruh Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) tingkat Fakultas pada acara yang digelar pada Rabu, 26 November 2025. Kegiatan ini meliputi pelantikan pengurus BEM Fakultas, DPM Fakultas, Himpunan Mahasiswa Keperawatan, Himpunan Biologi, Himpunan Fisika, Himpunan Kimia, Himpunan Farmasi, dan Himpunan Kebidanan. Pelantikan […]

Semarak Hari Guru Santri Asy-Syifa’ Blimbingrejo Persembahkan Karya Terbaik

Semarak Hari Guru Santri Asy-Syifa’ Blimbingrejo Persembahkan Karya Terbaik

  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • account_circle Dwi Kurniadi
  • visibility 22
  • 0Komentar

KABARMUH.ID, JEPARA – Hari Guru di Ponpes Modern Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo, Nalumsari Jepara pada Selasa, 25 November 2025 / 4 Jumadil Akhir 1447 H berlangsung penuh khidmat sekaligus semarak. Sejak jauh-jauh hari, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) telah menyiapkan konsep acara dengan matang. Sejak usai salat subuh, para santri IPM tampak sibuk mengatur segala kebutuhan: dari […]

Kader Muhammadiyah dan Pemuda Indonesia Jadi Jembatan Persahabatan Baru Lewat JENESYS 2025

Kader Muhammadiyah dan Pemuda Indonesia Jadi Jembatan Persahabatan Baru Lewat JENESYS 2025

  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • account_circle Dwi Kurniadi
  • visibility 25
  • 0Komentar

KABARMUH.ID, JAKARTA — Delapan pemuda Indonesia yang tergabung dalam program JENESYS 2025 resmi kembali ke tanah air setelah mengikuti rangkaian kegiatan pertukaran pemuda di Tokyo dan Nagasaki, Jepang. Program ini menjadi ruang belajar bersama yang mempertemukan pemuda dari berbagai latar belakang untuk memperkuat dialog lintas budaya dan kolaborasi masa depan Indonesia–Jepang. Dalam acara penyambutan resmi […]

IMM Shabran UMS Ajak Mahasiswa Renungi Makna Hidup Lewat “Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati”

IMM Shabran UMS Ajak Mahasiswa Renungi Makna Hidup Lewat “Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati”

  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • account_circle Dwi Kurniadi
  • visibility 22
  • 0Komentar

KABARMUH.ID, SURAKARTA— Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pondok Hajjah Nuriyah Shobron Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) adakan bedah buku “Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati” yang ditulis oleh Brian Khrisna dan diterbitkan pertama kali pada Januari 2025 lalu. Agenda ini bertempat di Taman Djazman Kampus 1 UMS pada Senin, (24/11). Pemas, selaku pemantik pertama, mengatakan […]

UMS dan BCA Kolaborasi Cetak Generasi Emas Menuju Indonesia 2045

UMS dan BCA Kolaborasi Cetak Generasi Emas Menuju Indonesia 2045

  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • account_circle Dwi Kurniadi
  • visibility 16
  • 0Komentar

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Demi mewujudkan generasi emas menuju Indonesia Emas 2045, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dipercaya Bank Central Asia (BCA) untuk berkolaborasi dalam menyelenggarakan Kuliah Umum BCA Berbagi Ilmu (BBI), yang bertajuk “Sharpening Your Edge: Skills and Attitude for the Next Chapter”. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Edutorium K.H Ahmad Dahlan, Rabu (26/11). Wakil Rektor […]

expand_less