Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tancap Gas Kampus Berdampak, UMS Ajak 87 PT Jateng Ikuti Kosabangsa dan Mahasiswa Berdampak

Tancap Gas Kampus Berdampak, UMS Ajak 87 PT Jateng Ikuti Kosabangsa dan Mahasiswa Berdampak

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengajak 87 perguruan tinggi di Jawa Tengah untuk mengikuti program Kolaborasi Sosial Pembangunan Bangsa dan Masyarakat (Kosabangsa) dan Mahasiswa Berdampak. Ihwal tersebut mengemuka dalam Bimbingan Teknis Peningkatan Kualitas Penulisan Proposal Kosabangsa dan Sosialisasi Program Mahasiswa Berdampak di Auditorium Moh. Djazman, UMS, Rabu (11/5).

Sosialisasi yang menggandeng Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendiktisaintek itu diikuti sejumlah mahasiswa perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari 87 perguruan tinggi se-Jawa Tengah. Sosialisasi ini juga menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Prof. Dr. Okid Parama Astirin, M.S., Prof. Dr. drh. Raden Wisnu Nurcahyo, Prof. Dr. Ir. Suminah, M.Si., dan Prof. Dr. Ir. I Ketut Widnyana, M.Si.

Dalam sambutannya, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. menyebut Kampus Berdampak menuntut hasil riset, pengabdian, pendidikan, hingga publikasi yang berdampak bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya menggandeng mahasiswa dalam mewujudkan program Kampus Berdampak.

“Kami ingin menggandeng semua mahasiswa sebagai elemen dan komponen penting dalam rangka mengantarkan karya-karya terbaik dosen dan mahasiswa agar berdampak,” ujar Harun yang juga Rektor UMS itu.

Direktur DPPM Kemendiktisaintek Prof. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D. menjelaskan terdapat dua program untuk mewujudkan Kampus Berdampak, yakni Kolaborasi Sosial Pembangunan Bangsa dan Masyarakat (Kosabangsa) dan Mahasiswa Berdampak.

Kosabangsa 2025 akan menargetkan daerah tertinggal, wilayah rawan bencana, dan kawasan kemiskinan ekstrem. Fokus intervensi mencakup pengembangan ekonomi lokal, sistem pertanian berkelanjutan, kesehatan masyarakat berbasis komunitas, pendidikan adaptif, hingga pemanfaatan teknologi tepat guna.

Kosabangsa adalah medium rekayasa sosial berbasis iptek untuk memperkuat ketahanan masyarakat akar rumput dan mendorong transformasi sosial dari bawah. Mahasiswa, dosen, dan masyarakat merupakan bagian dari ekosistem perubahan yang saling belajar, tumbuh, dan mandiri bersama.

“Kosabangsa diharapkan menjadi katalisator perbaikan kualitas proposal, penguatan jejaring antarperguruan tinggi, serta peningkatan kontribusi nyata kampus terhadap pembangunan daerah melalui riset dan pengabdian yang lebih berdampak,” imbuh I Ketut Adnyana.

Sementara program Mahasiswa Berdampak adalah program yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem pengabdian mahasiswa. Program Mahasiswa Berdampak mengedepankan semangat collective intelligence atau kolaborasi multidisiplin. Tujuannya untuk mendorong transformasi sosial berbasis empati, dedikasi, dan semangat kolektif.

“Kita menyiapkan mahasiswa sebagai subyek perubahan, pemikir, pemimpin, dan penggerak yang berakar pada konteks sosial bangsa kita,” ujar Adnyana.

Sosialisasi kali ini, menurut Adnyana, menjadi titik awal yang penting untuk mewujudkan perguruan tinggi yang berdampak. Tak hanya membahas format struktur penulisan proposal, tetapi membicarakan cara agar kampus bisa menyatu dengan masyarakat dan mahasiswa dapat menyuarakan pengetahuannya.

“Perguruan tinggi tidak hanya sekadar menghasilkan teknologi, tetapi juga memastikan teknologi hadir di tempat yang paling membutuhkan. Ini merupakan ajakan untuk meletakkan riset, pengabdian, dan mahasiswa langsung di tengah masyarakat,” tegas dia.

Salah satu peserta yang hadir dalam sosialisasi, Josua Nico Manurung, menilai program Kampus Berdampak sangat baik untuk mewujudkan peran BEM yang aktif terlibat dalam pemberdayaan masyarakat.

“Semoga dengan adanya program Kampus Berdampak, mahasiswa dapat berdampak kepada masyarakat. Harapannya program ini tidak berhenti saat ini, tetapi juga kontinyu berkelanjutan,” tandas Josua yang juga Ketua BEM Universitas Sanata Dharma itu, (Gede/Humas)

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Spinstein Casino – Kész készenlétben a Győzelemre, Lépj be Azonnal Magyarországon

    Spinstein Casino – Kész készenlétben a Győzelemre, Lépj be Azonnal Magyarországon

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 3
    • 0Komentar

    A Spinstein Casino egy modern online játékplatform, amely a magyarországi felhasználók kedvéért nyújt komplex élményvilágot https://sspinstein.com/hu-hu. A felület egyesíti a minőségi játékkínálatot a könnyen kezelhető kezeléssel. A bejelentkezés sebes valamint védett, lehetőséget adva a tagok számára, hogy azonnal belemerüljenek a szórakoztatás birodalmába. Ez a elemzés a kaszinónak a legfontosabb tulajdonságait tárja fel. Mobiltelefonos Kompatibilitási és […]

  • Ketua DPP IMM Tekankan Pentingnya Kontekstualisasi dalam Pemahaman Agama

    Ketua DPP IMM Tekankan Pentingnya Kontekstualisasi dalam Pemahaman Agama

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Peluncuran buku Manifestasi Islam Progresif karya Najihus Salam, Ketua Divisi Kajian KM3Nas DPP IMM, digelar dengan khidmat di Gedung Induk Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Ahad, 13 April 2025. Kegiatan ini menjadi panggung penting bagi diskursus Islam progresif, khususnya melalui sorotan tajam dari Muhammad Hasnan Nahar, S.Thi., M.Ag., Ketua DPP […]

  • Gerakan Sholat Subuh Berjamaah SMP Muhammadiyah 2 Balikpapan: Membangun Kebersamaan dan Kekuatan Iman

    Gerakan Sholat Subuh Berjamaah SMP Muhammadiyah 2 Balikpapan: Membangun Kebersamaan dan Kekuatan Iman

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 137
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – SMP Muhammadiyah 2 Balikpapan meluncurkan program unggulan terbaru yang mengajak seluruh keluarga besar sekolah—guru, orang tua, dan siswa—untuk bersama-sama memperkuat ukhuwah islamiyah melalui “Gerakan Sholat Subuh Berjamaah” pada 22 Desember 2024. Kegiatan yang diadakan perdana pada hari Sabtu pagi ini bertujuan untuk membentuk kebiasaan ibadah yang konsisten dan mengeratkan tali silaturahmi antar […]

  • Fireside Chat KOPDAR SUMU Pekalongan Raya Perkuat Kolaborasi Bisnis Pengusaha Muhammadiyah

    Fireside Chat KOPDAR SUMU Pekalongan Raya Perkuat Kolaborasi Bisnis Pengusaha Muhammadiyah

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PEKALONGAN – Sesi Fireside Chat pada gelaran KOPDAR Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Pekalongan Raya 2026, Ahad (12/7), tampil berbeda dari agenda organisasi pada umumnya. Tak sekadar mendengarkan pidato searah, sesi ini sukses bertransformasi menjadi arena business matching dan unjuk potensi dari belasan pelaku usaha riil di lingkungan Muhammadiyah. Berlangsung dalam suasana santai namun sarat […]

  • WORKSHOP PDM PONOROGO: RANTING MUHAMMADIYAH ITU PENTING!

    WORKSHOP PDM PONOROGO: RANTING MUHAMMADIYAH ITU PENTING!

    • calendar_month Sabtu, 16 Des 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 183
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ponorogo – Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ponorogo (LPCR-PM PDM) mengadakan workshop Cabang, Ranting dan Masjid. Workshop yang bertemakan, “Ranting itu Penting, Cabang Harus Berkembang, Masjid Makmur dan Memakmurkan” itu dilaksanakan di Aula Rektorat Lantai 4 Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) pada Ahad (10/12/23). Acara ini mengundang beberapa pemateri yang […]

  • Technosophia IMM: Etika Cerdas Merespons Disinformasi

    Technosophia IMM: Etika Cerdas Merespons Disinformasi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Oleh: Nila Pingkan Nauntika (Immawati/Kader IMM Sukoharjo) Di era digital saat ini, hampir setiap orang hidup berdampingan dengan teknologi. Bangun tidur membuka media sosial, mencari informasi melalui internet, hingga berkomunikasi lewat platform digital sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Sebagai mahasiswa, saya melihat bahwa perkembangan teknologi memang memberikan banyak kemudahan, tetapi di sisi lain juga […]

expand_less