Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Empat Alumni UMS Ungkap Kunci Kepemimpinan Masa Depan

Empat Alumni UMS Ungkap Kunci Kepemimpinan Masa Depan

  • account_circle Zulfan Falakhi
  • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Ikatan Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (IKA UMS) kembali menggelar Ultimate Talk edisi ke-4 bertajuk “Pemimpin Muda, Solusi Bangsa: Membangun Kepemimpinan Kolaboratif dan Inklusif,” Sabtu (21/6).

Diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting, kegiatan ini menghadirkan empat narasumber dari kalangan alumni dan akademisi lintas sektor untuk memberikan perspektif tentang kepemimpinan muda di era disrupsi.

Empat pembicara utama dalam kegiatan ini yakni Prof. Farid Wajdi, S.E., M.M., Ph.D. (Direktur Sekolah Pascasarjana UMS), Anung Anindita (Chief of Mercer Consultant), Tyo Guritno (Chairman of Inspigo), dan Widyanto Eko Nugroho (Aparatur Sipil Negara). Keempatnya menyoroti pentingnya nilai kolaborasi, inklusi, kesadaran diri, dan peran strategis pemuda dalam menjawab tantangan bangsa. Acara ini dipandu oleh Dr. Tutut Handayani, M.Psi., Psikolog, dan ditutup dengan Closing Insight oleh Wakil Rektor III UMS, Dr. Mutohharun Jinan, M.Ag.

Pemateri Pertama, Farid Wajdi, menggarisbawahi urgensi kepemimpinan muda yang tangguh dalam merespons isu global seperti krisis iklim, transformasi digital, dan polarisasi politik. Ia menekankan bahwa pemimpin masa kini harus berani mendengarkan rakyat dan berpikir keberlanjutan.

Ia juga mengingatkan tentang rendahnya kepercayaan generasi muda terhadap elite politik yang berisiko menimbulkan defisit regenerasi.

“Jangan tunggu diberi panggung, bangunlah panggungmu sendiri,” tegas Farid sambil mengajak generasi muda menjadi aktor perubahan, bukan sekadar objek kebijakan.

Pemateri ke dua, Anung Anindita, dalam paparannya menjelaskan pentingnya kepemimpinan inklusif dalam dunia kerja yang makin beragam. Menurutnya, inklusivitas bukan sekadar keberagaman, tapi bagaimana seorang pemimpin menciptakan budaya kerja yang menghargai perbedaan dan mendorong potensi individu.

Menurutnya pemimpin inklusif harus mampu berpikir strategis terhadap perbedaan budaya, karakter, dan organisasi.

“Inklusi memungkinkan terciptanya performa dan pertumbuhan berkelanjutan,” tegasnya, sembari menekankan perbedaan antara perubahan (change) dan transformasi (transformation) dalam bisnis.

Pemateri selanjutnya, Tyo Guritno, mengangkat tema pentingnya self-awareness dan kesiapan menghadapi revolusi kecerdasan buatan (AI).

Ia menegaskan bahwa yang mampu bertahan dalam dunia kerja kedepan bukanlah yang pintar secara akademik, melainkan yang cepat belajar, adaptif, dan mengenali jati diri.

“Kenali nilai hidupmu, kekuatanmu, dan apa yang membuatmu unik. Karier itu bukan kebetulan, tapi perjalanan yang dirancang secara sadar,” ujarnya.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk membaca job description secara lebih reflektif dan menyusun CV yang selaras dengan nilai pribadi.

Pemateri terakhir, Widyanto Eko Nugroho, seorang ASN sekaligus alumni UMS, menutup sesi materi dengan menegaskan bahwa persoalan bangsa bersifat lintas sektor dan kompleks.

Ia mengajak pemuda untuk mengambil peran secara sadar dan strategis melalui pendekatan OPOR ILAT yang terdiri dari Ownership, Positioning, dan Roles. Ia mencontohkan inisiatif “Gerakan Surau Bersih” yang digagas IKA UMS sebagai wujud konkret kontribusi alumni dalam menyelesaikan masalah sosial.

“Menjadi pemimpin berarti mengambil peran secara sadar, baik sebagai pemain inti, pendukung, maupun suporter. Semua penting selama punya niat memberi dampak,” tutupnya. (Yusuf/Humas)

  • Penulis: Zulfan Falakhi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madrasah Jiwa Perindu Syurga

    Madrasah Jiwa Perindu Syurga

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.129
    • 0Komentar

    | Madrasah Jiwa Perindu Syurga | Machnun Uzni | Lintasan waktu berulang, Ramadan menjelang. 3 hari kedepan (24/4) menjadi hari pengharapan, menapaki kerinduan panggilan iman dari Sang Pencipta Alam. Akankah bulan kemuliaan akan kita sambut dengan kegembiraan ataukah biasa saja sebagaimana detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari, hari berganti bulan dan tiap […]

  • Hari Jadi ke-67 UMS, Kukuhkan Posisi Sebagai Universitas Unggul Berbasis Nilai Islami

    Hari Jadi ke-67 UMS, Kukuhkan Posisi Sebagai Universitas Unggul Berbasis Nilai Islami

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID SURAKARTA- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar peringatan Hari Jadi ke-67 di Gedung Edutorium KH. Ahmad Dahlan UMS, Jumat (24/10). Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Fajar Riza Ul Haq, serta Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah […]

  • Kreativitas Siswa Kelas 6D SD Muhammadiyah Palur dalam Menciptakan Iklan, Slogan, dan Poster Berbasis Krisis Iklim

    Kreativitas Siswa Kelas 6D SD Muhammadiyah Palur dalam Menciptakan Iklan, Slogan, dan Poster Berbasis Krisis Iklim

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 196
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Kurikulum Merdeka memberi kebebasan kepada peserta didik dan guru untuk mengembangkan kreativitas dalam menghasilkan karya yang diawali dengan pemahaman konsep dan diakhiri dengan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Siswa-siswi kelas 6D SD Muhammadiyah Palur (SDMP) kali ini berkesempatan untuk mengembangkan pemahaman mereka mengenai iklan, slogan, dan poster. Mereka menuangkan ide kreatif pada kertas […]

  • Serahkan Nota Kesepahaman, Muhammadiyah, NU, dan MUI bersama POLDA DIY Siap Berantas Miras

    Serahkan Nota Kesepahaman, Muhammadiyah, NU, dan MUI bersama POLDA DIY Siap Berantas Miras

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 162
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sleman – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) bersama dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersilaturahim dengan POLDA DIY, pada Jumat (27/9). Kedatangan tiga organisasi Islam ini disambut langsung oleh Kapolda DIY Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H. serta jajarannya. Dalam pertemuan di Mapolda DIY, PWM, PWNU, […]

  • Islam dan Lingkungan Hidup: Dari Iman Jadi Aksi Nyata

    Islam dan Lingkungan Hidup: Dari Iman Jadi Aksi Nyata

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Dorong kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan dan mendukung keadilan energi adalah bagian dari ibadah serta amanah sebagai khalifah di bumi, Katadata Green, MOSAIC, dan GreenFaith Indonesia menyelenggarakan Workshop Session bertajuk “Islam and the Environment: Faith in Action” pada Kamis (11/09). Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Katadata SAFE 2025 yang menyoroti isu […]

  • Proses Manusia Memanusiakan Manusia

    Proses Manusia Memanusiakan Manusia

    • calendar_month Sabtu, 27 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Oleh: Baso Muhammad Wahidin Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS Penting untuk diingat bahwa setiap manusia memiliki pengalaman dan jalan hidup yang yang beraneka ragam keunikannya. Keberhasilan sebagai manusia tidak selalu bergantung pada pandangan orang lain. Konsep identitas manusia telah lama menjadi pusat perhatian dalam berbagai bidang ilmu, budaya dan agama. Manusia sebagai makhluk […]

expand_less