Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Perluas Kontribusi Global melalui Program Edukasi Gizi di Mekah

UMS Perluas Kontribusi Global melalui Program Edukasi Gizi di Mekah

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Program Hibah DRPPS UMS melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) di Arab Saudi. Program yang berlangsung sejak Agustus hingga November 2025 ini menyasar mahasiswa Indonesia serta pekerja migran (ummahat) yang tinggal di Kota Mekah.

Fokus kegiatan adalah pemantauan status gizi dan edukasi pola makan gizi seimbang sebagai upaya mendukung kesehatan WNI di luar negeri.

Ketua tim pelaksana, Muwakhidah, SKM., M.Kes.Epid., menjelaskan bahwa tingginya prevalensi penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol di Arab Saudi menjadi dasar pemilihan topik. “Banyak mahasiswa dan pekerja migran menghadapi pola makan tinggi lemak dan gula, sementara akses pemeriksaan kesehatan bagi mereka masih terbatas. Kami ingin hadir dan memberikan edukasi yang praktis, sekaligus pemeriksaan kesehatan bagi ummahat dan mahasiswa,” ujarnya, Selasa (18/11).

Kegiatan diawali dengan webinar series dengan lima sesi yang diikuti 87 peserta dari kalangan mahasiswa UMS, mahasiswa Indonesia di Mekah, serta para pekerja migran. Webinar dibuka oleh Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., dan menghadirkan narasumber dari PCIM–PPMI Arab Saudi serta dosen-dosen UMS. Materi yang diberikan mencakup pencegahan hipertensi dan diabetes, pemantauan status gizi, serta penerapan pola makan gizi seimbang sesuai pedoman Isi Piringku.

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dibuktikan melalui kenaikan skor pre-test dan post-test. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi yang aktif, terutama mengenai tantangan menjaga pola makan sehat di Arab Saudi yang memiliki budaya kuliner tinggi lemak dan karbohidrat.

Selain webinar, tim UMS juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan langsung di Rumah Dakwah PCIM Ranting Mekah. Pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, lemak tubuh, tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat. “Dari kegiatan ini diketahui sebagian besar peserta memiliki status gizi overweight dan kadar kolesterol di atas normal,” jelas dr. Retno Sintowati, M.Sc., anggota tim pengabdian.

Temuan tersebut semakin menegaskan pentingnya edukasi gizi seimbang. “Banyak peserta terkejut setelah mengetahui hasil pemeriksaannya. Mereka mengaku ini adalah pemeriksaan pertama sejak berada di Arab Saudi,” tambah Listyani Hidayati, M.Kes., salah satu narasumber kegiatan.

Program ini terselenggara berkat kolaborasi erat antara UMS, PCIM Arab Saudi, serta komunitas mahasiswa dan ummahat di Mekah. Peserta juga mendapatkan konseling gizi dan kesehatan sebagai langkah lanjutan.

Tim berharap pemeriksaan kesehatan seperti pemantauan tekanan darah dapat dilakukan secara rutin pada setiap pertemuan komunitas. “Kami ingin mahasiswa dan pekerja migran mampu memantau kesehatannya secara mandiri serta menerapkan pola makan yang lebih baik. Harapannya, mereka dapat terhindar dari penyakit tidak menular sejak dini,” ujar Muwakhidah.

Melalui kegiatan pengabdian internasional ini, lanjutnya, UMS menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berperan di tingkat nasional, tetapi juga aktif memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia di berbagai belahan dunia.

“Program PkM-KI ini memperkuat jejaring internasional Muhammadiyah, sekaligus menghadirkan kontribusi nyata UMS dalam bidang pendidikan dan kesehatan global,” pungkasnya. (Fika/Humas)

Editor: Hammam Alghazy

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuatkan Ideologi dan Peran Perempuan Muda, Nasyiatul ‘Aisyiyah Candipuro Gelar Pelatihan Darul Arqom 1

    Kuatkan Ideologi dan Peran Perempuan Muda, Nasyiatul ‘Aisyiyah Candipuro Gelar Pelatihan Darul Arqom 1

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMPUNG – 21 Juni 2025, Dalam upaya memperkuat ideologi dan peran strategis kader perempuan muda Muhammadiyah, Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Candipuro menggelar Pelatihan Darul Arqom 1,dengan mengusung tema Optimalisasi Peran Kader untuk Nasyiatul ‘Aisyiyah Berkemajuan. Pada 21–22 Juni 2025. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren MBS Cinta Mulya, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan. dalam […]

  • Rangkaian Rapmafest #12 Resmi Dimulai, Akan Hadirkan Kompetisi dan Gigs Musik

    Rangkaian Rapmafest #12 Resmi Dimulai, Akan Hadirkan Kompetisi dan Gigs Musik

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM menghadirkan perayaan milad ke-28 dengan mengusung Rapmafest #12. Acara ini menjadi ajang kreativitas dan hiburan serta kolaborasi yang menjadi wadah untuk mengekspresikan bakat sekaligus kemampuan. Rapmafest #12 mengangkat tema “Tune The Vibes” menggambarkan keselarasan frekuensi, menghubungkan rasa dan semangat, dengan menghadirkan energi baru yang […]

  • Jalan Sehat HUT ke-68 UMS Siap Digelar, Targetkan 9.000 Peserta dan 80 Stan UMKM

    Jalan Sehat HUT ke-68 UMS Siap Digelar, Targetkan 9.000 Peserta dan 80 Stan UMKM

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Faisal Dwi Rifqi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-68 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id akan menggelar Jalan Sehat dan Bazar, pada Minggu (1/11/2026). Kegiatan tersebut diperkirakan akan diikuti ±8.000-9.000 peserta dari kalangan civitas academica, keluarga, organisasi mahasiswa, organisasi otonom Muhammadiyah, hingga mitra dan rekanan universitas. Selain menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, kegiatan tersebut melibatkan sekitar […]

  • Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Hidrometeorologi: Belajar dari Valencia, Bersiap di Lampung

    Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Hidrometeorologi: Belajar dari Valencia, Bersiap di Lampung

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. Satrio Budi Wibowo, M.A, Ketua MDMC Wilayah Lampung Kita semua terkejut, khawatir, dan bahkan merasa miris. Cuaca kini tak lagi bisa diprediksi, dan musim seolah berubah tanpa aturan. Ini bukan sekadar perubahan yang kita alami, melainkan fenomena nyata yang menggambarkan betapa tak terduganya bencana hidrometeorologi yang semakin sering terjadi di seluruh dunia. […]

  • Pendidikan Parenting dalam Surah Luqman ayat 13-19

    Pendidikan Parenting dalam Surah Luqman ayat 13-19

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.038
    • 0Komentar

    Oleh: Fajry Annur, Mahasiswa FKIP UMS Sebagai anak muda yang baru mengenal dan belajar parenting, rasanya belajar langsung dari surah Luqman ini merupakan sebuah paket sederhana dan ringan untuk dipahami serta dipelajari. Karena belajar pola asuh ini sejatinya agak tricky. Akan tetapi, jika melihat dari surah Luqman ini sendiri kita akan diberikan gambaran umum secara […]

  • Indonesia Seharusnya Bisa! Mimpi Besar Menuju 2045

    Indonesia Seharusnya Bisa! Mimpi Besar Menuju 2045

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Oleh: Rohmad Mucharom Indonesia adalah negara yang dikaruniai kekayaan luar biasa. sumber daya alam berlimpah, keberagaman budaya, letak geografis strategis, dan jumlah penduduk muda yang besar. Namun, kenyataan hari ini jauh dari potensi tersebut. Negara ini masih bergulat dengan ketergantungan pada ekspor mentah, lemahnya industrialisasi, impor pangan, serta akses pendidikan dan kesehatan yang belum merata. […]

expand_less