Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KELANA: Ajang Cipta Lagu Anak untuk Perkuat Karakter Bangsa

KELANA: Ajang Cipta Lagu Anak untuk Perkuat Karakter Bangsa

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Penguatan Karakter meluncurkan kompetisi “Kreasi Cipta Lagu Anak Nusantara” (KELANA) sebagai langkah untuk memperkuat karakter generasi muda Indonesia lewat lagu anak. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lagu-lagu yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai karakter yang penting bagi perkembangan anak-anak.

Mengusung tema “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat,” KELANA mengajak masyarakat untuk berperan dalam menginspirasi anak-anak agar mengamalkan kebiasaan positif yang dapat membentuk karakter kuat mereka di masa depan.

 

Lagu Anak Sebagai Sarana Pendidikan Karakter

Musik, khususnya lagu anak, memiliki kekuatan luar biasa dalam membentuk karakter, karena dapat mempengaruhi emosi dan perilaku anak-anak. Lagu dengan pesan moral yang positif dapat menjadi sarana pendidikan yang menyenangkan, memperkenalkan kebiasaan baik secara mudah dipahami.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan bahwa lagu anak yang edukatif sangat penting, terutama dalam mendidik karakter anak-anak Indonesia, agar mereka dapat mengaplikasikan lagu sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka.

Kepala Pusat Penguatan Karakter, Rusprita Putri Utami, menambahkan, “Lagu tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga media edukatif yang efektif. Melalui KELANA, kami berharap dapat menghadirkan lagu-lagu inspiratif yang membangun kebiasaan baik pada anak-anak.”

Mengangkat Tujuh Kebiasaan Positif

KELANA mengusung tujuh nilai penting yang harus ditanamkan pada anak-anak, yakni: bangun pagi, taat beribadah, rajin berolahraga, makan makanan sehat, gemar belajar, aktif bermasyarakat, dan cukup istirahat.

Kebiasaan ini diharapkan menjadi dasar bagi anak-anak Indonesia untuk tumbuh menjadi individu yang sehat, cerdas, dan berbudi pekerti luhur.

Ketentuan Peserta dan Penghargaan

Kompetisi ini dibagi ke dalam delapan kategori, masing-masing merepresentasikan satu kebiasaan positif, dengan satu kategori tambahan yang menggabungkan semua kebiasaan dalam satu lagu. Peserta hanya boleh mengirimkan satu karya lagu sesuai tema, dengan durasi 1 hingga 2,5 menit. Lagu yang diajukan harus dalam bahasa Indonesia, dalam format audio dan video.

Lagu-lagu yang diikutsertakan harus orisinil, bebas dari unsur plagiat, serta tidak mengandung konten yang tidak sesuai, seperti politik, pornografi, atau hal negatif lainnya. Karya yang tidak memenuhi ketentuan akan didiskualifikasi. Dewan juri yang terdiri dari ahli musik dan pendidikan akan menilai setiap karya berdasarkan kesesuaian tema, musikalitas, dan kekuatan pesan edukatif. Pemenang akan diumumkan pada 13 Desember 2024, dengan total hadiah mencapai Rp 280 juta, serta sertifikat elektronik dan kesempatan untuk karya mereka menjadi bagian dari koleksi lagu anak Indonesia.

KELANA: Wadah untuk Membangun Karakter Bangsa

KELANA lebih dari sekadar ajang kompetisi; ini adalah peluang bagi para pencipta lagu untuk berkontribusi dalam pembentukan karakter bangsa. Melalui ajang ini, diharapkan muncul lagu-lagu anak yang bukan hanya menghibur, tetapi juga mendidik dan memotivasi anak-anak untuk menjalani kebiasaan baik. KELANA juga mengajak peran aktif orang tua, guru, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan karakter sejak dini.

Sebagai penutup, Kepala Pusat Penguatan Karakter menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pendidikan karakter anak-anak. “Melalui KELANA, kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air dalam diri generasi muda,” ujar Rusprita.

Untuk informasi lebih lanjut tentang syarat dan pendaftaran KELANA, masyarakat dapat mengunjungi laman resmi di cerdasberkarakter.kemdikbud.go.id/kelana2024.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Lantik 14 Dokter Baru, Rektor Tekankan Peran Ilmu dan Inovasi yang Berdampak

    UMS Lantik 14 Dokter Baru, Rektor Tekankan Peran Ilmu dan Inovasi yang Berdampak

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menambah deretan lulusan terbaiknya dalam bidang kesehatan. Fakultas Kedokteran (FK) UMS secara resmi melantik dan mengambil sumpah 14 dokter baru dalam acara Pelantikan dan Sumpah Dokter Periode ke-54, yang diselenggarakan pada Selasa, (6/5) bertempat di Hotel Swiss Belinn Saripetojo. Acara ini dihadiri oleh Rektor UMS Prof. Dr. […]

  • Dakwah Bisa Dijalankan Melalui Sepeda Motor

    Dakwah Bisa Dijalankan Melalui Sepeda Motor

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 7
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta — Ketua Lembaga Pengembangan Olahraga Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Gatot Sugiharto, menegaskan bahwa Bikers Muhammadiyah (BikersMu) lahir dari kesadaran kolektif untuk menyalurkan semangat dakwah melalui sarana sepeda motor. Dalam acara pengukuhan PP BikersMu 2025–2027 di Aula Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Gatot menilai, gerakan ini merupakan inovasi dakwah yang relevan dengan perkembangan masyarakat modern. “BikersMu […]

  • Peksimida Jateng Penulisan Lakon di UMS Berakhir, Semangat Berkarya Terus Menyala

    Peksimida Jateng Penulisan Lakon di UMS Berakhir, Semangat Berkarya Terus Menyala

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 20
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah 2026 Tangkai Lomba Penulisan Lakon resmi selesai. Perlombaan tangkai lomba ini digelar di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) 13-14 Juli 2026. Perwakilan Badan Pembina Seni Mahasiswa sekaligus Wakil Rektor I UMS Prof. Ihwan Susila, Ph.D., dalam penutupannya menyampaikan bahwa dengan berakhirnya Peksimida Jawa Tengah Tangkai Lomba […]

  • Akademi Dai Digital Muhammadiyah adalah Ikhtiar Strategis Maksimalkan Dakwah Era Digital

    Akademi Dai Digital Muhammadiyah adalah Ikhtiar Strategis Maksimalkan Dakwah Era Digital

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta — Ketua Panitia Akademi Dai Digital Muhammadiyah, Ahmad Nur Muhaimin, S.Ud, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan kader-kader dakwah Muhammadiyah menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, khususnya di ruang digital. “Akademi ini adalah ikhtiar nyata untuk memaksimalkan potensi dakwah di era digital. Dunia maya telah menjadi ruang baru peradaban, dan […]

  • LDK PWM Kalimantan Timur Paparkan Progres dan Tantangan Dakwah Komunitas di Rakornas II LDK PP Muhammadiyah

    LDK PWM Kalimantan Timur Paparkan Progres dan Tantangan Dakwah Komunitas di Rakornas II LDK PP Muhammadiyah

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang – Kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah diselenggarakan pada 29–31 Januari 2026 di BBPMP Provinsi Jawa Tengah. Rakornas ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian dakwah komunitas sekaligus merumuskan langkah penguatan dakwah berbasis komunitas di berbagai wilayah Indonesia. Dalam forum tersebut, Ketua LDK PWM Kalimantan Timur, Arif […]

  • Kesulitan dan Musibah Hasil dari Dosa dan Maksiat

    Kesulitan dan Musibah Hasil dari Dosa dan Maksiat

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 4.488
    • 0Komentar

    Oleh: Sabilla Qurratu Aini* Ketika musibah dan bencana datang menghampiri, kadang yang dijadikan kambing hitam adalah alam, artinya alam itu murka. Ketika sakit datang, yang disalahkan pula konsumsi makanan, kurang olaharga dan seterusnya. Ketika kita terdzholimi oleh orang lain kadang yang jadi sasaran untuk disalahkan pertama adalah tingkah orang bahkan langsung mencela sikap dan sifatnya. […]

expand_less