Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Menjaga dan Membangun Muhammadiyah: Dari Rumah Pribadi hingga Organisasi yang Kokoh

Menjaga dan Membangun Muhammadiyah: Dari Rumah Pribadi hingga Organisasi yang Kokoh

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
  • visibility 180
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Zakiyul Fuad

Muhammadiyah itu seperti rumah pribadi. Pemiliknya tentu ingin rumah tersebut selalu terawat, nyaman, kokoh, dan indah dipandang. Namun, seiring waktu, selain mendirikan dan merawat, penting juga untuk terus menjaga agar rumah itu tetap aman dan terkendali.

Namun ada juga orang yang memiliki rumah seakan tidak peduli. Sibuk di luar rumah, jarang berada di tempat yang seharusnya ia jaga. Padahal, untuk membangunnya, ia rela bekerja keras, bahkan meminjam uang sana sini. Ironisnya, ia bisa saja tidak sadar jika rumahnya telah dibobol pencuri.

Begitu pula dalam membangun Muhammadiyah, bukan hanya soal fisik atau bangunan yang tampak. Lebih dari itu, yang perlu dijaga adalah semangat dan komitmen untuk merawat dan memelihara nilai-nilai yang ada, agar Muhammadiyah tetap eksis dan berkembang selama hayat di badan. Seperti dua sisi mata uang, membangun dan menjaga itu adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan.

Namun, proses ini tidak bisa dijalankan sendirian. Dakwah ini membutuhkan banyak tangan dan hati yang bersinergi. Tidak ada yang namanya ustaz atau pengurus yang bisa mengurusi ribuan umat sendirian. Pengurus Muhammadiyah harus mampu menggandeng berbagai elemen, terutama mereka yang sepaham dan sejalan.

Jangan lupakan bahwa pencuri pun pandai. Mereka bisa mencuri tanpa terdeteksi. Bila apes, mereka bisa saja diberi pelajaran, atau bahkan menjadi viral dan terkenal tanpa perlu berkenalan. Hal ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan dalam menjaga Muhammadiyah.

Di dalam Muhammadiyah ada tiga kelompok besar: pertama, pengurus yang menjaga dan memakmurkan organisasi; kedua, mereka yang hanya sekadar mampir dan lewat; dan ketiga, para “pencuri” yang selalu mengintai kesempatan untuk mengambil tanpa izin. Jika beruntung, kelompok ketiga ini bisa meraih apa yang mereka incar. Akhirnya, pemilik yang sah malah menjadi bingung dan terlibat perdebatan.

Namun, alangkah baiknya jika kita bisa membalik keadaan, mencuri hati mereka yang awalnya berada di luar organisasi, dan mengajak mereka untuk kembali ke dalam. Mereka bisa menjadi bagian tak terpisahkan dari kita, meski mungkin sulit. Namun, mengapa tidak mencoba? Pada akhirnya, itu baru urusan rumah. Lalu, bagaimana jika yang dicuri adalah organisasi besar seperti Muhammadiyah? Bisakah kita mempertahankan dan melindunginya? Itu adalah tantangan yang layak kita hadapi bersama.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satukan Langkah Bersama, PCM & PCA Grogol Agendakan Baitul Arqam Pimpinan

    Satukan Langkah Bersama, PCM & PCA Grogol Agendakan Baitul Arqam Pimpinan

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 290
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Grogol (PCM & PCA Grogol) melaksanakan Baitul Arqam tingkat Pimpinan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu hingga Ahad 7 September 2024 hingga 8 Septemer 2024 di Tawangmangu Kab Karanganyar. Dengan tema “Bergerak Bersama menuju Kader yang Berkemajuan”. Acara ini diikuti oleh 130 peserta yang terdiri dari 70 […]

  • UMS Dorong Publikasi Ilmiah Berkualitas Lewat FGD dan LPPI Award 2025

    UMS Dorong Publikasi Ilmiah Berkualitas Lewat FGD dan LPPI Award 2025

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 75
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan dedikasinya dalam memajukan dunia akademik melalui penelitian dan publikasi ilmiah. Baru-baru ini, Lembaga Pengembangan Publikasi Ilmiah dan Buku Ajar (LPPI) UMS menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Akselerasi Publikasi Ilmiah UMS: Menuju Publikasi Riset Berdampak”. Acara ini tidak hanya menjadi wadah untuk mendiskusikan strategi peningkatan kualitas […]

  • Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS: Indonesia Perlu Bersiap dengan Adaptasi Iklim, Bukan Sekadar Waspada

    Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS: Indonesia Perlu Bersiap dengan Adaptasi Iklim, Bukan Sekadar Waspada

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Gelombang panas ekstrem yang melanda berbagai negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran dunia terhadap dampak nyata perubahan iklim. Suhu yang menembus lebih dari 40 derajat Celsius menyebabkan kebakaran hutan, gangguan kesehatan, hingga terganggunya aktivitas masyarakat. Fenomena tersebut juga memunculkan pertanyaan di Indonesia: apakah kondisi serupa dapat terjadi di […]

  • Jajaki Riset Berbasis Nilai, DPD IMM Jawa Tengah Kunjungi SETARA Institute

    Jajaki Riset Berbasis Nilai, DPD IMM Jawa Tengah Kunjungi SETARA Institute

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah melakukan kunjungan ke SETARA Institute sebagai bagian dari upaya penguatan wawasan riset, produksi pengetahuan, dan pengembangan gerakan intelektual mahasiswa. Kunjungan ini diikuti langsung oleh Ketua Umum DPD IMM Jawa Tengah Nia Nur Pratiwi, S.Pd., M.M, bersama Jundi Abdulloh, S.Sos dan Abdul Malik […]

  • AI Semakin Pintar, Apakah Kita Semakin Lalai?

    AI Semakin Pintar, Apakah Kita Semakin Lalai?

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Oleh: Fathan Faris Saputro (Koordinator Divisi Pustaka dan Informasi MPID PDM Lamongan) Di tengah derasnya arus revolusi teknologi, dunia kini memasuki era baru yang ditandai dengan kehadiran Meta AI atau kecerdasan buatan lanjutan. Teknologi ini mampu memproses data dalam jumlah besar dan menghasilkan solusi secara cepat serta kompleks. Meta AI menjanjikan efisiensi dan inovasi di […]

  • Workshop Penyusunan Panduan PPKS Diselenggarakan Sebagai Upaya Pemperkuat Kapasitas Guru dan Kader Nasyiatul Aisyiyah Sukoharjo melalui Kolaborasi Strategis bersama Rahima

    Workshop Penyusunan Panduan PPKS Diselenggarakan Sebagai Upaya Pemperkuat Kapasitas Guru dan Kader Nasyiatul Aisyiyah Sukoharjo melalui Kolaborasi Strategis bersama Rahima

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Upaya memperkuat lingkungan pendidikan yang aman dan ramah anak terus digalakkan melalui Workshop Penyusunan Panduan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) bagi guru dan kader Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini diselenggarakan pada Jumat, 6 Februari 2026, bertempat di PPTQ Muhammadiyah Shiratunnajah. Workshop ini merupakan kolaborasi antara Rahima, Nasyiatul Aisyiyah, dan PPTQ […]

expand_less