Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Arsjad Rasjid: Kelahiran Muhammadiyah Jadi Awal Gerakan Kewirausahaan Sosial di Indonesia

Arsjad Rasjid: Kelahiran Muhammadiyah Jadi Awal Gerakan Kewirausahaan Sosial di Indonesia

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Yogyakarta – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Arsjad Rasyid sekaligus penulis buku mengatakan, kelahiran Muhammadiyah adalah awal dari gerakan kewirausahaan sosial di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Arsjad Rasjid dalam acara “Launching Buku dan Talkshow Bangkitnya Kewirausahaan Sosial: Kisah Muhammadiyah” yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia bekerja sama dengan Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) di Museum Muhammadiyah, Yogyakarta pada (13/1/25).

Arsjad Rasjid menyampaikan, ketika dunia belakangan hari baru membicarakan tentang sosial entreprises atau kewirausahaan sosial, Indonesia telah mempratekkannya sejak lama, yaitu sejak kelahiran Muhammadiyah.

“Di dunia baru membicarakan social entreprises, padahal social entrepresies sudah lahir dan lahirnya di Indonesia, yaitu waktu berdirinya Muhammadiyah. Jadi saya sangat kagum dengan Muhammadiyah,” ungkapnya.

Menurut Arsjad Rasjid, kelahiran Muhammadiyah sebagai tanda adanya gerakan social entreprises di Indonesia. Namun pada saat itu, social entreprises belum diteorikan dan banyak diperbincangkan. Sehingga gerakan kewirausahaan sosial yang dilakukan oleh Muhammadiyah belum terdefenisikan.

Gerakan yang dilakukan oleh Muhammadiyah, imbuhnya, bersemangatkan social entreprises. Sehingga gerakan social entreprises Muhammadiyah ini adalah kunci yang membawa Indonesia maju.

Ia menjelaskan, keriwausahaan sosial akan menjadi kunci memajukan Indonesia, sebab ekonomi tidak hanya bermotif keuntungan, tetapi juga ingin hadir menyelesaikan masalah sosial yang terjadi di masyarakat.

“Kewiruausahaan sosial akan menjadi bandul penengah dari ketimpangan sosial dan ekonomi, kesenjangan akses kesehatan, ketimpangan pendidikan, isu lingkungan, dan lain sebagainya yang perlu diatasi dengan kewirausahaan sosial,” tegas Ketua Umum KADIN itu.Arsjad Rasjid meneyebut, kewirausahaan sosial berbeda dengan kewirausahaan biasa atau sekalipun yayasan sosial. Perbedaaan itu terletak di profit for impact. Kewirausahaan sosial tidak hanya berbicara profit hanya berupa keuntungan saja, tetapi keuntungan yang memberi dampak.

“Selain itu, kewirausahaan sosial tidak bergantung pada donasi, melainkan untuk memberikan dampak sosial lewat dana yang diputar agar semakin membesar. Inilah model yang sangat lekat dengan apa yang dilakukan oleh Muhammadiyah selama ini,” tandasnya.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuliah S2 di Dua Negara, Ini Cerita Alumni UMS Penerima Beasiswa Indonesia Bangkit

    Kuliah S2 di Dua Negara, Ini Cerita Alumni UMS Penerima Beasiswa Indonesia Bangkit

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Yusuf R. Yanuri, S.Ag., mahasiswa lulusan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membagikan pengalamannya saat menempuh program S2 double degree dari Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dan University of Edinburgh yang kini sedang menempuh pendidikan internasional di bawah skema beasiswa Indonesia Bangkit dari Kementerian Agama. Program yang ia jalani merupakan dual master degree selama […]

  • Sri Lestari Gubes UMS Pimpin APIK 2024–2028, Tegaskan Komitmen Psikologi untuk Merawat Kearifan Lokal

    Sri Lestari Gubes UMS Pimpin APIK 2024–2028, Tegaskan Komitmen Psikologi untuk Merawat Kearifan Lokal

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prof. Dr. Sri Lestari, M.Si., Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Pusat Asosiasi Psikologi Indigenos dan Kultural (APIK) periode 2024–2028. Pelantikan yang digelar secara daring oleh Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) pada Sabtu (24/5) ini menjadi langkah strategis dalam mengukuhkan peran psikologi dalam merawat dan mengembangkan […]

  • Milad ke-9 Ponpes Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

    Milad ke-9 Ponpes Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 75
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jepara — Ponpes Modern Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Milad ke-9 dengan penuh khidmat dan semarak. Mengusung tema “Maju Mencerdaskan Ummat”, acara berlangsung selama dua hari, Sabtu–Ahad (25–26 April 2026), dengan berbagai kegiatan religius, edukatif, dan hiburan yang melibatkan seluruh civitas pesantren serta masyarakat sekitar. Kegiatan dimulai pada Sabtu malam (25/4) dengan […]

  • SD Muhammadiyah Bligo 01 Bentuk Siswa yang Saleh Ritual dan Sosial melalui Pesantren Ramadhan

    SD Muhammadiyah Bligo 01 Bentuk Siswa yang Saleh Ritual dan Sosial melalui Pesantren Ramadhan

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 76
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pekalongan – SD Muhammadiyah Bligo 01 kembali menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadhan sebagai upaya membentuk karakter siswa yang saleh secara ritual dan sosial. Acara bertajuk “Menjadikan Ramadhan sebagai Bekal pada Bulan-bulan Lainnya” ini berlangsung selama sepekan, tepatnya pada Jumat-Kamis (14-20/03/2025), di lingkungan sekolah dengan antusiasme tinggi dari siswa, guru, serta masyarakat sekitar. Kegiatan Pesantren Ramadhan […]

  • Wajah Baru dalam Wacana Politik DPP IMM

    Wajah Baru dalam Wacana Politik DPP IMM

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 803
    • 0Komentar

    Oleh : Tegar Lesmana, Aktivis Angkatan Muda Muhammadiyah Politik saat ini sedang berada di titik nadir, beberapa waktu yang lalu Ketua Umum DPP IMM Riyan Betra Delza melakukan kegiatan simbolik dengan membawa Ketua Umum sebelumnya Abdul Musawir Yahya kehadapan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep. Tindakan yang dilakukan oleh DPP  IMM telah menunjukan […]

  • Laku Prihatin: Pilar Etikal di Dunia Usaha Muhammadiyah

    Laku Prihatin: Pilar Etikal di Dunia Usaha Muhammadiyah

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Oleh: Brili Agung, S,ST, M.M (Koordinator Daerah SUMU Banyumas) SUMU (Serikat Usaha Muhammadiyah) dibangun di atas tiga nilai utama: Terbuka, Tangan di Atas, dan terutama Laku Prihatin. Laku Prihatin bukan slogan kosong—ini adalah semangat menahan diri, mengurangi tidur, meningkatkan waktu belajar, berdiskusi, dan membangun mimpi dalam keterbatasan. Ini bukan sekadar karakter orang Muhammadiyah sukses, tetapi […]

expand_less