Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Menilik Religiusitas Organisasi Mahasiswa Islam

Menilik Religiusitas Organisasi Mahasiswa Islam

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, – Organisasi mahasiswa seperti pisau bermata ganda, bisa membuat grow up iman, tapi juga bisa dengan atau tanpa sadar membuat down grade iman. Beberapa mahasiswa yang mungkin idealis saat menjadi maba pada kenyataannya jika pondasi tak kuat, akan terbawa arus dengan sendirinya. Bertemu segala bentuk manusia, campur baur terus menerus, berbagai perkaderan yang diikuti baik formal maupun non formal perlahan merubah pola pikir, ada sebagian ke arah yang baik, namun tak sedikit ke arah yang buruk.

Segala yang baik pasti bisa dirasakan, namun tetaplah yang buruk akan terus menjadi sorotan. Begitulah kenyataan, cara manusia biasa memandang.

Organisasi mahasiswa adalah ruang bagi mahasiswa berekspresi dari berbagai latar belakang yang berbeda. Namun tak jarang ada sebagian budaya buruk menjamur di ruang yang seharusnya bersih. Dan pada akhirnya budaya atau kebiasaan buruk itu menyebabkan downgrade iman.

Contohnya budaya menunda sholat ketika rapat, ini contoh yang sering ditemui. Pertanyaannya, manakah yang lebih penting, panggilan dari Tuhanmu atau rapatmu yang full duniawi itu? Oke iya, tidak full duniawi, tapi memikirkan kemaslahatan umat, tapi sadarlah Tuhan saja kau sepelekan. Lebih lucu lagi ketika organisasi mahasiswa yang berlandaskan Islam tapi masih menyepelekan hal seperti ini. Tak jarang ditemui dari tingkat bawah sampai atas melanggengkan budaya seburuk ini.

Ada pula budaya buruk yang lain. Organisasi mahasiswa adalah ruang paling rentan terjadinya ikhtilat. Campur baur ikhwan dan akhwat tanpa kepentingan syar’i. Entah sudah budayanya dari dulu seperti itu atau memang zamannya mudah sekali menormalisasi hal-hal demikian. Kebiasaan ini outputnya tak jarang adalah cinlok di organisasi. Dan output paling sial bagi organisasinya adalah ketidakprofesionalan saat menjalankan amanah. Ini sering ditemukan diberbagai organisasi, dan sungguh akan lebih ironi jika terjadi di organisasi mahasiswa Islam.

Sebagian menganggap hal seperti ikhtilat adalah bentuk perkaderan non-formal yang paling efektif dilakukan untuk mempertahankan ghiroh berorganisasi para kader-kadernya. Padahal ada banyak teknik menaikkan ghiroh dan semangat kader tanpa harus melanggar syari’at Islam. Misal pimpinan akhwat berbaur mengkader secara non-formal kepada kader-kader yang juga akhwat, dan sebaliknya. Sehingga tidak menimbulkan fitnah dan bentuk upaya dari menjalankan misi sebagai hamba yang taat juga bentuk implementasi dari visi religiusitas yang dibawa.

Dengan beberapa contoh ini, dapat dilihat bahwa tak jarang religiusitas yang diangkat dalam visi organisasi mahasiswa berlandaskan Islam tak sejalan pada implementasinya.

Solusi paling relevan dari fenomena ini adalah, sejatinya para kader yang tergabung dalam organisasi tersebut menguatkan pondasi keimanan terlebih dahulu sebelum terjun lebih jauh ke dalam organisasi yang diikuti, agar ketika nanti didepan sana ada arus tak terduga kamu tak terseret jauh.

Dan bagi yang sudah jauh di dalam sana, mulailah untuk merenungi visi atau arah gerakan organisasi yang diikuti, kembali pada tujuan awal, bukan malah terlena oleh budaya-budaya buruk yang semakin dilanggengkan semakin lama membuat downgrade iman. Jika kamu sebagai kader menyadari hal tersebut, tetaplah sadar dan bangunkan mereka yang tak sadar. Jangan malah ikut tertidur pulas sambil puk puk kemunduran.

Kontributor: Rahma Aprilia Sari

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lazismu Demak Gelar Pentasyarufan Muharram Ceria untuk Anak Yatim Piatu

    Lazismu Demak Gelar Pentasyarufan Muharram Ceria untuk Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Demak, 15 Agustus 2025 – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Demak menggelar kegiatan Pentasyarufan Muharram Ceria sebagai bentuk kepedulian terhadap anak Yatim piatu. Acara tersebut berlangsung di Mushola SD Aisyiyah Full Day Demak pada Jumat (15/8), dihadiri oleh penerima manfaat, para guru, dan pengurus sekolah. Kegiatan ini merupakan bagian dari […]

  • Semangat Hari Pendidikan Nasional, Hizbul Wathan UMS Tampil sebagai Petugas Upacara

    Semangat Hari Pendidikan Nasional, Hizbul Wathan UMS Tampil sebagai Petugas Upacara

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta, 2 Mei 2026 — Hizbul Wathan UMS dipercaya menjadi petugas pelaksana upacara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional yang digelar pada Jumat (2/5/2026) di Halaman Gedung Induk Siti Walidah. Upacara ini diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Kegiatan berlangsung khidmat […]

  • Kunjungan Ke Komunitas Mualaf Dayak Kalimantan, Ketua LDK: Kokohkan Iman dan Ideologi Sebagai Pusat Pencerahan!

    Kunjungan Ke Komunitas Mualaf Dayak Kalimantan, Ketua LDK: Kokohkan Iman dan Ideologi Sebagai Pusat Pencerahan!

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 281
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Hulu Sungai Tengah – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengadakan kunjungan praktik lapangan peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Dai Komunitas Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan di Desa Patikalain, Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada Hari Ahad, 18 Agustus 2024. Dalam kunjungan tersebut, dihadiri langsung oleh Sekretaris PWM Kalimantan Selatan, Drs. Asrani, […]

  • Casinova Casino – Vaše vstupenka k významným kasinovým výhrám v Česku

    Casinova Casino – Vaše vstupenka k významným kasinovým výhrám v Česku

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Když uvažujeme o kasinu Casinova, vyniká jakožto prvotřídní destinace pro významné výhry zde v Česku. Díky působivému výběru her a jedinečným propagačním akcím si zde každý najde to své. Atmosféra také mezi hráči podporuje pocit sounáležitosti. Pojďme spolu prozkoumat, jak inovativní technologie a účinné strategie mohou obohatit náš herní zážitek. Budete překvapeni, co nás v […]

  • Penuntun Kafilah Se-Indonesia Pererat Silaturahmi dan Koordinasi Nasional

    Penuntun Kafilah Se-Indonesia Pererat Silaturahmi dan Koordinasi Nasional

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta, 15 April 2026 — Kafilah Penuntun Hizbul Wathan Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta menginisiasi kegiatan Silaturahmi Kafilah Penuntun Se-Indonesia yang diselenggarakan pada Rabu (15/4/2026) melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi forum awal untuk membangun komunikasi dan koordinasi antar Penuntun Kafilah di seluruh Indonesia. Silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat hubungan sekaligus meningkatkan koordinasi dalam […]

  • Tingkatkan Budaya Keilmuan, IMM Shabran Bedah Buku ‘Laut Bercerita’

    Tingkatkan Budaya Keilmuan, IMM Shabran Bedah Buku ‘Laut Bercerita’

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 255
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Pimpinan Komisariat Pondok Hajjah Nuriah Shabron mengadakan bedah buku “Biru Laut”yang di tulis oleh Laila Salikha Chudori, acara tersebut berlangsung di Kedai Karta Universitas Muhammmadiya Surakarta (UMS), Sukoharjo, pada Minggu, 3/03/2024. Alfin Nur Ridwan, sebagai pemantik bedah buku berpesan untuk merefleksikan kembali diri kita sebagai […]

expand_less