Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Muhammad Farich Al Mughni, Ketua Bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik Magelang

Pikiran ini berangkat atas keresahan penulis, akan tingkah kader IMM yang mulai mempunyai sifat superioritas Dan mulai tidak peduli dengan kaum-kaum mustadhafin (kaum yang tertindas) Dan juga Sikap para kader IMM yang Mengenyampingkan humanitas dalam trikoda Dan hilang nya Kemasyarakatan pada idealisme kader IMM membuat Adanya sebuah batasan antara kader IMM yang notabene nya Mahasiswa Terhadap masyarakat.

Hilang nya Kepercayaan masyarakat Terhadap Mahasiswa yang di anggap pembela masyarakat adalah suatu bukti kecil atas Fenomena tersebut. Program kerja yang ber-orientasi humanitas namun bersifat template Dan nafas pendek adalah suatu bentuk ketidak-totalan kader IMM dalam mendalami humanisme ataupun Kemasyarakatan, para pimpinan-pimpinan yang bergerak atas kepentingan nya masing-masing adalah salah satu faktor hilang nya Gerakan ke-berpihakan IMM Terhadap masyarakat.

Padahal dalam Buku Genealogi Kaum Merah penggunaan warna merah sebagai identitas IMM adalah suatu tanda bahwasanya IMM berada di pihak kaum Mustadhafin, layaknya sebuah Gerakan Mahasiswa berpihak total pada masyarakat adalah dasar utama dari Gerakan tersebut.

Kemudian, Pemahaman kader IMM Terhadap ideologi yang ada pada tubuh IMM yang sampai saat ini hanya dimaknai sebagai sebuah teks belaka adalah faktor lain atas kebingungan kader IMM Terhadap Gerakan ke-berpihakan kepada masyarakat.

Hal seperti diatas tidak akan usai sampai kader IMM paham kenapa IMM didirikan dan bagaimana IMM didirikan, sejarah lahirnya IMM mempunyai peran penting untuk membentuk paradigma kader.

Dalam perkara yang berhubungan kemanusiaan IMM tidak boleh menutup mata dan jangan sampai sekali-kali meninggalkan kemanusiaan, IMM mempunyai epistemologi yang secara khusus menangani tentang kemanusiaan hal tersebut secara jelas tertulis dalam Tujuan, Trilogi dan Trikoda. Sebagai akademisi Islam pula kader IMM tidak pernah diajarkan untuk menjadi seorang yang elitis.

IMM KIRI

Golongan kiri biasanya disangkutkan dengan orang-orang yang terafiliasi pada sayap kiri dalam sebuah perpolitikan, mungkin juga akan dilekatkan pada kata-kata Komunis ataupun sosialis, namun lebih jauh lagi kiri atau menjadi kiri adalah tanda bahwa kita berpihak pada klompok marjinal, miskin, buruh, petani sampai orang-orang yang tertindas.

kiri adalah pertanda bahwa kita masih menjadi manusia, yaitu masih peduli dengan urusan sesamanya, tanpa mementingkan keuntungan segelintir orang.

seperti kata Che Guevara “jika engkau merasa geram melihat ketidakadilan maka engkau adalah temanku”, Seperti itulah menjadi kiri berpihak pada yang tertindas.

Dalam trilogi IMM terdapat diksi “Kemasyarakatan” Dalam Trikoda juga terdapat “humanitas” dari hal itu jelas jika IMM sangat menentang penindasan, Pengkurdilan, diskriminasi serta segala ketidakadilan yang ada di dunia ini, dalam paradigma IMM yang didasarkan pada nash-nash islam maka IMM harus lah menolak semua bentuk hirarki dalam kehidupan, dalam berkehidupan di IMM selalu menjunjung tinggi egaliterisme dan kolektif-kolegial dalam berorganisasi.

“berpihak pada rakyat adalah berpihak pada Tuhan”

Adalah kalimat yang penulis temukan dalam buku Genealogi Kaum Merah yang ditulis oleh Makhrus Ahmadi dan Aminuddin Anwar menunjukan bahwa IMM adalah Organisasi yang tidak boleh hilang keberpihakan nya pada Masyarakat, maka atas dasar itu menjadi IMM maka menjadi kiri.

Para penjilat

Pada masa ini dimana politik di negri ini sedang panas-panas nya, para petinggi organisasi mahasiswa bukan menjadi garda terdepan rakyat tetapi malah menjadi kaki tangan para borjuis, rela menjilat demi sebuah jabatan dengan memanfaatkan massa yang banyak dalam organisasinya, banyak sekali pejabat yang mengaku “saya dulu dikader di organisasi itu, organisasi ini, yang merah, yang hijau, yang biru” begitulah katanya ketika ingin dilirik oleh orang yang akan dijilat, ketika sudah menjadi apa yang mereka inginkan apakah mereka peduli dengan rakyat? nyatanya tidak sekalipun mereka peduli terhadap rakyat, keputusan-keputusan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat dalam hal itu mereka malah mendukung total! apakah itu sikap seharusnya seseorang yang tumbuh di sebuah organisasi yang berideologi?

Orang-orang seperti ini yang memanfaatkan organisasi untuk kepentingan nya sendiri harus segera dihilangkan jika ingin organisasi tetap pada jalur ideologi nya.

sekali lagi…

IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT!

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dai Muhammadiyah Takjub Menyaksikan Keajaiban Musamus dalam Rihlah Dakwah di Merauke

    Dai Muhammadiyah Takjub Menyaksikan Keajaiban Musamus dalam Rihlah Dakwah di Merauke

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Merauke – Perjalanan rihlah dakwah Ramadan 1447 H yang dilakukan Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muchamad Arifin, di Merauke menghadirkan pengalaman yang tidak biasa. Di tengah perjalanan melintasi kawasan hutan dan savana khas Papua selatan, ia menyaksikan fenomena alam yang menakjubkan berupa deretan musamus—rumah rayap raksasa yang berdiri menjulang seperti menara […]

  • Ukir Sejarah di Pencak Silat Muhammadiyah Games, UMTAS Harumkan Nama Daerah

    Ukir Sejarah di Pencak Silat Muhammadiyah Games, UMTAS Harumkan Nama Daerah

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Berbekal latihan fisik lima kali seminggu, enam delegasi Universitas Muhammadiyah (UM) Tasikmalaya sukses mencatatkan sejarah baru bagi almamaternya setelah meraih medali perunggu pada kompetisi akbar perdana Pencak Silat Muhammadiyah Games di Solo. Langkah kontingen daerah ini di ajang Pencak Silat Muhammadiyah Games tentu tidaklah mudah. Apalagi, ajang bergengsi ini mempertemukan barisan atlet […]

  • HIMA Manajemen UMKLA Hadirkan Seminar Kewirausahaan untuk Tingkatkan Kesadaran Finansial Gen Z

    HIMA Manajemen UMKLA Hadirkan Seminar Kewirausahaan untuk Tingkatkan Kesadaran Finansial Gen Z

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, – Kamis, 07 Mei 2026, bertempat di Aula Universitas Muhammadiyah Klaten, Himpunan Mahasiswa Manajemen UMKLA berhasil menyelenggarakan seminar kewirausahaan bertema “Gen Z Siap Finansial: Memahami Literasi Keuangan dan Memilih Investasi yang Legal”. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis organisasi dalam membekali generasi muda dengan kecerdasan finansial serta kemampuan memitigasi risiko investasi ilegal di era […]

  • Menulis untuk Menginspirasi! PCNA Grogol Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Ortom Lebih Bermakna

    Menulis untuk Menginspirasi! PCNA Grogol Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Ortom Lebih Bermakna

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Grogol sukses menggelar sarasehan jurnalistik pada Ahad, 20 April 2025, bertempat di Kantor PCM Grogol. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan literasi dan kapasitas kepenulisan anggota, sekaligus memperkuat peran ortom dalam dakwah berbasis media. Tak hanya diikuti oleh kader PCNA, pelatihan ini juga dihadiri oleh perwakilan […]

  • UMS Buka Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia, Pendaftaran Dibuka Hingga 26 Juni 2025

    UMS Buka Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia, Pendaftaran Dibuka Hingga 26 Juni 2025

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membuka pendaftaran Beasiswa Program Doktor (S3) untuk Dosen Indonesia Tahun 2025, dengan masa pendaftaran yang diperpanjang hingga 26 Juni 2025. Tentunya ini menjadi kesempatan emas bagi para dosen di Indonesia. Kepala Biro Administrasi Akademik UMS, Dr. Triyono, M.Si., mengungkapkan bahwa program ini memberikan dukungan penuh bagi dosen yang […]

  • KADIN dan SUMU Gelar “Launching Buku dan Talkshow Bangkitnya Kewirausahaan Sosial: Kisah Muhammadiyah

    KADIN dan SUMU Gelar “Launching Buku dan Talkshow Bangkitnya Kewirausahaan Sosial: Kisah Muhammadiyah

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia bersama Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) menggelar “Talkshow dan Launching Buku Bangkitnya Kewirausahaan Sosial: Kisah Muhammadiyah” di Museum Muhammadiyah, Kompleks Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Terpadu, Yogyakarta, pada Senin (13/1/25). Acara tersebut dihadiri oleh Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Arsjad Rasjid P.M, Ketua […]

expand_less