Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Arifin Suparman: Muballigh Muhammadiyah Harus Berkarakter, Beretika, dan Beridentitas

Arifin Suparman: Muballigh Muhammadiyah Harus Berkarakter, Beretika, dan Beridentitas

  • account_circle Redaksi Kabarmuh
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam paparannya yang inspiratif, Ustadz Arifin menekankan bahwa kekuatan dakwah Muhammadiyah bukan hanya pada isi ceramah, melainkan juga pada karakter dan integritas muballighnya.

Babulu, PPU – Suasana aula SMK Muhammadiyah Babulu, Ahad (26/10/2025), terasa hidup ketika Ketua Majelis Tabligh PWM Kalimantan Timur, Ustadz Arifin Suparman, yang akrab disapa Babe Arifin, memaparkan materi bertajuk “Profil dan Bekal Mubaligh Muhammadiyah.” Dalam paparannya, ia menekankan bahwa muballigh Muhammadiyah bukan sekadar penyampai dakwah, tetapi representasi dari wajah Islam berkemajuan.

“Mubaligh itu bukan hanya bisa berbicara, tapi juga harus menjadi contoh hidup bagi jamaahnya,” tegas Arifin. Ia menambahkan bahwa setiap muballigh harus berpegang teguh pada manhaj Muhammadiyah, yakni berdakwah secara rasional, moderat (wasathiyah), dan berlandaskan Al-Qur’an serta As-Sunnah. “Kalau bukan dengan cara Muhammadiyah, maka itu bukan dakwah Muhammadiyah,” ujarnya disambut tawa ringan para peserta.

Dalam paparannya, Arifin menggambarkan profil ideal muballigh Muhammadiyah yang meliputi 11 ciri utama, mulai dari memahami gerakan Muhammadiyah, ikut mempromosikan amal usaha (AUM), aktif di pengajian dan kegiatan organisasi, hingga memiliki identitas dan rasa bangga terhadap Muhammadiyah. “Minimal hafal lagu Sang Surya dan punya batik Muhammadiyah,” ujarnya dengan gaya khasnya yang komunikatif, memancing gelak tawa peserta.

Namun, di balik suasana santai itu tersimpan pesan serius: muballigh harus beridentitas dan berloyalitas. “Kalau kita mengaku muballigh Muhammadiyah, maka kita harus memperkuat hubungan emosional dan organisatoris dengan persyarikatan,” katanya. Ia juga mengingatkan agar para muballigh tidak mudah mengkritik tokoh-tokoh Muhammadiyah di ruang publik. “Kalau tokoh kita ada kekurangan, doakan, bukan dihujat. Jangan justru membuat gaduh,” pesannya menohok.

Dalam sesi Bekal Mubaligh Muhammadiyah saat Mengisi Pengajian, Arifin menyoroti pentingnya keseimbangan antara isi, sikap, dan penampilan. Ia mengingatkan bahwa muballigh harus mempersiapkan materi dengan baik, berbicara dengan sopan dan sederhana, serta menghindari hal-hal yang menyinggung jamaah. “Kalau kita ngisi pengajian, jangan pakai gaya ceramah yang berlebihan. Sederhana itu elegan,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya keikhlasan dan tujuan dakwah yang benar. “Ilmu itu harus lil amal, bukan lil ilmu. Jangan sekadar tahu, tapi harus diamalkan,” katanya. Arifin mencontohkan, dalam menyampaikan ceramah, boleh diselingi humor, tapi tidak boleh berdusta. “Kata Rasulullah, celaka orang yang berdusta hanya untuk membuat orang tertawa,” ungkapnya mengutip hadits.

Selain itu, ia mengingatkan agar muballigh menjaga stabilitas emosi dan fokus. “Minimal tahan 30 menit pertama, jangan emosi kalau jamaah kurang responsif,” ujarnya dengan nada gurau. Ia juga mengingatkan pentingnya kemampuan membaca Al-Qur’an dan tajwid yang benar. “Mubaligh Muhammadiyah harus bisa baca ayat dengan tartil, karena itu kredibilitas dakwah kita.”

Arifin mengibaratkan muballigh sebagai “manajer spiritual” yang bertugas mengelola hati umat. Karena itu, kemampuan berbicara di depan umum (public speaking), penguasaan audiens, dan pengelolaan waktu sangat penting. “Kalau kita diberi waktu 30 menit, ya gunakan 25 menit untuk isi dan 5 menit untuk penutup, jangan sampai jamaah menunggu waktu shalat karena kita belum selesai,” ujarnya.

Ia juga mendorong penggunaan alat bantu visual atau peraga dalam dakwah, agar jamaah lebih mudah memahami pesan. “Kita hidup di era visual, muballigh juga harus melek teknologi,” katanya.

Materi yang disampaikan Babe Arifin menegaskan kembali pentingnya pembinaan muballigh dan penggiat pengajian dalam tubuh Muhammadiyah. Moderator kegiatan, Ust. Agus Suarto Edy, menyebut bahwa sesi tersebut menjadi salah satu bagian paling berkesan dari acara. “Babe Arifin mengingatkan kita bahwa tabligh bukan sekadar ceramah, tapi membentuk karakter umat dan jamaah,” ujarnya.

Dengan gaya khasnya yang lugas dan humoris, Ust. Arifin berhasil menghidupkan semangat peserta. Ia menutup materinya dengan pesan sederhana namun bermakna:

“Jadilah muballigh yang mencerahkan, bukan yang membingungkan. Jadilah muballigh yang membawa manfaat, bukan sekadar popularitas.”(ay.1)

  • Penulis: Redaksi Kabarmuh

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perjuangan dalam Menegakkan Pendidikan

    Perjuangan dalam Menegakkan Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Oleh : Monica Delia Gunawan (202110230311028) Dalam prawacana yang terdapat pada buku Pendidikan Kaum Tertidas ini menjelaskan tentang pemikiran seseorang yang secara nyata ingin melibatkan diri dalam merealisasikan cita cita. Pemikiran Paulo Freire di bidang pendidikkan ini sangat besar, tidak hanya di bidang pendidikan tetapi di bidang- bidang besar lainnya. Terdapat beberapa langkah yang ditempuh […]

  • Rohingya sebagai Propaganda Penjajahan berkedok Kemanusiaan?

    Rohingya sebagai Propaganda Penjajahan berkedok Kemanusiaan?

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Oleh: Dava Agus Pratama Putra Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS Sudah tidak asing lagi di telinga kita dengan nama Rohingya. Siapa yang tidak tau dengan pengungsi dari Myanmar yang meminta perlindungan ke negara-negara tetangga untuk menyambung hidup sekaligus jaminan keamanan. Mayoritas dari etnis tersebut adalah muslim sehingga sebagai sesama saudara seiman mempunyai kewajiban […]

  • Mahasiswa UMS Ciptakan Aplikasi Digital Pemecah Masalah Gizi, Ekonomi Lokal, dan Food Waste

    Mahasiswa UMS Ciptakan Aplikasi Digital Pemecah Masalah Gizi, Ekonomi Lokal, dan Food Waste

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kolaborasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meraih medali emas pada ajang International Youthpreneur Competition (IYC) 2025. Ide yang dikembangkan oleh mereka bergerak dalam bidang aplikasi digital untuk memecahkan masalah gizi, ekonomi lokal, dan food waste. Ide ini dikemas dalam satu aplikasi yaitu Nutreasy. Kolaborasi mahasiswa ini terhimpun dari tiga prodi yakni […]

  • Salama­nopeat kotiutukset yksinomaan Hollywin Casinolla Suomessa

    Salama­nopeat kotiutukset yksinomaan Hollywin Casinolla Suomessa

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Minulle on aina ollut oleellista, että voitot saapuvat pelaajan tilille kaikkein pian https://hollywins.org/fi-fi/. Se on luottamuksen ja arvostuksen ydin. Siksi tutkin aina tarkkaan kasinoiden kotiutuskäytäntöjä, aikaisemmin kuin suosittelen niitä kenellekään. Hollywin Casino on näyttäytynyt poikkeukselliseksi nopeudessaan ja luotettavuudessaan, etenkin suomalaisille pelaajille. Heidän panostus saumattomaan ja nopeisiin maksuihin ei ole vain markkinointipuhe, vaan todellinen toimintatapa, joka […]

  • Dzikir dalam Tasawuf: Terapi Psikospiritual untuk Meredakan Kecemasan

    Dzikir dalam Tasawuf: Terapi Psikospiritual untuk Meredakan Kecemasan

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 456
    • 0Komentar

    Oleh: Qonitah Tsabitah Azmi dan Shifa Salsabilah, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof.Dr. Hamka Perkembangan zaman ini, masyarakat mulai dihadapi dengan persoalan yang kompleks, baik persoalan yang berkaitan dengan pribadinya, keluarga, pekerjaan, maupun permasalahan lainnya. Permasalahan ini akhirnya membuat munculnya rasa pesimis dan takut dalam menghadapi kehidupan. Tak hanya itu, manusia juga seringkali mengalami kecemasan akibat diri […]

  • Gas Poll Dakwah! BikersMu Chapter Sragen Korwil Jateng Sukses Taklukkan Jalur Jatim Selama Tiga Hari

    Gas Poll Dakwah! BikersMu Chapter Sragen Korwil Jateng Sukses Taklukkan Jalur Jatim Selama Tiga Hari

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SRAGEN – Komunitas dakwah Bikers Muhammadiyah (BikersMu) Chapter Sragen sukses menggelar kegiatan touring dakwah selama tiga hari penuh, mulai dari Jumat (3/7) hingga Ahad (5/7). Diikuti oleh 43 peserta, perjalanan ini terasa spesial karena didampingi langsung oleh 5 orang Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sragen, yaitu: KH. Muh Sauman, KH. Mustaqim, KH. Budi Santoso, KH. […]

expand_less