Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Haedar Nashir Tekankan Transformasi Gerakan dalam Konsolidasi Nasional PP Muhammadiyah

Haedar Nashir Tekankan Transformasi Gerakan dalam Konsolidasi Nasional PP Muhammadiyah

  • account_circle Redaksi Kabarmuh
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pidato iftitah Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, membuka Konsolidasi Nasional 2025 dengan pesan tentang transformasi dan kehati-hatian menghadapi tantangan.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Konsolidasi Nasional pada Senin, 17 November 2025, di Universitas Muhammadiyah Bandung. Acara ini diikuti seluruh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) se-Indonesia sebagai bagian dari silaturahim sekaligus amanah untuk menyatukan langkah gerakan dalam menghadapi tantangan bangsa yang terus berubah cepat .

Kegiatan ini dihadiri jajaran PWM se-Indonesia, termasuk PWM Kalimantan Timur yang mengutus KH. Siswanto (Ketua PWM Kaltim) dan Ir. H. Amir Hady (Sekretaris PWM Kaltim) sebagai delegasi resmi. Kehadiran keduanya sekaligus mewakili komitmen PWM Kaltim untuk terus memperkuat koordinasi wilayah dan kontribusi nasional.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, membuka kegiatan dengan pidato iftitah yang sarat pesan. Dalam sambutannya, Haedar mengajak seluruh pimpinan wilayah bersyukur atas capaian-capaian persyarikatan, namun tetap menjadikannya sebagai bahan muhasabah. “Bersyukur atas capaian semua ini, tapi sekaligus sebagai bahan muhasabah dan mauduah,” ujarnya dalam pidato pembuka.

Lebih lanjut, Haedar menyampaikan apresiasi atas kerja kolektif semua pihak yang membuat Muhammadiyah tetap mendapat kepercayaan publik. Namun ia mengingatkan agar keberhasilan itu tidak membuat lengah. “Atas nama PP Muhammadiyah, kami mengucapkan terima kasih atas kerja kolektif sehingga kepercayaan publik tinggi. Tapi harus hati-hati dengan keberhasilan yang maya, karena tantangan semakin besar,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Haedar mengingatkan bahwa dinamika kebangsaan tidak sesederhana yang tampak. Ia menyebut berbagai isu strategis seperti sekolah Garuda, MBG, hingga Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari tantangan kebangsaan yang perlu dicermati dengan bijak. Menurutnya, Muhammadiyah tetap harus hadir sebagai kekuatan moral yang mencerahkan .

 

Haedar juga menekankan pentingnya transformasi gerakan, baik di bidang organisasi, birokrasi, maupun kepemimpinan. Ia menyerukan agar pimpinan di semua tingkatan bekerja dengan nilai-nilai profesional, modern, dan berorientasi tujuan. “Muhammadiyah tidak bisa semau-maunya, ada valuenya, ada nilainya, dan itu adalah nilai Islam,” tegasnya.

 

Pimpinan wilayah juga diingatkan mengenai pentingnya menggerakkan struktur secara berjenjang: “PWM menggerakkan PDM, PDM menggerakkan PCM, PCM menggerakkan PRM, PRM menggerakkan anggota, anggota menggerakkan jamaah.” Skema ini, menurutnya, merupakan ruh gerakan yang harus terus dijaga agar persyarikatan hadir hingga akar rumput .

 

Haedar mengatakan bahwa kepemimpinan Muhammadiyah adalah kepemimpinan pergerakan yang tidak mengenal waktu. Ia menyebut tiga prinsip kepemimpinan transformasi: memaksimalkan potensi sekecil apa pun, mengagendakan kemudahan, dan memproyeksikan masa depan. Transformasi ini diharapkan melahirkan inovasi, meningkatkan etos, dan membangun program unggulan baru.

 

Dalam konteks kebangsaan, Haedar menegaskan bahwa Muhammadiyah tidak boleh terjebak pada sikap apologetik kepada negara, melainkan tetap berada dalam bingkai ideologis Negara Pancasila sebagai Darul Ahdi wa Syahadah. Di saat yang sama, Muhammadiyah harus memperkuat peran keumatan melalui pengajian yang mencerahkan dan pembelaan terhadap kepentingan umat.

 

Salah satu visi besar yang disampaikan Haedar adalah perluasan peran global. Muhammadiyah didorong untuk membangun amal usaha unggulan di luar negeri sebagai bagian dari internalisasi nilai dan ekspansi jejaring internasional. Transformasi global ini dianggap penting untuk merespons era baru yang penuh kompetisi.

 

Konsolidasi Nasional 2025 di Bandung ini akhirnya menjadi forum penting bagi persyarikatan untuk menyamakan langkah, menguatkan struktur, dan meneguhkan kembali peran strategis Muhammadiyah dalam kehidupan kebangsaan dan kemanusiaan universal.(Ay.1)

  • Penulis: Redaksi Kabarmuh

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belajar dari Lapangan, Mahasiswa Fisioterapi UMS Aktif Sukseskan Penelitian Dosen

    Belajar dari Lapangan, Mahasiswa Fisioterapi UMS Aktif Sukseskan Penelitian Dosen

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menunjukkan peran aktif dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan dosen. Keterlibatan mahasiswa telah dimulai sejak tahap awal, mulai dari observasi sekolah yang akan diperiksa, pelaksanaan kegiatan, hingga penyusunan laporan dari masing-masing sekolah. Salah satu penelitian yang melibatkan mahasiswa dilakukan oleh dosen Fisioterapi UMS Adnan Faris […]

  • Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jawa Tengah: Menguatkan Dakwah Digital di Era AI

    Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jawa Tengah: Menguatkan Dakwah Digital di Era AI

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang – Muhammadiyah terus melakukan upaya meningkatkan kualitas dakwah di era digital. Salah satunya melalui kegiatan Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan pada 6-8 Maret 2026 di BPSDMD Semarang dan diikuti […]

  • Program Doktor Ilmu Hukum UMS Gelar Seminar Nasional, Dorong Konsep Hukum Transendental

    Program Doktor Ilmu Hukum UMS Gelar Seminar Nasional, Dorong Konsep Hukum Transendental

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar agenda tahunan Seminar Nasional dan Call for Paper dengan tema “Kebijakan Hukum Sumber Daya Alam: Perspektif Sosioekonomi, Kearifan Lokal, & Transendensi”. Kegiatan ini menjadi wadah akademik untuk mengembangkan pemikiran hukum yang berpijak pada nilai-nilai transendental, humanisasi, dan liberasi, dengan luaran publikasi […]

  • Soroti Perlindungan WNI di Luar Negeri, Tim Mahasiswa UMS Raih Juara II Policy Brief 2026

    Soroti Perlindungan WNI di Luar Negeri, Tim Mahasiswa UMS Raih Juara II Policy Brief 2026

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Nurul Fahri Friyanda
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Penguatan perlindungan terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri membutuhkan dukungan regulasi dan integrasi data antarlembaga yang lebih kuat. Gagasan tersebut diangkat delegasi Kelompok Studi Penelitian dan Debat (KSPD) Verfassung Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui policy brief yang berhasil mengantarkan mereka meraih Juara II Policy […]

  • Rihlah Edukatif TPA Masjid Utsman Bersama Pondok Shabran UMS

    Rihlah Edukatif TPA Masjid Utsman Bersama Pondok Shabran UMS

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 112
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID, – SURAKARTA Dalam rangka menghadirkan suasana pembelajaran Al-Qur’an yang lebih menyenangkan dan tidak monoton, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Masjid Utsman menjalin kerja sama dengan Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam penyediaan serta pendampingan tenaga pengajar. Tim pengajar yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pondok Shabran UMS selama ini berperan aktif dalam […]

  • Membanggakan, Hani Rahayu Diningsih Raih Nilai Sempurna TKA Bahasa Indonesia

    Membanggakan, Hani Rahayu Diningsih Raih Nilai Sempurna TKA Bahasa Indonesia

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; BANJARNEGARA – Prestasi membanggakan kembali diraih santri Muhammadiyah Boarding School (MBS) MTs Wanayasa. Hani Rahayu Diningsih, santri kelas IX, berhasil meraih nilai sempurna 100 pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) mata pelajaran Bahasa Indonesia tahun akademik 2025/2026. Capaian tersebut menjadi bukti kesungguhan, kedisiplinan, dan semangat belajar yang terus dijaga selama menempuh pendidikan di MBS MTs […]

expand_less