Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Intip Pengalaman Mahasiswa UMS Jadi Classification Assistant IFCPF Men’s Asia-Oceania Cup 2025

Intip Pengalaman Mahasiswa UMS Jadi Classification Assistant IFCPF Men’s Asia-Oceania Cup 2025

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tak selamanya seorang mahasiswa menghabiskan waktu untuk belajar di dalam kelas. Bagi sebagian mahasiswa, praktik langsung di lapangan adalah pengalaman berharga. Mengimplementasikan pelajaran di dunia nyata.

Itulah yang dirasakan Faris Rahman Kusdiana, mahasiswa Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Faris baru-baru ini terpilih sebagai classification assistant dalam International Federation of Cerebral Palsy Football (IFCPF) Men’s Asia-Oceania Cup 2025 yang digelar di Surakarta, Jawa Tengah, 16-22 November 2025.

IFCPF Men’s Asia-Oceania Cup adalah turnamen resmi sepak bola cerebral palsy tingkat regional yang melibatkan negara-negara Asia dan Oseania. “Event ini menjadi momentum penting untuk proses klasifikasi atlet yang akan digunakan untuk kompetisi internasional mendatang,” ujar Faris saat dihubungi melalui WhatsApp, Kamis (20/11).

Tawaran mengikuti IFCPF Men’s Asia-Oceania Cup datang awal Oktober lalu. Ia ditawari posisi sebagai classification assistant. Faris tak mau menyia-nyiakan kesempatan dan mengambil tawaran itu.

Mahasiswa angkatan 2022 itu berkesempatan bekerja di bawah Chief Classifier Dr. Jorge Parra asal Kolombia. Ia juga berkoordinasi dengan classifier profesional lain dari berbagai negara, seperti Carlos Quero dari Argentina, Bram Roberts dari Belanda, dan Dr. Aleksandra Strojna dari Italia.

Faris menuturkan peran classification assistant adalah mendukung proses kualifikasi atlet disabilitas cerebral palsy. Tugas yang ia emban adalah membantu para classifier internasional untuk melakukan asesmen medis, asesmen olahraga, persiapan dokumen, memastikan alur pemeriksaan berjalan lancar, mencatat hasil pemeriksaan, hingga berkoordinasi dengan tim classifier dari komite paralimpiade masing-masing negara.

“Tugas saya juga memastikan standar IFCPF dijalankan dengan tepat,” imbuh mahasiswa kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, itu.

Pemuda 22 tahun itu menghadapi sejumlah tantangan selama mengikuti kegiatan turnamen. Mulai dari menjaga konsistensi kinerja, jadwal yang padat, hingga tuntutan akurasi yang tinggi. Tantangan itu muncul sebab peran tim klasifikasi akan menentukan status kompetitif seorang atlet.

“Saya mengatasinya dengan disiplin waktu, komunikasi aktif dengan para classifier senior, dan memastikan setiap prosedur dijalankan sesuai standar IFCPF,” ujarnya mantap.

Keikutsertaannya sebagai tim medis dalam kompetisi internasional menjadi kesempatan Faris untuk mengimplementasikan sejumlah mata kuliah yang ia pelajari. Antara lain, Fisioterapi Olahraga, Pemeriksaan Muskuloskeletal, dan Neurologi.

Proses klasifikasi atlet pun banyak menggunakan pemeriksaan klinis yang sesuai dengan kompetensi fisioterapi. Mulai dari rentang gerak, tonus atau otot, kontrol motorik, hingga analisis gerak.

Ia yang aktif sebagai ketua Kelompok Studi Sport Physiotherapy UMS ini bercerita mendapatkan pengalaman positif dari turnamen IFCPF. Dirinya memiliki ketertarikan besar pada fisioterapi olahraga.

Faris mengaku telah mengikuti mendalami fisioterapi olahraga atau sport physiotherapy selama kuliah. Ia pernah membuat alat klasifikasi digital yang sempat ia presentasikan di Jepang beberapa waktu lalu. Memperoleh hak atas kekayaan intelektual sekaligus menuntaskan skripsi melalui jalur outcome-based education (OBE).

Baginya, kesempatan bekerja langsung bersama classifier internasional adalah pengalaman langka dan berharga.

Pengalaman itu juga menumbuhkan semangat Faris untuk menekuni sport physiotherapy sebagai pilihan pengembangan karier di masa depannya. “Saya ingin belajar lebih dalam mengenai sistem klasifikasi sepak bola cerebral palsy karena ini berkaitan dengan pengembangan profesi saya di masa depan,” tutup dia. (Gede/Humas)

Editor: Muhammad Farhan

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MELALUI KEGIATAN DISKUSI REVITALISASI INTELEGENSIA BEM FAI UMS ANGKAT ISU PEREMPUAN DAN PENDIDIKAN

    MELALUI KEGIATAN DISKUSI REVITALISASI INTELEGENSIA BEM FAI UMS ANGKAT ISU PEREMPUAN DAN PENDIDIKAN

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 104
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (BEM FAI UMS) menggelar diskusi Revitalisasi Intelegensia dengan mengangkat tema “Perempuan dan Pendidikan : Meneguhkan Peran dalam Membangun Peradaban”, Senin (28/9/2026). Kegiatan yang terbuka bagi mahasiswa UMS tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mendiskusikan kembali persoalan pendidikan, posisi perempuan, serta kontribusinya dalam membangun […]

  • WikiMu: Ensiklopedia Digital Berbasis Keislaman dan Kemuhammadiyahan Menuju Islam Rahmatan Lil Alamiin

    WikiMu: Ensiklopedia Digital Berbasis Keislaman dan Kemuhammadiyahan Menuju Islam Rahmatan Lil Alamiin

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Oleh: Rio Ahmad Ghofarudin, Mahasiswa Univesirtas Ahmad Dahlan Yogyakarta Kemajuan teknologi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap interaksi masyarakat. Berbagai informasi yang terjadi di berbagai belahan dunia dapat langsung diketahui akibat kemajuan teknologi (globalisasi). Pada zaman dahulu untuk mengabarkan suatu informasi membutuhkan waktu berhari-hari kini dapat dilakukan hanya sekian detik saja. Cepatnya akses informasi di […]

  • IPM SMP Muhammadiyah 2 Balikpapan Tebar 250 Takjil

    IPM SMP Muhammadiyah 2 Balikpapan Tebar 250 Takjil

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.354
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM – Siswa Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) ranting SMP Muhammadiyah 2 Balikpapan membagikan menu takjil gratis kepada warga yang terdampak Covid-19, baik supir angkot, tukang parkir maupun masyarakat sekitar Balikpapan Permai, Ahad (17/05). Zahrizal Zidan, Ketua PR IPM SMP Muhammadiyah 2 Balikpapan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut untuk mempererat hubungan silahturahmi antarwarga dan sebagai bentuk kepedulian […]

  • Ketika Manusia Merasa Dirinya sebagai Penguasa: Muhasabah di Tengah Perkembangan Teknologi dan Pengetahuan

    Ketika Manusia Merasa Dirinya sebagai Penguasa: Muhasabah di Tengah Perkembangan Teknologi dan Pengetahuan

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Oleh: Irsyad Hakim Affandi (Mahasiswa Pendidikan Agama Islam UMS) Perkembangan teknologi dan pengetahuan pada abad ke-21 telah mengubah cara manusia menjalani kehidupan. Kecerdasan buatan, big data, rekayasa genetika, serta kemampuan manusia dalam memprediksi dan memengaruhi alam menunjukkan bahwa manusia saat ini memiliki kemampuan yang jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya. Manusia tidak lagi sekadar memanfaatkan alam […]

  • UMS Perkenalkan Dua Calon Guru Besar Baru Menjelang Prosesi Pengukuhan

    UMS Perkenalkan Dua Calon Guru Besar Baru Menjelang Prosesi Pengukuhan

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar jumpa pers pengenalan calon guru besar di Dapur Solo, Rabu (18/6), sehari menjelang agenda pengukuhan resmi. Acara ini menjadi ruang bagi kedua akademisi untuk memperkenalkan diri, membagikan perjalanan keilmuannya, dan menyampaikan gagasan besar yang mereka usung dalam bidang masing-masing. Keduanya adalah Prof. Dr. Eny Purwandari, S.Psi., yang […]

  • Rakornas MPKSDI PP Muhammadiyah 2025: Dorong Profil Kader Islam Berkemajuan di Era Society 5.0

    Rakornas MPKSDI PP Muhammadiyah 2025: Dorong Profil Kader Islam Berkemajuan di Era Society 5.0

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jogyakarta, (20/10/25) – Momentum transformasi perkaderan Muhammadiyah dirangkai dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PP Muhammadiyah 2025, yang diselenggarakan pada 24-26 Oktober 2025 M. / 2-4 Jumadil Awal 1447 H. di Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Acara ini menjadi panggung strategis bagi 200 pengurus wilayah MPKSDI se-Indonesia, […]

expand_less