Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Penguatan Literasi Melalui Gerakan MENTARI (Muhammadiyah Membaca Setiap Hari)

Penguatan Literasi Melalui Gerakan MENTARI (Muhammadiyah Membaca Setiap Hari)

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, TASIKMALAYA – Dalam upaya serius meningkatkan mutu pendidikan dan membentuk lingkungan akademik yang unggul, sebuah inisiatif kolaboratif yang signifikan telah diluncurkan. Kegiatan ini, yang sukses diselenggarakan pada Sabtu, 22 November 2025, merupakan hasil kerja sama strategis yang digawangi oleh beberapa pilar utama dalam organisasi Muhammadiyah Jawa Barat: LPP (Lembaga Pengembangan Pesantren), LBSO (Lembaga Budaya, Seni, dan Olahraga), serta MPI (Majelis Pustaka dan Informasi) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) dan Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Barat.

 

Tujuan dan Latar Belakang Program

Gerakan ini, yang diberi nama MENTARI (Muhammadiyah Membaca Setiap Hari), secara fundamental bertujuan untuk memotivasi dan menarik minat baca guru, siswa, serta seluruh civitas akademika di lingkungan pendidikan Muhammadiyah. Dengan menguatkan budaya literasi, diharapkan institusi-institusi pendidikan ini dapat menghasilkan output yang unggul dan memiliki daya saing tinggi. Hal ini, pada gilirannya, diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi pesantren-pesantren dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) lainnya, khususnya di wilayah Jawa Barat.
Sebelum pelaksanaan di Tasikmalaya, sinergi antara LPP, MPI, dan LBSO ini telah menunjukkan komitmen nyata mereka dengan mengadakan kegiatan serupa di beberapa lokasi, termasuk di Pondok Pesantren Darul Arqam Garut dan beberapa pesantren terkemuka lainnya di Jawa Barat. Keberhasilan awal ini menjadi landasan kuat untuk terus memperluas jangkauan program.

Kolaborasi di Kota Tasikmalaya

Pada kesempatan ini, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat menjalin kolaborasi erat dengan Pesantren Amanah Muhammadiyah Kota Tasikmalaya yang dengan sukarela bersedia menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan penting ini. Pemilihan lokasi ini didasari atas komitmen pesantren terhadap peningkatan mutu pendidikan. Selain itu, kolaborasi ini juga melibatkan partisipasi aktif dari Pesantren Al-Furqon Muhammadiyah Singaparna, yang turut mengirimkan beberapa asatidz dan asatidzah terbaiknya sebagai delegasi untuk menyerap ilmu dan strategi implementasi program MENTARI.
Antusiasme terhadap gerakan literasi ini sangat tinggi, terbukti dengan kehadiran bapak dan ibu Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) dari wilayah Priangan Timur. Bahkan, kegiatan ini semakin diperkuat dengan partisipasi aktif dari beberapa delegasi PDA dari Kota Bandung dan Karawang, menunjukkan bahwa kebutuhan untuk memperkuat literasi adalah isu regional yang mendesak dan menarik perhatian dari berbagai daerah.

Narasumber dan Wawasan yang Ditawarkan

Untuk memastikan transfer pengetahuan yang maksimal pada hari itu, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang sangat kompeten di bidangnya.

Pak Suherman, Pustakawan Profesional: Beliau adalah sosok inspiratif yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai Pustakawan Terbaik se-Asia Tenggara. Dalam sesi pertama, Pak Suherman tidak hanya memaparkan pentingnya literasi dalam membentuk peradaban, tetapi juga berbagi pengalaman berharga yang mengantar beliau meraih penghargaan internasional tersebut. Pengalaman dan wawasan yang dibagikan ini berhasil membuat seluruh peserta antusias menyimak setiap pemaparan dan mendorong mereka untuk meniru semangat literasi profesional.

Ust. Taofik Yusmansyah, Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 8 Antapani, Bandung: Beliau adalah praktisi pendidikan yang sukses menjalankan program literasi di sekolahnya. Ust. Taofik menjelaskan secara detail mengenai regulasi, program, dan kiat-kiat praktis dalam menjalankan Gerakan Mentari di tingkat lembaga pendidikan. Fokus utamanya adalah bagaimana pemangku kebijakan tertinggi di suatu lembaga (seperti Mudir Ma’had) dan pimpinan lainnya dapat secara efektif mengawal dan memantau program ini agar berjalan secara konsisten dan mencapai sasaran yang ditetapkan, yaitu terbentuknya kebiasaan membaca yang kuat.

Mekanisme Program MENTARI:

Siklus Bulanan Penuh Aksi
Ust. Taofik juga menjelaskan bentuk nyata pelaksanaan program MENTARI di lapangan. Program ini dirancang dengan siklus satu bulan penuh:
Minggu 1 & 2: Fokus utama adalah membaca intensif, di mana siswa maupun guru wajib mengalokasikan waktu khusus untuk menyelami buku dan materi bacaan terpilih.
Minggu 3: Waktu didedikasikan untuk menulis review atau ulasan hasil bacaan, sebuah proses penting untuk menginternalisasi materi dan melatih kemampuan berpikir analitis.
Minggu 4: Puncaknya adalah presentasi dan diskusi hasil bacaan. Ini menjadi ajang bagi peserta untuk menguji pemahaman, melatih kemampuan komunikasi, serta membangun budaya berbagi pengetahuan.

Hasil dan Komitmen Masa Depan

Kegiatan yang berlangsung intensif ini berjalan penuh dengan wawasan, mulai dari sosialisasi detail MENTARI, pelatihan teknik review buku yang efektif, strategi pelaksanaan di lingkungan pesantren, hingga pengenalan d-Library atau perpustakaan digital sebagai penunjang akses literasi.
Tiga hasil penting yang berhasil dicapai dan menjadi komitmen bersama adalah:
1. Terbentuknya Tim Penggerak Literasi Pesantren yang akan menjadi motor utama gerakan di masing-masing institusi.
2. Adanya Draf Program Kerja Literasi yang terstruktur dan siap diimplementasikan untuk periode mendatang.
3. Adanya Komitmen Rencana Tindak Lanjut untuk terus memperkuat gerakan literasi di lingkungan pesantren, memastikan keberlanjutan program ini.

Antusiasme peserta, baik dari ibu-ibu PDA maupun bapak-bapak PDM/AUM, menunjukkan bahwa kegiatan ini sukses dan sangat dibutuhkan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan PDA, PDM, maupun seluruh AUM yang hadir dapat segera menerapkan program MENTARI, memperbaiki mutu pendidikan, meningkatkan kapasitas literasi, dan membentuk lingkungan yang literasinya kuat. Tujuan akhirnya adalah menciptakan keunggulan komparatif yang unik dan menjadi percontohan bagi provinsi-provinsi lain.

Kontributor: Aeger Kemal Mubarok

Editor: Muhammad Faisal Dwi Rifqi

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semangat Kebersamaan, Ribuan Peserta Antusias Ikuti Jalan Sehat Hari Jadi ke-67 UMS

    Semangat Kebersamaan, Ribuan Peserta Antusias Ikuti Jalan Sehat Hari Jadi ke-67 UMS

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali memeriahkan Hari Jadi ke-67 dengan menggelar kegiatan jalan sehat pada Minggu, (2/11). Ribuan peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan yang dimulai dari kawasan Edutorium UMS dan berakhir di Fakultas Kedokteran UMS. Kegiatan diawali dengan pelepasan balon udara oleh Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., sebagai simbol […]

  • BPJS Kesehatan Goes To Campus, FIK UMS Dorong Mahasiswa Pahami Pentingnya Jaminan Kesehatan

    BPJS Kesehatan Goes To Campus, FIK UMS Dorong Mahasiswa Pahami Pentingnya Jaminan Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Unaise Albunayya
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi salah satu sasaran pelaksanaan program BPJS Kesehatan Goes To Campus. Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), manfaat jaminan kesehatan, serta peran mahasiswa bidang kesehatan dalam mendukung keberlanjutan program jaminan sosial. Dekan FIK UMS, Prof. Dr. Umi […]

  • COUPLE GOALS: PASANGAN SUAMI-ISTERI NAHKODAI PDPM-PDNA BANYUMAS PERIODE 2023-2026

    COUPLE GOALS: PASANGAN SUAMI-ISTERI NAHKODAI PDPM-PDNA BANYUMAS PERIODE 2023-2026

    • calendar_month Rabu, 29 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 298
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banyumas – Pasangan suami isteri, Subhan Purno Aji dan Dyah Pipit Ariyani sah ditetapkan untuk memimpin PDPM-PDNA Banyumas periode 2023-2026 dalam Musyda di SD Muhammadiyah Rawalo pada Ahad (26/11). Keputusan tersebut menunjukkan komitmen dan keseriusan dari pasangan Aji dan Pipit dalam mengabdikan diri untuk memajukan Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah Kabupaten Banyumas. Terpilihnya pasangan […]

  • UMS Mantapkan Diri Menuju World Class University Lewat Akreditasi Internasional FIBAA

    UMS Mantapkan Diri Menuju World Class University Lewat Akreditasi Internasional FIBAA

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 101
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi kampus berkelas dunia. Melalui proses akreditasi internasional FIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation), UMS menyiapkan lima program studi unggulan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebagai garda terdepan internasionalisasi mutu pendidikan. “FIBAA ini bukan hanya proses penilaian, tapi cerminan dari kultur […]

  • BEM FAI UMS Wujudkan Pengabdian Nyata Lewat Program Madrasah Sabtu Ceria

    BEM FAI UMS Wujudkan Pengabdian Nyata Lewat Program Madrasah Sabtu Ceria

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) wujudkan pengabdian nyata kepada masyarakat melalui program yang bertema “Madrasah Sabtu Ceria: Membangun Generasi Qur’ani Bersama Ibu dan Anak” di kampung Gondang RT 01/02, Kelurahan Manahan, kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta. Program Pengabdian Masyarakat Ormawa ini dilaksanakan mulai tanggal 20 September hingga […]

  • Gus Bach: Kader Diaspora adalah Duta dan Jembatan Peradaban Muhammadiyah

    Gus Bach: Kader Diaspora adalah Duta dan Jembatan Peradaban Muhammadiyah

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 129
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menutup kegiatan Coaching Instruktur Pendamping Perkaderan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) wilayah “Asia Pasifik dan Mediterania” (Maroko, Libya, Thailand, dan Mesir) pada Kamis (4/7). Acara yang berlangsung secara daring melalui _zoom meeting_ ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan gerak […]

expand_less