Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ekonom UMS Soroti Risiko Ritel dan Tantangan Sektor Riil di Tengah Euforia Pasar

Ekonom UMS Soroti Risiko Ritel dan Tantangan Sektor Riil di Tengah Euforia Pasar

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Di tengah optimisme pasar yang ditandai dengan menguatnya IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan, Ekonom Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, S.E., M.Si, mengingatkan bahwa sektor ritel domestik masih menghadapi tekanan berat. Daya beli yang belum pulih sepenuhnya dan perubahan perilaku belanja masyarakat dinilai menjadi faktor utama yang membebani ritel konvensional.

Menurutnya, pergeseran belanja ke platform digital membuat banyak pedagang pasar tradisional kehilangan transaksi. “Bahkan di pasar-pasar tradisional, pedagang fashion datang hanya untuk ngobrol karena hampir tidak ada transaksi. Masyarakat desa sekalipun belanjanya lewat online,” ujarnya, Senin (15/12).

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, S.E., M.Si.,

Masalahnya, dominasi produk impor di platform e-commerce membuat industri manufaktur domestik tidak menikmati efek peningkatan transaksi digital. Produk fesyen murah dari luar negeri membanjiri pasar dan memotong mata rantai industri tekstil nasional, sehingga kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja juga rendah.

Ia menilai upaya pemerintah menekan thrifting dan pengetatan impor pakaian merupakan langkah yang tepat untuk melindungi industri dalam negeri. Namun penegakan aturan harus cermat agar tidak melanggar kesepakatan perdagangan bebas. Jika ekosistem marketplace dapat didominasi produk lokal, efek rambatannya akan jauh lebih panjang dan berkelanjutan bagi industri dalam negeri.

Di lapangan, perubahan perilaku konsumen dan lemahnya daya beli saling menguatkan tekanan pada sektor ritel. Banyak pelaku usaha memilih menunda ekspansi setelah periode panjang wait and see, dan baru sebagian kecil industri yang mulai bergerak. Kondisi ini membuat pemulihan ritel tidak dapat mengandalkan momentum pasar modal semata.

Dibanding sektor ritel, efek kebijakan fiskal seperti penurunan suku bunga dan penyaluran kredit Rp 200 triliun masih membutuhkan waktu untuk terasa. Industri juga belum agresif mengambil pembiayaan baru karena kondisi global masih tidak stabil. “Perlu waktu sampai sektor riil menangkap kembali kepercayaan pasar. Setidaknya kita lihat lagi di triwulan pertama 2026,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya rekayasa kebijakan untuk mencegah banjir produk impor di platform digital. Kebijakan perlindungan industri, menurutnya, harus ditempatkan sebagai agenda mendesak karena hanya itu yang dapat mengembalikan fungsi manufaktur sebagai penyerap tenaga kerja besar.

Kendati demikian, ia melihat adanya peluang jangka panjang jika pemerintah mampu menyeimbangkan perlindungan industri dengan transformasi digital. Pemulihan ritel juga harus melibatkan penguatan industri hulu agar rantai pasok domestik kembali hidup dan menyehatkan struktur ekonomi nasional secara menyeluruh.

Meski banyak tantangan, Anton menyebut perbaikan bertahap mulai terlihat di beberapa sektor, termasuk pertanian yang ikut terdorong oleh program pangan nasional. Namun pemulihan menyeluruh tetap membutuhkan arah kebijakan yang konsisten dan berpihak pada industri dalam negeri.

Menurutnya, euforia IHSG hari ini tidak boleh menutup pandangan bahwa kekuatan ekonomi Indonesia sesungguhnya berada pada sektor riil. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pertumbuhan ekonomi 2026 sangat bergantung pada kemampuan pemerintah mendorong aktivitas industri, mengendalikan impor, dan memulihkan daya beli masyarakat. (Alvian/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siap Mengabdi ke Daerah 3T, LDK PP Muhammadiyah Bekali Wisudawan Pondok Shabran UMS

    Siap Mengabdi ke Daerah 3T, LDK PP Muhammadiyah Bekali Wisudawan Pondok Shabran UMS

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 7
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Dalam suasana penuh semangat dan haru, Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar agenda Pembekalan Purnastudi Angkatan 2021 pada Jumat (25/4) di Gedung Kampus 2 UMS. Kegiatan ini menjadi momen penting yang menandai dimulainya fase pengabdian para wisudawan pondok di medan dakwah, terutama di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) […]

  • Gaungkan Dakwah Melalui Al-Quran, Mahasiswa UMS Raih Juara 1 Festival Syiar Islam Nasional

    Gaungkan Dakwah Melalui Al-Quran, Mahasiswa UMS Raih Juara 1 Festival Syiar Islam Nasional

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi tingkat nasional dalam Festival Syiar Islam 2025 cabang lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MPQ), yang diseĺenggarakan secara hybrid oleh UKM Kerohanian KBM Universitas Bengkulu pada, 1-7 November 2025. Taqwa Ziyan Maulana, mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) semester 7 ini berhasil menyabet juara 1. Menurutnya perolehan juara ini […]

  • Indonesia Subur Tapi Tak Makmur: Saatnya Pertanian Jadi Senjata Utama Negeri

    Indonesia Subur Tapi Tak Makmur: Saatnya Pertanian Jadi Senjata Utama Negeri

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Oleh: Pemerhati Bangsa dan Masa Depan Indonesia (Rohmad Mucharom) Indonesia adalah negeri yang diberkahi tanah yang subur, hujan yang cukup, dan sinar matahari sepanjang tahun. Kita memiliki kekayaan hayati yang luar biasa dan ribuan jenis tanaman pangan, buah, rempah, dan komoditas unggulan dunia. Namun, satu pertanyaan besar masih menggantung. Mengapa Thailand bisa mengekspor lebih banyak […]

  • Akhir Tahun Mahasiswa UAD Angkatan 2023 sesi 2, Manfaatkan Waktu Untuk Ikut Baitul Arqam

    Akhir Tahun Mahasiswa UAD Angkatan 2023 sesi 2, Manfaatkan Waktu Untuk Ikut Baitul Arqam

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mengadakan Baitul Arqam sesi 2 untuk para mahasiswa UAD angkatan 2023 pada hari Sabtu-Ahad (28-29/12) di Masjid Islamic Center UAD Kampus IV. Kegiatan ini disiarkan secara offline dan live on Youtube LPSI UAD. Untuk peserta Baitul Arqam pada sesi 2 ini yang […]

  • UNIMUS Tegaskan Kesiapan Menjadi Lokasi Pembukaan RAKORNAS II LDK PP Muhammadiyah

    UNIMUS Tegaskan Kesiapan Menjadi Lokasi Pembukaan RAKORNAS II LDK PP Muhammadiyah

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melakukan audiensi resmi dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) pada Kamis, 20 November 2025, bertempat di Gedung Rektorat UNIMUS. Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) II LDK PP Muhammadiyah, sebuah agenda strategis yang akan menghimpun para dai komunitas Muhammadiyah […]

  • Generasi Muda Bijak Kelola Sampah melalui Workshop dan Edukasi TPS 3R di Jimbung

    Generasi Muda Bijak Kelola Sampah melalui Workshop dan Edukasi TPS 3R di Jimbung

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Klaten, 15 Agustus 2026 — KKN AKSARA Kelompok 4 Universitas Muhammadiyah Klaten menggelar Workshop Bijak Kelola Sampah di Balai Desa Jimbung dan TPS 3R Jimbung, Sabtu (15/8). Kegiatan diikuti 30 pemuda-pemudi Dusun Sorobujan dan AMM Jimbung untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi generasi muda dalam pengelolaan sampah. Khannan Rizqi selaku Ketua Panitia menuturkan bahwa kegiatan […]

expand_less