Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa UMS Bangun Kesadaran Diri Pada Generasi Muda Melalui Kampanye Attachment Style

Mahasiswa UMS Bangun Kesadaran Diri Pada Generasi Muda Melalui Kampanye Attachment Style

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kampanye edukatif yang bertemakan Attachment Talk, di Car Free Day (CFD) Slamet Riyadi, Minggu (14/12). Kampanye ini mengangkat pola keterikatan dalam hubungan interpersonal yang kerap diabaikan oleh generasi muda saat ini.

Attachment Style merupakan konsep psikologi mengenai bagaimana individu membentuk hubungan emosional dengan individu lainnya. Pola ini pada umumnya terbentuk dari pola asuh orang tua atau trauma masa lalu yang tersimpan di memori dan mempengaruhi dalam membangun kedekatan, menghadapi konflik, dan mengekspresikan diri. 

Fathullah, selaku ketua tim menjelaskan diselenggarakannya kampanye ini bermula dari pengalaman pribadinya. Menurut Fathullah, banyak hubungan di kalangan generasi muda berakhir tidak sehat karena kurangnya pemahaman akan gaya keterikatan yang terbentuk sejak masa kanak-kanak.

“Tujuan utama kami adalah memberikan edukasi mengenai tipe-tipe attachment style, meminimalisir hubungan toxic, dan membantu individu mengembangkan pola keterikatan yang lebih aman melalui pengenalan diri,” jelasnya saat dimintai keterangan, Sabtu 20/12).

Kampanye ini merupakan bentuk tugas akhir mata kuliah Kampanye Public Relation. Dalam Kampanye yang menghadirkan ruang gema sebagai sarana audio visual, sharing session bersama pakar psikologi, challenge interaktif, dan memberikan edukasi mengenai 4 jenis tipe attachment style, yakni secure, avoidant, anxious, dan disorganized yang masing-masing memiliki karakteristik berbeda dalam berperilaku.

“Kami menyadari bahwa selama ini attachment style cenderung terkenal dan dibatasi dalam ranah romansa saja. Padahal, pola keterikatan memiliki cakupan yang jauh lebih luas,” ujar Fathullah.

Yang menarik dari kampanye ini adalah penggabungan konsep psikologi islam. Kampanye ini mengaitkan dua konsep penting hubungan dalam sudut pandang islam, yaitu Hablumminannas (hubungan antar manusia) dan Hablumminallah (hubungan dengan Allah).

Selain menunjukan pola keterkaitan dalam interaksi sosial dan membentuk kualitas hubungan, fathullah bersama tim membangun kesadaran akan attachment style yang menjadi dasar dalam diri. 

“Memahami attachment style sebagai cerminan dan dasar untuk membangun keterikatan transendental yang tenang dan aman, sejalan dengan pencapaian nafsul muthmainnah atau jiwa yang tenang,” ungkapnya.

Melalui kegiatan kampanye yang telah diselenggarakan, Nadhea Subiyanto, M.Psi., Psikolog, selaku praktisi yang turut hadir saat memberikan edukasi sesi sharing session menyampaikan.

“Hubungan awal antara anak dan orang tua berperan penting dalam membentuk pola relasi sosial di kemudian hari. Namun, attachment style bukanlah sesuatu yang tidak dapat diubah, sehingga setiap individu memiliki peran dalam memutus pola relasi yang berisiko melanggengkan pola tidak aman pada generasi berikutnya,” tuturnya.

Faiz, salah satu peserta yang mengikuti Ruang Gema dan sesi sharing session pada kegiatan kampanye ini mengaku, “Setelah memasuki ruang gema dan mengikuti sharing section bersama KOL Psikologi membuat semakin paham terkait attachment style, dan sadar bahwa ternyata kita berdua alhamdulillah sudah berada di tahap secure,” kesan Faiz.

Dosen pengampu mata kuliah Kampanye Public Relation, Betty Andriani, S.Sos, M.I.Kom., menuturkan melalui kampanye yang mengangkat topik attachment style, diharapkan mampu membantu membangun relasi yang lebih aman.

“Kampanye ini dapat membantu anak muda memahami diri, memperbaiki kualitas hubungan dengan orang lain, serta menemukan ketenangan dalam kehidupan sehari-hari,” harap dosen itu. (Roselia/Humas)

 

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasantri Pondok Shabran UMS Dampingi Warga Turan Amis Kalimantan Tengah dalam Pengajian Rutin

    Mahasantri Pondok Shabran UMS Dampingi Warga Turan Amis Kalimantan Tengah dalam Pengajian Rutin

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Masyarakat di kawasan transmigrasi daerah 3T, tepatnya di Desa Turan Amis, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, terus menunjukkan semangat keagamaan dengan menggelar pengajian rutin setiap Senin. Sejak sore, warga dari berbagai usia sudah memenuhi mushala desa sambil membawa Al-Qur’an dan kitab pegangan. Pengajian kembali digelar dengan fokus kajian pada […]

  • Kaum Muda Lintas Iman Kota Bandung Perkuat Kapasitas Jurnalisme demi Suarakan Keadilan Iklim

    Kaum Muda Lintas Iman Kota Bandung Perkuat Kapasitas Jurnalisme demi Suarakan Keadilan Iklim

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung – Di tengah krisis lingkungan yang kian memburuk, generasi muda lintas iman di Kota Bandung membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari pena dan nurani. Melalui Workshop Jurnalisme Pemuda Lintas Iman yang digelar oleh Eco Bhinneka Muhammadiyah bersama BandungBergerak pada Kamis (12/6). Anak muda dari berbagai agama dan organisasi kepemudaan berkumpul untuk mempelajari cara menyuarakan […]

  • UMS Resmikan Dapur Makan Bergizi Muhammadiyah, Libatkan Akademisi dan Berdayakan Masyarakat Lokal

    UMS Resmikan Dapur Makan Bergizi Muhammadiyah, Libatkan Akademisi dan Berdayakan Masyarakat Lokal

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pelaksanaan upacara Hari Jadi ke-67 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tidak hanya sebatas kegiatan seremonial saja. Dalam kesempatan berbahagia ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum yang dikoordinasikan oleh Koordinator Nasional (Kornas) resmi dibuka pada Jumat, (24/10). Kornas bertugas untuk menyusun strategi dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah. Melalui […]

  • MUSYDA XVII PDPM Banjar Tunjukkan Optimisme Pemuda

    MUSYDA XVII PDPM Banjar Tunjukkan Optimisme Pemuda

    • calendar_month Sabtu, 4 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 247
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banjar – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Kalimantan Selatan hadiri pembukaan Musyawarah Daerah ke-XVII pimpinan daerah pemuda muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Banjar di Balai Budidaya Ikan Air Tawar Mandiangin, Karang Intan. Kegiatan yang digelar pada Sabtu (04/05) dirangkai dengan resepsi milad pemuda muhammadiyah ke-92 bersamaan dengan pembukaan musyda ikatan pelajar muhammadiyah ini dihadiri banyak pihak […]

  • KM3Nas DPP IMM Hadir di Rakernas II Majelis Tabligh PP Muhammadiyah: Siap Bersinergi Memakmurkan Masjid dan Mengoptimalkan Peran Mubaligh IMM

    KM3Nas DPP IMM Hadir di Rakernas II Majelis Tabligh PP Muhammadiyah: Siap Bersinergi Memakmurkan Masjid dan Mengoptimalkan Peran Mubaligh IMM

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 45
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Batu – Korps Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah Nasional (KM3Nas) Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) turut hadir dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang digelar di Kota Batu, Malang. Kehadiran KM3Nas DPP IMM menjadi bentuk komitmen untuk bersinergi dalam memakmurkan masjid dan mengoptimalkan potensi mubaligh dari kader IMM di […]

  • Reorientasi dan Kesadaran Kolektif sebagai Jalan Transformasi Pendidikan

    Reorientasi dan Kesadaran Kolektif sebagai Jalan Transformasi Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Oleh: Najib Maulana Alfikri, Guru Muhammadiyah Di tengah hiruk-pikuk narasi tentang pentingnya pendidikan sebagai jalan menuju masa depan yang cerah, realitas menunjukkan bahwa sistem pendidikan kita justru semakin mengkhawatirkan. Pendidikan tidak lagi dipandang sebagai hak dasar semua orang, melainkan telah berubah menjadi barang dagangan. Esensinya sebagai proses pembentukan karakter, pengembangan pengetahuan, dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan […]

expand_less