Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Refleksi Dakwah Muhammadiyah Kaltim 2025: Bersyukur dan selalu Berbenah

Refleksi Dakwah Muhammadiyah Kaltim 2025: Bersyukur dan selalu Berbenah

  • account_circle Redaksi Kabarmuh
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bersatu hati, berjuang dengan gembira, meraih ridha Allah, bertemu kembali di syurgaNya

Refleksi Dakwah Muhammadiyah Kaltim 2025: Bersyukur dan selalu Berbenah
Oleh : Amir Hady (Sekretaris PW Muhammadiyah Kaltim)

Semakin terasa bahwa waktu berjalan begitu cepat. Tahun 2025 perlahan menutup catatannya. Dalam hiruk pikuk aktivitas dakwah, rapat, program, kegiatan sosial, dan agenda keumatan yang tiada henti, ternyata kita sudah sampai di ujung tahun lagi. Rasanya baru kemarin kita berbincang soal arah dakwah berkemajuan di Kalimantan Timur, dan kini sudah saatnya kembali merenung: bagaimana dakwah Muhammadiyah Kaltim menapak jejak selama setahun terakhir?

Bagi kita yang hidup dalam denyut Persyarikatan, refleksi seperti ini penting. Bukan untuk mencari siapa yang salah atau siapa yang berjasa, tapi agar kita tetap sadar arah, tidak berjalan dalam autopilot, dan mampu membaca di mana kekuatan kita, serta di mana letak kekurangannya.

Dakwah yang Semakin Terasa di Ruang Publik

Kalau kita mencermati perjalanan sepanjang 2025, ada hal menggembirakan yang patut kita syukuri. Dakwah Muhammadiyah di Kaltim kini semakin terasa di ruang publik. Tidak hanya di mimbar-mimbar pengajian atau dalam kegiatan internal, tapi sudah mulai berbicara tentang hal-hal yang lebih luas dari isu kebangsaan, keadilan sosial, hingga kebijakan publik dan lingkungan hidup.

Kita mulai memahami dan menyadari bahwa dakwah bukan hanya ceramah dan nasihat, tetapi juga advokasi nilai di tengah masyarakat. Ketika Muhammadiyah bicara soal energi bersih, efisiensi, transisi energi, atau pemberdayaan masyarakat, maka itu semua sejatinya bagian dari dakwah bil hal, dakwah yang tidak sekadar menuntun akal, tapi juga menggerakkan amal.

Banyak pihak mulai melihat Muhammadiyah Kaltim bukan hanya organisasi keagamaan, tapi juga mitra berpikir dan berbuat dalam pembangunan daerah. Ini sesuatu yang patut disyukuri, karena menandakan bahwa semangat dakwah kita tidak menyempit, justru semakin luas dan solutif.

Kolaborasi dan Keterbukaan yang Makin Kuat

Satu hal lain yang patut dicatat: selama 2025, kita menyaksikan makin banyak bentuk kolaborasi lintas sektor. Muhammadiyah Kaltim berani membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak pemerintah daerah, lembaga pendidikan, media, bahkan komunitas masyarakat sipil tanpa kehilangan jati diri.

Inklusivitas ini bukan kompromi, tapi strategi dakwah. Di tengah suasana sosial yang sering terbelah dan penuh kecurigaan, Muhammadiyah tetap datang dengan wajah sejuk, membawa narasi rahmatan lil ‘alamin. Dakwah yang merangkul, bukan memukul. Dakwah yang mendidik, bukan menghakimi.

Kita belajar bahwa kekuatan dakwah tidak selalu diukur dari jumlah massa, tapi dari keluasan pengaruh nilai. Dan di titik ini, Muhammadiyah Kaltim menunjukkan langkah maju.

Menjaga Marwah Dakwah yang Mencerahkan

Dalam dunia yang semakin riuh dengan suara-suara provokatif dan ujaran kebencian, dakwah yang tenang, argumentatif, dan beradab menjadi barang langka. Namun alhamdulillah, karakter Muhammadiyah di Kaltim tetap terjaga: tidak mudah terseret arus, tidak ikut menebar panas, dan tidak silau oleh popularitas.

Kita tetap menapaki jalur dakwah pencerahan dakwah yang berangkat dari ilmu, akhlak, dan keikhlasan. Ini warisan besar dari para pendahulu kita, dan patut kita rawat terus, karena di situlah pembeda utama antara dakwah yang berkemajuan dan dakwah yang hanya mencari sensasi.

Catatan Jujur: Pekerjaan Rumah yang Tidak Ringan

Tentu saja, perjalanan 2025 bukan tanpa cela tanpa catatan. Ada sejumlah hal yang perlu kita sadari bersama agar 2026 tidak hanya menjadi pengulangan agenda yang sama.

Pertama, masih terlihat bahwa gerak dakwah kita kerap bergantung pada figur-figur tertentu. Banyak kegiatan besar berjalan karena ada tokoh yang menyalakan semangatnya. Ini baik, namun jika terlalu lama bergantung pada figur, gerakan bisa lelah. Kita perlu membangun sistem dakwah yang kokoh, bukan semata figur dakwah. Regenerasi muballigh dan kader dakwah muda perlu menjadi prioritas nyata.

Kedua, dakwah digital kita belum sepenuhnya hidup. Konten dakwah yang terkelola secara rutin, menarik, dan konsisten masih terbatas. Padahal generasi muda hari ini hidup di ruang digital. Jika Muhammadiyah ingin tetap relevan dan berpengaruh, medan ini tidak boleh diabaikan.

Ketiga, dakwah ekonomi masih menjadi titik lemah. Isu kemandirian umat sering dibicarakan, tetapi belum sepenuhnya hadir dalam praktik yang membumi. Umat membutuhkan contoh nyata bagaimana dakwah mampu membuka akses usaha, kerja, dan kemandirian ekonomi.

Keempat, belum semua PDM dan ortom di Kalimantan Timur bergerak dengan ritme dan energi yang sama. Ada yang sudah melaju cepat, ada pula yang masih berjalan pelan. Padahal kekuatan Muhammadiyah terletak pada jamaah, jaringan, dan sinergi.

Soliditas Pimpinan: Pondasi yang Tidak Boleh Rapuh

Selain aspek program dan kegiatan, ada satu hal mendasar yang tidak boleh luput dari refleksi, yakni soliditas dan kekompakan personalia pimpinan. Kekompakan organisasi bukan hanya soal struktur yang rapi, tetapi terutama soal hati yang menyatu hati yang luas.

Perbedaan pandangan, dinamika internal, dan persoalan-persoalan organisasi adalah hal yang wajar dalam sebuah gerakan besar. Namun semua itu harus dikelola dengan kedewasaan, musyawarah, dan kebesaran jiwa. Setiap persoalan seharusnya dicarikan solusi terbaik, bukan diperbesar, apalagi sampai dibawa ke ranah hukum yang justru menguras energi dan melukai kebersamaan.

Kita perlu selalu menyadari bahwa apa pun yang kita lakukan dalam Persyarikatan ini bukan untuk kepentingan pribadi, bukan untuk gengsi, dan bukan untuk menang sendiri. Semua dijalankan dalam rangka mencari ridha Allah SWT. Ketika niat ini lurus, insyaAllah perbedaan bisa dikelola, ego bisa ditekan, dan persatuan bisa dijaga.

2026: Dari Kegiatan Menuju Gerakan

Tahun 2026 sebaiknya kita jadikan momentum untuk mengubah cara pandang: dari sekadar banyak kegiatan menuju gerakan yang berkelanjutan dan berdampak.

Regenerasi muballigh muda perlu difokuskan, tidak hanya dari sisi kemampuan ceramah, tetapi juga kepekaan sosial, literasi digital, dan keteladanan akhlak. Di tangan merekalah dakwah Muhammadiyah akan menjangkau generasi masa depan.

Selain itu, pengelolaan narasi dakwah digital Muhammadiyah Kaltim perlu ditata lebih serius. Bukan sekadar hadir di media sosial, tetapi membawa pesan Islam berkemajuan dengan bahasa yang cerdas, santun, dan mencerahkan.

Dakwah ekonomi juga perlu diperkuat sebagai bagian dari dakwah pembebasan dan pemberdayaan. Umat yang kuat secara ekonomi akan lebih tenang beribadah dan lebih luas kontribusinya.

Akhirnya, mari tetap Bersyukur, Berbenah, dan Bergerak Bersama

Jika kita jujur, perjalanan dakwah Muhammadiyah Kaltim di tahun 2025 patut kita syukuri. Banyak ikhtiar yang telah dilakukan, banyak langkah baik yang telah ditempuh. Namun bersyukur tidak berarti berhenti, dan berbenah tidak berarti menafikan capaian.

Keduanya harus berjalan beriringan. Karena dakwah adalah perjalanan panjang menuju ridha Allah, bukan perlombaan singkat.

Tahun 2026 adalah saatnya kita memperkuat pondasi, merapatkan barisan, dan menyatukan hati. Dengan niat yang lurus, kerja yang ikhlas, dan kebersamaan yang terjaga, insyaAllah dakwah Muhammadiyah Kaltim akan semakin kokoh, membumi, dan mencerahkan.
Anggana, 31 Desember 2025

  • Penulis: Redaksi Kabarmuh

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakornas MPKSDI di UMS Rumuskan Gagasan Baru Sekolah Kader Muhammadiyah

    Rakornas MPKSDI di UMS Rumuskan Gagasan Baru Sekolah Kader Muhammadiyah

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Rakornas dengan menggandeng Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai tuan rumah. Dalam Rakornas tersebut, salah satu pembahasan sidang komisi yaitu pemetaan kekuatan sekolah kader dan revitalisasi profil sekolah kader. Wakil Rektor III UMS sekaligus Wakil Ketua I MPKSDI PP Muhammadiyah , […]

  • Perkuat Ukhuwah dan Peduli Ekonomi, PC IMM Palangka Raya Gelar Talkshow Saat Pelantikan

    Perkuat Ukhuwah dan Peduli Ekonomi, PC IMM Palangka Raya Gelar Talkshow Saat Pelantikan

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 476
    • 0Komentar

      KABARMUH.COM-Palangka Raya, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Palangka Raya menyelenggarakan pelantikan pengurus (31/03) kemarin. Pelantikan yang dilaksanakan di Rumah Dinas Jabatan Wali Kota ini dihadiri langsung oleh Ayahanda Drs. H. Sofyan Sori, M. Ag selaku Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Palangka Raya, Immawan Dagor Tri Setyo, S.Sos selaku Ketua Umum […]

  • DPD IMM Riau Dorong Keadilan untuk Daerah Penghasil SDA, Serahkan Kajian Akademik kepada DPD RI

    DPD IMM Riau Dorong Keadilan untuk Daerah Penghasil SDA, Serahkan Kajian Akademik kepada DPD RI

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pekanbaru – Upaya memperjuangkan kepentingan daerah terus dilakukan kalangan mahasiswa melalui jalur akademik dan advokasi kebijakan. Melalui DPD IMM Riau Serahkan Kajian Akademik kepada DPD RI, Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Riau menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis yang diharapkan menjadi dasar perjuangan di tingkat nasional demi mewujudkan keadilan bagi Provinsi Riau. Kajian […]

  • Perkuat Sinergi Tripartit, FK UMS Teken MoU Tripartit dan Gelar Rapat Komkordik

    Perkuat Sinergi Tripartit, FK UMS Teken MoU Tripartit dan Gelar Rapat Komkordik

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 20
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Memperkuat kapasitas tenaga kesehatan, Program Studi Profesi Kedokteran Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalin kolaborasi dengan beberapa Rumah Sakit pendidikan. Kolaborasi diperkuat dengan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Tripartit dan Rapat Komite Koordinasi Pendidikan (KOMKORDIK). Penandatanganan MoU Tripartit melibatkan FK UMS, Rumah Sakit Pendidikan Utama, yaitu RSUD Dokter Harjono Ponorogo, […]

  • Blaze Spins Casino : Où Tout Rotation de Cylindre Procure une Exaltation Authentique pour la France

    Blaze Spins Casino : Où Tout Rotation de Cylindre Procure une Exaltation Authentique pour la France

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 11
    • 0Komentar

    En qualité d’expert des casinos en ligne, je peux vous assurer que Blaze Spins Casino se distingue nettement sur le marché français https://blazespinscasino.eu/fr-fr/. Sur cette plateforme, l’excitation n’est pas un vain mot : n’importe quel tour de roue, chaque carte distribuée, chaque symbole aligné est élaboré pour vous offrir des sensations fortes authentiques. Je vous […]

  • Koordinator Daerah SUMU 2025/2026 Resmi Dilantik, Siap Majukan Ekonomi Umat!

    Koordinator Daerah SUMU 2025/2026 Resmi Dilantik, Siap Majukan Ekonomi Umat!

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) resmi melantik delapan Koordinator Daerah (Korda) untuk masa jabatan 2025–2026 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Yogyakarta. Langkah ini menandai babak baru dalam penguatan ekonomi umat melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai wilayah Indonesia. Para Korda yang dilantik berasal dari berbagai kota […]

expand_less