Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Refleksi Dakwah Muhammadiyah Kaltim 2025: Bersyukur dan selalu Berbenah

Refleksi Dakwah Muhammadiyah Kaltim 2025: Bersyukur dan selalu Berbenah

  • account_circle Redaksi Kabarmuh
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • visibility 82
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bersatu hati, berjuang dengan gembira, meraih ridha Allah, bertemu kembali di syurgaNya

Refleksi Dakwah Muhammadiyah Kaltim 2025: Bersyukur dan selalu Berbenah
Oleh : Amir Hady (Sekretaris PW Muhammadiyah Kaltim)

Semakin terasa bahwa waktu berjalan begitu cepat. Tahun 2025 perlahan menutup catatannya. Dalam hiruk pikuk aktivitas dakwah, rapat, program, kegiatan sosial, dan agenda keumatan yang tiada henti, ternyata kita sudah sampai di ujung tahun lagi. Rasanya baru kemarin kita berbincang soal arah dakwah berkemajuan di Kalimantan Timur, dan kini sudah saatnya kembali merenung: bagaimana dakwah Muhammadiyah Kaltim menapak jejak selama setahun terakhir?

Bagi kita yang hidup dalam denyut Persyarikatan, refleksi seperti ini penting. Bukan untuk mencari siapa yang salah atau siapa yang berjasa, tapi agar kita tetap sadar arah, tidak berjalan dalam autopilot, dan mampu membaca di mana kekuatan kita, serta di mana letak kekurangannya.

Dakwah yang Semakin Terasa di Ruang Publik

Kalau kita mencermati perjalanan sepanjang 2025, ada hal menggembirakan yang patut kita syukuri. Dakwah Muhammadiyah di Kaltim kini semakin terasa di ruang publik. Tidak hanya di mimbar-mimbar pengajian atau dalam kegiatan internal, tapi sudah mulai berbicara tentang hal-hal yang lebih luas dari isu kebangsaan, keadilan sosial, hingga kebijakan publik dan lingkungan hidup.

Kita mulai memahami dan menyadari bahwa dakwah bukan hanya ceramah dan nasihat, tetapi juga advokasi nilai di tengah masyarakat. Ketika Muhammadiyah bicara soal energi bersih, efisiensi, transisi energi, atau pemberdayaan masyarakat, maka itu semua sejatinya bagian dari dakwah bil hal, dakwah yang tidak sekadar menuntun akal, tapi juga menggerakkan amal.

Banyak pihak mulai melihat Muhammadiyah Kaltim bukan hanya organisasi keagamaan, tapi juga mitra berpikir dan berbuat dalam pembangunan daerah. Ini sesuatu yang patut disyukuri, karena menandakan bahwa semangat dakwah kita tidak menyempit, justru semakin luas dan solutif.

Kolaborasi dan Keterbukaan yang Makin Kuat

Satu hal lain yang patut dicatat: selama 2025, kita menyaksikan makin banyak bentuk kolaborasi lintas sektor. Muhammadiyah Kaltim berani membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak pemerintah daerah, lembaga pendidikan, media, bahkan komunitas masyarakat sipil tanpa kehilangan jati diri.

Inklusivitas ini bukan kompromi, tapi strategi dakwah. Di tengah suasana sosial yang sering terbelah dan penuh kecurigaan, Muhammadiyah tetap datang dengan wajah sejuk, membawa narasi rahmatan lil ‘alamin. Dakwah yang merangkul, bukan memukul. Dakwah yang mendidik, bukan menghakimi.

Kita belajar bahwa kekuatan dakwah tidak selalu diukur dari jumlah massa, tapi dari keluasan pengaruh nilai. Dan di titik ini, Muhammadiyah Kaltim menunjukkan langkah maju.

Menjaga Marwah Dakwah yang Mencerahkan

Dalam dunia yang semakin riuh dengan suara-suara provokatif dan ujaran kebencian, dakwah yang tenang, argumentatif, dan beradab menjadi barang langka. Namun alhamdulillah, karakter Muhammadiyah di Kaltim tetap terjaga: tidak mudah terseret arus, tidak ikut menebar panas, dan tidak silau oleh popularitas.

Kita tetap menapaki jalur dakwah pencerahan dakwah yang berangkat dari ilmu, akhlak, dan keikhlasan. Ini warisan besar dari para pendahulu kita, dan patut kita rawat terus, karena di situlah pembeda utama antara dakwah yang berkemajuan dan dakwah yang hanya mencari sensasi.

Catatan Jujur: Pekerjaan Rumah yang Tidak Ringan

Tentu saja, perjalanan 2025 bukan tanpa cela tanpa catatan. Ada sejumlah hal yang perlu kita sadari bersama agar 2026 tidak hanya menjadi pengulangan agenda yang sama.

Pertama, masih terlihat bahwa gerak dakwah kita kerap bergantung pada figur-figur tertentu. Banyak kegiatan besar berjalan karena ada tokoh yang menyalakan semangatnya. Ini baik, namun jika terlalu lama bergantung pada figur, gerakan bisa lelah. Kita perlu membangun sistem dakwah yang kokoh, bukan semata figur dakwah. Regenerasi muballigh dan kader dakwah muda perlu menjadi prioritas nyata.

Kedua, dakwah digital kita belum sepenuhnya hidup. Konten dakwah yang terkelola secara rutin, menarik, dan konsisten masih terbatas. Padahal generasi muda hari ini hidup di ruang digital. Jika Muhammadiyah ingin tetap relevan dan berpengaruh, medan ini tidak boleh diabaikan.

Ketiga, dakwah ekonomi masih menjadi titik lemah. Isu kemandirian umat sering dibicarakan, tetapi belum sepenuhnya hadir dalam praktik yang membumi. Umat membutuhkan contoh nyata bagaimana dakwah mampu membuka akses usaha, kerja, dan kemandirian ekonomi.

Keempat, belum semua PDM dan ortom di Kalimantan Timur bergerak dengan ritme dan energi yang sama. Ada yang sudah melaju cepat, ada pula yang masih berjalan pelan. Padahal kekuatan Muhammadiyah terletak pada jamaah, jaringan, dan sinergi.

Soliditas Pimpinan: Pondasi yang Tidak Boleh Rapuh

Selain aspek program dan kegiatan, ada satu hal mendasar yang tidak boleh luput dari refleksi, yakni soliditas dan kekompakan personalia pimpinan. Kekompakan organisasi bukan hanya soal struktur yang rapi, tetapi terutama soal hati yang menyatu hati yang luas.

Perbedaan pandangan, dinamika internal, dan persoalan-persoalan organisasi adalah hal yang wajar dalam sebuah gerakan besar. Namun semua itu harus dikelola dengan kedewasaan, musyawarah, dan kebesaran jiwa. Setiap persoalan seharusnya dicarikan solusi terbaik, bukan diperbesar, apalagi sampai dibawa ke ranah hukum yang justru menguras energi dan melukai kebersamaan.

Kita perlu selalu menyadari bahwa apa pun yang kita lakukan dalam Persyarikatan ini bukan untuk kepentingan pribadi, bukan untuk gengsi, dan bukan untuk menang sendiri. Semua dijalankan dalam rangka mencari ridha Allah SWT. Ketika niat ini lurus, insyaAllah perbedaan bisa dikelola, ego bisa ditekan, dan persatuan bisa dijaga.

2026: Dari Kegiatan Menuju Gerakan

Tahun 2026 sebaiknya kita jadikan momentum untuk mengubah cara pandang: dari sekadar banyak kegiatan menuju gerakan yang berkelanjutan dan berdampak.

Regenerasi muballigh muda perlu difokuskan, tidak hanya dari sisi kemampuan ceramah, tetapi juga kepekaan sosial, literasi digital, dan keteladanan akhlak. Di tangan merekalah dakwah Muhammadiyah akan menjangkau generasi masa depan.

Selain itu, pengelolaan narasi dakwah digital Muhammadiyah Kaltim perlu ditata lebih serius. Bukan sekadar hadir di media sosial, tetapi membawa pesan Islam berkemajuan dengan bahasa yang cerdas, santun, dan mencerahkan.

Dakwah ekonomi juga perlu diperkuat sebagai bagian dari dakwah pembebasan dan pemberdayaan. Umat yang kuat secara ekonomi akan lebih tenang beribadah dan lebih luas kontribusinya.

Akhirnya, mari tetap Bersyukur, Berbenah, dan Bergerak Bersama

Jika kita jujur, perjalanan dakwah Muhammadiyah Kaltim di tahun 2025 patut kita syukuri. Banyak ikhtiar yang telah dilakukan, banyak langkah baik yang telah ditempuh. Namun bersyukur tidak berarti berhenti, dan berbenah tidak berarti menafikan capaian.

Keduanya harus berjalan beriringan. Karena dakwah adalah perjalanan panjang menuju ridha Allah, bukan perlombaan singkat.

Tahun 2026 adalah saatnya kita memperkuat pondasi, merapatkan barisan, dan menyatukan hati. Dengan niat yang lurus, kerja yang ikhlas, dan kebersamaan yang terjaga, insyaAllah dakwah Muhammadiyah Kaltim akan semakin kokoh, membumi, dan mencerahkan.
Anggana, 31 Desember 2025

  • Penulis: Redaksi Kabarmuh

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS dan PPDK Klaten Gelar Pelatihan Inovasi Konten Digital untuk Pengrajin Disabilitas

    UMS dan PPDK Klaten Gelar Pelatihan Inovasi Konten Digital untuk Pengrajin Disabilitas

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui tim pengabdian masyarakat bekerja sama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK) menyelenggarakan Workshop Pelatihan Inovasi Konten Digital dan Pemasaran yang bertempat di Kantor PPDK Klaten. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan promosi, meningkatkan nilai jual produk batik, serta memperluas akses pemasaran melalui strategi komunikasi visual yang efektif. […]

  • Program Doktor PAI UMS Kukuhkan Lulusan Baru

    Program Doktor PAI UMS Kukuhkan Lulusan Baru

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 110
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) https://www.ums.ac.id/program-studi/doktoral-pendidikan-agama-islam Universitas Muhammadiyah Surakarta https://www.ums.ac.id/ (UMS) mengukuhkan doktor ke-62 usai melewati sidang terbuka promosi doktor. Doktor baru dari PAI UMS adalah Muhammad Arif Wicagsono yang dibimbing oleh Promotor Prof. Dr. Waston , M.Hum., https://www.ums.ac.id/profile/waston dan Ko-Promotor Prof. Andri Nirwana. AN, S.TH, M.Ag, Ph.D https://www.ums.ac.id/profile/andri-nirwana-an . Arif […]

  • Tumbuhkan Kader Digdaya Berjiwa Idelologis, IMM Shabran UMS Adakan Darul Arqom Dasar IMM

    Tumbuhkan Kader Digdaya Berjiwa Idelologis, IMM Shabran UMS Adakan Darul Arqom Dasar IMM

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA — Darul Arqom Dasar (DAD) Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi dibuka di Gedung Tabligh Institute, Muhammadiyah Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti 52 peserta, terdiri dari 48 peserta internal dan 4 peserta eksternal dari PK IMM Abduh Fakultas Agama Islam (FAI) UMS dan PK IMM Misbach. Acara […]

  • Perkuat Komitmen Rumah Sakit Ramah Lingkungan, RS UMS A.R. Fachrudin Ikuti Sosialisasi Persetujuan Lingkungan DLH Surakarta

    Perkuat Komitmen Rumah Sakit Ramah Lingkungan, RS UMS A.R. Fachrudin Ikuti Sosialisasi Persetujuan Lingkungan DLH Surakarta

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Sidiq Pramudito
    • visibility 40
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA– RS UMS A.R. Fachrudin terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi dalam kegiatan Sosialisasi Persetujuan Lingkungan yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta pada Kamis, 22 Oktober 2026, bertempat di Sukoharjo Room, Hotel Sahid Jaya Solo. Kegiatan ini merupakan bagian […]

  • PENARIKAN DA’I MUHAMMADIYAH, LAZISMU KUTIM BERBAGI SEMBAKO UNTUK WARGA DESA TELUK SANGKIMA

    PENARIKAN DA’I MUHAMMADIYAH, LAZISMU KUTIM BERBAGI SEMBAKO UNTUK WARGA DESA TELUK SANGKIMA

    • calendar_month Rabu, 12 Mei 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 814
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Kutai Timur – Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqoh Muhammadiyah (LAZISMU) Kutai Timur melaksanakan kegiatan  berbagi sembako untuk warga Desa Teluk Sangkima dalam rangka “Penarikan  Da’i Muhammadiyah” yang purna tugas. (08/05/2021). Kegiatan berbagi sembako tersebut merupakan salah satu rangkaian dari acara LAZISMU yakni “Penarikan Da’i Muhammadiyah” yang telah selesai masa tugasnya untuk dipulangkan kembali […]

  • Mahasiswa UMS Latih Warga Sentono Kembangkan Nugget Tempe Ayam Sehat Bernilai Jual

    Mahasiswa UMS Latih Warga Sentono Kembangkan Nugget Tempe Ayam Sehat Bernilai Jual

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 83
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan pelatihan pembuatan nugget tempe ayam bagi warga Desa Sentono, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Penguatan Desa Wirausaha Berbasis Komoditas Tempe melalui Digitalisasi, yang didanai Belmawa melalui Program […]

expand_less