Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lonjakan Guru Besar, Diktilitbang PP Muhammadiyah Sebut Bukti Komitmen UMS pada Mutu Pendidikan Tinggi

Lonjakan Guru Besar, Diktilitbang PP Muhammadiyah Sebut Bukti Komitmen UMS pada Mutu Pendidikan Tinggi

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menduduki peringkat pertama dengan guru besar terbanyak di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA). Hal ini disampaikan oleh Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si., selaku Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat pada Sidang Senat Terbuka, bertempat di Edutorium KH. Ahmad Dahlan UMS, Selasa (20/1).

Pada kesempatan kali ini, UMS mengukuhkan lima Guru Besar baru diantaranya: 1. Prof. Dr. Ir. Suranto, S.T., M.M., M.Si., 2. Prof. Ir. Eko Setiawan, S.T., M.T., Ph.D., 3. Prof Heru Supriyono, S.T., M.Sc., Ph.D., 4. Prof. Dr. Umi Budi Rahayu, SST.FT., Ftr., M.Kes., 5. Prof. Andri Nirwana. AN, S.TH., M.Ag., Ph.D.

Bambang menyampaikan rasa bangga kepada guru besar yang dikukuhkan kali ini, 3 darinya lulusan luar negeri. Ia juga mengapresiasi kepakaran riset lima guru besar yang bersifat keilmuan umum yang diintegrasikan dengan nilai-nilai agama.

Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si., Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diklitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah

“Walaupun semua kepakaran guru besar yang dikukuhkan pagi ini bersifat keilmuan umum. Namun, ada korelasi dan integrasi dengan nilai-nilai Islam”, terangnya.

Ia juga menyoroti gagasan riset yang diusung oleh Prof. Andri Nirwana. AN, S.TH., M.Ag., Ph.D., mengintegrasikan Ilmu Tafsir dengan nilai-nilai kebangsaan, hal itu, menurut Bambang menunjukkan bahwa ilmu-ilmu agama relevan dengan nila-nilai kebangsaan.

“Riset Prof Andri menunjukan bahwa ilmu-ilmu agama, khususnya pada ilmu tafsir dapat relevan sesuai dengan perkembangan zaman ”, ungkapnya.

Persyarikatan Muhammadiyah memiliki 167 Perguruan Tinggi, Menurut Bambang dengan mengukuhkan lima guru besar baru menandakan bahwa UMS berupaya untuk terus berkontribusi dalam mencetak guru besar di persyarikatan Muhammadiyah. UMS menduduki peringkat pertama dengan guru besar terbanyak di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah & Aisyiyah.

“Dikukuhkannya lima guru besar pagi ini, menjadikan UMS rangking pertama dengan guru besar terbanyak, disusul Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) juga Universitas Ahmad Dahlan (UAD)”, ujarnya.

Bambang juga menegaskan bahwa riset yang bagus adalah yang dapat membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masyarakat, sehingga dapat mengongkong visi kampus “berdampak pada masyarakat”.

“Riset yang bagus bukan lah yang muluk-muluk, tapi yang sederhana dan mampu membantu UMKM di sekitar kita”, tegasnya. (Affiq/Humas)

Editor: Nurul Ramadhani

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Doktor ke-63 PAI UMS, Ungkap Anomali Retensi Guru di Pesantren

    Doktor ke-63 PAI UMS, Ungkap Anomali Retensi Guru di Pesantren

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 20
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menambah deretan lulusan doktoralnya dengan mengukuhkan Muhammad Nur Latif sebagai doktor ke-63. Ia dinyatakan lulus setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang promosi doktor, sekaligus meraih predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,89. Dalam proses akademiknya, Latif dibimbing oleh Promotor Prof. […]

  • Tim PKM-PM HealSpace UMS Serahkan Keberlanjutan Program Pemberdayaan Disabilitas Mental di Sambi, Boyolali

    Tim PKM-PM HealSpace UMS Serahkan Keberlanjutan Program Pemberdayaan Disabilitas Mental di Sambi, Boyolali

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) HealSpace Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan keberlanjutan program Green Heal Project bagi Komunitas Disabilitas Karya Manunggal di Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan keberlanjutan program bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan mitra komunitas di Kantor Kecamatan Sambi, Jumat (21/8/2026). Kegiatan […]

  • KKN Desa Salam: Pelatihan Pembuatan POC dan Penanaman Bibit Cabai dan Terong

    KKN Desa Salam: Pelatihan Pembuatan POC dan Penanaman Bibit Cabai dan Terong

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 160
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Purworejo – Ilmu pertanian merupakan salah satu aspek pokok yang mesti dikuasai masyarakat, karena pertanian lah yang menunjang kebutuhan ekonomi primer mereka. Indonesia merupakan negara agraris dengan kepulauan terbanyak dan laut yang berlimpah, ini adalah faktor yang menjadikan indonesia memiliki iklim sub tropis dengan curah hujan yang tinggi sehingga tanah Indonesia menjadi subur karena […]

  • Menanti Al-Mahdi: Mengapa Umat Islam Tidak Boleh Menjadi Penonton Zaman?

    Menanti Al-Mahdi: Mengapa Umat Islam Tidak Boleh Menjadi Penonton Zaman?

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Oleh: Najib Maulana Alfikri Dengan melihat rentetan berita akhir-akhir ini, banyak dari kita telah menyaksikan teater tragedi yang diputar berulang-ulang. Jet tempur serta rudal selalu ada di langit malam dan warga sipil serta anak-anak tak berdosa menangis di atas puing-puing peradaban mereka sendiri. Di sisi lain, para pemimpin negara berbalut jas rapi sedang menandatangani kesepakatan […]

  • Muhammadiyah dan NU Dipersoalkan sebagai Civil Islam

    Muhammadiyah dan NU Dipersoalkan sebagai Civil Islam

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah (JIMM) Jakarta menggelar diskusi yang mempertanyakan relevansi Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai civil Islam. Diskusi tersebut diadakan 23 Januari 2026 di Gerak Gerik Coffe & Bookstore, Ciputat, Tangerang Selaatan. Turut diundang sebagai narasumber dalam kegiatan ini Andar Nubowo (Direktur Eksekutif Maarif Institute), Rifma Ghulam (Akademisi UHAMKA) dan […]

  • RAKERDA LLHPB ‘AISYIYAH SUKOHARJO: SATUKAN LANGKAH GERAKAN KETAHANAN KELUARGA TERHADAP PERUBAHAN IKLIM DAN BENCANA

    RAKERDA LLHPB ‘AISYIYAH SUKOHARJO: SATUKAN LANGKAH GERAKAN KETAHANAN KELUARGA TERHADAP PERUBAHAN IKLIM DAN BENCANA

    • calendar_month Rabu, 29 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 249
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Konsolidasikan organisasi dan program kerja, Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Daerah (PD) ‘Aisyiyah selenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dihadiri 41 peserta dari pimpinan LLHPB Pimpinan Daerah dan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) se-Sukoharjo. Pembukaan Rakerda LLHPB yang mengangkat tema ‘Ketahanan Keluarga terhadap Perubahan Iklim dan Bencana untuk Mewujudkan Qoryah Thoyyibah Daerah […]

expand_less