Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rakornas II LDK: Muhammadiyah Perkuat Dakwah Al-Ma’un yang Inklusif dan Membumi

Rakornas II LDK: Muhammadiyah Perkuat Dakwah Al-Ma’un yang Inklusif dan Membumi

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Semarang – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., menegaskan kembali fondasi ideologis Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah dan tajdid yang kokoh sejak berdiri pada 1912.

Menurut Haedar, nilai, orientasi, dan karakter Muhammadiyah hari ini merupakan kelanjutan dari fondasi yang telah dirintis para pendiri. Pernyataan itu disampaikannya saat membuka Rakornas II LDK PP Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus).

“Semua dasar gerakan Muhammadiyah hari ini, fondasinya sudah diletakkan oleh para pendiri. Kita ini sesungguhnya melanjutkan, meneruskan, dan mengembangkan apa yang telah mereka rintis,” jelas Haedar.

Rakornas LDK kali ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi dakwah komunitas secara nasional, tetapi juga menegaskan relevansi dakwah Muhammadiyah di tengah dinamika kebangsaan. Kehadiran sejumlah tokoh lintas latar belakang menunjukkan bahwa dakwah Muhammadiyah tetap mendapat perhatian luas di ruang publik.

Haedar menegaskan bahwa salah satu pilar utama Muhammadiyah adalah spirit Al-Ma’un yang digagas Kiai Ahmad Dahlan. Al-Ma’un, menurutnya, tidak berhenti sebagai teks, melainkan diterjemahkan sebagai praksis sosial yang melintasi batas kelas dan kelompok.

“Al-Ma’un itu inklusif. Bukan teologi untuk satu golongan. Orang miskin membutuhkannya, orang kaya pun memerlukannya. Bahkan mereka yang berada di lapisan atas juga ingin masuk surga,” tegasnya.

Dakwah Al-Ma’un dan Tantangan Segmentasi Baru

Spirit tersebut melahirkan berbagai amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial sebagai ekspresi nyata dakwah yang membumi. Namun demikian, Haedar mengingatkan bahwa tantangan dakwah saat ini semakin kompleks. Masyarakat kian terfragmentasi sehingga pendekatan dakwah tidak lagi bisa bersifat umum.

“Dakwah Muhammadiyah ke depan perlu menyasar segmentasi yang lebih kecil, yang mikro, dengan pendekatan yang semakin khusus,” ujarnya.

Ia menambahkan, dakwah komunitas harus hadir dengan empati dan pemahaman sosial yang mendalam, menyentuh kelompok marjinal sekaligus kalangan atas yang juga memiliki kegelisahan spiritual.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya collaborative government dalam pembangunan daerah. Ia menilai Muhammadiyah, khususnya LDK, memiliki peran strategis dalam pemberdayaan masyarakat hingga ke akar rumput.

“Pembangunan Jawa Tengah tidak cukup hanya terintegrasi dengan pemerintah pusat. Kita membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan organisasi kemasyarakatan yang sudah terbukti bekerja untuk masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, memaparkan bahwa hingga periode 2024–2025, LDK membina 26 segmen dakwah komunitas dengan dukungan 1.594 dai di 933 titik dakwah. Total jamaah yang terlayani mencapai 42.097 orang, termasuk di lebih dari 180 lokasi daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dari Aceh hingga Papua.

Rakornas II LDK PP Muhammadiyah diharapkan menjadi momentum penguatan dakwah komunitas yang lebih terarah, inklusif, dan berdampak luas bagi kehidupan umat dan bangsa. (Najih)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Perkuat Jejaring Riset Asia melalui Pemaparan Konsep Agrowisata Berkelanjutan

    UMS Perkuat Jejaring Riset Asia melalui Pemaparan Konsep Agrowisata Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Gagasan agrowisata berkelanjutan mencuat dalam gelaran Marketing in Asia Group (MAG) Scholar Conference 2025, di Edutorium KH Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (22/11). Konsep ini dikemukakan oleh Wakil Rektor I UMS Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., yang memaparkan hasil risetnya mengenai agrowisata berkelanjutan. Ihwan mengatakan agrowisata berkelanjutan sangat potensial […]

  • KELANA: Ajang Cipta Lagu Anak untuk Perkuat Karakter Bangsa

    KELANA: Ajang Cipta Lagu Anak untuk Perkuat Karakter Bangsa

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 156
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Penguatan Karakter meluncurkan kompetisi “Kreasi Cipta Lagu Anak Nusantara” (KELANA) sebagai langkah untuk memperkuat karakter generasi muda Indonesia lewat lagu anak. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lagu-lagu yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai karakter yang penting bagi perkembangan anak-anak. Mengusung tema “Tujuh Kebiasaan […]

  • Milad ke-109 Aisyiyah: Menanam Pohon, Menanam Harapan untuk Masa Depan Bumi

    Milad ke-109 Aisyiyah: Menanam Pohon, Menanam Harapan untuk Masa Depan Bumi

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, Aisyiyah memilih merayakan Milad ke-109 dengan cara yang berbeda. Tidak hanya melalui refleksi organisasi, tetapi juga dengan menghadirkan aksi nyata yang menghubungkan nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Semangat tersebut diwujudkan melalui peluncuran program “1.000 Cahaya Aisyiyah” dan dukungan terhadap gerakan Sekolah […]

  • Karya Nyata, Dampak Nyata: PPG UMS Gelar Karya Proyek Kepemimpinan

    Karya Nyata, Dampak Nyata: PPG UMS Gelar Karya Proyek Kepemimpinan

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menggelar acara Gelar Karya Proyek Kepemimpinan yang bertempat di Auditorium Mohammad Djazman, Kampus I UMS. Acara ini menjadi ajang puncak dari rangkaian kegiatan proyek kepemimpinan yang dilaksanakan oleh mahasiswa PPG Prajabatan Gelombang 2 Tahun 2024. Kegiatan ini diikuti oleh 272 mahasiswa yang terbagi […]

  • Mahasiswi UMS Raih Penghargaan Pemuda Berprestasi Wonogiri dan Beasiswa

    Mahasiswi UMS Raih Penghargaan Pemuda Berprestasi Wonogiri dan Beasiswa

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Program studi Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), Ajeng Adela Selandani, kembali menorehkan prestasi membanggakan. Mahasiswi asal Wonogiri itu berhasil meraih penghargaan sebagai Pemuda Berprestasi Kabupaten Wonogiri sekaligus menerima beasiswa pendidikan senilai Rp12 juta dari Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Penghargaan diserahkan secara resmi pada Kamis (27/11) lalu dalam sebuah […]

  • Sehari Menjadi Apoteker, Siswa-Siswi SD Muhammadiyah Trayu Belajar Meracik Obat dan Memilih Jajanan Sehat

    Sehari Menjadi Apoteker, Siswa-Siswi SD Muhammadiyah Trayu Belajar Meracik Obat dan Memilih Jajanan Sehat

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Oleh: Ali Muthahari, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam di Universitas Islam Indonesia Suasana berbeda terasa di SD Muhammadiyah Trayu pada Rabu pagi itu. Anak-anak berseragam putih merah tampak antusias memainkan peran baru: bukan lagi sebagai murid, melainkan sebagai seorang apotekar. Mereka belajar meracik obat, mengenali jenis-jenisnya, hingga memilah makanan sehat dan tidak sehat. Kegiatan ini […]

expand_less