Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rakornas II LDK: Muhammadiyah Perkuat Dakwah Al-Ma’un yang Inklusif dan Membumi

Rakornas II LDK: Muhammadiyah Perkuat Dakwah Al-Ma’un yang Inklusif dan Membumi

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 96
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Semarang – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., menegaskan kembali fondasi ideologis Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah dan tajdid yang kokoh sejak berdiri pada 1912.

Menurut Haedar, nilai, orientasi, dan karakter Muhammadiyah hari ini merupakan kelanjutan dari fondasi yang telah dirintis para pendiri. Pernyataan itu disampaikannya saat membuka Rakornas II LDK PP Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus).

“Semua dasar gerakan Muhammadiyah hari ini, fondasinya sudah diletakkan oleh para pendiri. Kita ini sesungguhnya melanjutkan, meneruskan, dan mengembangkan apa yang telah mereka rintis,” jelas Haedar.

Rakornas LDK kali ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi dakwah komunitas secara nasional, tetapi juga menegaskan relevansi dakwah Muhammadiyah di tengah dinamika kebangsaan. Kehadiran sejumlah tokoh lintas latar belakang menunjukkan bahwa dakwah Muhammadiyah tetap mendapat perhatian luas di ruang publik.

Haedar menegaskan bahwa salah satu pilar utama Muhammadiyah adalah spirit Al-Ma’un yang digagas Kiai Ahmad Dahlan. Al-Ma’un, menurutnya, tidak berhenti sebagai teks, melainkan diterjemahkan sebagai praksis sosial yang melintasi batas kelas dan kelompok.

“Al-Ma’un itu inklusif. Bukan teologi untuk satu golongan. Orang miskin membutuhkannya, orang kaya pun memerlukannya. Bahkan mereka yang berada di lapisan atas juga ingin masuk surga,” tegasnya.

Dakwah Al-Ma’un dan Tantangan Segmentasi Baru

Spirit tersebut melahirkan berbagai amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial sebagai ekspresi nyata dakwah yang membumi. Namun demikian, Haedar mengingatkan bahwa tantangan dakwah saat ini semakin kompleks. Masyarakat kian terfragmentasi sehingga pendekatan dakwah tidak lagi bisa bersifat umum.

“Dakwah Muhammadiyah ke depan perlu menyasar segmentasi yang lebih kecil, yang mikro, dengan pendekatan yang semakin khusus,” ujarnya.

Ia menambahkan, dakwah komunitas harus hadir dengan empati dan pemahaman sosial yang mendalam, menyentuh kelompok marjinal sekaligus kalangan atas yang juga memiliki kegelisahan spiritual.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya collaborative government dalam pembangunan daerah. Ia menilai Muhammadiyah, khususnya LDK, memiliki peran strategis dalam pemberdayaan masyarakat hingga ke akar rumput.

“Pembangunan Jawa Tengah tidak cukup hanya terintegrasi dengan pemerintah pusat. Kita membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan organisasi kemasyarakatan yang sudah terbukti bekerja untuk masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, memaparkan bahwa hingga periode 2024–2025, LDK membina 26 segmen dakwah komunitas dengan dukungan 1.594 dai di 933 titik dakwah. Total jamaah yang terlayani mencapai 42.097 orang, termasuk di lebih dari 180 lokasi daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dari Aceh hingga Papua.

Rakornas II LDK PP Muhammadiyah diharapkan menjadi momentum penguatan dakwah komunitas yang lebih terarah, inklusif, dan berdampak luas bagi kehidupan umat dan bangsa. (Najih)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eco-Surya Sukoharjo Dorong Mencipta Karya Kreatif dari Sampah

    Eco-Surya Sukoharjo Dorong Mencipta Karya Kreatif dari Sampah

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 137
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Gedung LKSA Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Grogol menjadi muara berlangsungnya sebuah kegiatan Training Green Craft yang dilakukan oleh Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sukoharjo. Acara ini memiliki tema “Eco-Art: Karya Kreatif untuk Menjaga Bumi”. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program Eco-Surya Sukoharjo, spirit implementasi ikhtiar menyelamatkan […]

  • Pertahankan Tradisi Juara, UMS Kembali Meraih Tiga Penghargaan pada Anugerah Abdidaya Ormawa 2026

    Pertahankan Tradisi Juara, UMS Kembali Meraih Tiga Penghargaan pada Anugerah Abdidaya Ormawa 2026

    • calendar_month 13 jam yang lalu
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 25
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dalam ajang Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 yang diselenggarakan di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar, pada 21–24 Oktober 2026. Dalam masyarakat ajang tersebut, kontingen UMS berhasil meraih tiga penghargaan atas kontribusi mahasiswa dan dosen dalam pengabdian kepada. Tiga penghargaan yang diraih UMS meliputi […]

  • Inspirasi Merah IMM Al-Khawarizmi: Menyalurkan Ilmu, Membangun Generasi Penuh Makna

    Inspirasi Merah IMM Al-Khawarizmi: Menyalurkan Ilmu, Membangun Generasi Penuh Makna

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SIDOARJO – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan (FPIP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo kembali sukses menyelenggarakan program tahunan bertajuk Inspirasi Merah, yang digelar pada 20-22 Juni 2025 di Dusun Kali Alo, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan generasi muda, khususnya mahasiswa, […]

  • Kajian Publik IMM Malang Raya: Memperingati Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Mendorong Perubahan Sosial

    Kajian Publik IMM Malang Raya: Memperingati Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Mendorong Perubahan Sosial

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 175
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Malang – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Malang Raya menyelenggarakan Kajian Publik dalam rangka memperingati Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP) pada Jum’at (29/11/2024) di Kampung Mahasiswa PJE, Malang. Kajian yang mengangkat tema “Mengingat Sejarah, Menggerakkan Aksi: Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan sebagai Momentum Perubahan” tersebut berlangsung dengan mengundang Kepala Prodi Sosiologi […]

  • Perkuat Relevansi Pendidikan, Ilmu Komunikasi UMS Adakan Diskusi Updating Kurikulum dan Visi Keilmuan

    Perkuat Relevansi Pendidikan, Ilmu Komunikasi UMS Adakan Diskusi Updating Kurikulum dan Visi Keilmuan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 99
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan agenda rutin 5 tahunan, yakni pembaharuan Kurikulum dan Visi Keilmuan pada Senin, (15/6/2026) di Hotel Solia Zigna, Laweyan, Surakarta. Evaluasi kurikulum ini dilakukan secara berkala untuk memastikan materi pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan industri modern. Kaprodi Ilmu […]

  • Kreativitas Siswa Kelas 6D SD Muhammadiyah Palur dalam Menciptakan Iklan, Slogan, dan Poster Berbasis Krisis Iklim

    Kreativitas Siswa Kelas 6D SD Muhammadiyah Palur dalam Menciptakan Iklan, Slogan, dan Poster Berbasis Krisis Iklim

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 198
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Kurikulum Merdeka memberi kebebasan kepada peserta didik dan guru untuk mengembangkan kreativitas dalam menghasilkan karya yang diawali dengan pemahaman konsep dan diakhiri dengan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Siswa-siswi kelas 6D SD Muhammadiyah Palur (SDMP) kali ini berkesempatan untuk mengembangkan pemahaman mereka mengenai iklan, slogan, dan poster. Mereka menuangkan ide kreatif pada kertas […]

expand_less