Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rakornas II LDK: Muhammadiyah Perkuat Dakwah Al-Ma’un yang Inklusif dan Membumi

Rakornas II LDK: Muhammadiyah Perkuat Dakwah Al-Ma’un yang Inklusif dan Membumi

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Semarang – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., menegaskan kembali fondasi ideologis Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah dan tajdid yang kokoh sejak berdiri pada 1912.

Menurut Haedar, nilai, orientasi, dan karakter Muhammadiyah hari ini merupakan kelanjutan dari fondasi yang telah dirintis para pendiri. Pernyataan itu disampaikannya saat membuka Rakornas II LDK PP Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus).

“Semua dasar gerakan Muhammadiyah hari ini, fondasinya sudah diletakkan oleh para pendiri. Kita ini sesungguhnya melanjutkan, meneruskan, dan mengembangkan apa yang telah mereka rintis,” jelas Haedar.

Rakornas LDK kali ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi dakwah komunitas secara nasional, tetapi juga menegaskan relevansi dakwah Muhammadiyah di tengah dinamika kebangsaan. Kehadiran sejumlah tokoh lintas latar belakang menunjukkan bahwa dakwah Muhammadiyah tetap mendapat perhatian luas di ruang publik.

Haedar menegaskan bahwa salah satu pilar utama Muhammadiyah adalah spirit Al-Ma’un yang digagas Kiai Ahmad Dahlan. Al-Ma’un, menurutnya, tidak berhenti sebagai teks, melainkan diterjemahkan sebagai praksis sosial yang melintasi batas kelas dan kelompok.

“Al-Ma’un itu inklusif. Bukan teologi untuk satu golongan. Orang miskin membutuhkannya, orang kaya pun memerlukannya. Bahkan mereka yang berada di lapisan atas juga ingin masuk surga,” tegasnya.

Dakwah Al-Ma’un dan Tantangan Segmentasi Baru

Spirit tersebut melahirkan berbagai amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial sebagai ekspresi nyata dakwah yang membumi. Namun demikian, Haedar mengingatkan bahwa tantangan dakwah saat ini semakin kompleks. Masyarakat kian terfragmentasi sehingga pendekatan dakwah tidak lagi bisa bersifat umum.

“Dakwah Muhammadiyah ke depan perlu menyasar segmentasi yang lebih kecil, yang mikro, dengan pendekatan yang semakin khusus,” ujarnya.

Ia menambahkan, dakwah komunitas harus hadir dengan empati dan pemahaman sosial yang mendalam, menyentuh kelompok marjinal sekaligus kalangan atas yang juga memiliki kegelisahan spiritual.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya collaborative government dalam pembangunan daerah. Ia menilai Muhammadiyah, khususnya LDK, memiliki peran strategis dalam pemberdayaan masyarakat hingga ke akar rumput.

“Pembangunan Jawa Tengah tidak cukup hanya terintegrasi dengan pemerintah pusat. Kita membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan organisasi kemasyarakatan yang sudah terbukti bekerja untuk masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, memaparkan bahwa hingga periode 2024–2025, LDK membina 26 segmen dakwah komunitas dengan dukungan 1.594 dai di 933 titik dakwah. Total jamaah yang terlayani mencapai 42.097 orang, termasuk di lebih dari 180 lokasi daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dari Aceh hingga Papua.

Rakornas II LDK PP Muhammadiyah diharapkan menjadi momentum penguatan dakwah komunitas yang lebih terarah, inklusif, dan berdampak luas bagi kehidupan umat dan bangsa. (Najih)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MDMC Lampung Berikan Materi Penanggulangan Bencana pada Mastama Universitas Muhammadiyah Kotabumi

    MDMC Lampung Berikan Materi Penanggulangan Bencana pada Mastama Universitas Muhammadiyah Kotabumi

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 292
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung Utara – MDMC Wilayah Lampung hadir menjadi pemateri dalam kegiatan Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) Tahun Akademik 2024/2025. Materi yang diberikan MDMC Wilayah Lampung dalam kegiatan tersebut mengenai penanggulangan bencana yang dibawakan oleh Widodo Rahayu dan Edy Kurniawan pada Senin, 9 September 2024 di Universitas Muhammadiyah Kotabumi, Jalan Hasan Kepala […]

  • Dosen UMS Perkenalkan BEX-TI, Inovasi Latihan Pencak Silat di Universiti Teknologi Malaysia

    Dosen UMS Perkenalkan BEX-TI, Inovasi Latihan Pencak Silat di Universiti Teknologi Malaysia

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi kerjasama dengan Faculty of Educational Sains and Technology Department Physical Education and Sports Science Universiti Teknologi Malaysia dalam rangka meningkatkan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang olahraga. Dekan Fakulti Sains Pendidikan dan Teknologi UTM Profesor. […]

  • SISTEM BANK DAN SOLUSINYA DALAM BUKU PENDIDIKAN KAUM TERTINDAS

    SISTEM BANK DAN SOLUSINYA DALAM BUKU PENDIDIKAN KAUM TERTINDAS

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 704
    • 0Komentar

    Oleh : Salsabila Rahmadhani Utami (202110230311006) Pendidikan adalah salah satu hal yang penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Pendidikan harusnya menghasilkan individu yang memiliki rasa kemanusiaan, produktif, bertanggung jawab, dan membawa perubahan dalam masyarakat. Pendidikan juga harus membebaskan manusia dari segala ketidaktahuan dan membebaskan diri memberi pendapat. Maka pendidikan yang baik sejatinya membebaskan dari segala rintangan, […]

  • Wamendikdasmen Fajar Berkunjung ke SMA PGRI Plus Mnenalete , SMA Pembuat Mobil Listrik di Timor Tengah Selatan

    Wamendikdasmen Fajar Berkunjung ke SMA PGRI Plus Mnenalete , SMA Pembuat Mobil Listrik di Timor Tengah Selatan

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 196
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kupang  – Setelah pertemuan dengan pemerintah Nusa Tenggara Timur bertajuk “Mendikdasmen Mendengar Cerita Pendidikan di NTT” di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) (5/12/2024), Wamen Dikdasmen Fajar Riza Ul Haq langsung menuju ke SMA PGRI Plus Mnenalete, Timor Tengah Selatan (TTS), dengan menempuh perjalanan kurang lebih tiga jam dari Kota Kupang. Ada yang spesial […]

  • Mahasiswa PAI UMS Raih Dua Penghargaan Internasional di Malaysia, Bawa Inovasi Digital Untuk Bangsa

    Mahasiswa PAI UMS Raih Dua Penghargaan Internasional di Malaysia, Bawa Inovasi Digital Untuk Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.000
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Tanwir Ra’if M.Y. Marengke, kembali mencatatkan prestasi gemilang di panggung internasional. Tanwir, yang juga merupakan mahasantri Pesma International KH Mas Mansur, berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dalam program kepemudaan internasional yang diselenggarakan oleh Indonesian Youth Excursion Network (IYEN). Acara yang berlangsung dari 11 hingga […]

  • UMS Dorong Pemanfaatan GIS untuk Pemetaan Kesehatan Masyarakat

    UMS Dorong Pemanfaatan GIS untuk Pemetaan Kesehatan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebagai upaya mendorong mahasiswa dalam mengembangkan sistem informasi kesehatan berbasis teknologi digital, program studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kuliah umum dan bedah buku yang mengusung tema “Penerapan GIS dalam Bidang Kesehatan Masyarakat” di Gedung Auditorium Mohammad Djazman Kampus I UMS, Rabu (26/11). Ketua Panitia Kuliah Umum, Prof. Dr. Yuli […]

expand_less