Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dari Pendidikan Politik hingga Restorative Justice, Gagasan Doktor UMS Perkuat Demokrasi Indonesia

Dari Pendidikan Politik hingga Restorative Justice, Gagasan Doktor UMS Perkuat Demokrasi Indonesia

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meningkatkan kualitas pendidikan dengan melahirkan doktor-doktor baru melalui Sidang Terbuka Promosi dan Pengukuhan Doktor Program Studi Doktor Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP), yang diselenggarakan di Gedung Auditorium Mohammad Djazman UMS, pada Rabu (28/1). Sidang Terbuka tersebut dipimpin oleh Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum.

Sidang Terbuka Promosi Sudiyo Widodo (kanan) dan Pengukuhan Doktor Mustofa Ali Fahmi (kiri)

Sidang Terbuka Promosi Sudiyo Widodo (kanan) dan Pengukuhan Doktor Mustofa Ali Fahmi (kiri)

Promovendus Sudiyo Widodo, memaparkan hasil disertasi yang berjudul Demokrasi Pancasila Melalui Pendidikan Politik Warga Negara. Penelitian tersebut mengkritisi sistem pendidikan politik di Indonesia yang dinilai belum maksimal (kontemporer) secara pelaksanaan dan implementasi, sehingga kurangnya pemahaman warga negara terhadap politik.

“Dalam realitas kita bisa menemukan berbagai hal, antara lain ada masih banyak warga negara yang belum mulai politik. Selain itu juga demokrasi hanya sebagai sebuah legitimasi transaksional,” paparnya.

Menggunakan pendekatan kuantitatif dalam penelitiannya, Sudiyo menuturkan sebuah negara memiliki kewajiban dalam menjamin akses pendidikan berkualitas terhadap rakyatnya dan partai politik diberikan kewenangan dalam memberikan pendidikan politik warga negara untuk mewujudkan pemerintahan yang bersifat demokrasi.

Dalam disertasinya, dia menawarkan lima konsep pendidikan politik yang dapat diterapkan dalam sistem pendidikan di Indonesia, antara lain adalah Model Pendidikan Politik Berbasis Komunitas, Model Pendidikan Politik Inklusif dan Beragam, Model Pendidikan Politik Berbasis Teknologi dan Digita, Model Pendidikan Politik Terintegrasi dalam Kurikulum, dan Model Pendidikan Politik Berkelanjutan dan Evaluatif.

Melalui pendidikan politik warga negara secara berkelanjutan dan evaluatif, Sudiyo menambahkan dapat memberikan bekal bagi rakyat untuk bertindak berdasarkan pengetahuan dan aktif berpartisipasi dalam pembangunan negara dan bangsa.

“Konsep model pendidikan politik yang tidak hanya tahu tentang politik, tetapi memiliki kompetensi untuk berpartisipasi secara rasional dan tanggung jawab untuk mengevaluasi sistem yang berjalan,” ungkapnya.

Selanjutnya, Mustofa Ali Fahmi, yang dikukuhkan sebagai doktor, mengangkat disertasi Gagasan Model Penyelesaian Tindak Pidana Pemilu Melalui Restorative Justice. Disertasi tersebut, dia memperkenalkan model Restorative Justice dalam menanggulangi permasalahan pelanggaran pemilu.

Model Restorative Justice menekankan perbaikan yang tidak hanya berfokus pada pemidanaan, tetapi juga mengutamakan pemulihan korban dengan melibatkan pelaku, korban dan masyarakat dalam proses penyelesaian masalah.

Mustofa menegaskan, melalui model tersebut pelaku dapat mendapatkan efek jera atas perbuatannya dan mengakui dampak yang ditimbulkan kepada masyarakat luas. Menurutnya, penerapan model tersebut memerlukan program edukasi publik dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Doktor tersebut berharap, pelanggaran pada penyelenggaraan pemilu dapat berkurang di masa depan. “Harapannya, ke depan para terpidana kasus tindak pidana pemilu dapat diminimalkan,” harapnya.

Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., selaku pimpinan sidang pada sesi wawancara menyampaikan harapan atas keberhasilan gelar yang telah diraih oleh para promovendus.

“Jadilah doktor yang mampu memberikan kemanfaatan dan jadilah dokter yang bukan hanya semata-mata pembebasan dari kuliah di kelas, pembebasan dari urusan disertasi. Tolong ditingkatkan menjadi dokter yang humanisasi dan transendensi,” tuturnya.

Selaras dalam transendensi Rektor UMS, Prof. Dr. Absori, S.H., M.Hum., selaku promotor mengungkapkan integrasi antara ilmu hukum dan nilai-nilai transendensi menjadi faktor utama dalam menciptakan sistem hukum yang berkedaulatan.

“Karena itu visi kami di program doktor itu adalah menciptakan doktor yang memang punya wawasan hukum yang berbasis pada transendensi, yaitu pada nilai-nilai spiritual, nilai-nilai kearifan lokal, dan nilai-nilai agama,” ujarnya. (Roselia/Humas)

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Teknik UMS Raih Silver dan Bronze Prize di i-CAPS Competition 2025 Korea Selatan

    Mahasiswa Teknik UMS Raih Silver dan Bronze Prize di i-CAPS Competition 2025 Korea Selatan

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di kancah internasional. Dua mahasiswa Fakultas Teknik UMS berhasil meraih penghargaan dalam ajang International Students Multidisciplinary i-CAPS Competition 2025 yang berlangsung pada 19-22 Agustus 2025 di Howard Johnson Hotel, Incheon, Korea Selatan. Mereka adalah Muh. Adityo Rivalta dari Program Studi Teknik Mesin yang […]

  • Andi dan Balqis Raih Juara 1 Jambore UKS Tingkat SMP dan SMA se Balikpapan

    Andi dan Balqis Raih Juara 1 Jambore UKS Tingkat SMP dan SMA se Balikpapan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 2.036
    • 0Komentar

    Setelah sukses meraih juara 1 lomba kader penyuluhan kesehatan tingkat karang joang, Balqis utusan dari SMP Muhammadiyah 3 Al-Mujahidin, Andi Afifah dan Aini Agispa utusan dari SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin lanjut bertanding di tingkat balikpapan utara yang diselenggarakan di Aula Kantor Kecamatan Balikpapan Utara, sabtu (28/09/2019). Lomba kader penyuluhan kesehatan ini diikuti oleh 8 sekolah antaralain […]

  • Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur HW UMS Jadi Wadah Penguatan Karakter dan Loyalitas Kader

    Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur HW UMS Jadi Wadah Penguatan Karakter dan Loyalitas Kader

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA — Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (HW UMS) sukses menyelenggarakan kegiatan Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur pada tanggal 9–16 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses kaderisasi dalam membentuk pandu Hizbul Wathan yang tangguh, berkarakter, serta memiliki kompetensi kepemimpinan dan kepanduan yang kuat. Mengusung tema “Mengasah Potensi, Mencetak Kader Tangguh […]

  • Dari Pondok untuk Peradaban: Menuju Milad ke-43 Pondok Shabran UMS Satukan Alumni Lintas Generasi

    Dari Pondok untuk Peradaban: Menuju Milad ke-43 Pondok Shabran UMS Satukan Alumni Lintas Generasi

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) akan menyelenggarakan Temu Alumni dan Semarak Milad ke-43 pada Sabtu–Minggu, (10–11/1) mendatang. Rangkaian kegiatan ini bertempat di kompleks Pondok Shabran UMS, Kartasura, Sukoharjo. Kegiatan ini mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi Alumni Lintas Generasi: Upaya Memajukan Kesejahteraan Umat dan Bangsa.” Momentum milad ke-43 ini menjadi […]

  • Ketua Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Ajak IMM Perkuat Tiga Pilar Utama Gerakan

    Ketua Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Ajak IMM Perkuat Tiga Pilar Utama Gerakan

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Ketua Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta, Husen, memberikan pandangannya tentang tantangan yang dihadapi gerakan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) saat ini. Dalam acara Pelatihan Instruktur Madya (PIM) DPD IMM DKI Jakarta pada 1 Mei 2025, Husen mengungkapkan bahwa gerakan IMM harus memperkuat tiga pilar utama, yaitu Gerakan Intelektual, Gerakan Ekonomi, dan Gerakan Politik. […]

  • 1000 Cahaya Muhammadiyah dan LPCRPM Gelar ToT Audit Energi dan Dakwah Ramah Lingkungan

    1000 Cahaya Muhammadiyah dan LPCRPM Gelar ToT Audit Energi dan Dakwah Ramah Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Krisis iklim semakin nyata, sementara kebutuhan energi terus melonjak. Di tengah situasi ini, 1000 Cahaya bersama Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCR PM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengambil langkah strategis dengan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Audit Energi dan Penguatan Dakwah Ramah Lingkungan. Bertempat di SM Tower Malioboro, Senin (19/8), acara ini […]

expand_less