Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KH. Agus Sukaca: Tauhid Adalah Ruh yang Menyatukan Seluruh Gerakan Muhammadiyah

KH. Agus Sukaca: Tauhid Adalah Ruh yang Menyatukan Seluruh Gerakan Muhammadiyah

  • account_circle Redaksi Kabarmuh
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Islam Berkemajuan bukanlah konsep yang terpisah dari tauhid, melainkan cara Muhammadiyah menerjemahkan nilai-nilai tauhid ke dalam gerakan yang mencerahkan, memajukan, dan membawa kemaslahatan bagi umat.”

Samarinda – Di tengah semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi Muhammadiyah memasuki abad kedua, penguatan ideologi gerakan menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Pesan itulah yang mengemuka dalam Pengajian Pimpinan Muhammadiyah Kalimantan Timur yang disampaikan oleh Wakil Ketua PWM Kalimantan Timur, dr. KH. Agus Sukaca, M.Kes., Sabtu (18/7/2026) di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT). Mengangkat tema “Tauhid Sebagai Paradigma Gerakan Muhammadiyah: Membaca Kembali Tauhid al-‘Ulum dalam Perspektif KH Ahmad Dahlan”, ia mengajak seluruh pimpinan Persyarikatan kembali kepada akar yang selama lebih dari satu abad menjadi kekuatan Muhammadiyah, yakni tauhid.

Menurut KH. Agus Sukaca, keberhasilan Muhammadiyah membangun ribuan sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit, panti asuhan, hingga berbagai amal usaha bukanlah semata-mata karena kekuatan organisasi. Seluruh aktivitas itu dipersatukan oleh satu nilai fundamental. “Yang sesungguhnya menyatukan seluruh gerakan Muhammadiyah adalah tauhid. Bukan sekadar tauhid sebagai akidah yang diyakini, tetapi tauhid sebagai cara memandang kehidupan,” tegasnya. Tauhid, lanjutnya, menjadi sumber nilai yang mengarahkan cara berpikir, cara memimpin, cara bekerja, mengembangkan ilmu pengetahuan, hingga melayani masyarakat.

Ia kemudian mengajak peserta membaca kembali sejarah KH. Ahmad Dahlan. Menurutnya, banyak orang mengenang pendiri Muhammadiyah sebagai pembaru pendidikan atau pendiri organisasi besar. Namun sesungguhnya, yang pertama kali dibangun KH. Ahmad Dahlan bukanlah sekolah ataupun organisasi. “Yang pertama kali beliau bangun adalah cara berpikir umat,” ungkapnya. Dari cara berpikir itulah lahir kesadaran bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi harus diwujudkan dalam amal nyata yang membawa perubahan bagi kehidupan.

Karena itu, KH. Agus menegaskan bahwa tauhid tidak boleh berhenti pada pengakuan lisan mengenai keesaan Allah. Tauhid harus melahirkan transformasi sosial. “Keimanan harus melahirkan amal saleh. Ilmu harus melahirkan kemanfaatan. Organisasi harus menjadi sarana menghadirkan rahmat bagi sesama,” ujarnya. Dari fondasi inilah Muhammadiyah lahir sebagai gerakan dakwah yang membangun pendidikan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan masyarakat, hingga berbagai bentuk pelayanan kemanusiaan.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa konsep Tauhid al-‘Ulum bukanlah istilah akademik yang hanya relevan bagi perguruan tinggi Muhammadiyah. Paradigma tersebut merupakan cara pandang bahwa seluruh ilmu berasal dari Allah, dipelajari sebagai amanah dari Allah, dan harus digunakan untuk menghadirkan kemaslahatan sesuai kehendak-Nya. Karena itu, Muhammadiyah tidak mengenal dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Seluruh cabang ilmu memiliki tujuan yang sama, yakni mengabdi kepada Allah melalui pelayanan terbaik kepada manusia.

Dalam pandangan KH. Agus Sukaca, paradigma inilah yang menjadi dasar lahirnya gagasan Islam Berkemajuan. Kemajuan tidak dimaknai sebagai mengejar modernitas semata, melainkan menghadirkan nilai-nilai Islam dalam menjawab tantangan zaman. “Semakin kuat tauhid seseorang, semakin besar dorongannya untuk belajar, bekerja secara profesional, berinovasi, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya. Sebaliknya, kemajuan yang terlepas dari tauhid hanya akan kehilangan arah dan mudah terjebak pada orientasi material semata.

Di hadapan para pimpinan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, KH. Agus juga mengingatkan pentingnya membangun sinergi antaramal usaha Muhammadiyah. Menurutnya, memasuki abad kedua, tantangan umat tidak mungkin diselesaikan secara sektoral. Sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit, majelis, lembaga, Lazismu, organisasi otonom, hingga unit-unit ekonomi harus bergerak dalam satu arah. “Muhammadiyah yang berkemajuan bukan sekadar Muhammadiyah yang memiliki banyak amal usaha, tetapi Muhammadiyah yang mampu menyinergikan seluruh amal usahanya dalam satu paradigma tauhid,” tegasnya.

Menutup paparannya, KH. Agus Sukaca mengajak seluruh pimpinan Persyarikatan melakukan refleksi mendalam. Kesibukan mengurus anggaran, akreditasi, pembangunan fisik, regulasi, maupun target organisasi jangan sampai membuat Muhammadiyah kehilangan ruh perjuangannya. “Kekuatan Muhammadiyah selama lebih dari satu abad bukan terutama terletak pada banyaknya sekolah, rumah sakit, perguruan tinggi ataupun amal usaha yang dimiliki. Akar yang sesungguhnya adalah tauhid,” ujarnya. Selama akar itu tetap kokoh, Muhammadiyah akan terus tumbuh, berbuah, dan memberi manfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.

Bagi Muhammadiyah, tauhid bukan hanya menjadi dasar ibadah personal, tetapi juga paradigma peradaban. Dari tauhid lahir ilmu, dari ilmu lahir amal, dan dari amal lahir kemaslahatan. Karena itu, masa depan Muhammadiyah tidak semata diukur dari bertambahnya gedung, mahasiswa, rumah sakit, atau amal usaha, melainkan dari kemampuannya menjaga tauhid sebagai ruh yang menggerakkan setiap keputusan, kebijakan, dan pengabdian kepada masyarakat. Selama tauhid tetap menjadi kompas gerakan, Muhammadiyah akan terus tampil sebagai Gerakan Islam Berkemajuan yang mencerahkan kehidupan dan membangun peradaban yang berkeadaban.(ay.1)

  • Penulis: Redaksi Kabarmuh

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Dokter Nasional: Dekan FK UMS Ajak Masyarakat Hargai Dedikasi Tenaga Kesehatan

    Hari Dokter Nasional: Dekan FK UMS Ajak Masyarakat Hargai Dedikasi Tenaga Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 122
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Dalam rangka memperingati hari Dokter Nasional 2024, Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes, Sp.D.V.E., Dipl.STD-HIV/AIDS, FINSDV, FAADV, mengajak untuk menghargai dan menghormati pengorbanan jasa dokter di tanah air. “Para teman sejawat dokter maupun rekan tenaga kesehatan lainnya yang saya hormati. Mari kita bersuka cita […]

  • Kokam Dan Khitan Massal Maridan Part 2

    Kokam Dan Khitan Massal Maridan Part 2

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 531
    • 0Komentar

    | Oleh : Fuad | Balikpapan – Satu jam beristirahat, kunyalakan kembali hp dan mengirim pesan WA kepada Hakiem. “Jam piro mangkat,” tulisku menggunakan bahasa jawa. “Ayo ke rumah sudah. Jemputan sudah dekat,” jawabnya. Aku pun bersiap dan berjalan kaki ke rumah Hakiem yang menjadi titik kumpul perjalanan kali ini. Jemputan tiba 10 menit kemudian. […]

  • RAKORSUS LAZISMU PWM KALIMANTAN SELATAN PERTAJAM LINI KELEMBAGAAN

    RAKORSUS LAZISMU PWM KALIMANTAN SELATAN PERTAJAM LINI KELEMBAGAAN

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 146
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banjarbaru – Sebagai Unsur Pembantu Pimpinan (UPP), Lazismu Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan berkewajiban untuk menjalankan Tanfidz Keputusan Musyawarah Wilayah ke-38 Muhammadiyah Kalimantan Selatan Bidang Zakat, Infak, dan Sedekah. Salah satu langkah yang ditempuh untuk menjalankan kewajiban tersebut adalah dengan menggelar Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) dengan mengangkat tema “Kebijakan Internal dan SOP”. Tujuannya […]

  • Ultimate Game Library at Wildsino Casino for Players in Australia

    Ultimate Game Library at Wildsino Casino for Players in Australia

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    I’ve spent countless hours scouring online casino lobbies, and I can truly say the sheer breadth of the game library at Wildsino Casino left me impressed https://wildsino.eu/. As an Australian player, you’re likely tired of joining to sites only to discover the same fifty pokies repackaged under different brands. Wildsino adopts a fundamentally different strategy, […]

  • Play Genuine Money Slots and Experience the Thrill at Astromania Casino for Canada

    Play Genuine Money Slots and Experience the Thrill at Astromania Casino for Canada

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 0
    • 0Komentar

    At astromania casino, we can engage ourselves in the excitement of actual money slots, where each spin offers the opportunity for exciting wins. With a broad range of classic and contemporary slot games, we’ll find something to match our tastes. Curious about how to get started and the attractive bonuses available? Let’s investigate what this […]

  • SUMU Kembali Saladin Camp Bersama Pakar Pembebas Baitul Maqdis

    SUMU Kembali Saladin Camp Bersama Pakar Pembebas Baitul Maqdis

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 174
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) kembali menggelar Saladin Camp bertajuk “Rodmap” Nabawiyah Pembebasan Baitul Maqdis pada 23-29 September 2024 di Asrama Haji Yogyakarta. Acara Saladin Camp ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari pengusaha, akademisi, aktivis yang tersebar di seluruh Indonesia, hingga dari negara luar seperti Malaysia dan Palestina. Ghufron Mustaqim Sekretaris Jenderal […]

expand_less