Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dorong Publikasi di Scopus, MPAI UMS Gelar Workshop Praktis Systematic Literature Review

Dorong Publikasi di Scopus, MPAI UMS Gelar Workshop Praktis Systematic Literature Review

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menyelenggarakan Workshop Praktis Systematic Literature Review pada 24-25 Juli 2026 di Gedung Fakultas Agama Islam UMS.

Mengangkat tema “Dari Literatur Menjadi Naskah”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan riset akademik mahasiswa pascasarjana, khususnya dalam mengolah berbagai sumber ilmiah menjadi draf artikel yang sistematis, kritis, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Ketua Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam UMS, Dr. Muh. Nur Rochim Maksum, S.Pd.I., M.Pd.I., dan mahasiswa Program Doktor Pendidikan Agama Islam UMS, Viky Nur Vambudi, S.Pd., M.Pd.

Ketua Program Studi MPAI UMS, Dr. Muh. Nur Rochim Maksum, menjelaskan bahwa kemampuan mengelola literatur secara sistematis menjadi bagian penting dalam penguatan kualitas penelitian mahasiswa pascasarjana.

“Workshop ini kami rancang untuk memperkuat kemampuan riset mahasiswa pascasarjana, khususnya dalam mengelola literatur ilmiah secara sistematis. Mahasiswa tidak cukup hanya membaca banyak referensi. Mereka harus mampu menyeleksi sumber yang relevan, menemukan kesenjangan penelitian, serta menyusun argumen akademik yang kuat berdasarkan bukti ilmiah,” kata Maksum, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menekankan pemahaman konseptual mengenai Systematic Literature Review atau SLR. Peserta juga diarahkan untuk mengembangkan hasil telaah literatur menjadi draf artikel sesuai dengan topik penelitian masing-masing.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa mahasiswa tidak berhenti pada pemahaman teori tentang SLR. Mereka diarahkan untuk menghasilkan draf artikel yang dapat dikembangkan menjadi naskah publikasi. Pendekatan berbasis luaran ini penting untuk membangun budaya riset yang produktif, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya.

SLR merupakan metode penelitian yang digunakan untuk mengidentifikasi, menyeleksi, mengevaluasi, dan menyintesis hasil-hasil penelitian terdahulu melalui prosedur yang terencana.

Metode tersebut membantu peneliti memetakan perkembangan suatu bidang kajian, membandingkan hasil penelitian, menemukan kecenderungan pembahasan, serta mengidentifikasi persoalan yang masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Berbeda dengan kajian pustaka konvensional, SLR memerlukan proses penelusuran dan pemilihan literatur berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Setiap sumber perlu dianalisis secara sistematis agar hasil kajian memiliki dasar akademik yang jelas dan dapat ditelusuri.

Narasumber lainnya, Viky Nur Vambudi, menjelaskan bahwa salah satu persoalan yang sering dihadapi mahasiswa ialah kesulitan mengelola banyaknya sumber ilmiah yang telah dikumpulkan.

“Dalam praktiknya, banyak mahasiswa telah mengumpulkan berbagai artikel, tetapi masih mengalami kesulitan dalam menentukan sumber yang benar-benar relevan dengan fokus penelitian. Melalui SLR, proses pencarian, penyaringan, dan analisis literatur dilakukan dengan tahapan yang jelas sehingga hasil kajian menjadi lebih terarah dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Viky.

Ia menambahkan, literatur tidak seharusnya hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan teori atau memperbanyak daftar referensi. Peneliti perlu mengolah literatur sebagai sumber data akademik yang dapat menunjukkan pola, perbedaan temuan, dan peluang penelitian baru.

“Literatur harus diolah menjadi data akademik yang dapat menunjukkan pola penelitian, perbedaan hasil, kecenderungan kajian, dan ruang yang masih terbuka untuk diteliti. Dengan cara tersebut, mahasiswa dapat menyusun penelitian yang lebih fokus dan memiliki kontribusi ilmiah yang jelas,” ujarnya.

Selama workshop, mahasiswa pascasarjana diarahkan untuk mengembangkan topik penelitian, menentukan fokus kajian, menyeleksi sumber yang relevan, serta menyusun hasil analisis literatur menjadi kerangka naskah ilmiah.

Draf artikel menjadi hasil utama dari workshop tersebut. Luaran ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi peserta untuk melanjutkan proses penulisan, memperkuat analisis, melakukan penyuntingan, dan mempersiapkan naskah menuju publikasi akademik.

Bagi mahasiswa MPAI, metode SLR dapat diterapkan untuk mengkaji berbagai isu, seperti pengembangan kurikulum, teknologi pembelajaran, pendidikan karakter, kompetensi guru, moderasi beragama, serta transformasi pendidikan Islam.

Kemampuan melakukan kajian literatur secara sistematis juga semakin penting di tengah pertumbuhan publikasi ilmiah yang cepat. Peneliti perlu memiliki kemampuan untuk memilih sumber yang kredibel, menilai kualitas penelitian, serta menyusun sintesis berdasarkan bukti yang tersedia.

Melalui workshop ini, MPAI UMS berupaya memperkuat budaya riset dan penulisan ilmiah di lingkungan pendidikan pascasarjana. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan karya akademik yang relevan dan memiliki peluang untuk dipublikasikan. (Fika/Humas)

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Kualitas Khutbah! PRM Pendoworejo adakan Pelatihan Khatib Jumat

    Tingkatkan Kualitas Khutbah! PRM Pendoworejo adakan Pelatihan Khatib Jumat

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 137
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kulon Progo – Dalam upaya meningkatkan kualitas khutbah Jumat, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pendoworejo menggelar program Pelatihan Khatib Jumat pada Ahad, 26 Mei 2024 di Pondok Pesantren Al Islah. Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh sejumlah peserta yang terdiri dari anggota PRM, utusan dari takmir masjid, serta individu perseorangan dari berbagai […]

  • Milad Ke-109 ‘Aisyiyah Tulungagung: Perkokoh Dakwah Kemanusiaan Wujudkan Perdamaian

    Milad Ke-109 ‘Aisyiyah Tulungagung: Perkokoh Dakwah Kemanusiaan Wujudkan Perdamaian

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 26
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, TULUNGAGUNG – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Tulungagung menggelar acara Refleksi Milad ‘Aisyiyah ke-109 pada Ahad (17/5/2026) di Hall Walidah Tulungagung. Mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, momentum ini menjadi bukti nyata konsistensi gerakan perempuan berkemajuan yakni ‘Aisyiyah dalam menjawab tantangan zaman melalui aksi-aksi sosial yang konkret. Dihadiri oleh seluruh perwakilan Pimpinan Cabang […]

  • IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

    IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Farich Al Mughni, Ketua Bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik Magelang Pikiran ini berangkat atas keresahan penulis, akan tingkah kader IMM yang mulai mempunyai sifat superioritas dan mulai tidak peduli dengan kaum-kaum mustadhafin (kaum yang tertindas) dan juga sikap para kader IMM yang mengenyampingkan humanitas dalam trikoda dan hilang nya Kemasyarakatan pada idalisme […]

  • Hadiri World Physiotherapy Congress, Delegasi UMS Perkuat Jejaring Global

    Hadiri World Physiotherapy Congress, Delegasi UMS Perkuat Jejaring Global

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sejumlah dosen dan mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), terpilih untuk mengikuti World Physiotherapy Congress 2025 di Tokyo, Jepang, 29-31 Mei 2025. Delegasi UMS yang bertolak ke Tokyo, adalah Dr. Umi Budi Rahayu, S.S.T.FT., M.Kes., Taufik Eko Susilo, S.Fis., M.Sc., Tiara Fatmarizka, S.Fis, M.Sc., Dwi Rosella Komala Sari, S.Fis., M.Fis., […]

  • Founder BikersMu Nasional Ajak Kader PDPM Se-Jawa Tengah Perkuat Pergerakan BikersMu di Daerah

    Founder BikersMu Nasional Ajak Kader PDPM Se-Jawa Tengah Perkuat Pergerakan BikersMu di Daerah

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SRAGEN – Sebanyak 50 peserta dari Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) se-Jawa Tengah menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) LSBO Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Tengah yang digelar pada Ahad, 27 Juli 2025, di SD Aisyiyah Gemolong, Sragen. Dalam kesempatan ini, Azhar Labib, S.Pd.I, M.Pd—Founder dan Inisiator BikersMu […]

  • Polusi dan Pertobatan Ekologis: Jalan Sunyi Menuju Pemulihan Spiritual

    Polusi dan Pertobatan Ekologis: Jalan Sunyi Menuju Pemulihan Spiritual

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Oleh: Miqdam Awwali Hashri, S.E., M.Si, LDK PP Muhammadiyah, Mahasiswa Doktoral Pengkajian Islam Sekolah Pascasarjana, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Founder Komunitas Gowes untuk Zakat Dalam pandangan filsuf Islam kontemporer Seyyed Hossein Nasr, krisis lingkungan yang melanda dunia saat ini bukan semata masalah ekologis, melainkan manifestasi dari krisis spiritual. Menurutnya, manusia modern telah kehilangan rasa sakral […]

expand_less