Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Muhammad Farich Al Mughni, Ketua Bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik Magelang

Pikiran ini berangkat atas keresahan penulis, akan tingkah kader IMM yang mulai mempunyai sifat superioritas dan mulai tidak peduli dengan kaum-kaum mustadhafin (kaum yang tertindas) dan juga sikap para kader IMM yang mengenyampingkan humanitas dalam trikoda dan hilang nya Kemasyarakatan pada idalisme kader IMM membuat adanya sebuah batasan antara kader IMM yang notabene nya Mahasiswa Terhadap masyarakat.

 

Hilang nya Kepercayaaan masyarakat Terhadap Mahasiswa yang di anggap pembela masyarakat adalah suatu bukti kecil atas fenomena tersebut. Program kerja yang ber-orientasi humanitas namun bersifat template dan nafas pendek adalah suatu bentuk ketidak-totalan kader IMM dalam mendalami humanisme ataupun Kemasyarakatan, para pimpinan-pimpinan yang bergerak atas kepentingan nya masing-masing adalah salah satu faktor hilang nya Gerakan ke-berpihakan IMM Terhadap masyarakat.

Padahal dalam Buku Genealogi Kaum Merah penggunaan warna merah sebagai identitas IMM adalah suatu tanda bahwasanya IMM berada di pihak kaum Mustadhafin, layaknya sebuah Gerakan Mahasiswa berpihak total pada masyarakat Adalah Dasar utama dari Gerakan tersebut.

Kemudian, Pemahaman kader IMM Terhadap ideologi yang ada pada tubuh IMM yang sampai saat ini hanya dimaknai sebagai sebuah teks belaka adalah faktor lain atas kebingungan kader IMM Terhadap Gerakan ke-berpihakan kepada masyarakat.

Hal seperti diatas tidak akan usai sampai kader IMM paham kenapa IMM didirikan dan bagaimana IMM didirikan, sejarah lahirnya IMM mempunyai peran penting untuk membentuk paradigma kader.

Dalam perkara yang berhubungan kemanusiaan IMM tidak boleh menutup mata dan jangan sampai sekali-kali meninggalkan kemanusiaan, IMM mempunyai epistemologi yang secara khusus menangani tentang kemanusiaan hal tersebut secara jelas tertulis dalam Tujuan, Trilogi dan Trikoda. Sebagai akademisi Islam pula kader IMM tidak pernah diajarkan untuk menjadi seorang yang elitis.

 

IMM KIRI

Golongan kiri biasanya disangkutkan dengan orang-orang yang terafiliasi pada sayap kiri dalam sebuah perpolitikan, mungkin juga akan dilekatkan pada kata-kata Komunis ataupun sosialis, namun lebih jauh lagi kiri atau menjadi kiri adalah tanda bahwa kita berpihak pada klompok marjinal, miskin, buruh, petani sampai orang-orang yang tertindas.

kiri adalah pertanda bahwa kita masih menjadi manusia, yaitu masih peduli dengan urusan sesamanya, tanpa mementingkan keuntungan segelintir orang.

seperti kata Che Guevara “jika engkau merasa geram melihat ketidakadilan maka engkauadalah temanku”, Seperti itulah menjadi kiri berpihak pada yang tertindas.

Dalam trilogi IMM terdapat diksi “Kemasyarakatan” Dalam Trikoda juga terdapat “humanitas” dari hal itu jelas jika IMM sangat menentang penindasan, Pengkurdilan, diskriminasi serta segala ketidakadilan yang ada di dunia ini, dalam paradigma IMM yang didasarkan pada nash-nash islam maka IMM harus lah menolak semua bentuk hirarki dalam kehidupan, dalam berkehidupan di IMM selalu menjunjung tinggi egaliterisme dan kolektif-kolegial dalam berorganisasi.

“berpihak pada rakyat adalah berpihak pada Tuhan”

Adalah kalimat yang penulis temukan dalam buku Genealogi Kaum Merah yang ditulis oleh Makhrus Ahmadi dan Aminuddin Anwar menunjukan bahwa IMM adalah Organisasi yang tidak boleh hilang keberpihakan nya pada Masyarakat, maka atas dasar itu menjadi IMM maka menjadi kiri.

Para penjilat

Pada masa ini dimana politik di negri ini sedang panas-panas nya, para petinggi organisasi mahasiswa bukan menjadi garda terdepan rakyat tetapi malah menjadi kaki tangan para borjuis, rela menjilat demi sebuah jabatan dengan memanfaatkan massa yang banyak dalam organisasinya, banyak sekali pejabat yang mengaku “saya dulu dikader di organisasi itu, organisasi ini, yang merah, yang hijau, yang biru” begitulah katanya ketika ingin dilirik oleh orang yang akan dijilat, ketika sudah menjadi apa yang mereka inginkan apakah mereka peduli dengan rakyat? nyatanya tidak sekalipun mereka peduli terhadap rakyat, keputusan-keputusan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat dalam hal itu mereka malah mendukung total! apakah itu sikap seharusnya seseorang yang tumbuh di sebuah organisasi yang berideologi?

Orang-orang seperti ini yang memanfaatkan organisasi untuk kepentingan nya sendiri harus segera dihilangkan jika ingin organisasi tetap pada jalur ideologi nya.

sekali lagi…

IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT!

Editor: Hammam Alghazy

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buka Rakornas LDK PP, Haedar Nashir Dorong Dakwah Komunitas Muhammadiyah Lebih Mikro dan Kontekstual

    Buka Rakornas LDK PP, Haedar Nashir Dorong Dakwah Komunitas Muhammadiyah Lebih Mikro dan Kontekstual

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SEMARANG — Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi kader dan aktivis Muhammadiyah untuk takut berkompetisi dalam menjalankan amanah organisasi. Menurutnya, kompetisi yang sehat justru menjadi bagian dari dinamika dakwah dan pembaruan Muhammadiyah. Hal itu disampaikan Haedar saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Lembaga […]

  • Bangun Kemandirian Umat, Pondok Shabran UMS Gencarkan Program Santripreneur

    Bangun Kemandirian Umat, Pondok Shabran UMS Gencarkan Program Santripreneur

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Langkah awal membangkitkan ekonomi pesantren, Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Kuliah Umum perdana bertemakan “Santripreneur dan Kemandirian Umat: Membangun Jiwa Wirausaha Berbasis Nilai Keislaman.” Kuliah Umum ini berlangsung pada Sabtu, (29/11) bertempat di Ruang Seminar Gedung Pascasarjana Lt.5 Kampus 2 UMS. Tema ini sejalan dengan Program prioritas kepemimpinan […]

  • Tujuh Kader HW UMS Ikut Tanam 1.000 Pohon untuk Kelestarian Gunung Lawu

    Tujuh Kader HW UMS Ikut Tanam 1.000 Pohon untuk Kelestarian Gunung Lawu

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, NGAWI– Komitmen terhadap pelestarian lingkungan diwujudkan tujuh pimpinan Kafilah Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (HW UMS) melalui kegiatan penanaman 1.000 pohon di kawasan Gunung Lawu via Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Minggu (15/2/2026). Aksi nyata ini menjadi bukti kepedulian generasi muda terhadap masa depan lingkungan. Program yang digagas Lembaga Manajemen Infaq Ngawi ini bertujuan merehabilitasi kawasan […]

  • Meneguhkan Praxis Politik Profetik: PK IMM Ki Bagus Hadikusumo Gelar Madrasah Siyasah untuk Diaspora Kader

    Meneguhkan Praxis Politik Profetik: PK IMM Ki Bagus Hadikusumo Gelar Madrasah Siyasah untuk Diaspora Kader

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 7
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukabumi, 2 Mei 2026 — Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Ki Bagus Hadikusumo Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi sukses menyelenggarakan Madrasah Siyasah Profetik pada 1–2 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di Auditorium UMMI dan Villa Citra Sukabumi. Kegiatan ini mengusung tema “Dialektika Kader IMM: Mengasah Jiwa Organisasi, Menanamkan Nalar Politik Berbasis Nilai Profetik”. […]

  • Peringati Milad ke-104, Aisyiyah Kota Bangun Tebarkan 104 Paket Ifthar Ramadhan

    Peringati Milad ke-104, Aisyiyah Kota Bangun Tebarkan 104 Paket Ifthar Ramadhan

    • calendar_month Senin, 26 Apr 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 815
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Kutai Kartanegara – Peringatan Milad Aisyiyah ke-104 M / 107 H tahun ini bersamaan dengan datangnya bulan suci Ramadhan. Sebagai ajang meraih keberkahan, momentum tersebut tak dilewatkan oleh Pimpinan Cabang Aisyiyah Kota Bangun Kutai Kartanegara. Tepatnya di hari Sabtu (24/04), PCA Kota Bangun menggelar Bakti Sosial (Baksos) berbagi 104 takjil. Kegiatan dimulai pada pukul […]

  • Plateforme Spinstein – Live Games Jackpots and Instant Bonuses in Suisse

    Plateforme Spinstein – Live Games Jackpots and Instant Bonuses in Suisse

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Spinstein Casino s’est établi sur le marché suisse du jeu en ligne https://spin-stein.eu/fr-ch/. Cette site mise avant tout sur le direct et l’immédiat : des jeux en direct avec de vrais croupiers, des jackpots qui grossissent à vue d’œil et des bonus versés sans attente. Nous avons passé son offre au crible. Ce guide détaille […]

expand_less