Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Muhammad Farich Al Mughni, Ketua Bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik Magelang

Pikiran ini berangkat atas keresahan penulis, akan tingkah kader IMM yang mulai mempunyai sifat superioritas dan mulai tidak peduli dengan kaum-kaum mustadhafin (kaum yang tertindas) dan juga sikap para kader IMM yang mengenyampingkan humanitas dalam trikoda dan hilang nya Kemasyarakatan pada idalisme kader IMM membuat adanya sebuah batasan antara kader IMM yang notabene nya Mahasiswa Terhadap masyarakat.

 

Hilang nya Kepercayaaan masyarakat Terhadap Mahasiswa yang di anggap pembela masyarakat adalah suatu bukti kecil atas fenomena tersebut. Program kerja yang ber-orientasi humanitas namun bersifat template dan nafas pendek adalah suatu bentuk ketidak-totalan kader IMM dalam mendalami humanisme ataupun Kemasyarakatan, para pimpinan-pimpinan yang bergerak atas kepentingan nya masing-masing adalah salah satu faktor hilang nya Gerakan ke-berpihakan IMM Terhadap masyarakat.

Padahal dalam Buku Genealogi Kaum Merah penggunaan warna merah sebagai identitas IMM adalah suatu tanda bahwasanya IMM berada di pihak kaum Mustadhafin, layaknya sebuah Gerakan Mahasiswa berpihak total pada masyarakat Adalah Dasar utama dari Gerakan tersebut.

Kemudian, Pemahaman kader IMM Terhadap ideologi yang ada pada tubuh IMM yang sampai saat ini hanya dimaknai sebagai sebuah teks belaka adalah faktor lain atas kebingungan kader IMM Terhadap Gerakan ke-berpihakan kepada masyarakat.

Hal seperti diatas tidak akan usai sampai kader IMM paham kenapa IMM didirikan dan bagaimana IMM didirikan, sejarah lahirnya IMM mempunyai peran penting untuk membentuk paradigma kader.

Dalam perkara yang berhubungan kemanusiaan IMM tidak boleh menutup mata dan jangan sampai sekali-kali meninggalkan kemanusiaan, IMM mempunyai epistemologi yang secara khusus menangani tentang kemanusiaan hal tersebut secara jelas tertulis dalam Tujuan, Trilogi dan Trikoda. Sebagai akademisi Islam pula kader IMM tidak pernah diajarkan untuk menjadi seorang yang elitis.

 

IMM KIRI

Golongan kiri biasanya disangkutkan dengan orang-orang yang terafiliasi pada sayap kiri dalam sebuah perpolitikan, mungkin juga akan dilekatkan pada kata-kata Komunis ataupun sosialis, namun lebih jauh lagi kiri atau menjadi kiri adalah tanda bahwa kita berpihak pada klompok marjinal, miskin, buruh, petani sampai orang-orang yang tertindas.

kiri adalah pertanda bahwa kita masih menjadi manusia, yaitu masih peduli dengan urusan sesamanya, tanpa mementingkan keuntungan segelintir orang.

seperti kata Che Guevara “jika engkau merasa geram melihat ketidakadilan maka engkauadalah temanku”, Seperti itulah menjadi kiri berpihak pada yang tertindas.

Dalam trilogi IMM terdapat diksi “Kemasyarakatan” Dalam Trikoda juga terdapat “humanitas” dari hal itu jelas jika IMM sangat menentang penindasan, Pengkurdilan, diskriminasi serta segala ketidakadilan yang ada di dunia ini, dalam paradigma IMM yang didasarkan pada nash-nash islam maka IMM harus lah menolak semua bentuk hirarki dalam kehidupan, dalam berkehidupan di IMM selalu menjunjung tinggi egaliterisme dan kolektif-kolegial dalam berorganisasi.

“berpihak pada rakyat adalah berpihak pada Tuhan”

Adalah kalimat yang penulis temukan dalam buku Genealogi Kaum Merah yang ditulis oleh Makhrus Ahmadi dan Aminuddin Anwar menunjukan bahwa IMM adalah Organisasi yang tidak boleh hilang keberpihakan nya pada Masyarakat, maka atas dasar itu menjadi IMM maka menjadi kiri.

Para penjilat

Pada masa ini dimana politik di negri ini sedang panas-panas nya, para petinggi organisasi mahasiswa bukan menjadi garda terdepan rakyat tetapi malah menjadi kaki tangan para borjuis, rela menjilat demi sebuah jabatan dengan memanfaatkan massa yang banyak dalam organisasinya, banyak sekali pejabat yang mengaku “saya dulu dikader di organisasi itu, organisasi ini, yang merah, yang hijau, yang biru” begitulah katanya ketika ingin dilirik oleh orang yang akan dijilat, ketika sudah menjadi apa yang mereka inginkan apakah mereka peduli dengan rakyat? nyatanya tidak sekalipun mereka peduli terhadap rakyat, keputusan-keputusan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat dalam hal itu mereka malah mendukung total! apakah itu sikap seharusnya seseorang yang tumbuh di sebuah organisasi yang berideologi?

Orang-orang seperti ini yang memanfaatkan organisasi untuk kepentingan nya sendiri harus segera dihilangkan jika ingin organisasi tetap pada jalur ideologi nya.

sekali lagi…

IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT!

Editor: Hammam Alghazy

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KMM Grogol Rumuskan Strategi Dakwah Menuju Grogol Berkemajuan

    KMM Grogol Rumuskan Strategi Dakwah Menuju Grogol Berkemajuan

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo — Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Grogol menggelar Musyawarah Kerja pada Senin, 12 Mei 2025, bertempat di MTs Muhammadiyah Grogol, Sukoharjo. Acara ini diikuti oleh 25 pengurus KMM Grogol dan mengusung tema “Merencanakan Syi’ar Islam, Menuju Grogol Berkemajuan.” Ketua KMM Grogol, Dr. Abdullah Khair, dalam sambutannya menegaskan pentingnya memperkuat karakter dakwah yang relevan dengan […]

  • MPM PWM Lampung dan Satgaswil Kolaborasi Bersama Yayasan Mangkubumi Adakan Pendampingan Komunitas Khusus

    MPM PWM Lampung dan Satgaswil Kolaborasi Bersama Yayasan Mangkubumi Adakan Pendampingan Komunitas Khusus

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 44
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandar Lampung – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung bersama Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Lampung berkolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Yayasan Mangkubumi Putra Lampung, dalam kegiatan Pendampingan Pemberdayaan Ekonomi dan Kewirausahaan untuk Komunitas Khusus. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 20 Mei 2025 di SMP Muhammadiyah 3 Labuhan Ratu, Bandar Lampung. […]

  • JATAM Lampung Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Bank Mandiri, Dukung Penguatan UMKM Muhammadiyah

    JATAM Lampung Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Bank Mandiri, Dukung Penguatan UMKM Muhammadiyah

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANDAR LAMPUNG – Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Lampung menjalin komunikasi lanjutan dengan Bank Mandiri sebagai tindak lanjut dari pertemuan yang sebelumnya digelar oleh Bank Indonesia Lampung. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Area Manager Bank Mandiri Malahayati, Bandar Lampung, dan membahas peluang kolaborasi strategis dalam penguatan sektor ekonomi rakyat, khususnya bagi pelaku UMKM binaan Muhammadiyah, pada […]

  • Dari MIM Karangtalun Kidul Menatap Dunia: Mahasiswa Asing UMP Inspirasi Belajar Bahasa Inggris

    Dari MIM Karangtalun Kidul Menatap Dunia: Mahasiswa Asing UMP Inspirasi Belajar Bahasa Inggris

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANYUMAS – MI Muhammadiyah Karangtalun Kidul (MAHADIKA) kembali menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Sharing and Motivation: Learning Beyond Borders” pada Selasa (13/1/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB ini menghadirkan dua mahasiswa asing Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) untuk menumbuhkan motivasi belajar Bahasa Inggris dan wawasan global sejak dini. Dua mahasiswa internasional tersebut adalah Muhammad Abo […]

  • Membaca dan Berpikir Luas adalah Kemewahan Sejati Kader

    Membaca dan Berpikir Luas adalah Kemewahan Sejati Kader

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 83
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta — Peluncuran buku Manifestasi Islam Progresif karya Najihus Salam, Ketua Divisi Kajian KM3Nas DPP IMM, yang digelar pada Ahad, 13 April 2025 di Gedung Induk Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menjadi momen penting bagi penguatan tradisi intelektual di lingkungan gerakan mahasiswa. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani […]

  • Forum Geografi UMS Berpredikat Jurnal Q1 Scopus, Satu-Satunya Bidang Geografi di Indonesia

    Forum Geografi UMS Berpredikat Jurnal Q1 Scopus, Satu-Satunya Bidang Geografi di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Jurnal Forum Geografi yang dikelola oleh Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil mencatat prestasi gemilang di kancah internasional. Pada tahun 2023, jurnal tersebut resmi terindeks Scopus, dan pada tahun 2024 memperoleh peringkat Quartile 1 (Q1) berdasarkan Scimago Journal Rank (SJR). Pencapaian ini menjadikan Forum Geografi sebagai satu-satunya jurnal bidang geografi di […]

expand_less