Perkuat Sinergi Gerakan, Sepuluh Pimpinan Komisariat Se-Cabang AK Anshori Resmi Dilantik
- account_circle Adi Kurnia
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 47
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KABARMUH.ID, PURWOKERTO – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) AK Anshori Purwokerto menyelenggarakan Stadium General dan Pelantikan Akbar IMM Se-PC IMM AK Anshori Purwokerto di Auditorium Ukhuwah Islamiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Sabtu (29/08/2026).
Mengusung tema “Konsolidasi Gerakan, Penguatan Intelektual, Meneguhkan Komitmen Menuju Kader IMM Berkemajuan”, kegiatan diawali dengan Stadium General yang menghadirkan Ketua Umum DPD IMM Jawa Tengah, Nia Nur Prasati, sebagai narasumber.
Dalam penyampaiannya, narasumber menyoroti keberagaman budaya yang dimiliki oleh setiap komisariat di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Menurutnya, perbedaan tersebut merupakan bagian yang membentuk identitas dan ciri khas dari masing-masing komisariat.
“Setiap komisariat yang ada di Universitas Muhammadiyah Purwokerto memiliki kultur yang berbeda-beda. Dari perbedaan tersebut kemudian akan lahir identitas dan ciri khas komisariatnya masing-masing,” ujar Nia Nur Prasati.
Ia juga menekankan bahwa setiap komisariat harus memiliki program kerja unggulan yang menjadi ciri dan identitas gerakannya. Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan internal organisasi, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas.
Menurut Nia, perbedaan program kerja antarkomisariat bukan menjadi alasan untuk berjalan sendiri-sendiri. Justru, keberagaman tersebut dapat menjadi modal untuk membangun kerja sama dan menghadirkan gerakan yang lebih luas.
“Program kerja yang ada di komisariat, walaupun berbeda-beda, sudah selayaknya harus berguna bagi masyarakat dan untuk masyarakat,” ujarnya.
Ia mendorong agar hubungan antarkomisariat terus terjalin dengan baik. Kolaborasi dinilai penting agar potensi yang dimiliki oleh masing-masing komisariat dapat disatukan untuk menghasilkan program yang memberikan dampak nyata.
Selain membahas sinergi antarkomisariat, Stadium General juga menjadi ruang penguatan intelektual bagi para pimpinan. Kader IMM didorong untuk membangun tradisi belajar, membaca, berdiskusi, serta memperluas wawasan sebagai bagian dari penguatan fondasi gerakan organisasi.
Setelah Stadium General, kegiatan dilanjutkan dengan Pelantikan Akbar terhadap sepuluh Pimpinan Komisariat (PK) IMM, yaitu PK IMM KIP, PK IMM Buya Hamka, PK IMM Sabilul Hasbi, PK IMM KIK, PK IMM Muhammad Al-Fatih, PK IMM Psikologi, PK IMM Kedokteran, PK IMM Farmasi, PK IMM KOMIKES, dan PK IMM KEB.
Prosesi pelantikan dilakukan secara bertahap pada setiap komisariat. Rangkaian diawali dengan pemanggilan Pimpinan Umum masing-masing komisariat, kemudian dilanjutkan dengan pemanggilan Ketua Bidang dari setiap bidang kepengurusan untuk berdiri di tempat masing-masing.
Pelantikan tersebut menjadi momentum peneguhan amanah bagi para pimpinan yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan dan perjuangan organisasi. Amanah yang diterima tidak hanya menjadi tanggung jawab secara struktural, tetapi juga menjadi komitmen untuk menghadirkan gerakan yang relevan dan berdampak.
Melalui Stadium General dan Pelantikan Akbar, PC IMM AK Anshori Purwokerto berupaya memperkuat konsolidasi dan sinergi antarkomisariat. Dengan karakter dan bidang keilmuan yang beragam, sepuluh komisariat yang telah dilantik diharapkan mampu saling melengkapi serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan Persyarikatan Muhammadiyah.
Penulis: Hamzah (RPK IMM KIP)
- Penulis: Adi Kurnia
Saat ini belum ada komentar