Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Musyawarah Kerja PK IMM Buya Hamka UMP 2026/2027: Rekonstruksi Gerakan Intelektual dan Peluncuran Pena Hamka

Musyawarah Kerja PK IMM Buya Hamka UMP 2026/2027: Rekonstruksi Gerakan Intelektual dan Peluncuran Pena Hamka

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID; PURWOKERTO – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Buya Hamka Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sukses menyelenggarakan Musyawarah Kerja (Musyker) periode 2026/2027 pada Sabtu, 26 September 2026. Mengusung tema “Rekonstruksi Gerakan Intelektual: Dari Pikiran HAMKA untuk Aksi IMM” , forum ini menjadi momentum strategis untuk merumuskan arah gerak organisasi sekaligus meresmikan program literasi digital terbaru: PENA HAMKA.

Musyker kali ini bukan sekadar agenda rutin penyusunan program kerja. Lebih dari itu, forum ini menjadi titik tolak bagi PK IMM Buya Hamka UMP untuk memposisikan diri sebagai katalisator gerakan intelektual di lingkungan kampus dan persyarikatan. Ketua Umum PK IMM Buya Hamka UMP, Tsabit Nur Shofwa, menegaskan bahwa Musyker adalah fondasi penting bagi arah perjuangan satu periode ke depan.

“Musyker ini adalah awal dari langkah strategis kita untuk menentukan arah gerak dan menyatukan langkah kita untuk satu periode ke depan. Lebih dari itu, forum ini juga menjadi momen untuk mengukuhkan eksistensi IMM, menjadikan Komisariat Buya Hamka sebagai katalisator gerakan intelektual dalam mengawal tujuan IMM dan Muhammadiyah,” ujar Tsabit.

PENA HAMKA: Rumah Bersama Kader Intelektual
Salah satu momen krusial dalam Musyker ini adalah peresmian PENA HAMKA, sebuah wadah literasi digital yang diinisiasi oleh Bidang Kaderisasi bersama Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan (RPK) serta Media dan Komunikasi (Medikom). Akun Instagram ini dirancang sebagai kanal publikasi, penalaran, riset, dan penguatan ideologi bagi kader IMM di mana pun berada.

Ketua Bidang Kaderisasi PK IMM Buya Hamka UMP, Ilyas Fachriansyah, yang menjadi penggagas program ini, menyampaikan bahwa PENA HAMKA hadir sebagai ruang kolektif untuk berkarya dan bertukar gagasan.

“PENA HAMKA adalah wadah literasi digital buat kader IMM—tempat kita berkumpul, bertukar gagasan, dan berkarya bersama. Jadi, ini bukan cuma akun biasa. Ini rumah bersama buat kader IMM di mana pun berada,” tutur Ilyas.

Ia menambahkan bahwa melalui platform ini, kader IMM diajak untuk tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga produsen pengetahuan.

“Di PENA HAMKA, kader IMM bisa menuangkan ide, hasil riset, dan pemikiran lewat tulisan, pamflet, infografis, sampai podcast. Kita diajak untuk bukan cuma jadi pembaca, tapi juga jadi penulis; bukan cuma jadi penonton zaman, tapi juga jadi penentu arah zaman,” tegasnya.
Nama PENA HAMKA dipilih sebagai representasi semangat Buya Hamka—ulama, sastrawan, pemikir, dan pejuang yang mampu memadukan intelektualitas, religiusitas, dan humanitas. Pena menjadi simbol produktivitas intelektual kader, sementara HAMKA menjadi teladan dalam berpikir, menulis, dan bergerak.

Harapan untuk Intelektualitas Kader
Ketua Umum PK IMM Buya Hamka UMP, Tsabit Nur Shofwa, yang sekaligus meresmikan program ini, menyampaikan harapannya agar PENA HAMKA menjadi sarana penguatan kapasitas intelektual kader dan pimpinan.

“Harapannya, dengan adanya PENA HAMKA ini menjadi wadah bagi para kader dan pimpinan guna menunjang intelektualitasnya,” ucap Tsabit.

Senada dengan itu, Ilyas Fachriansyah menekankan bahwa tradisi literasi harus menjadi napas gerakan IMM. Dalam pandangannya, tantangan zaman yang semakin kompleks—banjir informasi tanpa literasi kritis, polarisasi politik, hingga dekadensi intelektual—menuntut kader IMM untuk hadir sebagai pembaca realitas yang cerdas dan pengkritik kebijakan yang santun, tanpa kehilangan akar spiritualitas dan komitmen kemanusiaan.

“Gagasan-gagasan besar kader tidak boleh berhenti di ruang diskusi terbatas. Harus ada kanal yang membuat gagasan itu terdokumentasi, terpublikasi, dan tersebar luas. PENA HAMKA hadir untuk menjawab kebutuhan itu,” pungkasnya.

Melalui Musyker ini, PK IMM Buya Hamka UMP menegaskan komitmennya untuk terus menjadi laboratorium gagasan dan panggung intelektual kader IMM—meneruskan semangat Buya Hamka yang menulis dengan iman, berpikir dengan ilmu, dan bergerak dengan hati.

Kotributor: Ilyas Fachriansyah

Editor: Nurul Fahri

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teknik Elektro UMS Terima Bantuan RTU dari PLN untuk Tingkatkan Praktikum Berbasis Digitalisasi

    Teknik Elektro UMS Terima Bantuan RTU dari PLN untuk Tingkatkan Praktikum Berbasis Digitalisasi

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima bantuan perangkat pendukung praktikum dari PLN UP2D Jawa Tengah & DIY sebagai tindak lanjut dari kunjungan Direktur Distribusi PLN yang merupakan alumni Teknik Elektro UMS. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menyelaraskan kompetensi akademik mahasiswa dengan kebutuhan industri ketenagalistrikan masa kini. […]

  • Kyai Irzal: Tolak Ukur Pesantren Muhammadiyah adalah Jawa Tengah

    Kyai Irzal: Tolak Ukur Pesantren Muhammadiyah adalah Jawa Tengah

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 390
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pekalongan – Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah mengadakan Uji Publik di Pesantren IMBS Pekajangan Pekalongan, Sabtu (15/06/2024). Pesantren Muhammadiyah berjumlah 440 di seluruh Indonesia, dari jumah tersebut 45% nya ada di Jawa Tengah. Dalam rangka peningkatan mutu dan kualitas pendidikan dan pengelolaan pesantren, Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) yang mendapatkan […]

  • Pertama di Indonesia, IMM Gelar Konferensi Internasional Bahas Masa Depan Berkelanjutan

    Pertama di Indonesia, IMM Gelar Konferensi Internasional Bahas Masa Depan Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 44
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banyumas — Banyak pihak sering mengidentikkan forum akademik global dengan para profesor dan peneliti senior. Namun, Konferensi Internasional IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Jawa Tengah berhasil mendobrak tradisi tersebut. Mereka sukses menggelar The 2nd International Conference on Sustainability (ICOS) 2026 bersama Indonesia Youth Research Center (IYORC). Mahasiswa Muhammadiyah ini menyelenggarakan kegiatan prestisius tersebut di Universitas […]

  • Seminar Kebangsaan PC IMM Tulungagung: Kuatkan Politik dan Ekonomi, Menuju Indonesia yang Berdaulat

    Seminar Kebangsaan PC IMM Tulungagung: Kuatkan Politik dan Ekonomi, Menuju Indonesia yang Berdaulat

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, TULUNGAGUNG – Senin, 17 November 2025 Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah  (PC IMM) Tulungagung menyelenggarakan Seminar Kebangsaan pada Senin, 17 November 2025 di Lotu’s Garden Tulungagung. Acara ini merupakan kelanjutan dari seremonial Pelantikan PC IMM Tulungagung periode 2025–2026 yang diadakan pada Jum’at, 7 November 2025 di Aula Praja Mukti PEMDA Tulungagung. Bertemakan “Penguatan Politik […]

  • Hisyam dari Sukabumi, Menebar Dakwah di Ibukota Nusantara Kalimantan

    Hisyam dari Sukabumi, Menebar Dakwah di Ibukota Nusantara Kalimantan

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 173
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Sebuah desa kecil bernama Desa Cisarua, Sukabumi, Jawa Barat pada tanggal 17 Desember 1999. Lahirlah seorang anak yang kelak akan menjadi salah satu pejuang dakwah di Ibukota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur. Ia bernama Moch Hisyam Ramadhan. Kini, nama Hisyam tak asing lagi sebagai pendakwah di tanah regional IKN tepatnya mengabdi di Pondok […]

  • Ketua LHKP Muhammadiyah Samarinda: Pemerintah Perlu Lakukan Mitigasi Serius Terkait Banjir dan Longsor di Kaltim

    Ketua LHKP Muhammadiyah Samarinda: Pemerintah Perlu Lakukan Mitigasi Serius Terkait Banjir dan Longsor di Kaltim

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Tingginya curah hujan yang melanda Kalimantan Timur dalam beberapa pekan terakhir tak hanya merendam pemukiman, tetapi juga memicu bencana tanah longsor di sejumlah wilayah. Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Muhammadiyah Kota Samarinda, Anderyan Noor, menyoroti lemahnya mitigasi bencana dan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah menghadapi krisis iklim yang makin nyata. Maka dari […]

expand_less