Siswa MI MULA Ikuti Tes Psikologi Kognitif untuk Mendukung Pembelajaran Matematika
- account_circle Kabar Muhammadiyah
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 36
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KABARMUH.ID, LAMONGAN – Sebanyak 31 siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 09 Labuhan (MI MULA) mengikuti tes working memory dan psikologi kognitif di aula madrasah pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi pengalaman pertama bagi para siswa sekaligus upaya untuk memahami kapasitas ingatan kerja dan kemampuan kognitif mereka sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan pembelajaran.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Anny Setiawati, S.Pd., mahasiswa program magister Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Penelitian ini tidak hanya menjadi bagian dari penyusunan tesis, tetapi juga diarahkan untuk memberikan masukan bagi madrasah dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa, khususnya pada mata pelajaran matematika.
Anny menjelaskan bahwa tes tersebut bertujuan memperoleh data mengenai kapasitas ingatan kerja dan aspek kognitif siswa. Hasilnya diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru dalam menentukan pendekatan pembelajaran yang lebih tepat.
“Hasil tes ini diharapkan dapat menjadi panduan dan saran berharga bagi bapak dan ibu guru di MIM 09 Labuhan dalam merancang serta mengembangkan modul ajar yang lebih ramah, terutama pada mata pelajaran matematika,” ungkap Anny.
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, Anny bekerja sama dengan tiga tenaga dari Lembaga Psikologi Omah Jiwa Mental Health Center Tuban, yakni Anggi Citra Alfiroh, M.Psi., selaku psikolog, serta Siti Lia Munawarah dan Wulan Nufitasari sebagai asisten psikolog.
Keterlibatan tenaga profesional tersebut mendukung pelaksanaan tes agar berlangsung secara terarah dan kondusif. Para siswa mengikuti rangkaian kegiatan dengan pendampingan tim, sehingga proses pemeriksaan dapat berjalan dengan nyaman.
Salah satu peserta, Abdullah Althaf, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia bahkan telah merasa bersemangat sejak mengetahui adanya tes sehari sebelum pelaksanaan.
“Senang sekali, ini pertama kalinya buat saya dan sangat berkesan,” tutur Althaf.
Kepala MI MULA, Ma’in, S.H.I., mengapresiasi inisiatif penelitian tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada Anny beserta tim psikologi yang telah mendampingi para siswa selama kegiatan berlangsung.
Menurut Ma’in, hasil tes diharapkan tidak berhenti sebagai data penelitian, tetapi juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi madrasah dalam memahami kebutuhan belajar siswa. Informasi tersebut selanjutnya dapat dipertimbangkan dalam menyusun program pendidikan yang mendukung perkembangan kemampuan, bakat, dan minat peserta didik.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan sukses. Hasil tes ini akan kami jadikan data autentik untuk benar-benar memahami kemampuan siswa. Ini akan menjadi bahan pertimbangan utama kami dalam merumuskan program tindak lanjut, demi merawat serta mengembangkan bakat dan minat anak-anak di masa mendatang,” tegas Ma’in.
Pelaksanaan tes ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pemahaman terhadap karakteristik belajar siswa. Dalam pembelajaran matematika, informasi mengenai kapasitas ingatan kerja dan aspek kognitif dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Melalui kegiatan tersebut, MI MULA berharap pengembangan pembelajaran dapat dilakukan dengan lebih terarah, dengan mempertimbangkan kemampuan dan kebutuhan masing-masing siswa. Pendekatan ini menegaskan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pemahaman terhadap potensi peserta didik sebagai dasar pendampingan dan pengembangan kemampuan mereka.
Penulis: Marmulik Hidayah
Editor: Irsyad Hakim Affandi
- Penulis: Kabar Muhammadiyah