Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Aktif Organisasi atau Fokus Kuliah? Alumni PAI UMS Kenalkan Strategi Menemukan Keseimbangan

Aktif Organisasi atau Fokus Kuliah? Alumni PAI UMS Kenalkan Strategi Menemukan Keseimbangan

  • account_circle Fika/Humas
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Menjadi mahasiswa tidak hanya tentang mengejar prestasi akademik. Di tengah tuntutan perkuliahan, mahasiswa juga perlu membangun pengalaman, relasi, dan kemampuan berorganisasi sebagai bekal menghadapi kehidupan setelah lulus.

Persoalan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Diskusi Ilmiah Pendidikan Agama Islam (PAI) Internasional Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Kakak Alumni yang digelar Sekretaris Program Studi PAI Internasional pada Senin (27/10/2026) di Penyetan Sawah. Kegiatan yang berlangsung secara luring tersebut diikuti sekitar 48 peserta.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kaprodi PAI UMS Mohammad Zakki Azani, S.Th.I, M.Ed, Ph.D., serta Hamka Al Hakim, alumni PAI UMS dan Master of Islamic Studies Universitas Islam Indonesia, sebagai pembicara.

Sebagai penyelenggara, Sekretaris Prodi PAI Internasional Nurul Latifatul Inayati, S.Pd.I., M.Pd.I., menempatkan kegiatan tersebut sebagai ruang untuk mempertemukan mahasiswa dengan pengalaman dan perspektif alumni. Forum diskusi diharapkan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk merefleksikan kembali cara mereka menjalani kehidupan akademik dan organisasi.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar dari pengalaman alumni, terutama bagaimana menjalani kehidupan akademik sekaligus organisasi secara seimbang. Harapannya, mahasiswa tidak hanya aktif, tetapi juga mampu mengelola setiap aktivitas dengan terukur,” ungkapnya, Rabu (28/10/2026).

Suasana Diskusi Ilmiah PAI Internasional UMS

Dalam sambutannya, Mohammad Zakki Azani menekankan pentingnya ruang dialog antara mahasiswa dan alumni. Pertemuan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi ajang berbagi pengalaman, tetapi juga memberikan perspektif kepada mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan selama masa studi.

“Mahasiswa tidak cukup hanya dibekali dengan kemampuan akademik. Pengalaman, relasi, kemampuan berkomunikasi, dan proses belajar di luar kelas juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan diri menghadapi masa depan,” ujar Kaprodi PAI UMS.

Memasuki sesi utama, Hamka mengangkat tema “Sinergi Akademik & Organisasi: Pendekatan Terukur ala Filosofi Teras.” Ia mengajak mahasiswa melihat aktivitas akademik dan organisasi bukan sebagai dua pilihan yang harus dipertentangkan.

Hamka menyoroti dilema yang kerap dihadapi mahasiswa. Ada mahasiswa yang aktif dalam organisasi tetapi kuliahnya keteteran, IPK terancam, dan waktunya banyak tersita untuk kegiatan organisasi. Di sisi lain, ada mahasiswa yang memiliki IPK aman tetapi minim relasi dan pengalaman organisasi sehingga menghadapi tantangan berbeda setelah lulus.

“Jangan sampai aktif organisasi membuat kuliah keteteran. Sebaliknya, jangan sampai mengejar IPK membuat kita kehilangan relasi dan pengalaman yang justru dibutuhkan setelah lulus,” paparnya.

Untuk menjawab dilema tersebut, Hamka memperkenalkan pendekatan Filosofi Teras, khususnya prinsip untuk membedakan hal-hal yang berada dalam kendali dan di luar kendali.

Berdasarkan materi yang disampaikan, mahasiswa dapat mengendalikan waktu belajar, respons terhadap emosi, serta keputusan dalam menjalankan aktivitas organisasi. Sementara standar dosen, karakter teman, dan dinamika organisasi merupakan hal-hal yang tidak sepenuhnya berada dalam kendali mahasiswa.

“Yang bisa kita kendalikan adalah bagaimana kita mengatur waktu, merespons keadaan, dan menentukan tindakan. Jangan terlalu menghabiskan energi untuk hal-hal yang memang berada di luar kendali kita,” tambahnya.

Hamka kemudian menawarkan sejumlah strategi praktis. Mahasiswa didorong untuk segera menyelesaikan tugas kuliah dan tidak menundanya hingga berdekatan dengan agenda organisasi. Pemanfaatan GenAI juga dapat dilakukan secara bijak untuk membantu tugas kuliah maupun brainstorming ide.

Selain itu, strategi timeboxing menjadi salah satu solusi yang ditawarkan. Mahasiswa juga didorong memiliki batasan dalam aktivitas organisasi dan berani mengatakan “tidak” terhadap rapat yang tidak berkesudahan atau minim substansi.

“Tidak semua rapat harus diikuti, dan tidak semua persoalan organisasi harus kita bawa secara personal. Kita perlu belajar menentukan mana yang penting dan mana yang tidak,” pesan Hamka mengenai pentingnya membangun batasan dalam organisasi.

Dalam materi tersebut, Hamka juga mengajak mahasiswa mengubah cara pandang terhadap dinamika organisasi. Penolakan terhadap ide dalam forum tidak perlu selalu dibawa ke ranah personal. Sebaliknya, organisasi dapat menjadi ruang untuk belajar mengelola konflik, melatih public speaking, bernegosiasi, sekaligus membangun portofolio untuk kehidupan setelah lulus.

Pada akhirnya, Hamka menekankan bahwa keseimbangan antara akademik dan organisasi tidak dapat dicapai secara instan. Diperlukan kebiasaan, pengelolaan waktu, dan konsistensi dalam melakukan perubahan kecil.

“Sinergi tidak terjadi dalam semalam. Konsistensi kecil setiap hari adalah kuncinya,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diajak tidak terjebak pada pilihan antara menjadi “kura-kura” yang aktif organisasi tetapi mengabaikan akademik atau “kupu-kupu” yang fokus pada IPK tetapi minim pengalaman dan relasi. Keduanya dapat berjalan bersama apabila dikelola secara terukur, konsisten, dan dengan memahami hal-hal yang berada dalam kendali diri. (Fika/Humas)

  • Penulis: Fika/Humas
  • Editor: unais

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pererat Silaturahmi, UMS Kunjungi UMC: Dorong Percepatan Guru Besar hingga Perkuat Kebersamaan Lewat Bulutangkis

    Pererat Silaturahmi, UMS Kunjungi UMC: Dorong Percepatan Guru Besar hingga Perkuat Kebersamaan Lewat Bulutangkis

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan kunjungan silaturahmi ke Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) pada Sabtu-Minggu (6-7/6). Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) melalui diskusi akademik, pertukaran gagasan, serta kegiatan kebersamaan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam pertemuan tersebut, Wakil Rektor IV UMS […]

  • LUGAS! PASANGAN CAPRES-CAWAPRES NOMOR URUT 1 JAWAB DIALOG TERBUKA MUHAMMADIYAH DI EDUTORIUM UMS

    LUGAS! PASANGAN CAPRES-CAWAPRES NOMOR URUT 1 JAWAB DIALOG TERBUKA MUHAMMADIYAH DI EDUTORIUM UMS

    • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 472
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan dialog terbuka bagi pasangan capres dan cawapres yang dilaksanakan di tiga tempat berbeda. Pada kesempatan pertama, pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar turut menghadiri kegiatan tersebut. Universitas Muhammadiyah Surakarta terpilih menjadi salah satu tempat pasangan calon berdiskusi dan berdialog bersama para panelis. Kegiatan berlangsung selama […]

  • Ketua dan Wakil Bendahara MPK SDI PP Muhammadiyah Hadiri Ideopolitor Denpasar: Menuju Maju, Unggul, dan Menggembirakan

    Ketua dan Wakil Bendahara MPK SDI PP Muhammadiyah Hadiri Ideopolitor Denpasar: Menuju Maju, Unggul, dan Menggembirakan

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 221
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, Denpasar – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Denpasar adakan Ideopolitor “Ideologi Politik Organisasi” yang mengusung tema “Muhammadiyah Denpasar Menuju Maju, Unggul, dan Menggembirakan”. Kegiatan yang diikuti Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Denpasar, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Denpasar, BPH ortom, majelis, dan lembaga di bawah PDM Kota Denpasar ini diadakan pada Ahad, (28/01/2024) di Hotel Puri […]

  • PPK Ormawa IMM FIK UMS Latih Warga Desa Musuk Olah Alpukat Menjadi Yoghurt

    PPK Ormawa IMM FIK UMS Latih Warga Desa Musuk Olah Alpukat Menjadi Yoghurt

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 106
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui “Pelatihan Pembuatan Produk Turunan Alpukat berupa Yoghurt Alpukat” di Desa Musuk, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas alpukat sekaligus membekali […]

  • IKA PonpesMU Manafiul Ulum Sambi Siapkan Reuni Akbar untuk Seluruh Alumni

    IKA PonpesMU Manafiul Ulum Sambi Siapkan Reuni Akbar untuk Seluruh Alumni

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 76
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sambi (26/03/2025) – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMU) Manafiul Ulum Sambi tengah bersiap menggelar Reuni Akbar yang akan mempertemukan para alumni dari angkatan pertama hingga lulusan tahun 2024. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Ahad, 6 April 2025, bertempat di kompleks PonpesMU Manafiul Ulum, Sambi. Ketua IKA PonpesMU Manafiul Ulum, Joko Priyanto, […]

  • Pengajian PDM Sleman, Kiai Tafsir Bahas Dakwah Lewat Kekuasaan itu Penting!

    Pengajian PDM Sleman, Kiai Tafsir Bahas Dakwah Lewat Kekuasaan itu Penting!

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 303
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sleman – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman Gelar Pengajian Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman Bertempat di Aula Lantai 3 Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman pada Ahad 25 Agustus 2024. Pengajian Pimpinan kali ini dihadiri oleh PDM, Pimpinan Daerah Aisyiyah, Pimpinan Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah baik tingkat Daerah, Cabang serta Ortom, kegiatan ini diikuti dengan sangat […]

expand_less