Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MTQ Tingkat Universitas Kembali Digelar, Peserta Meningkat Signifikan hingga 440 Mahasiswa

MTQ Tingkat Universitas Kembali Digelar, Peserta Meningkat Signifikan hingga 440 Mahasiswa

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali digelar dengan semangat yang terus menyala dari tahun ke tahun. Tahun ini, jumlah peserta melonjak signifikan menjadi 440 mahasiswa, meningkat drastis dari 299 peserta pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini dinilai sebagai indikator positif atas meningkatnya minat mahasiswa dalam menekuni Al-Qur’an.

Kepala Bagian Kaderisasi dan Dakwah UMS, Dr. Mahasri Shobahiya, M.Ag., menegaskan bahwa MTQ tingkat universitas telah menjadi agenda rutin tahunan, terlepas dari ada tidaknya penyelenggaraan MTQ Mahasiswa Nasional (MTQMN). Pada tahun ini tema yang diangkat yakni “Aktualisasi Nilai-Nilai Qur’ani untuk Meningkatkan Martabat Generasi Emas”

“Dengan penyelenggaraan MTQ tiap tahun, kami berharap semangat mahasiswa untuk menekuni Al-Qur’an semakin meningkat. Dan alhamdulillah, itu terlihat dari bertambahnya peserta setiap tahunnya,” ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan seleksi MTQ tingkat universitas, Selasa (9/7) di Gedung Induk Siti Walidah.

Mahasri menambahkan, beberapa cabang lomba yang sebelumnya minim peminat, kini menunjukkan peningkatan jumlah peserta. Salah satunya adalah cabang Desain Aplikasi Komputer Al-Qur’an, yang diikuti oleh lima tim.

“Cabang itu sempat langka, tetapi tahun ini alhamdulillah banyak peminat. Mereka harus menyiapkan proposal terlebih dahulu, lalu jika lolos, lanjut menyiapkan aplikasinya. Ini menunjukkan minat dan kesiapan mahasiswa semakin matang,” jelasnya.

MTQ tingkat universitas tahun ini digelar lebih awal dari jadwal semula, yakni dimajukan menjadi tanggal 9 Juli untuk menyesuaikan dengan pendaftaran MTQMN yang ditutup pada 12 Juli.

“Kegiatan ini tidak hanya seleksi, tapi juga upaya pembinaan. Nantinya, para juara akan kami dampingi untuk pembekalan menuju MTQMN agar lebih siap secara teknis maupun mental,” tambah Mahasri.

Sementara itu, Kabiro Kemahasiswaan UMS, Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., turut mengapresiasi antusiasme mahasiswa dan menyebut peningkatan jumlah peserta sebagai bentuk kepercayaan masyarakat terhadap UMS.

“Tahun ini, pendaftar MTQ meningkat dari 299 menjadi 440. Ini luar biasa. Tentu kepercayaan ini harus kita buktikan dengan prestasi yang membanggakan,” ujarnya saat membuka acara seleksi.

Ia juga menegaskan komitmen universitas dalam memfasilitasi potensi mahasiswa, khususnya dalam bidang keislaman dan kemahasiswaan.

“UMS adalah kampus Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Maka dari itu, MTQ ini adalah bagian penting dari pembinaan karakter mahasiswa. Harapannya, wakil-wakil dari UMS nantinya mampu membawa nama harum di tingkat nasional, khususnya di MTQ Mahasiswa Nasional 2025,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan permohonan maaf bila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan dan fasilitasi kegiatan, serta mengajak seluruh civitas academica untuk terus mendoakan dan mendukung langkah mahasiswa menuju prestasi terbaik.

Kegiatan seleksi MTQ tingkat universitas ini melombakan 10 cabang, termasuk di antaranya Tilawah, Hifzh Al-Qur’an, Tafsir, Karya Tulis Ilmiah Qur’ani, hingga Desain Aplikasi Al-Qur’an. Para peserta terbaik akan dibina lebih lanjut sebagai delegasi UMS untuk mengikuti MTQ Mahasiswa Nasional 2025 yang akan digelar di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, pada tanggal 6-9 Oktober 2025. (Fika/Humas)

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sorotan Intelektual: Launching Nalar Futurology Maroon Iringi Pelantikan IMM Shabran UMS dan IMM Abduh FAI UMS

    Sorotan Intelektual: Launching Nalar Futurology Maroon Iringi Pelantikan IMM Shabran UMS dan IMM Abduh FAI UMS

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Pelantikan Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan IMM Muhammad Abduh Fakultas Agama Islam (FAI) UMS berlangsung khidmat di Auditorium Moh. Djazman UMS, Senin (16/2).  Momentum ini sekaligus dirangkaikan dengan launching buku Nalar Futurology Maroon, karya intelektual kolektif kader IMM Shabran yang menghadirkan refleksi pemikiran kritis tentang […]

  • Belasan Tahun Berjalan, Pengajian Bulanan Muhammadiyah Kukar Terus Konsisten

    Belasan Tahun Berjalan, Pengajian Bulanan Muhammadiyah Kukar Terus Konsisten

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Pengajian Bulanan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Kabupaten Kutai Kartanegara kembali digelar sebagai bagian dari agenda rutin PDM Kukar dalam pembinaan umat. Kegiatan yang berlangsung Ahad, 1 Februari 2026, di PCM Muara Badak ini menegaskan konsistensi Persyarikatan dalam menjaga tradisi dakwah kolektif. Pengajian bulanan tersebut dilaksanakan secara bergilir di 14 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kukar. Setiap bulan, […]

  • FAI UMS Dorong Perspektif Global Mahasiswa melalui Sharing Session bersama Mahasiswa IIUM

    FAI UMS Dorong Perspektif Global Mahasiswa melalui Sharing Session bersama Mahasiswa IIUM

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KABARMUH.DI, SURAKARTA – Mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperoleh wawasan mengenai peluang studi lanjut, beasiswa, serta kehidupan mahasiswa di Malaysia melalui kegiatan sharing session dalam rangkaian Student Mobility 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di International Islamic University Malaysia (IIUM), Kuala Lumpur. Sharing session menghadirkan tiga pembicara dari lingkungan IIUM yang memiliki pengalaman […]

  • Bincang Sehat RSM Kalikapas: Cegah Narkoba Pada Materi Fortasi SMA Muhammadiyah 1 Lamongan

    Bincang Sehat RSM Kalikapas: Cegah Narkoba Pada Materi Fortasi SMA Muhammadiyah 1 Lamongan

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lamongan – Fortasi (Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa) tahun 2025 secara resmi dimulai di SMK Muhammadiyah 1 Lamongan pada Kamis, (17/7) acara ini bertempat di Aula Sekolah SMK. Hari Ketiga Fortasi diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh peserta didik baru yang jumlahnya mencapai ratusan siswa dari berbagai jurusan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian […]

  • Hisyam dari Sukabumi, Menebar Dakwah di Ibukota Nusantara Kalimantan

    Hisyam dari Sukabumi, Menebar Dakwah di Ibukota Nusantara Kalimantan

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 151
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Sebuah desa kecil bernama Desa Cisarua, Sukabumi, Jawa Barat pada tanggal 17 Desember 1999. Lahirlah seorang anak yang kelak akan menjadi salah satu pejuang dakwah di Ibukota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur. Ia bernama Moch Hisyam Ramadhan. Kini, nama Hisyam tak asing lagi sebagai pendakwah di tanah regional IKN tepatnya mengabdi di Pondok […]

  • Ketua PWM Jateng Tegaskan Perbedaan Syariah dan Fikih dalam Manhaj Tarjih Muhammadiyah

    Ketua PWM Jateng Tegaskan Perbedaan Syariah dan Fikih dalam Manhaj Tarjih Muhammadiyah

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KLATEN – Materi Fiqih Prioritas dari ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Dr. H. Tafsir, M.Ag., dalam rangkaian Darul Arqam Pimpinan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan pentingnya memahami perbedaan antara syariah dan fikih sebagai dasar pengambilan sikap keagamaan dan keputusan Persyarikatan. Pemahaman ini dinilai krusial dalam menjaga nalar Islam berkemajuan di tengah dinamika […]

expand_less