Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jateng » Mahasiswa UMS Kembangkan “REVIVEE”, Platform Ekonomi Sirkular Berbasis AI dan Blockchain untuk Kurangi Limbah Pangan

Mahasiswa UMS Kembangkan “REVIVEE”, Platform Ekonomi Sirkular Berbasis AI dan Blockchain untuk Kurangi Limbah Pangan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Limbah pangan dan sampah organik maupun anorganik yang terus meningkat menjadi tantangan bagi ketahanan pangan, lingkungan, dan perekonomian. Melihat persoalan tersebut, Tim Dahlan Muda Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mengembangkan REVIVEE, platform digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan blockchain untuk mengintegrasikan distribusi makanan surplus dengan pengelolaan limbah.

Inovasi ini dirancang untuk menghubungkan industri hotel, restoran, dan kafe (HOREKA) dengan konsumen serta mitra pengolah limbah. Melalui pendekatan ekonomi sirkular, REVIVEE berupaya mengubah limbah yang sebelumnya tidak termanfaatkan menjadi sumber nilai ekonomi.

Tim pengembang REVIVEE terdiri atas Bintang Permana sebagai ketua tim, bersama Dandi Bagus Nur Afiyanto, Elgiva Rasyad Aditya Putra, dan Mukhamad Nafis Arjunnajah, dengan bimbingan Liana Mangifera, S.E., M.M., CFRM. Bintang Permana melihat Solo Raya sebagai wilayah potensial untuk mengembangkan solusi tersebut, mengingat kawasan ini memiliki lebih dari 6.000 pelaku industri HOREKA.

“Persoalan yang ingin kami selesaikan bukan hanya mengenai makanan berlebih yang masih layak konsumsi, tetapi juga limbah organik dan anorganik yang belum dikelola secara optimal. REVIVEE hadir untuk mempertemukan penghasil limbah dengan pihak yang membutuhkan bahan baku tersebut,” ujarnya, Selasa (3/11/2026).

Melalui REVIVEE, tim menghadirkan dua skema operasional. Pertama, Business to Consumer (B2C) yang mendistribusikan makanan surplus dari industri HOREKA kepada masyarakat, khususnya mahasiswa dan karyawan muda, dengan harga lebih terjangkau.

Kedua, Business to Business (B2B) yang menghubungkan pelaku HOREKA dengan mitra pengolah, seperti peternak maggot Black Soldier Fly (BSF), peternakan unggas, produsen pupuk organik, dan kelompok tani. Dengan demikian, limbah yang telah dipilah dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan maupun pupuk.

“Keunggulan REVIVEE terletak pada integrasi teknologi AI dan blockchain. AI Matching Engine dirancang untuk mencocokkan penghasil limbah dengan penerima berdasarkan jenis limbah, lokasi, kapasitas, dan waktu. Sementara itu, blockchain digunakan untuk mencatat transaksi agar lebih transparan dan dapat ditelusuri,” paparnya.

Selain itu, REVIVEE menghadirkan Sustainability Analytics Dashboard untuk membantu mitra HOREKA dan pemerintah memantau jumlah makanan yang diselamatkan, volume limbah yang terolah, serta estimasi pengurangan emisi gas rumah kaca.

Dandi Bagus Nur Afiyanto mengungkapkan bahwa berdasarkan survei terhadap 69 responden di Solo Raya, sebanyak 93 persen konsumen tertarik membeli makanan surplus dengan harga terjangkau. Selain itu, 60 persen pelaku HOREKA menghadapi permasalahan surplus makanan setiap hari dan seluruh responden pelaku HOREKA membutuhkan laporan lingkungan secara otomatis.

“Bagi industri HOREKA, REVIVEE menawarkan solusi pengelolaan limbah dari hulu hingga hilir. Makanan yang masih layak konsumsi dapat didistribusikan kembali kepada masyarakat, sedangkan limbah yang tidak dapat dikonsumsi diarahkan kepada mitra pengolah. Proses ini juga didukung layanan penjemputan dengan target waktu kurang dari 24 jam,” ungkapnya.

Strategi pemasaran dikembangkan melalui pendekatan digital dengan menyasar pelaku industri dan generasi muda. REVIVEE juga menghadirkan fitur Gamification & Community melalui sistem poin, badge, voucher, dan forum edukasi untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam ekonomi sirkular.

“Dari sisi kelayakan usaha, kami memproyeksikan kebutuhan modal awal sebesar Rp25 juta. Pendanaan direncanakan berasal dari dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan sebesar Rp15 juta dan kontribusi modal empat anggota tim sebesar Rp10 juta,” tambahnya.

Elgiva Rasyad Aditya Putra menyampaikan bahwa REVIVEE menargetkan 3.150 transaksi per bulan atau sekitar 105 transaksi per hari. Dengan proyeksi pendapatan Rp31.648.500 dan beban operasional Rp26 juta per bulan, bisnis ini diperkirakan menghasilkan laba bersih sebesar Rp5.648.500.

“Berdasarkan perhitungan kelayakan bisnis, REVIVEE memiliki proyeksi Return on Investment (ROI) tahunan sebesar 271,13 persen, dengan periode pengembalian modal (Payback Period) sekitar 4,43 bulan atau 133 hari. Sementara itu, titik impas (Break Even Point/BEP) diproyeksikan tercapai pada 2.588 transaksi per bulan,” jelasnya.

Ke depan, REVIVEE menargetkan pengembangan ekosistem ekonomi sirkular dari Solo Raya menuju Semarang dan Yogyakarta, kemudian diperluas ke seluruh wilayah Jawa Tengah hingga menjajaki pasar Jawa Timur. Pada tahun pertama, tim menargetkan 50 mitra HOREKA dan 100 penerima, kemudian meningkat menjadi 200 mitra HOREKA dan 500 penerima pada tahun kedua.

Melalui target 3.150 transaksi setiap bulan, REVIVEE juga memproyeksikan pengurangan limbah hingga 31,5 ton per bulan atau sekitar 378 ton per tahun. Inovasi ini diharapkan dapat mengurangi dampak lingkungan, meningkatkan akses pangan terjangkau, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Melalui REVIVEE, Tim Dahlan Muda UMS membawa pesan bahwa limbah bukan semata-mata persoalan lingkungan, melainkan juga peluang untuk menciptakan nilai ekonomi baru. Pemanfaatan teknologi AI dan blockchain, disertai kolaborasi lintas sektor, menjadi upaya untuk mewujudkan ekosistem ekonomi sirkular yang lebih berkelanjutan. (Fika/Humas)

Editor: Gissya Titania

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah
  • Editor: Gissya Titania

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi PPTQ Shirathun Najah dan Imam Syuhodo Full day School Sukses menggelar kegiatan Berbagi daging Qurban “ZERO PLASTIK”

    Kolaborasi PPTQ Shirathun Najah dan Imam Syuhodo Full day School Sukses menggelar kegiatan Berbagi daging Qurban “ZERO PLASTIK”

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Polokarto – Miri, Jum’at, 6 Juni 2025 Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an (PPTQ) Shirathun Najah Muhammadiyah Ranting Miri menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar desa Bulu, Polokarto, Sukoharjo.  Dengan mengadakan kegiatan Berbagi daging Qurban tanpa menggunakan Plastik ( Zero Plastik ), kegiatan berbagi daging kurban pada Hari Raya Idul Adha 1446 H. dengan membawa […]

  • Suli Da’im Resmi Membuka Surya Mart Cabang Kedua

    Suli Da’im Resmi Membuka Surya Mart Cabang Kedua

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 137
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ponorogo – Grand Opening Surya Mart Sulda cabang kedua yang berada di Proliman dihadiri oleh 100 lebih tamu undangan, meliputi tokoh Muhammadiyah Ponorogo, tokoh masyarakat, dan masyarakat sekitar. Grand Opening Surya mart diresmikan oleh Dr Syafruddin MA, ketua Muhammadiyah Ponorogo pada Jum’at (24/01/25). Surya Mart sebagai unit usaha yang merupakan perpaduan toko modern dan […]

  • SMP Muhammadiyah Purwojati Raih Juara Umum OSM Banyumas 2025

    SMP Muhammadiyah Purwojati Raih Juara Umum OSM Banyumas 2025

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Cilongok, Banyumas – Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Banyumas menyelenggarakan Penyerahan Medali Olimpiade Sekolah Muhammadiyah (OSM) 2025 bertempat di Pondok Pesantren Modern Zam Zam, Cilongok ini menjadi puncak apresiasi bagi peserta didik berprestasi dari berbagai sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Banyumas, Jum’at, (12/12/2025). OSM 2025 sendiri telah dilaksanakan secara daring pada 29–30 Oktober 2025 dan diikuti […]

  • Wamen Fajar Riza Ul Haq Sebut Pondok Shabran UMS Wadah Tempa Pemimpin Bangsa

    Wamen Fajar Riza Ul Haq Sebut Pondok Shabran UMS Wadah Tempa Pemimpin Bangsa

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 104
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Talkshow dan Ramah Tamah dalam kegiatan Semarak Milad ke-43 Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS. Bertempat di Lapangan Pondok Hajjah Nuriah Shabran UMS pada Sabtu, (10/1). Talkshow kali ini, dihadiri oleh narasumber Fajar Riza Ul Haq, S.Hi., M.A., selaku Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan […]

  • SUMU Bekasi Raya Dorong Pelaku Usaha Perkuat Jejaring Lokal dan Tembus Pasar Global

    SUMU Bekasi Raya Dorong Pelaku Usaha Perkuat Jejaring Lokal dan Tembus Pasar Global

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 135
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BEKASI – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Bekasi Raya mendorong pelaku usaha untuk tidak hanya memperkuat bisnis di tingkat lokal, tetapi juga mulai membangun strategi untuk menembus pasar global melalui pemanfaatan teknologi digital dan penguatan kolaborasi. Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Sharing Bisnis SUMU Bekasi Raya bertajuk “Menguatkan Jejaring Lokal, Mengakselerasi Pasar Global” yang digelar […]

  • Transformasi Pembelajaran: Pelatihan Deep Learning untuk Guru ISMUBA di Sekolah Muhammadiyah Surakarta

    Transformasi Pembelajaran: Pelatihan Deep Learning untuk Guru ISMUBA di Sekolah Muhammadiyah Surakarta

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KABARMUH,ID, SURAKARTA –14 Desember 2025 – Dalam rangka mendukung pengembangan kompetensi guru di bidang teknologi, Majelis Dikdasmen Kota Surakarta bekerja sama dengan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan deep learning untuk guru ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab) di SMK Muhammadiyah 4 Surakarta. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru […]

expand_less