Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Instruktur Menyenangkan, Perkaderan Menggembirakan

Instruktur Menyenangkan, Perkaderan Menggembirakan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 2 Nov 2023
  • visibility 1.548
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Ulinnuha Ardhaniswari*

Perkaderan merupakan suatu hal yang tidak luput dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), bahkan tidak bisa dilepaskan ketika kita ber-IMM atau masuk ke dunia IMM. IMM sendiri adalah organisasi mahasiswa islam yang menaungi di dalam tiga ranah gerak atau yang biasa disebut dengan ‘Trilogi IMM’. Trilogi IMM adalah keagamaan, kemahasiswaan, dan kemasyarakatan seperti yang tertuang dalam identitas IMM dan nilai dasar ikatan.

Namun, hakikatnya IMM tidak akan dapat menjalankan ketiga ranah gerak tersebut apabila tidak terdapat sumber daya untuk melakukan pergerakan, seperti subjek, objek, landasan, dan sistem didalamnya. Maka atas dasar itu, DPP IMM menerbitkan buku sistem perkaderan IMM (SPI) guna menjadi dasar berlangsungnya perkaderan ikatan yang akan menyalakan api estafet pergerakan IMM pada tiga ranah geraknya.

Perkaderan ialah proses pembelajaran terus menerus kader ikatan untuk membentuk sumber daya ikatan yang memadai dalam hal ideologis maupun kesiapan diri untuk regenerasi kepemimpinan IMM dalam tingkatannya masing-masing, yang mana perkaderan IMM dalam SPI disebutkan bahwa perkaderan diarahkan pada upaya transformasi ideologis dalam bentuk pembinaan dan pengembangan kader, baik kerangka ideologis maupun teknik manajerial. Dimana sejatinya perkaderan adalah hal yang dapat dilakukan oleh pelaku perkaderan ikatan atau yang biasa disebut sebagai instruktur.

Pemaknaan dan Peran Instruktur

Instruktur adalah salah satu bagian dari instrumen pendukung perkaderan. Dimana pemaknaan umum mengenai instruktur adalah orang yang dapat membimbing, mengajar, melatih, membangun, bahkan mendesain suatu objek yang dituju. Namun, dalam SPI dijelaskan bahwa instruktur dalam IMM adalah kader IMM pilihan yangtelah mengikuti perkaderan khusus dan memiliki komitmen untuk menjalankan tugas melakukan pembinaan ideologi dan kompetensi kader yang sedang menjadi objek perkaderannya.

Beberapa pengerucutan fungsi instruktur IMM adalalah; pertama, instruktur sebagai pendiagnosa. Dimana instruktur harus mampu melakukan diagnosa mengenai kebutuhan, potensi, masalah kader, ataupun urusan organisasi gunaaktualisasi diri kader tersebut di dalam ikatan. Kedua, instruktur sebagai perencana. Dalam penyusunan kegiatan, instruktur dapat menggunakan analisis 5w+1h, kemudian dengan membuat analisis kebutuhan, merumuskan referensi pelaksanaan, hingga menyusun agenda kegiatan dengan memuat strategi, langkah, hingga metode penilaian atau evaluasi. Ketiga, instruktur sebagai fasilitator.

Dimana instruktur dapat mendampingi peserta perkaderan dalam memecahkan masalah yang sedang dihadapi dengan cara melakukan pemahaman, pemberian keputusan, hingga pemberian tindakan. Keempat, instruktur sebagai pendidik. Dimana instruktur tidak hanya memberikan transfer pengetahuan saja, melainkan melakukan transfer nilai-nilai yang ingin ditanamkan pada peserta perkaderan. Kelima, instruktur sebagai motivator. Dalam hal ini, instruktur dapat memberikan dorongan kepada peserta perkaderan untuk memantik potensi peserta perkaderan agar muncul secara perlahan dan meningkatkan kepercayaan diri peserta perkaderan dengan suasana postif yang dibangun oleh instruktur. Keenam, instruktur sebagai manajer.

Untuk hal ini peran instruktur adalah dengan membangun hubungan interpersonal kepada peserta perkaderan untuk pengaturan, pengarahan, hingga pembagian tugas. Ketujuh, instruktur sebagai pelaku riset. Riset ini terdiri dari tiga komponen yaitu, untuk memahami peserta perkaderan, untuk prediksi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi terhadap peserta perkaderan, dan untuk mengontrol proses perkaderan yang sedang berjalan.

Berangkat dari narasi panjang diatas, peran instruktur dalam perkaderan sangatlah penting. Namun, ketika peran tersebut tidak teraktualisasikan dengan baik maka yang akan terjadi adalah penurunan kualitas kader, berkurangnya minat serta gairah kader dalam ber-IMM, dan kemungkinan terburuknya adalah kuantitas kader yang semakin turun grafiknya akan berpengaruh pada estafet kepemimpinan IMM di masa yang akan datang, bukan mengejar kuantitas namun jika tidak adanya keberlanjutan kepemimpinan maka pertanyaannya siapa yang akan melanjutkan perjuangan pergerakan ini?

Melihat pun merasakan kehadiran instruktur yang terkesan hanya formalitas belaka, ada ketika Darul Arqam Dasar (DAD) dimulai, hilang setelah DAD berakhir, bahkan terkadang agenda follow-up dari DAD pun instruktur tidak mendampingi.Daricontohrealita yangterjaditersebut,membuatkadertidakmerasakan kehadiran instruktur yang narasinya adalah pelaku perkaderan. Lalu, bagaimana sebenarnya pengaplikasian SPI bagi instruktur? Iya, memang tervalidasi bahwa instruktur memahami apa dan bagaimana isi dalam SPI, namun sejauh ini belum ada dorongan untuk melakukannya secara all out.

Di era sekarang, kader memerlukan hal yang fresh namun tetap tidak meninggalkan segala dasar agama maupun organisasi. Maka dari itu, peran instruktur harus dimainkan secara baik dan tepat dalam kasus ini dengan cara membuat perkaderan menjadi sesuatu yang menggembirakan. Perkaderan yang menggembirakan sendiri adalah dimana ketika instrumen perkaderan saling berkesinambungan dan menciptakan inovasi baru dalam pembentukan ideologis kader yang sesuai perkembangan jaman sehingga dapat menumbuhkan kembali semangat pergerakan kader IMM yang mulai lesu dan monoton.

Kemudian, apa yang dapat dilakukan instruktur untuk mewujudkan perkaderan yang menggembirakan sebagai jawaban atas perubahan yang terjadi? Langkah yang pertama dapat dilakukan adalah, instruktur update mengenai perkembangan kader dan lingkungannya melalui monitoring dan evaluasi, ciptakan branding instruktur yang kekinian namun tetap memiliki batasan jelas. Update yang dimaksud adalah tidak ketinggalan mengenai isu-isu terkini di kalangan milenial, dimana isu-isu tersebut dapat diangkat dan dibaurkan dalam agenda diskusi yang mungkin tengah diadakan agar terjadi pemecah suasana yang akan lebih membuat kader tertarik karena instruktur dianggap satu frekuensi atas update-nya mengenai isutersebut.

Kedua, instruktur mengupayakan pemberian napak tilas mengenai sejarah muhammadiyah atau IMM secara langsung dengan mendatangi lokasi yang sekiranya masih memungkinkan dijangkau oleh kader atau pemberian forum bedah film sejarah namun setelah melakukan sesi nonton bareng. Karena, tidak dapat dipungkiri lagibahwa cukup sulit menerapkan budaya membaca buku saat ini di kalangan milenial, apalagi buku bacaan sejarah atau ideologi.

Dengan inovasi ini dimungkinkan dapat menggeser sedikit pola monoton pada pengenalan sejarah melalui perintah membaca buku-buku sejarah yangdimana budaya membaca buku hampir punah di kalangan kader karena rasa malas ataupun lebih nyaman melalui digital. Tidak perlu sealu memaksa bahwa kader harus selalu membaca buku tebal-tebal itu, jangan buat mereka merasa tertekan atau tidak bebas atas dirinya. Ketiga, karena instruktur dianggapsebagai tokoh yang berperan tegas, kaku, cuek, sinis, dan terkadang memberikan kesan menyebalkan di beberapa agenda perkaderan seperti DAD misalnya. Maka, branding seperti itu akan membuat kader tidak dekat dengan instruktur, dampaknya pun instruktur akan sulit melakukan pendekatan dengan kader karena kader sudah merasa tidak nyaman terlebih dahulu.

Instruktur seharusnya tampil menyenangkan untuk kader-kader milenial saat ini, dengan memberikan perhatian-perhatian kecil tentang hobi kader mungkin, tentang kesibukan kader, atau hal-hal yang membuat kader merasa mereka dianggap dan diingat serta diperhatikan oleh instrukturnya. Maka jadilah instruktur yang kader-friendly agar dianggap menyenangkan dimata kader. Keempat, tentunya setelah pendekatan dan lain hal instruktur memiliki data-data kebutuhan kadernya, yang selanjutnya harus diolah dengan baik dan tepat sasaran. Umumnya, instruktur hanya memberikan apa yang sudah ditetapkan sebelumnya atau sarkasnya formalitas untuk menggugurkan kewajiban bertugas menjadi seorang instruktur.

Melihat pun merasakan hal tersebut, alangkah baiknya instruktur mampu memberikan dan menjawab kebutuhan kader sesuai kebutuhannya. Jangan memberikan stigma bahwa kader harus menguasai semua ranah, biarkan kader bereksplorasi ranah mana yang akan ditekuni. Karena ketika instruktur memaksakan sesuatu yang tidak kader suka, maka suatu hal itu tidak akan masuk kedalam pikiran kader atau bahkan kedalam diri kader itu sendiri, bahkan kader akan merasa tertekan dan kebebasannya dirampas.

Instruktur Bertugas Menggunakan Hati

Jadilah instruktur yang mengerti dan memahami kebutuhan kadernya, berikan apa yang dibutuhkan kader bukan hanya yang menggugurkan kewajiban sebagai instruktur saja. Menjadi instruktur yang menyenangkan dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya dengan mengikuti perkembangan isu-isu milenial terutama sehingga dianggap satu frekuensi dengan kader, berikan jelajah sejarah dengan napak tilas langsung selama lokasinya bisa dijangkau, tidak perlu memaksa kader untuk terus membaca buku-buku tebal itu, berikan saja inovasi pembelajaran melalui napak tilas atau bedah film sejarah atau lainnya.

Ciptakan branding instruktur yang kader-friendly dengan memberikan notice baik mengenai hal-hal yang sedang disukai oleh kader atau hal-hal yang menarik perhatian kader saat ini, berikan juga kebebasan pada kader atas pilihan dirinya untuk menekuni ranah apa yang mereka suka. Terakhir, jadilah instruktur yang bertugas dengan hati karena kader akan bisa merasakan ketulusan cinta IMM melalui instruktur yang sepenuh hati menjalankan amanahnya. Karena dari instruktur yangmenyenangkan perkaderan akan terasa sangat menggembirakan.

*Penulis adalah Kader IMM Kota Surakarta

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Penghargaan Diraih, SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Tunjukkan Komitmen Lingkungan

    Dua Penghargaan Diraih, SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Tunjukkan Komitmen Lingkungan

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandar Sribhawono – SMA Muhammadiyah Al-Ghifari kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam ajang Lamtim Sustainability Week 2026 yang digelar di Lapangan Merdeka, Bandar Sribhawono pada Sabtu,18 April 2026. Dalam kegiatan tersebut, sekolah ini berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Predikat Sekolah Lestari Mandiri pada Anugerah Komunitas Lestari Lampung Timur 2026 serta Juara II Lomba Business […]

  • Manhaj tarjih Muhammadiyah dikaji dalam penguatan AIK bagi guru IMBS Samarinda

    Manhaj tarjih Muhammadiyah dikaji dalam penguatan AIK bagi guru IMBS Samarinda

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 15
    • 0Komentar

      Pendalaman manhaj tarjih Muhammadiyah menjadi sorotan utama dalam kegiatan Penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang digelar IMBS Samarinda di UMKT, 19–21 Februari 2026. Sebanyak 123 guru dari tiga sekolah Muhammadiyah mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Kepala SMA Istiqamah Muhammadiyah Samarinda, Arip Saripuddin, S.Pd.I., M.A., Ph.D., yang juga Sekretaris Majelis Tarjih PWM Kaltim, menjelaskan bahwa […]

  • Musyda Tapak Suci 285 Putera Muhammadiyah Lebong, Revitalisasi Gerak Menuju Prestasi dan Kemajuan

    Musyda Tapak Suci 285 Putera Muhammadiyah Lebong, Revitalisasi Gerak Menuju Prestasi dan Kemajuan

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lebong – Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) Lebong resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) pada Ahad, 31 Agustus 2025 bertempat di Komplek Perguruan Muhammadiyah Muara Aman. Musyda kali ini mengangkat tema “Revitalisasi Gerak Perguruan Menuju Tapak Suci yang Berprestasi dan Berkemajuan”. Hadir dalam agenda penting ini unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lebong, ortom tingkat daerah, […]

  • Pertama di Indonesia, IMM Gelar Konferensi Internasional Bahas Masa Depan Berkelanjutan

    Pertama di Indonesia, IMM Gelar Konferensi Internasional Bahas Masa Depan Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banyumas — Banyak pihak sering mengidentikkan forum akademik global dengan para profesor dan peneliti senior. Namun, Konferensi Internasional IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Jawa Tengah berhasil mendobrak tradisi tersebut. Mereka sukses menggelar The 2nd International Conference on Sustainability (ICOS) 2026 bersama Indonesia Youth Research Center (IYORC). Mahasiswa Muhammadiyah ini menyelenggarakan kegiatan prestisius tersebut di Universitas […]

  • Tetap Melakukan Meski Bosan

    Tetap Melakukan Meski Bosan

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Oleh: Fathan Faris Saputro, MPID PDM Lamongan Okky Madasari, seorang novelis berbakat asal Indonesia, pernah mengatakan, “Senang sekali mendengar seseorang bisa berhenti melakukan sesuatu karena bosan. Tapi sayangnya tidak denganku. Aku bosan, tapi tak berhenti melakukan. Aku tak suka, tapi harus selalu bisa.” Ungkapan ini menggambarkan realitas kehidupan banyak orang, di mana kita sering kali […]

  • The Most Rewarding Promotions Currently at PowerUp Casino

    The Most Rewarding Promotions Currently at PowerUp Casino

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 16
    • 0Komentar

    PowerUp Casino has quickly made a name for itself in the competitive online gaming landscape by offering diverse gaming options and a robust promotion strategy. Among their most enticing features are the promotions designed to enhance player engagement and loyalty. For those interested in maximizing their gaming experience, engaging with these powerup casino online promotions […]

expand_less