Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Setan Mengganggu dalam Beribadah, Begini Penjelasan UAH

Setan Mengganggu dalam Beribadah, Begini Penjelasan UAH

  • account_circle Najihus Salam
  • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
  • visibility 609
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Najihus Salam
Mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS

Terdapat banyak kalam Allah Swt. yang menyatakan bahwa setan adalah musuh yang nyata bagi umat manusia salah satunya dalam surah al-Baqarah ayat 168 “innahu lakum aduwwummubin”. Setan pasti selalu bersungguh-sungguh dalam menggoda serta menjerumuskan manusia untuk berbuat dosa dan menjauhkan diri dari Allah Swt. agar dapat menemani mereka di dalam neraka.

Allah Swt. juga menyebutkan di dalam kalam-Nya surah al-An’am ayat 112 bahwa setan itu ada dari jenis manusia dan ada juga dari jenis jin, dan itu semua musuh yang nyata bagi manusia,

وَكَذٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيٰطِيْنَ الْاِنْسِ وَالْجِنِّ يُوْحِيْ بَعْضُهُمْ اِلٰى بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُوْرًا ۗوَلَوْ شَاۤءَ رَبُّكَ مَا فَعَلُوْهُ فَذَرْهُمْ وَمَا يَفْتَرُوْنَ

“dan demikianlah untuk setiap nabi Kami menjadikan musuh yang terdiri dari setan-setan manusia dan jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan yang indah sebagai tipuan. Dan kalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak akan melakukannya, maka biarkanlah mereka bersama apa (kebohongan) yang mereka ada-adakan” (Q. S. Al-An’am: 112)

Setan yang Memberikan Rasa Was-was

Ustadz Adi Hidayat menyampaikan karakteristik setan yang sering di tampilkan dalam menggoda manusia yaitu yang memberikan was was dalam kehidupan seperti yang di sebutkan dalam surah an-Nas  ayat 5 “alladzi yuwaswisu fii shudurinnas”.

Menurut Syekh Nawawi Al-Bantani ada 9 nama setan berdasarkan tugasnya untuk menjerumuskan seluruh umat manusia. Salah satunya ada yang dinamakan walhan, sering dikenal setan pembisik atau pemberi rasa was-was dalam wudhu khususnya atau segala yang bergantung dengan air sehingga setan ini memberikan bisikan-bisikan yang berpotensi bagi manusia untuk menghambur-hamburkan atau boros dalam menggunakan air.

Cara Mengusir Rasa Was-was

Ustadz Adi Hidayat dalam kajian pendeknya menjelaskan bahwa Allah SWT memberikan petunjuk untuk mengusir rasa was-was ini.

Pertama, Allah SWT menyebutkan dalam kalam-Nya surah al-Mu’minun ayat 97-98 untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT dengan berdo’a ketika ingin mengerjakan sesuatu, terutama khususnya ketika ada rasa was-was yang di rasakan. Do’a tersebut adalah

رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَٰتِ ٱلشَّيَٰطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحْضُرُونِ

“rabbi a’udzubika min hamazatisy-syayatin, wa a’udzubika rabbi ayyahdhurun”

“Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku” (Q. S. Al-Mu’minun: 97-98).

Surah an-Nas juga secara spesifik menunjukkan doa agar terhindar dari rasa was-was setan yang di bisikkan.

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ مَلِكِ النَّاسِۙ اِلٰهِ النَّاسِۙ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia,  sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.” (Q. S. An-Nas: 1-6)

Bentuk perlindungan dengan berdoa tidak cukup hanya sampai di lisan, tapi di kuatkan dengan segenap keimanan dan di fokuskan dalam pikiran sehingga apa yang di mohonkan kepada Allah terasa sampai ke jiwa. Ketika telah memohon perlindungan kepada Allah sampai bisa menghunjam dan menggetarkan jiwa, sehingga di harapkan bisa timbul motivasi kuat dari dalam diri untuk mempertahankan kebaikan dan pada saat yang bersamaan sekaligus juga mencegah dari berbagai keburukan termasuk juga di dalamnya melawan rasa was-was yang timbul dari bisikan-bisikan setan.

Kedua,yaitumenghadirkan semangat keyakinan yang utuh dan totalitas terhadap sesuatu yang telah di kerjakan. Dengan memegang kaidah ushulfiqh “alyaqinu la yuzalu bissyakki” keyakinan tidak akan hilang dengan keraguan. Semisal setelah selesai melakukan wudhu kemudian muncul rasa was-was batal atau tidak, maka ambil lah yang paling yakin di dalam diri dan lupakan apa yang meragukan.

Ketiga, yaitu menghadirkan kekhusyu’an dalam beribadah dengan mempelajari kaifiyah, mempelajari makna apa yang di kerjakan baik itu wudhu, shalat, dan ibadah lainnya. Maka, di isyaratkan agar ibadah tidak hanya sekedar formalitas tapi juga harus penuh pemaknaan baik dari bacaan-bacaan ataupun gerakan-gerakan. Lisan mengucapkan, pikiran bisa menerjemahkan, dan hati bisa merasakan, karena paham apa yang di ucapkan sehingga pikiran tidak sibuk memikirkan hal-hal lain atau mengikuti was-was setan tetapi pikiran fokus terhadap apa yang di ucapkan ketika beribadah sehingga hati bisa memaknai dan meresapi apa yang di ucapkan.

Maka, dapat di simpulkan bahwa untuk mengusir rasa was-was setan itu adalah dengan berlindung kepada Allah SWT dari godaan-godaan setan dengan berdoa dan mohonkan perlindungan itu dengan segenap jiwa dan keyakinan. Kemudian hadirkan keyakinan yang kuat terhadap sesuatu yang dikerjakan dan lupakan segala hal yang meragukan. Yang terakhir, yaitu berusaha untuk mempelajari kaifiyah tata cara ibadah, baik dari bacaan maupun gerakan sehingga sesuatu yang di kerjakan apa yang di ucapkan dengan lisan dan dilakukan dengan gerakan anggota tubuh sekaligus di iringi dengan pikiran yang paham terhadap bacaan dan di harapkan timbul lah hati yang merasakan atau meresapinya, maka disitulah di harapkan kekhusyu’an bisa tiba.

Wallahu a’lam bisshawab. Semoga bermanfaat dan bisa sedikit memberikan pencerahan serta bisa di praktekkan, semoga Allah menghilangkan rasa was-was yang di rasakan dan mengembalikan kepada ketenangan jiwa. Aamiin allahumma aamiin. Baca selengkapnya disini.

  • Penulis: Najihus Salam

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPD IMM Kalteng Gelar Obral Literasi: Menginspirasi Kader untuk Memulai Menulis

    DPD IMM Kalteng Gelar Obral Literasi: Menginspirasi Kader untuk Memulai Menulis

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kalimantan – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bidang Kajian dan Pengembangan Keilmuan (KPK) menggelar kegiatan Obrolan Santai Literasi (Obral) bertajuk “Cara Aku Memulai Menulis” pada Sabtu (15/3/2025). Acara ini diselenggarakan secara daring melalui Google Meet dengan tujuan menumbuhkan semangat menulis di kalangan kader IMM. Ketua Bidang KPK […]

  • Marginalisasi Pendidikan, Apakah Pendidikan Telah Mencapai Kebebasan di Indonesia?

    Marginalisasi Pendidikan, Apakah Pendidikan Telah Mencapai Kebebasan di Indonesia?

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.186
    • 1Komentar

    Oleh : Kurnia Lisnadatul Anggraini (202110230311042) Kehadiran setiap manusia ke dunia tak terlepas dari bagaimana suatu pengetahuan di pertanyakan eksistensinya. Pengetahuan hadir membawa ilmu yang di mana setiap isi dari ilmu tersebut di tuangkan dalam sebuah wadah yang dinamakan Pendidikan. Dalam situasi Pendidikan terutama di negara kita ini, yaitu Indonesia tidak jauh dari benda yang […]

  • Lestarikan Budaya Jawa, Tim UMS Kembangkan Game Edukasi Berbasis Augmented Reality

    Lestarikan Budaya Jawa, Tim UMS Kembangkan Game Edukasi Berbasis Augmented Reality

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kemunduran penggunaan bahasa krama dan aksara Jawa di kalangan generasi muda menjadi perhatian serius. Menjawab tantangan tersebut, Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) JAWARA-TECH Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan inovasi media pembelajaran melalui Game Jejak Aji Saka berbasis Augmented Reality (AR). Program yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah 16 Karangasem ini […]

  • Konsisten Berprestasi, SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin Tembus Dua Besar di Balikpapan

    Konsisten Berprestasi, SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin Tembus Dua Besar di Balikpapan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Balikpapan — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin Balikpapan. Berdasarkan data resmi yang dirilis melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), sekolah ini berhasil menempati posisi kedua sebagai sekolah dengan jumlah peserta didik berprestasi terbanyak di Kota Balikpapan dengan total 101 prestasi […]

  • Kabid HPKP DPD IMM Jateng Desak Presiden Prabowo Terbitkan Dekrit Perampasan Aset Koruptor

    Kabid HPKP DPD IMM Jateng Desak Presiden Prabowo Terbitkan Dekrit Perampasan Aset Koruptor

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 97
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah melalui Bidang Hikmah, Politik, dan Kebijakan Publik (HPKP) mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera menerbitkan dekrit perampasan aset hasil korupsi. Langkah tersebut dinilai mendesak guna mencegah kehancuran negara sekaligus menghentikan praktik pengkhianatan dari dalam tubuh bangsa. Akbar, selaku Kabid HPKP DPD IMM […]

  • Semangat Baru Ranting IPM: PR IPM Pondok Pesantren Aisyiyah Imadul Bilad Resmi Dilantik

    Semangat Baru Ranting IPM: PR IPM Pondok Pesantren Aisyiyah Imadul Bilad Resmi Dilantik

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pekalongan – Semangat baru dan langkah awal perubahan ditandai dengan pelantikan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Pondok Pesantren Aisyiyah Imadul Bilad. Acara pelantikan ini diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Pekalongan pada Selasa, 29 Juli 2025, bertempat di Masjid Al-Muslimun Pekalongan dengan mengusung tema “The Youth Of The Day […]

expand_less