Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Ambis Boleh, Materialis Jangan

Ambis Boleh, Materialis Jangan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 24 Des 2020
  • visibility 1.337
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Andi Rezti Maharani*

Di tengah gegap gempita dunia yang semakin mempesona, masih banyak yang menjadikannya sebagai tolak ukur kesuksesan. Saat ini jarang kutemukan seseorang yang belajar dan bekerja tulus tanpa menginginkan cuan. Ketika ditanya perihal keinginan di masa depan, rata-rata akan menjawab ingin menjadi sukses, ingin membahagiakan orangtua, dan ingin punya mobil dan rumah besar. Bisa saja definisi sukses menurut orang-orang itu berbeda. Namun, kebanyakan dari mereka mengartikan kesuksesan itu hanya sebatas kesuksesan di dunia. Padahal yang kita ketahui bahwa dunia ini sifatnya sementara.

Ada sebuah kalimat menarik yang saat ini banyak dipakai warganet, “Selamat pagi dunia tipu-tipu”. Aku bersyukur karena sebagian warganet sudah menyadari bahwa hakikat dunia itu memang menipu. Lalu, untuk apa kita mempercayai sesuatu yang sudah jelas menipu?

Jangan Bekerja Hanya untuk Uang

Sejak awal, mindset kita ketika belajar di sekolah adalah untuk menjadi orang sukses dan bercuan banyak. Hampir tidak dapat dipungkiri. Pemikiran semacam itu timbul tak lepas dari faktor lemahnya perekonomian kita saat ini. Orang-orang berlomba untuk menaikkan taraf hidup mereka. Dengan belajar di sekolah dan menuntut ilmu, kita diharapkan dapat memperbaiki SDM yang saat ini negara butuhkan. Tapi kita lupa bagaimana sebenarnya standar manusia yang berkualitas itu.

Jika kita menganggap manusia yang berkualitas itu manusia yang memiliki harta berlimpah ruah. Koruptor adalah manusia yang paling berkualitas. Beda lagi ketika manusia berkualitas yang kita maksudkan adalah manusia yang memiliki akhlak dan perangai yang baik. Kualitas manusia seperti itu yang luput dari pengamatan kita dan kerap kali kita acuhkan padahal sebenarnya merekalah yang kita butuhkan.

Antara Ambis dan Materialis

Istilah “Anak ambis” sendiri sudah tak asing lagi di sosial media. Ada yang mengartikannya sebagai anak yang rajin, anak yang produktif, dan definisi-definisi lainnya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, ambisi adalah keinginan yang besar untuk menjadi sesuatu atau melakukan sesuatu. Namun sayangnya, anak ambis terkadang salah dalam berambisi. Ambisi mereka cenderung mengarah pada ambisi mengejar harta, tahta, dan dunia –bukan chef renatta lho ya-. Dari situlah timbul orientasi hidup yang salah. Harta menjadi segala-galanya di mata mereka. Kesalahan orientasi hidup inilah yang kelak akan melahirkan generasi materialis di masa mendatang.

Ambis Itu Boleh!

Menjadi seorang yang memiliki ambisi itu baik. Karena dengan itu kita memiliki tujuan hidup yang ingin kita capai. Namun, ambisi seperti apa yang baik? Apakah ambisi kepada dunia atau ambisi kepada akhirat? Kita seringkali lupa bahwa ambisi terhadap dunia akan mengantarkan kita menjadi seseorang yang materialis. Pribadi materialis yang dibutakan oleh harta benda. Sedang  kita tahu bahwa harta benda itu penuh ketidak-pastian. Ujung-ujungnya, dunia tak kunjung didapat dan hidup terasa tak nikmat.

Temen-temen pasti pada tau kan ngejar yang ngga pasti itu rasanya gimana gitu.

Secara tak sadar, menjadi seorang materialis akan mengantarkan kita kepada kerusakan moral. Demi uang, semuanya rela dikorbankan. Asal ada uang dan bisa makan, apapun dilakukan. Termasuk menghalalkan sesuatu yang haram. Siapa yang tak membolehkan ambis? Ambis boleh kok tapi jangan materialis.

Nasehat untuk Pribadi  Materialis

Di dalam kitabnya Bidayatul Hidayah, Imam Al Ghazali memberikan nasehat yang patut kita renungkan, “Ketahuilah wahai kamu yang ingin mendapat curahan ilmu, yang betul-betul berharap dan sangat haus pada ilmu. Jika tujuanmu dalam menuntut ilmu adalah untuk bersaing, untuk berbangga-bangga, untuk mengalahkan teman yang lainnya, untuk meraih simpati banyak orang, dan untuk mengumpulkan kekayaan dunia, maka sesungguhnya kamu sedang berjalan untuk menghancurkan agamamu, membinasakan dirimu, dan menjual akhirat dengan duniamu.”

Sebagai seorang muslim, sepatutnya kita senantia merasa haus dari ilmu. Teruslah mengarungi samudera pengetahuan. Sampai kapan? Sampai ke liang lahat. Minal mahdi ilal lahdi. Sehingga tidak ada istilah pensiun dari belajar. Ada satu hal penting yang perlu diperbaiki dalam proses belajar. Niatkan dalam hati kita bahwa ilmu yang kita dapatkan harus menambah ketakwaan kita kepada Allah sang pemilik semesta.

Akhirul kalam, semoga nasehat singkat di atas dapat kita renungkan untuk membenahi orientasi hidup kita. Semoga kita semua dapat terbebas dari belenggu dunia yang kian menjerat kita dari segala arah. Serta dapat terhindar dari fitnah dunia yang fana. Wallahu’alam bis-showaab.

*Penulis adalah santri dan aktivis IPM Ponpes Al-Mujahidin Muhammadiyah Balikpapan

Editor: M. Andhim

Ilustrasi: http://alzonline.net/

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Najbardziej lubiane automaty Lizaro Casino w Polsce

    Najbardziej lubiane automaty Lizaro Casino w Polsce

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Polscy gracze pragną emocji, ale kładą nacisk na sprawdzone i ciekawe tytuły. W lizaro casino server status zabiegamy, by nasza kolekcja slotów odpowiadała te potrzeby. Zestawiamy światowe hity z grami, które zwłaszcza docenili nasi użytkownicy. Ten artykuł przedstawi ci, które automaty wybierają najczęściej. Przedstawimy ich mechanikę, istotne cechy jak mnożniki czy bezpłatne spiny, i racje, […]

  • Merefleksikan Hidup Guna Mencapai Tujuan

    Merefleksikan Hidup Guna Mencapai Tujuan

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ibnu Masngud Apa yang dicari? Bumi ini diwarnai dengan aneka aktivitas manusia beserta dinamikanya. Setiap manusia memiliki kepentingan yang mendorongnya untuk bertindak. Karena kepentingan manusia berbeda satu dengan yang lainnya tidak jarang tindakan itu merugikan satu sama lain. Dari situlah lahir berbagai problematika tanpa ujung yang memenuhi kehidupan dunia. Namun apa sebenarnya yang […]

  • HMP PAI Gelar Aksi Donor Darah “Setetes Darah Sejuta Umat” Sebagai Wujud Nyata Kepedulian Sosial

    HMP PAI Gelar Aksi Donor Darah “Setetes Darah Sejuta Umat” Sebagai Wujud Nyata Kepedulian Sosial

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Pada hari Senin, 9 Juni 2025, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMP PAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta melalui Bidang Eksternal telah menyelenggarakan kegiatan sosial berupa Aksi Donor Darah dengan mengusung tema “Setetes Darah Sejuta Umat”. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan ditujukan kepada seluruh civitas akademika UMS serta masyarakat luas guna […]

  • Mahasiswa UMS Borong Gold Medal dan Special Award di MTE 2026 Lewat Inovasi Berbasis AI dan Budaya

    Mahasiswa UMS Borong Gold Medal dan Special Award di MTE 2026 Lewat Inovasi Berbasis AI dan Budaya

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 38
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id di kancah internasional. Tim mahasiswa lintas program studi berhasil membawa pulang medali emas dalam ajang Malaysia Technology Expo (MTE) 2026, sekaligus meraih Special Award dari Chinese Innovation and Invention Society (CIIS) Taiwan. Kompetisi bergengsi tersebut digelar di World Trade Centre Kuala Lumpur […]

  • Liga Futsal PDPM Banyumas CUP 2025: Olahraga Jadi Jalan Dakwah Pemuda Muhammadiyah

    Liga Futsal PDPM Banyumas CUP 2025: Olahraga Jadi Jalan Dakwah Pemuda Muhammadiyah

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BAYUMAS — Dalam rangka memeriahkan Milad ke-113 Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Banyumas menggelar Turnamen Liga Futsal PDPM Banyumas CUP 2025 tingkat PCPM dan SMK se-Banyumas Raya. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Ahad (1–2 November 2025), di Orion Sport Center Purwokerto ini diikuti 30 tim futsal dari unsur Pemuda Muhammadiyah, IMM, IPM, […]

  • Adakan Pelatihan Jurnalistik, IPM Jembrana Gandeng Sekolah Tingkat SMP-SMA di Jembrana

    Adakan Pelatihan Jurnalistik, IPM Jembrana Gandeng Sekolah Tingkat SMP-SMA di Jembrana

    • calendar_month Senin, 22 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 165
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jembrana – “Menulis adalah bekerja untuk keabadian,” begitu kata Pramudya Anantatoer. Merespon statement Pram, Pimpinan Daerah (PD) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Jembrana mengadakan pelatihan jurnalistik pada Ahad, (21/01/24) di Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Jembrana. Kegiatan ini dilaksanakan menggandeng beberapa sekolah tingkat SMP dan SMA di Kabupaten Jembrana, diantaranya, MTS Negeri 4 Jembrana, […]

expand_less