Diskusi Internalisasi Nilai Islam Berkemajuan dalam Kehidupan Diaspora Muhammadiyah di Austria
- account_circle Kabar Muhammadiyah
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 50
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KABARMUH.ID, PURWOKERTO – Globalisasi gerakan Muhammadiyah menjadi salah satu pembahasan dalam diskusi bertajuk “Muhammadiyah di Austria: Internalisasi Nilai Islam Berkemajuan dalam Kehidupan Diaspora” yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu (17/10/2026), pukul 16.30 WIB atau 11.30 waktu Austria.
Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. Imam Mahdi, S.IP., M.A., selaku Wakil Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus Direktur Eksekutif Muhammadiyah Scholarship Agency (MSA), serta Assoc. Prof. Dr. Darodjat, M.Ag., dosen Magister Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Diskusi dipandu oleh Shaula Astika Putri, S.Sos., selaku moderator.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) Austria, Mizan, serta Penasihat PRIM Austria, Rachmat. Kehadiran keduanya menjadi bagian penting dalam mempertemukan perspektif gerakan Muhammadiyah di Indonesia dengan pengalaman kehidupan diaspora di Austria.
Dalam pemaparannya, narasumber membahas globalisasi Muhammadiyah sebagai bagian dari pengembangan gerakan Islam Berkemajuan di tingkat internasional. Pembahasan ini menempatkan Muhammadiyah tidak hanya sebagai organisasi yang bergerak dalam lingkup nasional, tetapi juga sebagai gerakan yang memiliki peluang untuk memperluas kontribusinya di tengah masyarakat global.
Internalisasi nilai Islam Berkemajuan menjadi perhatian penting, terutama dalam konteks kehidupan diaspora yang berhadapan dengan perbedaan budaya, lingkungan sosial, dan dinamika kehidupan masyarakat internasional. Nilai-nilai Islam Berkemajuan diharapkan tidak hanya dipahami secara konseptual, tetapi juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari, interaksi sosial, serta kontribusi terhadap masyarakat di negara tempat tinggal.
Keberadaan PRIM Austria menjadi salah satu konteks penting dalam pembahasan tersebut. Melalui jejaring Muhammadiyah di luar negeri, penguatan identitas keislaman, persaudaraan, dan kontribusi sosial dapat terus dikembangkan dengan tetap memperhatikan karakteristik masyarakat setempat.
Diskusi ini sekaligus membuka ruang refleksi mengenai pentingnya penguatan gerakan Muhammadiyah di tingkat global. Internalisasi nilai Islam Berkemajuan dalam kehidupan diaspora diharapkan menjadi bagian dari upaya menghadirkan nilai-nilai Islam yang mencerahkan, terbuka, dan memberikan manfaat bagi masyarakat lintas bangsa.
Penulis : Najib Haidi Lutfillah
Editor : Irsyad Hakim Affandi
- Penulis: Kabar Muhammadiyah