Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemuda Lintas Iman Belajar Toleransi dan Budaya dari Rumah Ibadah dan Kesultanan di Ternate

Pemuda Lintas Iman Belajar Toleransi dan Budaya dari Rumah Ibadah dan Kesultanan di Ternate

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Ternate – Eco Bhinneka Muhammadiyah Ternate, Maluku Utara, menggelar ‘Tagilom’ bertajuk ‘Keberagaman Budaya dan Lingkungan Lintas Iman’, dengan berkunjung dan diskusi di rumah-rumah ibadah yaitu Gereja dan Klenteng, serta Kedaton Kesultanan Ternate. Kegiatan yang dilaksanakan pada 30 Agustus 2025 tersebut menjadi puncak sekaligus penutup program Inisiatif Bersama untuk Aksi Keagamaan yang Strategis (Joint Initiative for Strategic Religious Action) yang dilaksanakan oleh Muhammadiyah di Ternate.

“Tagilom kami ambil dari bahasa lokal Ternate yang artinya ‘berjalan bersama’. Tagilom ke rumah-rumah ibadah dan kedaton kesultanan Ternate ini bertujuan untuk mempelajari peran kepemimpinan tokoh lintas agama dan pimpinan Kesultanan Ternate dalam merawat kerukunan dan perdamaian di Kota Ternate,” ungkap Usman Mansur, Regional Manager Eco Bhinneka Muhammadiyah Maluku Utara.

Acara ini diikuti lebih dari 60 orang pemuda lintas iman se Kota Ternate yang berasal dari berbagai organisasi. Organisasi tersebut di antaranya yaitu Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM), Gereja Kalvari Pantekosta Misi Indonesia, masyarakat Dusun Tabanga – Kelurahan Sulamadaha, Orang Muda Katolik, Himpunan Mahasiswa Kristen Universitas Maluku Utara. Selain itu hadir juga dari SMP Muhammadiyah 2 Kota Ternate, SMA Muhamadiyah Kota Ternate, Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, dan Anak Muda Sadar Sampah (ANKAM) Maluku Utara.

Lokasi kunjungan Tagilom pertama yaitu di Gereja Katolik-Paroki Santo Willibrordus Ternate – Keuskupan Ambonia. Gereja yang terletak di Jalan Salim Fabanyo 57 Ternate ini merupakan gereja tertua di Indonesia dan menjadi cagar budaya di Kota Ternate. Terdapat sebuah lonceng tua yang juga menjadi ikon cagar budaya dari gereja ini. Oleh nasionalis Portugis pada 7 November 1936, gereja ini dibangun dengan menggunakan bahan-bahan lokal, seperti dari batu-batu dari sisa erupsi Gunung Gamalama.

Hal tersebut diutarakan oleh Pastor Titus Rahail, Pastor Paroki Ternate sekaligus Pimpinan Umat Katolik Provinsi Maluku Utara. “Gereja ini saat konflik komunal dijadikan tempat mengungsi, ini bagian dari nilai kemanusiaan yang diperjuangkan oleh Gereja Katolik,” kenangnya seraya menegaskan bahwa konflik komunal membuat semua pihak menderita, semua pihak rugi, dan tidak ada yang menang ataupun kalah.

“Tugas kita membangun perdamaian, menyembuhkan luka, dengan membangun relasi, komunikasi yang positif, serta saling menghargai,” ajaknya. “Maka saya memberikan apresiasi dari berbagai kelompok, terutama Muhammadiyah, yang melibatkan anak muda membangun persaudaraan,” imbuh Pastor Titus.

Lokasi kunjungan Tagilom kedua yaitu di Klenteng Thian Hou Kiong yang terletak di Jalan Gamalama, Ternate Tengah, Kota Ternate. Klenteng ini menjadi saksi penyebaran agama Khonghucu di Ternate. Penyebaran ini dibawa oleh para pedagang dari Cina yang datang ke Ternate melalui jalur sutra. Laksamana Cheng Ho – seorang muslim yang moderat – memimpin pelayaran pedagang dari Cina ke Maluku Utara untuk berdagang cengkeh, pala, dan kopra, sebagai bahan obat-obatan tradisional di Cina.

Cerita sejarah tersebut disampaikan oleh Js. Boy Ang selaku Pendeta Khonghucu. “Tujuan kita hidup beragama, kita saling membantu dan mendukung, senantiasa melakukan kebaikan dan kebajikan, serta menghormati sesama,” ungkapnya yang telah mengabdi selama 35 tahun sebagai Abdi Dalam dan Kapita Cina di Kesultanan Ternate.

“Saat konflik horizontal 1999, tempat ibadah ini juga menjadi tempat menginap saudara-saudara muslim,” kisahnya. Di tengah jumlah pemeluk agama Khonghucu 0,03 % dari jumlah penduduk di Kota Ternate, Pendeta Boy selalu mengajarkan kepada pemeluk Khonghucu bahwa sesama manusia itu bersaudara. “Dengan pengetahuan yang cukup, kita bisa membina diri kita, kemudian kita bisa membina orang lain,” pesannya.

Lokasi Tagilom berikutnya yakni di Kedaton Kesultanan Ternate. “Sejak 1257, Kesultanan Ternate selalu mengedepankan persaudaraan, dan menerima segala suku yang datang,” ungkap Irwan Abdul Gani selaku Sekretaris Kesultanan Ternate. Di Kesultanan ini, lanjut Irwan, terdapat Kapita Cina, Arab, dan Bugis.

Dalam praktik keagamaan di Ternate, mudah dijumpai antar umat beragama saling mendukung seperti ketika perayaan idulfitri misalnya, terdapat anggota Kesultanan yang beragama Kristen dari Tabanga yang ikut mengawal Sultan ketika menjalankan ibadah shalat id. Selain itu, pemilihan Sultan di Kesultanan Ternate juga dilakukan secara demokratis.

“Mudah-mudahan dengan program Eco Bhinneka Muhammadiyah ini, toleransi menjadi garda terdepan untuk keragaman, menjaga negeri ini dalam suasana aman, damai, dan bahagia,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Maluku Utara Bidang Tabligh dan Tarjih Dr. Makbul A.H. Din, menyebut bahwa program Eco Bhinneka Muhammadiyah diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan generasi muda lintas iman yang peduli lingkungan, sekaligus sebagai wadah silaturahmi.

“Kesadaran lingkungan merupakan hal penting demi keberlangsungan generasi yang akan datang. Keberagaman adalah hal yang lumrah, mari kita tingkatkan kolaborasi dan kerjasama untuk menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan dan kemanusiaan. Bravo!” ucap Dr. Makbul.

Lebih lanjut, Direktur Program Eco Bhinneka Muhammadiyah, Hening Parlan, menggarisbawahi dari fakta sejarah bahwa sebuah daerah tidak akan maju jika didukung hanya oleh satu agama. “Ketika kita mau menapak ke depan kita perlu mengingat sejarah. Dengan melihat sejarah masa lalu kita jadi belajar, dan masa lalu yang baik bisa terus kita suarakan atau narasikan melalui berbagai jenis konten, baik melalui tulisan, bahkan video pendek 30 detik saja,” ujarnya.

Wakil Ketua Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah ini juga berpesan bahwa perbedaan adalah anugrah, dan anak muda memiliki kekuatan untuk melakukan perubahan melalui karya dan aksi nyata.

Kontributor: Farah

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Der casinodrømmer går i oppfyllelse for norske spillere med Robocat Casino

    Der casinodrømmer går i oppfyllelse for norske spillere med Robocat Casino

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Robocat Casino fremstår som en førsteklasses destinasjon for spillere i Norge, og lover et omfattende utvalg av spillalternativer https://robocats.eu.com/no-no/. Med sitt mangfoldige utvalg av slots, bordspill og interaktive live dealer-opplevelser, tilfredsstiller casinoet forskjellige preferanser. I tillegg til attraktive bonuser og en forpliktelse til sikkerhet, blir spillerne med enestående kundeservice. Denne særlige blandingen danner et engasjerende […]

  • Sertijab Kepala SLB Aisyiyah Al-Walidah Ajibarang Sebagai Wujud Dakwah Pendidikan

    Sertijab Kepala SLB Aisyiyah Al-Walidah Ajibarang Sebagai Wujud Dakwah Pendidikan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banyumas – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Banjarsari, Ajibarang menggelar acara serah terima jabatan Kepala SLB Aisyiyah Al-Walidah pada Minggu, 25 Januari 2025. Acara ini menjadi momentum penting dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus memperkuat komitmen pelayanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah dan Aisyiyah. Serah terima jabatan dilaksanakan dari Kepala SLB Aisyiyah Al-Walidah […]

  • Celebration Month: WinRolla Casino Honors Canada Players with Exclusive Event

    Celebration Month: WinRolla Casino Honors Canada Players with Exclusive Event

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 5
    • 0Komentar

    This month, WinRolla Casino is hosting a event for its players in Canada. The online casino has launched a Celebration Month, a busy calendar of activities designed as a sincere appreciation to its Canadian community. This isn’t just about giving out a temporary bonus. Instead, players get a packed lineup of tournaments, prize draws, and […]

  • Menggetarkan Jiwa! Antologi Puisi Pelukan Ramadan Hadirkan Refleksi Spiritual Mendalam

    Menggetarkan Jiwa! Antologi Puisi Pelukan Ramadan Hadirkan Refleksi Spiritual Mendalam

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 175
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Dalam momen penuh kehangatan dan kekhidmatan, antologi puisi berjudul “Pelukan Ramadan” karya Fathan Faris Saputro dan Nurul Iftiasanti resmi diterbitkan oleh Penerbit Eja. Buku ini hadir sebagai karya sastra yang menggali kedalaman spiritualitas, menghadirkan refleksi mendalam tentang makna Ramadan dalam kehidupan umat Muslim. Dengan menyajikan 99 puisi, “Pelukan Ramadan” memadukan kekayaan bahasa dengan […]

  • Suasana aula acara Yudisium FKIP UMS. Seorang pria berkopiah memberikan sambutan di podium, sementara layar proyektor besar di sebelah kiri menampilkan peserta melalui panggilan video daring. Puluhan mahasiswa duduk memenuhi ruangan menghadap ke depan

    FKIP UMS Lepas 438 Calon Wisudawan, Tekankan Kesiapan Hadapi Era VUCA

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 20
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan yudisium dan pembekalan calon wisudawan Periode III Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi 438 mahasiswa yang telah menyelesaikan studi sebelum mengikuti prosesi wisuda. Acara diawali dengan sambutan Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum. Dalam sambutannya, […]

  • Pendakian Bernilai Edukasi, HW UMS Gelar Giri Wana Education Trip di Gunung Merbabu

    Pendakian Bernilai Edukasi, HW UMS Gelar Giri Wana Education Trip di Gunung Merbabu

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Boyolali, 10 Juli 2026 – Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (HW UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan Giri Wana Education Trip to Merbabu yang diselenggarakan pada 8–10 Juli 2026. Mengusung tema “Bukan Hanya Mendaki, Tapi Juga Mengedukasi”, kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran yang memadukan petualangan alam dengan aksi nyata […]

expand_less