Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemuda Lintas Iman Belajar Toleransi dan Budaya dari Rumah Ibadah dan Kesultanan di Ternate

Pemuda Lintas Iman Belajar Toleransi dan Budaya dari Rumah Ibadah dan Kesultanan di Ternate

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Ternate – Eco Bhinneka Muhammadiyah Ternate, Maluku Utara, menggelar ‘Tagilom’ bertajuk ‘Keberagaman Budaya dan Lingkungan Lintas Iman’, dengan berkunjung dan diskusi di rumah-rumah ibadah yaitu Gereja dan Klenteng, serta Kedaton Kesultanan Ternate. Kegiatan yang dilaksanakan pada 30 Agustus 2025 tersebut menjadi puncak sekaligus penutup program Inisiatif Bersama untuk Aksi Keagamaan yang Strategis (Joint Initiative for Strategic Religious Action) yang dilaksanakan oleh Muhammadiyah di Ternate.

“Tagilom kami ambil dari bahasa lokal Ternate yang artinya ‘berjalan bersama’. Tagilom ke rumah-rumah ibadah dan kedaton kesultanan Ternate ini bertujuan untuk mempelajari peran kepemimpinan tokoh lintas agama dan pimpinan Kesultanan Ternate dalam merawat kerukunan dan perdamaian di Kota Ternate,” ungkap Usman Mansur, Regional Manager Eco Bhinneka Muhammadiyah Maluku Utara.

Acara ini diikuti lebih dari 60 orang pemuda lintas iman se Kota Ternate yang berasal dari berbagai organisasi. Organisasi tersebut di antaranya yaitu Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM), Gereja Kalvari Pantekosta Misi Indonesia, masyarakat Dusun Tabanga – Kelurahan Sulamadaha, Orang Muda Katolik, Himpunan Mahasiswa Kristen Universitas Maluku Utara. Selain itu hadir juga dari SMP Muhammadiyah 2 Kota Ternate, SMA Muhamadiyah Kota Ternate, Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, dan Anak Muda Sadar Sampah (ANKAM) Maluku Utara.

Lokasi kunjungan Tagilom pertama yaitu di Gereja Katolik-Paroki Santo Willibrordus Ternate – Keuskupan Ambonia. Gereja yang terletak di Jalan Salim Fabanyo 57 Ternate ini merupakan gereja tertua di Indonesia dan menjadi cagar budaya di Kota Ternate. Terdapat sebuah lonceng tua yang juga menjadi ikon cagar budaya dari gereja ini. Oleh nasionalis Portugis pada 7 November 1936, gereja ini dibangun dengan menggunakan bahan-bahan lokal, seperti dari batu-batu dari sisa erupsi Gunung Gamalama.

Hal tersebut diutarakan oleh Pastor Titus Rahail, Pastor Paroki Ternate sekaligus Pimpinan Umat Katolik Provinsi Maluku Utara. “Gereja ini saat konflik komunal dijadikan tempat mengungsi, ini bagian dari nilai kemanusiaan yang diperjuangkan oleh Gereja Katolik,” kenangnya seraya menegaskan bahwa konflik komunal membuat semua pihak menderita, semua pihak rugi, dan tidak ada yang menang ataupun kalah.

“Tugas kita membangun perdamaian, menyembuhkan luka, dengan membangun relasi, komunikasi yang positif, serta saling menghargai,” ajaknya. “Maka saya memberikan apresiasi dari berbagai kelompok, terutama Muhammadiyah, yang melibatkan anak muda membangun persaudaraan,” imbuh Pastor Titus.

Lokasi kunjungan Tagilom kedua yaitu di Klenteng Thian Hou Kiong yang terletak di Jalan Gamalama, Ternate Tengah, Kota Ternate. Klenteng ini menjadi saksi penyebaran agama Khonghucu di Ternate. Penyebaran ini dibawa oleh para pedagang dari Cina yang datang ke Ternate melalui jalur sutra. Laksamana Cheng Ho – seorang muslim yang moderat – memimpin pelayaran pedagang dari Cina ke Maluku Utara untuk berdagang cengkeh, pala, dan kopra, sebagai bahan obat-obatan tradisional di Cina.

Cerita sejarah tersebut disampaikan oleh Js. Boy Ang selaku Pendeta Khonghucu. “Tujuan kita hidup beragama, kita saling membantu dan mendukung, senantiasa melakukan kebaikan dan kebajikan, serta menghormati sesama,” ungkapnya yang telah mengabdi selama 35 tahun sebagai Abdi Dalam dan Kapita Cina di Kesultanan Ternate.

“Saat konflik horizontal 1999, tempat ibadah ini juga menjadi tempat menginap saudara-saudara muslim,” kisahnya. Di tengah jumlah pemeluk agama Khonghucu 0,03 % dari jumlah penduduk di Kota Ternate, Pendeta Boy selalu mengajarkan kepada pemeluk Khonghucu bahwa sesama manusia itu bersaudara. “Dengan pengetahuan yang cukup, kita bisa membina diri kita, kemudian kita bisa membina orang lain,” pesannya.

Lokasi Tagilom berikutnya yakni di Kedaton Kesultanan Ternate. “Sejak 1257, Kesultanan Ternate selalu mengedepankan persaudaraan, dan menerima segala suku yang datang,” ungkap Irwan Abdul Gani selaku Sekretaris Kesultanan Ternate. Di Kesultanan ini, lanjut Irwan, terdapat Kapita Cina, Arab, dan Bugis.

Dalam praktik keagamaan di Ternate, mudah dijumpai antar umat beragama saling mendukung seperti ketika perayaan idulfitri misalnya, terdapat anggota Kesultanan yang beragama Kristen dari Tabanga yang ikut mengawal Sultan ketika menjalankan ibadah shalat id. Selain itu, pemilihan Sultan di Kesultanan Ternate juga dilakukan secara demokratis.

“Mudah-mudahan dengan program Eco Bhinneka Muhammadiyah ini, toleransi menjadi garda terdepan untuk keragaman, menjaga negeri ini dalam suasana aman, damai, dan bahagia,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Maluku Utara Bidang Tabligh dan Tarjih Dr. Makbul A.H. Din, menyebut bahwa program Eco Bhinneka Muhammadiyah diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan generasi muda lintas iman yang peduli lingkungan, sekaligus sebagai wadah silaturahmi.

“Kesadaran lingkungan merupakan hal penting demi keberlangsungan generasi yang akan datang. Keberagaman adalah hal yang lumrah, mari kita tingkatkan kolaborasi dan kerjasama untuk menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan dan kemanusiaan. Bravo!” ucap Dr. Makbul.

Lebih lanjut, Direktur Program Eco Bhinneka Muhammadiyah, Hening Parlan, menggarisbawahi dari fakta sejarah bahwa sebuah daerah tidak akan maju jika didukung hanya oleh satu agama. “Ketika kita mau menapak ke depan kita perlu mengingat sejarah. Dengan melihat sejarah masa lalu kita jadi belajar, dan masa lalu yang baik bisa terus kita suarakan atau narasikan melalui berbagai jenis konten, baik melalui tulisan, bahkan video pendek 30 detik saja,” ujarnya.

Wakil Ketua Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah ini juga berpesan bahwa perbedaan adalah anugrah, dan anak muda memiliki kekuatan untuk melakukan perubahan melalui karya dan aksi nyata.

Kontributor: Farah

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 14 Kandidat Terbaik Ikuti Fit and Proper Test Calon Kepala Sekolah Muhammadiyah PCM Bumiayu

    14 Kandidat Terbaik Ikuti Fit and Proper Test Calon Kepala Sekolah Muhammadiyah PCM Bumiayu

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bumiayu, 14 Juni 2025 — Dalam upaya menghadirkan pemimpin pendidikan yang profesional dan visioner, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bumiayu melalui Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non Formal (PNF) menggelar seleksi calon kepala sekolah untuk empat lembaga pendidikan Muhammadiyah: SMA, SMP, MTs, dan SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS). Seleksi yang berlangsung di Aula SMA Muhammadiyah Bumiayu […]

  • BEM FAI UMS Wujudkan Pengabdian Nyata Lewat Program Madrasah Sabtu Ceria

    BEM FAI UMS Wujudkan Pengabdian Nyata Lewat Program Madrasah Sabtu Ceria

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) wujudkan pengabdian nyata kepada masyarakat melalui program yang bertema “Madrasah Sabtu Ceria: Membangun Generasi Qur’ani Bersama Ibu dan Anak” di kampung Gondang RT 01/02, Kelurahan Manahan, kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta. Program Pengabdian Masyarakat Ormawa ini dilaksanakan mulai tanggal 20 September hingga […]

  • Dorong Dakwah Guru Era Digital, IGABA Lamongan Gelar Pelatihan Jurnalistik

    Dorong Dakwah Guru Era Digital, IGABA Lamongan Gelar Pelatihan Jurnalistik

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 224
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lamongan – Menyongsong lomba menulis tingkat wilayah, Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Lamongan menggelar pelatihan jurnalistik di ruang rapat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan pada Kamis (15/8/2024). Pelatihan ini menghadirkan pemateri dari Kwartir Daerah Hizbul Wathan (HW) Lamongan, Fathan Faris Saputro, M.Pd., yang memberikan wawasan mendalam tentang jurnalistik dan literasi digital. Dalam paparannya, […]

  • Meniti Kembali Spirit Moderasi IMM dalam Membangun Persatuan dan Kesatuan

    Meniti Kembali Spirit Moderasi IMM dalam Membangun Persatuan dan Kesatuan

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Oleh : Tio Muhammad Bahauddin (Ketua Bidang Organisasi PC IMM AR Fachruddin Kota Yogyakarta) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) merupakan suatu gerakan mahasiswa yang berfungsi sebagai pelopor, pelangsung dan penyempurna Persyarikatan Muhammadiyah. Kemudian jika kita melihat apa yang termaktub dalam 6 Penegasan IMM pada ayat 2 dan 3 yang berbunyi, “Menegaskan bahwa kepribadian Muhammadiyah adalah landasan […]

  • Pengurus PERSADA UAD Ikuti Materi Penyegaran AIK: Bangun Karakter Kader Muhammadiyah Berkemajuan

    Pengurus PERSADA UAD Ikuti Materi Penyegaran AIK: Bangun Karakter Kader Muhammadiyah Berkemajuan

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Bantul, 19 April 2025 – Pengurus PERSADA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengikuti kegiatan Materi 1 Refreshing AIK bertema “Karakter Kader Muhammadiyah Berkemajuan”, yang diselenggarakan pada Sabtu, 19 April 2025 M/20 Syawal 1446 H di Ruang Sidang Bersama Fakultas Teknologi Industri, lantai 5 Gedung Utama Kampus IV UAD. Acara yang digelar oleh PERSADA […]

  • Mahasiswa FEB UMS masuk Top 10 Nasional J&T Super Seller Competition 2026

    Mahasiswa FEB UMS masuk Top 10 Nasional J&T Super Seller Competition 2026

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Ahmad Fauzan Tirmidzi, kembali mengharumkan nama kampus di tingkat nasional. Melalui bisnis yang dirintisnya, Kubik Society Clothing Company, ia berhasil masuk dalam Top 10 J&T Super Seller Competition 2026 dan memperoleh dana inkubasi senilai Rp20 juta untuk mengembangkan usahanya. J&T Super Seller […]

expand_less