Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemuda Lintas Iman Belajar Toleransi dan Budaya dari Rumah Ibadah dan Kesultanan di Ternate

Pemuda Lintas Iman Belajar Toleransi dan Budaya dari Rumah Ibadah dan Kesultanan di Ternate

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Ternate – Eco Bhinneka Muhammadiyah Ternate, Maluku Utara, menggelar ‘Tagilom’ bertajuk ‘Keberagaman Budaya dan Lingkungan Lintas Iman’, dengan berkunjung dan diskusi di rumah-rumah ibadah yaitu Gereja dan Klenteng, serta Kedaton Kesultanan Ternate. Kegiatan yang dilaksanakan pada 30 Agustus 2025 tersebut menjadi puncak sekaligus penutup program Inisiatif Bersama untuk Aksi Keagamaan yang Strategis (Joint Initiative for Strategic Religious Action) yang dilaksanakan oleh Muhammadiyah di Ternate.

“Tagilom kami ambil dari bahasa lokal Ternate yang artinya ‘berjalan bersama’. Tagilom ke rumah-rumah ibadah dan kedaton kesultanan Ternate ini bertujuan untuk mempelajari peran kepemimpinan tokoh lintas agama dan pimpinan Kesultanan Ternate dalam merawat kerukunan dan perdamaian di Kota Ternate,” ungkap Usman Mansur, Regional Manager Eco Bhinneka Muhammadiyah Maluku Utara.

Acara ini diikuti lebih dari 60 orang pemuda lintas iman se Kota Ternate yang berasal dari berbagai organisasi. Organisasi tersebut di antaranya yaitu Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM), Gereja Kalvari Pantekosta Misi Indonesia, masyarakat Dusun Tabanga – Kelurahan Sulamadaha, Orang Muda Katolik, Himpunan Mahasiswa Kristen Universitas Maluku Utara. Selain itu hadir juga dari SMP Muhammadiyah 2 Kota Ternate, SMA Muhamadiyah Kota Ternate, Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, dan Anak Muda Sadar Sampah (ANKAM) Maluku Utara.

Lokasi kunjungan Tagilom pertama yaitu di Gereja Katolik-Paroki Santo Willibrordus Ternate – Keuskupan Ambonia. Gereja yang terletak di Jalan Salim Fabanyo 57 Ternate ini merupakan gereja tertua di Indonesia dan menjadi cagar budaya di Kota Ternate. Terdapat sebuah lonceng tua yang juga menjadi ikon cagar budaya dari gereja ini. Oleh nasionalis Portugis pada 7 November 1936, gereja ini dibangun dengan menggunakan bahan-bahan lokal, seperti dari batu-batu dari sisa erupsi Gunung Gamalama.

Hal tersebut diutarakan oleh Pastor Titus Rahail, Pastor Paroki Ternate sekaligus Pimpinan Umat Katolik Provinsi Maluku Utara. “Gereja ini saat konflik komunal dijadikan tempat mengungsi, ini bagian dari nilai kemanusiaan yang diperjuangkan oleh Gereja Katolik,” kenangnya seraya menegaskan bahwa konflik komunal membuat semua pihak menderita, semua pihak rugi, dan tidak ada yang menang ataupun kalah.

“Tugas kita membangun perdamaian, menyembuhkan luka, dengan membangun relasi, komunikasi yang positif, serta saling menghargai,” ajaknya. “Maka saya memberikan apresiasi dari berbagai kelompok, terutama Muhammadiyah, yang melibatkan anak muda membangun persaudaraan,” imbuh Pastor Titus.

Lokasi kunjungan Tagilom kedua yaitu di Klenteng Thian Hou Kiong yang terletak di Jalan Gamalama, Ternate Tengah, Kota Ternate. Klenteng ini menjadi saksi penyebaran agama Khonghucu di Ternate. Penyebaran ini dibawa oleh para pedagang dari Cina yang datang ke Ternate melalui jalur sutra. Laksamana Cheng Ho – seorang muslim yang moderat – memimpin pelayaran pedagang dari Cina ke Maluku Utara untuk berdagang cengkeh, pala, dan kopra, sebagai bahan obat-obatan tradisional di Cina.

Cerita sejarah tersebut disampaikan oleh Js. Boy Ang selaku Pendeta Khonghucu. “Tujuan kita hidup beragama, kita saling membantu dan mendukung, senantiasa melakukan kebaikan dan kebajikan, serta menghormati sesama,” ungkapnya yang telah mengabdi selama 35 tahun sebagai Abdi Dalam dan Kapita Cina di Kesultanan Ternate.

“Saat konflik horizontal 1999, tempat ibadah ini juga menjadi tempat menginap saudara-saudara muslim,” kisahnya. Di tengah jumlah pemeluk agama Khonghucu 0,03 % dari jumlah penduduk di Kota Ternate, Pendeta Boy selalu mengajarkan kepada pemeluk Khonghucu bahwa sesama manusia itu bersaudara. “Dengan pengetahuan yang cukup, kita bisa membina diri kita, kemudian kita bisa membina orang lain,” pesannya.

Lokasi Tagilom berikutnya yakni di Kedaton Kesultanan Ternate. “Sejak 1257, Kesultanan Ternate selalu mengedepankan persaudaraan, dan menerima segala suku yang datang,” ungkap Irwan Abdul Gani selaku Sekretaris Kesultanan Ternate. Di Kesultanan ini, lanjut Irwan, terdapat Kapita Cina, Arab, dan Bugis.

Dalam praktik keagamaan di Ternate, mudah dijumpai antar umat beragama saling mendukung seperti ketika perayaan idulfitri misalnya, terdapat anggota Kesultanan yang beragama Kristen dari Tabanga yang ikut mengawal Sultan ketika menjalankan ibadah shalat id. Selain itu, pemilihan Sultan di Kesultanan Ternate juga dilakukan secara demokratis.

“Mudah-mudahan dengan program Eco Bhinneka Muhammadiyah ini, toleransi menjadi garda terdepan untuk keragaman, menjaga negeri ini dalam suasana aman, damai, dan bahagia,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Maluku Utara Bidang Tabligh dan Tarjih Dr. Makbul A.H. Din, menyebut bahwa program Eco Bhinneka Muhammadiyah diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan generasi muda lintas iman yang peduli lingkungan, sekaligus sebagai wadah silaturahmi.

“Kesadaran lingkungan merupakan hal penting demi keberlangsungan generasi yang akan datang. Keberagaman adalah hal yang lumrah, mari kita tingkatkan kolaborasi dan kerjasama untuk menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan dan kemanusiaan. Bravo!” ucap Dr. Makbul.

Lebih lanjut, Direktur Program Eco Bhinneka Muhammadiyah, Hening Parlan, menggarisbawahi dari fakta sejarah bahwa sebuah daerah tidak akan maju jika didukung hanya oleh satu agama. “Ketika kita mau menapak ke depan kita perlu mengingat sejarah. Dengan melihat sejarah masa lalu kita jadi belajar, dan masa lalu yang baik bisa terus kita suarakan atau narasikan melalui berbagai jenis konten, baik melalui tulisan, bahkan video pendek 30 detik saja,” ujarnya.

Wakil Ketua Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah ini juga berpesan bahwa perbedaan adalah anugrah, dan anak muda memiliki kekuatan untuk melakukan perubahan melalui karya dan aksi nyata.

Kontributor: Farah

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuliah S2 di Dua Negara, Ini Cerita Alumni UMS Penerima Beasiswa Indonesia Bangkit

    Kuliah S2 di Dua Negara, Ini Cerita Alumni UMS Penerima Beasiswa Indonesia Bangkit

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Yusuf R. Yanuri, S.Ag., mahasiswa lulusan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membagikan pengalamannya saat menempuh program S2 double degree dari Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dan University of Edinburgh yang kini sedang menempuh pendidikan internasional di bawah skema beasiswa Indonesia Bangkit dari Kementerian Agama. Program yang ia jalani merupakan dual master degree selama […]

  • Pembukaan Pengajian Ramadan Online Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantah Timur

    Pembukaan Pengajian Ramadan Online Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantah Timur

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.147
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Samarinda – Pandemi Covid -19 tidak menjadikan  surut semangat mengaji warga Muhammadiyah Kalimantan Timur.  Ramadan sebagai bulan tarbiyah harus terus dimanfaatkan terlebih dalam kondisi ujian menyeluruh saat ini dengan  menggunakan media online atau daring untuk mengganti pengajian tatap muka yang selama ini berlangsung merupakan ihtiyar paling aman dalam melakukan dakwah maupun pembinaan. Bertempat di […]

  • Lazismu Himpun Dana Bantuan Rp 6 Miliar untuk Korban Gempa NTT

    Lazismu Himpun Dana Bantuan Rp 6 Miliar untuk Korban Gempa NTT

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, JAKARTA (4/9/26) – Pasca gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), 15 Agustus 2026 Muhammadiyah langsung memobilisasi sumber daya dari semua unsur yang tergabung di Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) atau biasa dikenal Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) dari berbagai daerah. Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Surat Edaran nomor 18/EDR/I.0/H/2026 tanggal 20 Agustus 2026, juga telah […]

  • Rolldorado ES – juego móvil en smartphones y tabletas

    Rolldorado ES – juego móvil en smartphones y tabletas

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Rolldorado ES – juego móvil en smartphones y tabletas ▶️ JUGAR Содержимое Requisitos de hardware y compatibilidad con dispositivos Android e iOS Configuración de controles táctiles y ajustes de sensibilidad Consejos adicionales para rolldorado casino Optimización del rendimiento en redes móviles y Wi‑Fi Descarga Rolldorado ES ahora y prueba su mecánica de giros en 3D, […]

  • Wujudkan Desa Bebas Sampah, Tim Pengabdian UMS Inisiasi Pendirian Bank Sampah dan Pelatihan Olah Limbah

    Wujudkan Desa Bebas Sampah, Tim Pengabdian UMS Inisiasi Pendirian Bank Sampah dan Pelatihan Olah Limbah

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Pengabdian Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Binaan (P2DB) sukses merealisasikan program “Gerakan Desa Bijak Sampah” di Desa Batan, Kabupaten Boyolali. Rangkaian program yang dimulai sejak pertengahan November hingga puncaknya pada Minggu (7/12), berhasil menginisiasi sekaligus meresmikan berdirinya Bank Sampah “Kedon Indah” sebagai solusi […]

  • PWPM Bengkulu Gelar Safari Ramadhan di Lebong, Tekankan Peran Pemuda Kini untuk Masa Depan

    PWPM Bengkulu Gelar Safari Ramadhan di Lebong, Tekankan Peran Pemuda Kini untuk Masa Depan

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 5
    • 0Komentar

      KABARMUH.ID, Lebong – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Bengkulu menggelar Safari Ramadhan pada Sabtu, 15 Maret 2025, yang dipusatkan di Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ujung Tanjung, Kabupaten Lebong. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran PWPM Bengkulu, termasuk Komandan Kokam, Wakil Ketua PWM Bengkulu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lebong, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Lebong, serta […]

expand_less