Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dosen UMS Temukan Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun

Dosen UMS Temukan Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Dr. Ainur Rhain, M.Th.I., bersama tim peneliti berhasil mengungkap temuan baru mengenai manuskrip mushaf Al-Qur’an peninggalan Kasunanan Surakarta yang diperkirakan berusia lebih dari 200 tahun. Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam jurnal internasional ZAD Al-Mufassirin Volume 8 Nomor 1 Tahun 2026 melalui artikel berjudul ‘Manuscript of the Qur’an of the Kasunan Palace of Surakarta (coded MAA.001): A Historical-Philological Study of Writing Errors and Their Implications for Interpretation’.

Penelitian tersebut menjadi salah satu kajian penting mengenai tahqiq manuskrip Al-Qur’an Nusantara dengan memadukan pendekatan filologi, kodikologi, paleografi, dan ilmu qira’at. Objek penelitian adalah manuskrip mushaf berkode MAA.001 yang tersimpan di Perpustakaan Masjid Agung Kasunanan Surakarta, salah satu koleksi manuskrip Islam bersejarah di Indonesia.

Berdasarkan hasil kajian, manuskrip tersebut diperkirakan ditulis pada rentang tahun 1780–1820 Masehi, bertepatan dengan berkembangnya tradisi intelektual Islam di lingkungan Keraton Surakarta. Temuan ini memperkuat posisi manuskrip sebagai bagian penting dari sejarah perkembangan ilmu Al-Qur’an di Nusantara.

Dalam penelitian tersebut, tim menemukan sejumlah kesalahan penyalinan (scribal errors) pada Surah At-Taubah ayat 81, 83, dan 84. Kesalahan yang ditemukan berupa perubahan huruf maupun harakat yang berpotensi memengaruhi makna ayat apabila tidak ditelaah secara ilmiah.

Namun demikian, Ainur Rhain menegaskan bahwa seluruh kesalahan tersebut bukan berasal dari perbedaan qira’at yang sahih, melainkan kesalahan teknis yang terjadi saat proses penyalinan manuskrip.

“Warisan manuskrip Al-Qur’an Nusantara bukan hanya peninggalan sejarah, tetapi juga sumber pengetahuan yang sangat berharga untuk memahami perjalanan transmisi Al-Qur’an di Indonesia. Kajian ilmiah seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga keakuratan teks Al-Qur’an sekaligus melestarikan khazanah intelektual Islam Indonesia,” ungkapnya, Kamis, (23/7/2026).

Selain itu, penelitian juga menemukan adanya percampuran penggunaan rasm imlā’ī dengan rasm ‘Utsmānī, disertai inkonsistensi ortografi pada beberapa bagian manuskrip. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa standardisasi penyalinan mushaf di Nusantara pada akhir abad ke-18 belum berlangsung secara seragam. Variasi tulisan yang ditemukan lebih mencerminkan dinamika sejarah transmisi teks daripada adanya perbedaan bacaan Al-Qur’an.

Temuan lain yang tak kalah penting adalah fungsi manuskrip tersebut yang tidak hanya digunakan sebagai kitab suci untuk ibadah, tetapi juga berperan sebagai media pendidikan Al-Qur’an, simbol legitimasi religius Kesunanan Surakarta, sekaligus pusat transmisi ilmu keislaman di lingkungan Masjid Agung Surakarta.

Hal itu diperkuat dengan keberadaan catatan pinggir (marginal notes) pada manuskrip yang menunjukkan bahwa mushaf tersebut aktif dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran, proses tashih, hingga kajian Al-Qur’an pada masanya.

Menurut Ainur Rhain, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam upaya pelestarian manuskrip Islam Indonesia. Kajian tahqiq diperlukan untuk memastikan keaslian teks, merekonstruksi sejarah perkembangan ilmu Al-Qur’an di Nusantara, sekaligus menjadi landasan penyusunan edisi kritis manuskrip dan kebijakan konservasi naskah kuno di Indonesia.

Ia berharap hasil penelitian tersebut dapat menjadi rujukan bagi akademisi, filolog, pemerhati manuskrip, maupun lembaga pelestarian budaya dalam mengembangkan studi manuskrip Al-Qur’an Nusantara. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tradisi keilmuan Al-Qur’an di Jawa telah berkembang secara dinamis serta memiliki jaringan intelektual yang kuat dengan pusat-pusat keilmuan Islam dunia sejak akhir abad ke-18. (Fika/Humas)

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rahasia dan Makna Bulan Sya’ban

    Rahasia dan Makna Bulan Sya’ban

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Oleh: Najihus Salam Mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS Bulan Sya’ban adalah bulan ke-8 dalam kalender islam yang disebut kalender hijriah. Bulan ini adalah salah satu bulan yang diistimewakan oleh Nabi Muhammad SAW. Banyak keutamaan-keutamaan di bulan ini, salah satunya dalam bulan ini juga Nabi Muhammad SAW banyak melakukan puasa sunnah. Banyak dalil-dalil syar’i yang […]

  • Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur 2024, Ciptakan Kader Hizbul Wathan yang Militan, Unggul, & Kompeten.

    Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur 2024, Ciptakan Kader Hizbul Wathan yang Militan, Unggul, & Kompeten.

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 244
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur Hizbul Wathan Kafilah Penuntun Moh Djzman Universitas Muhammadiyah Surakarta resmi dilepas pada 11 Mei 2024. Pelaksanaan Diklat ini berlangsung selama delapan hari, terhitung sejak 11 Mei, sampai dengan 18 Mei 2024. Kegiatan ini berlokasikan di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Kawasan Hutan Tloglodlingo, Tebing Bandardawung dan Waduk Mulur. Sebelum […]

  • Maknai Keimanan dan Keadilan, UMS Gelar Kajian Tafsir dalam Perspektif Surat Al-Ma’arij

    Maknai Keimanan dan Keadilan, UMS Gelar Kajian Tafsir dalam Perspektif Surat Al-Ma’arij

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Kajian Tafsir rutin yang diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Ainur Rha’in, S.Th.I., M.Th.I., dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Agama Islam (FAI) UMS sebagai pemateri utama. Dalam kajian itu, Ainur membedah makna […]

  • P2AD MARS UMS Perkuat Kompetensi Manajerial dan Kepemimpinan di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar

    P2AD MARS UMS Perkuat Kompetensi Manajerial dan Kepemimpinan di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Pengabdian Masyarakat Persyarikatan/AUM/Desa Binaan (P2AD) dari Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan penguatan kapasitas manajerial dan kepemimpinan di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Program ini mengangkat tema “Penguatan Kompetensi Manajerial dan Kepemimpinan Kepala Unit RS: Sinergi Multidisiplin untuk Kinerja Unggul”. Kegiatan ini […]

  • Tere Liye: Hapus Test CPNS!

    Tere Liye: Hapus Test CPNS!

    • calendar_month Minggu, 18 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Oleh: Tere Liye, Penulis Novel ‘Teruslah Bodoh, Jangan Pintar’ Silahkan buka website Pemilu 2024 KPU. Kalian buka pemilihan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), lantas cek di provinsi kalian. Lihat nama-nama yang punya banyak pemilih. Sudah? Silahkan google nama-nama itu, maka nyaris separuh lebih adalah anaknya gubenur/bupati/walikota, istrinya para pejabat/mantan pejabat. Sisanya nama-nama artis dan pengusaha. Kemudian […]

  • KMM Grogol Rumuskan Strategi Dakwah Menuju Grogol Berkemajuan

    KMM Grogol Rumuskan Strategi Dakwah Menuju Grogol Berkemajuan

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo — Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Grogol menggelar Musyawarah Kerja pada Senin, 12 Mei 2025, bertempat di MTs Muhammadiyah Grogol, Sukoharjo. Acara ini diikuti oleh 25 pengurus KMM Grogol dan mengusung tema “Merencanakan Syi’ar Islam, Menuju Grogol Berkemajuan.” Ketua KMM Grogol, Dr. Abdullah Khair, dalam sambutannya menegaskan pentingnya memperkuat karakter dakwah yang relevan dengan […]

expand_less