Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Forum Kebangsaan DPP IMM Lahirkan 7 Rekomendasi Strategis untuk Demokrasi yang Bermutu

Forum Kebangsaan DPP IMM Lahirkan 7 Rekomendasi Strategis untuk Demokrasi yang Bermutu

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menyelenggarakan Forum Kebangsaan bertajuk “Mencari Jalan Keluar Krisis Kebangsaan: Perspektif Ekonomi, Pendidikan, Keamanan, Geopolitik, dan Aktivisme” di Jakarta sebagai ruang dialog strategis untuk membahas berbagai tantangan kebangsaan yang dihadapi Indonesia.

Forum ini menghadirkan akademisi, praktisi, pengambil kebijakan, dan aktivis guna merumuskan rekomendasi kebijakan yang komprehensif bagi pembangunan nasional.

Ketua Panitia, Muh. Akmal Ahsan, menjelaskan bahwa Indonesia tengah menghadapi berbagai persoalan yang saling berkaitan, mulai dari kemiskinan dan ketimpangan ekonomi, melemahnya partisipasi politik masyarakat, tantangan keamanan nasional, hingga perubahan geopolitik global yang semakin dinamis.

“Berbagai persoalan tersebut membutuhkan ruang dialog yang mampu mempertemukan berbagai perspektif sehingga lahir rekomendasi yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga dapat menjadi solusi nyata bagi pembangunan bangsa,” ujarnya.

Forum Kebangsaan menghadirkan lima narasumber dari berbagai bidang. Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sudjatmiko, membawakan materi mengenai transformasi ekonomi untuk memberantas kemiskinan dengan fokus pada tantangan kemiskinan dan ketimpangan, industrialisasi dan hilirisasi, penguatan ekonomi desa, serta agenda transformasi ekonomi menuju Indonesia maju.

Perspektif keamanan nasional disampaikan oleh Dr. Stepi Adriani yang membahas ancaman keamanan kontemporer, ketahanan nasional, konsep human security, serta strategi memperkuat stabilitas dan integrasi bangsa di tengah perubahan lingkungan strategis global.

Sementara itu, Wakil Dekan IV FKIP UHAMKA, Amirullah, S.Pd.I., M.A., memaparkan peta jalan pendidikan nasional menghadapi krisis kebangsaan dengan menekankan pentingnya transformasi sistem pendidikan, penguatan kualitas sumber daya manusia yang inklusif dan adaptif, serta penyusunan peta jalan pendidikan nasional sebagai fondasi Indonesia yang maju, berdaulat, dan berkeadilan.

Direktur Eksekutif Cyrus Network, Hafizul Mizan, menyampaikan hasil survei mengenai tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara, persepsi publik terhadap kondisi ekonomi, aspirasi generasi muda mengenai masa depan Indonesia, serta berbagai tantangan sosial-politik yang berkembang sebagai dasar penyusunan kebijakan publik.

Adapun Ketua DPP IMM Bidang Riset dan Teknologi, Muh. Akmal Ahsan, mengulas tema aktivisme dan jalan keluar krisis kebangsaan dengan menyoroti krisis representasi politik, peran gerakan mahasiswa dan masyarakat sipil, aktivisme sebagai instrumen transformasi sosial, serta penyusunan agenda kebangsaan yang berorientasi pada solusi.

Forum Kebangsaan diikuti oleh mahasiswa, akademisi, organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, aktivis, pengambil kebijakan, serta masyarakat umum. Rangkaian kegiatan meliputi registrasi peserta, pembukaan, sesi panel diskusi, dialog interaktif, hingga perumusan rekomendasi sebagai hasil akhir forum.

Melalui forum tersebut, DPP IMM berharap dapat membangun ruang dialog yang produktif lintas disiplin dan lintas generasi, sekaligus menghasilkan rekomendasi strategis mengenai transformasi ekonomi, pendidikan, keamanan nasional, geopolitik, serta penguatan aktivisme sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang lebih adil, maju, dan berdaya saing.

Forum ini juga diharapkan menjadi momentum lahirnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat sipil, dan generasi muda dalam merumuskan jalan keluar atas berbagai krisis kebangsaan. Dalam kesempatan tersebut, Budiman Sudjatmiko menegaskan, “kita akan menginap di rumah rakyat mengawal, hingga memberantas dua musuh saya kemiskinan dan kebodohan”.

Sebagai hasil utama Forum Kebangsaan, DPP IMM melahirkan tujuh rekomendasi strategis untuk memperkuat kualitas demokrasi dan tata kelola kebangsaan di Indonesia.

Rekomendasi pertama adalah reformasi kelembagaan partai politik. DPP IMM menilai langkah ini penting agar partai politik tidak semata-mata menjadi saluran hasrat kekuasaan bagi pemilik modal, melainkan kembali menjalankan fungsi representasi dan kaderisasi politik secara demokratis.

Kedua, penguatan lembaga hukum dan hak asasi manusia. IMM menilai hukum tidak boleh lagi diposisikan sebagai alat kekuasaan untuk menghukum pihak yang berbeda pandangan dengan penguasa, tetapi harus kembali menjadi instrumen penegakan keadilan dan penjaga moral kehidupan berbangsa.

Ketiga, memperjelas arah ekonomi nasional. Menurut IMM, cita-cita ekonomi Pancasila yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto perlu diterjemahkan ke dalam kebijakan yang benar-benar dirasakan masyarakat hingga tingkat keluarga, dengan pendekatan yang mudah dipahami dan berdampak nyata terhadap kesejahteraan rakyat.

Keempat, pengelolaan energi dan sumber daya alam yang berkeadilan. IMM mendorong pemerintah menyelesaikan berbagai konflik sumber daya alam melalui pendekatan yang berpihak pada kepentingan masyarakat lokal tanpa mengabaikan tujuan pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Kelima, tata kelola pendidikan yang proporsional. IMM berpandangan bahwa penataan sistem pendidikan yang lebih baik akan meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran sekaligus membentuk karakter bangsa yang bermartabat serta mendorong mobilitas sosial yang lebih baik.

Keenam, kedaulatan informasi dan etika ruang siber. Dalam rekomendasinya, IMM menegaskan bahwa negara wajib menjamin kebebasan berekspresi di ruang digital dan tidak menggunakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) secara represif untuk membungkam kritik yang sah dari masyarakat sipil.

Ketujuh, pemulihan kohesi sosial dan pengarusutamaan nilai moderasi. IMM menekankan pentingnya kehadiran negara sebagai fasilitator dialog lintas budaya serta mencegah berkembangnya sikap anti-intelektualisme maupun radikalisme dogmatis. Menurut IMM, rekonsiliasi sosial merupakan fondasi penting sebelum Indonesia melangkah menuju cita-cita kemajuan yang lebih bermakna.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SUMU Kota Batu Gelar Kopdar Merdeka: Memerdekakan UMKM untuk Kesejahteraan Bersama

    SUMU Kota Batu Gelar Kopdar Merdeka: Memerdekakan UMKM untuk Kesejahteraan Bersama

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kota Batu – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Kota Batu kembali menggelar Kopdar Merdeka untuk kedua kalinya sejak resmi terbentuk. Acara ini berlangsung di Djietoe Kafe pada Ahad (17/08/25), bertepatan dengan peringatan 80 tahun kemerdekaan Indonesia. Dengan semangat kemerdekaan, para anggota SUMU hadir antusias dari berbagai latar belakang usaha, mulai dari kreator digital produk, pengembang […]

  • Workshop Ketahanan Digital dalam Pendidikan Keluarga di Era Smart Society 5.0

    Workshop Ketahanan Digital dalam Pendidikan Keluarga di Era Smart Society 5.0

    • calendar_month Minggu, 4 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 179
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Workshop “Ketahanan Digital dalam Pendidikan Keluarga di Era Smart Society 5.0” dilaksanakan pada 3 Februari 2024 di SD Muhammadiyah Prambanan Yogyakarta. Kegiatan ini diadakan oleh tim pengabdian masyarakat dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Peserta berasal dari wali siswa perwakilan dari masing-masing kelas 1 sampai dengan 6. Workshop ini dilatar belakangi adanya permasalahan […]

  • UMS dan PDM Boyolali Jalin Sinergi dalam Persiapan Program Pendampingan Sekolah

    UMS dan PDM Boyolali Jalin Sinergi dalam Persiapan Program Pendampingan Sekolah

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Deputi Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dan Hilirisasi Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat, Publikasi, dan Sentra KI (DRPPS), menunjukkan komitmennya dalam pengembangan masyarakat. Bidang PkM dan Hilirisasi UMS bekerja sama dengan Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali, menggelar koordinasi persiapan pendampingan sekolah di Ruang Sidang […]

  • Sinergi MPKSDI, Lazismu, dan GKBI, 356 Kader Muhammadiyah Terima Beasiswa 2026

    Sinergi MPKSDI, Lazismu, dan GKBI, 356 Kader Muhammadiyah Terima Beasiswa 2026

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 82
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama LAZISMU Pusat dan PT Gabungan Korporasi Batik Indonesia (GKBI) Investment kembali memperkuat komitmen dalam mendukung keberlanjutan kaderisasi melalui program Beasiswa Kader Muhammadiyah 2026. Program tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian Persyarikatan terhadap pendidikan kader sekaligus upaya menyiapkan generasi penerus yang […]

  • Atasi Krisis Air, UMS Terapkan Teknologi Sumur Dalam dan Irigasi Tetes untuk Budidaya Singkong Kingkong

    Atasi Krisis Air, UMS Terapkan Teknologi Sumur Dalam dan Irigasi Tetes untuk Budidaya Singkong Kingkong

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di wilayah pedesaan. Melalui program Pengabdian Dosen Berbasis Pemberdayaan (PDB), UMS mendampingi Kelompok Budidaya (KBD) Suharno di Desa Kaligentong, Kecamatan Gladagsari, Boyolali, untuk implementasi teknologi sumur dalam dan irigasi tetes. Program ini bertujuan untuk mendukung pengembangan budidaya singkong varietas Kingkong […]

  • Delegasi UMS Sambangi Kemenag, Bahas Rencana Pendirian PPG PAI

    Delegasi UMS Sambangi Kemenag, Bahas Rencana Pendirian PPG PAI

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Delegasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bertandang ke kantor Kementerian Agama di Jakarta, Selasa (14/10). Kunjungan tersebut merupakan audiensi yang membahas rencana pendirian Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Islam (PAI) UMS. Rombongan UMS dipimpin oleh Wakil Rektor III UMS Dr. Mutohharun Jinan, M.Ag., didampingi Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Dr. […]

expand_less