Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Forum Kebangsaan DPP IMM Lahirkan 7 Rekomendasi Strategis untuk Demokrasi yang Bermutu

Forum Kebangsaan DPP IMM Lahirkan 7 Rekomendasi Strategis untuk Demokrasi yang Bermutu

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menyelenggarakan Forum Kebangsaan bertajuk “Mencari Jalan Keluar Krisis Kebangsaan: Perspektif Ekonomi, Pendidikan, Keamanan, Geopolitik, dan Aktivisme” di Jakarta sebagai ruang dialog strategis untuk membahas berbagai tantangan kebangsaan yang dihadapi Indonesia.

Forum ini menghadirkan akademisi, praktisi, pengambil kebijakan, dan aktivis guna merumuskan rekomendasi kebijakan yang komprehensif bagi pembangunan nasional.

Ketua Panitia, Muh. Akmal Ahsan, menjelaskan bahwa Indonesia tengah menghadapi berbagai persoalan yang saling berkaitan, mulai dari kemiskinan dan ketimpangan ekonomi, melemahnya partisipasi politik masyarakat, tantangan keamanan nasional, hingga perubahan geopolitik global yang semakin dinamis.

“Berbagai persoalan tersebut membutuhkan ruang dialog yang mampu mempertemukan berbagai perspektif sehingga lahir rekomendasi yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga dapat menjadi solusi nyata bagi pembangunan bangsa,” ujarnya.

Forum Kebangsaan menghadirkan lima narasumber dari berbagai bidang. Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sudjatmiko, membawakan materi mengenai transformasi ekonomi untuk memberantas kemiskinan dengan fokus pada tantangan kemiskinan dan ketimpangan, industrialisasi dan hilirisasi, penguatan ekonomi desa, serta agenda transformasi ekonomi menuju Indonesia maju.

Perspektif keamanan nasional disampaikan oleh Dr. Stepi Adriani yang membahas ancaman keamanan kontemporer, ketahanan nasional, konsep human security, serta strategi memperkuat stabilitas dan integrasi bangsa di tengah perubahan lingkungan strategis global.

Sementara itu, Wakil Dekan IV FKIP UHAMKA, Amirullah, S.Pd.I., M.A., memaparkan peta jalan pendidikan nasional menghadapi krisis kebangsaan dengan menekankan pentingnya transformasi sistem pendidikan, penguatan kualitas sumber daya manusia yang inklusif dan adaptif, serta penyusunan peta jalan pendidikan nasional sebagai fondasi Indonesia yang maju, berdaulat, dan berkeadilan.

Direktur Eksekutif Cyrus Network, Hafizul Mizan, menyampaikan hasil survei mengenai tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara, persepsi publik terhadap kondisi ekonomi, aspirasi generasi muda mengenai masa depan Indonesia, serta berbagai tantangan sosial-politik yang berkembang sebagai dasar penyusunan kebijakan publik.

Adapun Ketua DPP IMM Bidang Riset dan Teknologi, Muh. Akmal Ahsan, mengulas tema aktivisme dan jalan keluar krisis kebangsaan dengan menyoroti krisis representasi politik, peran gerakan mahasiswa dan masyarakat sipil, aktivisme sebagai instrumen transformasi sosial, serta penyusunan agenda kebangsaan yang berorientasi pada solusi.

Forum Kebangsaan diikuti oleh mahasiswa, akademisi, organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, aktivis, pengambil kebijakan, serta masyarakat umum. Rangkaian kegiatan meliputi registrasi peserta, pembukaan, sesi panel diskusi, dialog interaktif, hingga perumusan rekomendasi sebagai hasil akhir forum.

Melalui forum tersebut, DPP IMM berharap dapat membangun ruang dialog yang produktif lintas disiplin dan lintas generasi, sekaligus menghasilkan rekomendasi strategis mengenai transformasi ekonomi, pendidikan, keamanan nasional, geopolitik, serta penguatan aktivisme sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang lebih adil, maju, dan berdaya saing.

Forum ini juga diharapkan menjadi momentum lahirnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat sipil, dan generasi muda dalam merumuskan jalan keluar atas berbagai krisis kebangsaan. Dalam kesempatan tersebut, Budiman Sudjatmiko menegaskan, “kita akan menginap di rumah rakyat mengawal, hingga memberantas dua musuh saya kemiskinan dan kebodohan”.

Sebagai hasil utama Forum Kebangsaan, DPP IMM melahirkan tujuh rekomendasi strategis untuk memperkuat kualitas demokrasi dan tata kelola kebangsaan di Indonesia.

Rekomendasi pertama adalah reformasi kelembagaan partai politik. DPP IMM menilai langkah ini penting agar partai politik tidak semata-mata menjadi saluran hasrat kekuasaan bagi pemilik modal, melainkan kembali menjalankan fungsi representasi dan kaderisasi politik secara demokratis.

Kedua, penguatan lembaga hukum dan hak asasi manusia. IMM menilai hukum tidak boleh lagi diposisikan sebagai alat kekuasaan untuk menghukum pihak yang berbeda pandangan dengan penguasa, tetapi harus kembali menjadi instrumen penegakan keadilan dan penjaga moral kehidupan berbangsa.

Ketiga, memperjelas arah ekonomi nasional. Menurut IMM, cita-cita ekonomi Pancasila yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto perlu diterjemahkan ke dalam kebijakan yang benar-benar dirasakan masyarakat hingga tingkat keluarga, dengan pendekatan yang mudah dipahami dan berdampak nyata terhadap kesejahteraan rakyat.

Keempat, pengelolaan energi dan sumber daya alam yang berkeadilan. IMM mendorong pemerintah menyelesaikan berbagai konflik sumber daya alam melalui pendekatan yang berpihak pada kepentingan masyarakat lokal tanpa mengabaikan tujuan pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Kelima, tata kelola pendidikan yang proporsional. IMM berpandangan bahwa penataan sistem pendidikan yang lebih baik akan meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran sekaligus membentuk karakter bangsa yang bermartabat serta mendorong mobilitas sosial yang lebih baik.

Keenam, kedaulatan informasi dan etika ruang siber. Dalam rekomendasinya, IMM menegaskan bahwa negara wajib menjamin kebebasan berekspresi di ruang digital dan tidak menggunakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) secara represif untuk membungkam kritik yang sah dari masyarakat sipil.

Ketujuh, pemulihan kohesi sosial dan pengarusutamaan nilai moderasi. IMM menekankan pentingnya kehadiran negara sebagai fasilitator dialog lintas budaya serta mencegah berkembangnya sikap anti-intelektualisme maupun radikalisme dogmatis. Menurut IMM, rekonsiliasi sosial merupakan fondasi penting sebelum Indonesia melangkah menuju cita-cita kemajuan yang lebih bermakna.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Water Station Resmi Hadir, Fakultas Teknik UMS Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan

    Water Station Resmi Hadir, Fakultas Teknik UMS Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 81
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id resmi meluncurkan fasilitas Water Station pada Senin (27/4) di Hall Gedung H. Inisiatif ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat komitmen UMS sebagai kampus ramah lingkungan sekaligus upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan akademik. Peluncuran tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UMS, Prof. Dr. Harun […]

  • SMP Muhammadiyah 2 Kalasan Sukses Gelar MPLS Ramah 2026, Cetak Pelajar Islam Berkemajuan yang Berkarakter dan Cakap Digital

    SMP Muhammadiyah 2 Kalasan Sukses Gelar MPLS Ramah 2026, Cetak Pelajar Islam Berkemajuan yang Berkarakter dan Cakap Digital

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – SMP Muhammadiyah 2 Kalasan sukses menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 selama lima hari, mulai 13–17 Juli 2026. Mengusung tema “Menjadi Pelajar Islam Berkemajuan: Berkarakter, Berprestasi, dan Cakap Digital”, kegiatan ini diikuti oleh 155 murid baru sebagai langkah awal mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, nilai-nilai keislaman, serta membangun […]

  • Warga Desa Masani Berduka di Poso Pesisir Kabupaten Poso

    Warga Desa Masani Berduka di Poso Pesisir Kabupaten Poso

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Poso, 17 Agustus 2025 jam 06.38 Wita — Guncangan gempa berkekuatan 6,0 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah menyisakan kepanikan di kalangan warga. Gempa yang menyebabkan pasien rumah sakit RSUD Poso terpaksa juga berhamburan keluar gedung. Dikabarkan sementara 1 Gereja di Masani Rusak Berat hingga menyebabkan Korban Info dari Puskesmas Mapane, korban […]

  • Akselerasi Inovasi Global, UMS Resmi Gandeng INNOPA Sebagai Mitra Strategis

    Akselerasi Inovasi Global, UMS Resmi Gandeng INNOPA Sebagai Mitra Strategis

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, ​SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi memperkuat ekosistem inovasinya melalui penandatanganan dokumen kerja sama strategis dengan Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA). Prosesi penandatanganan yang berlangsung pada Kamis (30/4) menandai babak baru bagi UMS dalam memfasilitasi karya-karya inovatif mahasiswa dan dosen agar mampu eksis di kancah internasional serta menjangkau hilirisasi industri. ​Melalui […]

  • Wujudkan Desa Bebas Sampah, Tim Pengabdian UMS Inisiasi Pendirian Bank Sampah dan Pelatihan Olah Limbah

    Wujudkan Desa Bebas Sampah, Tim Pengabdian UMS Inisiasi Pendirian Bank Sampah dan Pelatihan Olah Limbah

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Pengabdian Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Binaan (P2DB) sukses merealisasikan program “Gerakan Desa Bijak Sampah” di Desa Batan, Kabupaten Boyolali. Rangkaian program yang dimulai sejak pertengahan November hingga puncaknya pada Minggu (7/12), berhasil menginisiasi sekaligus meresmikan berdirinya Bank Sampah “Kedon Indah” sebagai solusi […]

  • Krisis Air Bersih dan Kerusakan Infrastruktur: Respons Cepat MDMC Brebes di Tengah Banjir Bandang Bumiayu

    Krisis Air Bersih dan Kerusakan Infrastruktur: Respons Cepat MDMC Brebes di Tengah Banjir Bandang Bumiayu

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    KABARMUH.Id, Bumiayu, Brebes — Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Brebes Selatan sejak Sabtu hingga Kamis, 8–13 November 2025, memicu banjir bandang yang meninggalkan duka mendalam bagi warga Kecamatan Bumiayu. Pergeseran aliran Sungai Keruh akibat sedimentasi menyebabkan luapan air besar yang menerjang permukiman, jalan raya, fasilitas umum, mengganggu suplai air bersih, hingga menimbulkan korban jiwa. […]

expand_less