Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dosen Doktor Hukum UMS Kupas Regulasi Keracunan MBG dan Hak Digital di Bima

Dosen Doktor Hukum UMS Kupas Regulasi Keracunan MBG dan Hak Digital di Bima

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Program Studi Ilmu Hukum (PDIH) Kembali peran kontribusinya dalam merespon isu-isu hukum fundamental dan kontemporer di Indonesia. Dr. Rizka, S.Ag., M.H., sebagai Dosen Doktor Ilmu Hukum UMS, dan Sandya Mahendra, S.H., selaku Asisten Doktor Ilmu Hukum UMS memberikan kuliah umum selama tiga hari 11-13 Desember 2025 di Universitas Muhammadiyah Bima (UMBIMA), Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kegiatan akademik ini menjadi ruang transfer ilmu dan diskusi kritis dengan kajian-kajian strategis, nilai dari perlindungan korban keracunan makanan dalam program Makan Gizi Gratis (MBG) hingga tantangan kebebasan berekspresi dan hak digital di era teknologi informasi. Kehadiran PDIH UMS memperkuat peran perguruan tinggi Muhammadiyah dalam menyikapi dinamika kebijakan public secara ilmiah dan solutif.

Rektor UMBIMA, Dr. Ridwan, S.H., M.H., sekaligus alumni PDIHUMS dalam sambutannya memberikan apresiasi dan menilai kuliah umum tersebut sebagai “Vaksin Intelektual” yang relevan dengan kondisi sosial bagi mahasiswa dan dosen, terutama mengingat Bima sebagai salah satu daerah yang juga menerima program-program nasional.

“Kami berterima kasih kepada PSDIH UMS yang responsif terhadap kebutuhan diskusi hukum yang aktual. Isu Perlindungan Hukum bagi korban keracunan makanan dalam program strategis nasional dan masalah kebebasan berekspresi di ruang digital adalah isu yang sangat dekat dengan kita semua. Kehadiran Dr. Rizka dan Sandya Mahendra adalah dorongan besar bagi UMBIMA untuk terlibat lebih dalam dalam kajian hukum yang berorientasi pada pemecahan masalah masyarakat,” ujar Rektor UMBIMA.

Dr. Rizka, S.Ag., M.H., Kupas Regulasi Keracunan MBG dan Hak Digital di Universitas Muhammadiyah Bima (UMBIMA), Nusa Tenggara Barat (NTB).

 

Dalam sesi pertama, Dr. Rizka mengupas secara mendalam tema Perlindungan Hukum Bagi Korban Keracunan Makanan Dalam Pelaksanaan Program Makan Gizi Gratis di Indonesia. ia menelaah kerangka hukum yang berlaku, mulai dari Undang-Undang Perlindungan Konsumen hingga aspek pidana dan perdata dalam implementasi program berskala nasional. ia menilai aspek perlindungan hukum harus didesain secara kokoh dan antisipatif.

“Tujuan program ini mulia, namun risiko hukum selalu mengintai,” terang Dr. Rizka. “Siapa yang bertanggung jawab secara hukum jika terjadi insiden keracunan? Bagaimana mekanisme ganti rugi yang cepat dan adil? Kita harus memastikan bahwa niat baik program tidak terhambat oleh lemahnya regulasi perlindungan korban,” tegasnya.

Selain isu kebijakan public, Rizka juga membagikan materi mengenai “Legal Academic Writing” sebagai bagian penguatan kapasitas akademik. Materi tersebut membahas mengenai teknik penemuan isu hukum, analisis perbandingan, dan metodologi penulisan yang ketat serta transfer Know-how standar penulisan akademik di level doktoral dari UMS sebagai upaya meningkatkan mutu riset di Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) mitra.

Sesi berikutnya, Sandya Mahendra, S.H., memaparkan pandangan progresif mengenai tantangan hukum di era digital. ia mengangkat isu “Kebebasan Berekspresi dan Hak Digital: Tantangan dan Regulasi di Era Teknologi Informasi”, Sandya mengulas dinamika implementasi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang kerap menimbulkan ketengangan antara menjamin kebebasan berekspresi sebagai hak asasi manuai dan upaya menjaga ketertiban public dari ijaran kebencian, hoax, hingga fenomena deepfake.

“Regulasi harus bersifat inklusif, tidak tumpul ke atas, dan tajam ke bawah. Mahasiswa harus mengerti di mana batas antara kritik yang konstruktif dan pelanggaran hukum digital. Hal ini relevan dengan etos Muhammadiyah yang menjunjung tinggi keadilan,” ungkapnya. Sandya juga menekankan Hukum Untuk Manusia, perlunya hukum kembali pada fitrahnya, yaitu melayani kemanusiaan dan mewujudkan keadilan substansial.

Kuliah umum tersebut menciptakan atmosfer akademik yang hidup dan aplikatif di lingkungan UMBIMA. Diskusi yang berkembang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi mendorong kesiapan sivitas akademika untuk berkontribusi nyata dalam menganalisa dan pengawasan kebijakan publik.

Kegiatan tersebut ditutup dengan komitmen UMS dan UMBIMA untuk menindaklanjuti diskusi menjadi program penelitian bersama (joint research), khususnya terkait aspek perlindungan hukum di wilayah Nusa Tenggara Barat, serta kerjasama penerimaan mahasiswa baru Program Doktor Ilmu Hukum UMS bagi dosen di lingkungan sivitas akademika UMBIMA.

Kegiatan tersebut menegaskan peran UMS sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfungsi sebagia pusat Pendidikan, tetapi juga sebagai aktor penting dalam merumuskan solusi hukum atas persoalan aktual dan strategis nasional, selaras dengan semangat I’M UMS, yakni Islami, Mencerahkan, Unggul, Mendunia dan Sustainable serta memberi arah perubahan.

Kontributor: Alvian

Editor: Alfarabi

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lulusan Muhammadiyah, Harus Mampu Menjadi Penggerak Khaira Ummah!

    Lulusan Muhammadiyah, Harus Mampu Menjadi Penggerak Khaira Ummah!

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Oleh : Alung Prasetya, Mahasiswa Penerima Beasiswa Kader di Universitas Ahmad Dahlan. Muhammadiyah didirikan 100 tahun lebih yang lalu adalah untuk menjawab tantangan tantangan umat islam, “Islam yang berkemajoean” adalah idaman idaman dan cita cita besar para founding father Muhammadiyah, dalam bidang pengelolaan pembelajaran, institusi pendidikan sampai harus mentransfer dan mengadopsi cara hingga sistem di […]

  • Seminar UMKM Dorong Immawati IMM Tulungagung Menjadi Mandiri, Kreatif, dan Berdaya

    Seminar UMKM Dorong Immawati IMM Tulungagung Menjadi Mandiri, Kreatif, dan Berdaya

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tulungagung – Dalam rangka memperingati semangat perjuangan R.A. Kartini dalam memberdayakan perempuan, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Tulungagung melalui bidang Immawati menggelar seminar bertajuk “Marketing UMKM: Menciptakan Immawati Mandiri, Kreatif dan Berdaya” pada Senin (21/4/2025). Kegiatan ini berlangsung di Aula Panti Asuhan Yatim (PAY) Siti Fatimah. Seminar tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan […]

  • Semakin Berkemajuan! UM Bandung Latih Warga Cipadung Kidul Kelola Sampah dengan Teknik Octaco

    Semakin Berkemajuan! UM Bandung Latih Warga Cipadung Kidul Kelola Sampah dengan Teknik Octaco

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 125
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung concern pada solusi sampah dengan Pengabdian Masyarakat Pengelolaan Sampah Rumah Tangga. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) KLHK 2023, rumah tangga menjadi sumber terbesar penghasil sampah (Kota Bandung 60 persen sampah berasal dari rumah tangga). Komposisi sampah mayoritas adalah sampah sisa makanan (44.52 persen). ”Sampah rumah […]

  • Meriahkan Hari Santri, Al-Mujahidin Balikpapan Hadirkan 69 Santri pada KSM Nasional

    Meriahkan Hari Santri, Al-Mujahidin Balikpapan Hadirkan 69 Santri pada KSM Nasional

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 261
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Karanganyar – Pondok Pesantren Al-Mujahidin Balikpapan mengirimkan 69 Santrinya untuk mengikuti Kemah Santri Muhammadiyah (KSM) Nasional ke-1 yang dilaksanakan oleh Lembaga Pengembangan Pondok Pesantren (LPP) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Kampoeng Karet Ngargoyoso Karanganyar, Jawa Tengah, 20-22 Oktober 2024. Acara ini melibatkan sekitar 1.200 santri dari berbagai pesantren Muhammadiyah di […]

  • 101 Proposal UMS Lolos Pendanaan Kemdiktisaintek, Terbanyak di PTMA

    101 Proposal UMS Lolos Pendanaan Kemdiktisaintek, Terbanyak di PTMA

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebanyak 101 proposal penelitian dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id dinyatakan lolos pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun anggaran 2026. Perolehan tersebut berasal dari 80 proposal skema Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) dan 21 proposal skema Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan (DHK). Capaian ini menempatkan UMS sebagai peringkat […]

  • Tim P2AD UMS Bina Petani JATAM Klaten Perluas Akses Pemasaran Padi Rojolele

    Tim P2AD UMS Bina Petani JATAM Klaten Perluas Akses Pemasaran Padi Rojolele

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Klaten – Tim Program Pengabdian Masyarakat Persyarikatan/AUM/Desa Binaan (P2AD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali memberdayakan persyarikatan dengan mengadakan pendampingan dan pembinaan kepada Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Klaten. Kegiatan pengabdian ini dilakukan secara berkala mulai dari bulan November 2024. Tim yang terdiri dari Prof. Dr. Kuswaji Dwi Priyono sebagai ketua tim dan […]

expand_less