Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jawa Tengah Jadi Juara Umum Pencak Silat POMNAS XIX 2025, Catat Rekor Baru dengan 8 Emas

Jawa Tengah Jadi Juara Umum Pencak Silat POMNAS XIX 2025, Catat Rekor Baru dengan 8 Emas

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kontingen Jawa Tengah berhasil meraih gelar juara umum cabang olahraga pencak silat pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 yang digelar di Surakarta. Gelar ini dipastikan setelah pesilat tuan rumah mendominasi perolehan medali dengan torehan 8 emas, 3 perak, dan 7 perunggu.

Dominasi kontingen tuan rumah terlihat dari capaian emas yang mereka raih sejak babak penyisihan hingga final. Sejumlah partai krusial mampu dimenangkan oleh atlet-atlet muda berbakat Jawa Tengah, termasuk saat menghadapi lawan tangguh dari Jawa Timur, DKI Jakarta, dan provinsi lainnya.

Pelatih kontingen Jawa Tengah Dr. Nur Subekti, M.Or., mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan ini sehingga tetap konsisten dan sesuai target untuk menjadi juara umum di cabor pencak silat.

“Bagi kami juara umum itu keberhasilan satu tim kita. Ini kerja keras kita semua. Tidak hanya saya sebagai seorang pelatih, dan tidak hanya sebagai seorang atlet, tetapi bukti kerja keras semua termasuk perguruan tinggi yang support pembinaan ini,” ungkap Nur Subekti, Jumat (26/9) saat penutupan acara.

Menurutnya, DKI Jakarta merupakan lawan keras. DKI Jakarta pada POMNAS 2025 menjadi juara umum 2 dengan raihan 4 medali emas, 8 medali perak, dan 2 perunggu.

Raihan 8 medali Ini merupakan rekor terbaru di POMNAS dan harapannya bisa dipertahankan. “Tapi bisa juga ditingkatkan karena POMNAS ini ajang dua tahun sekali, ini menjadi evaluasi bagi kita selama kita melakukan pembinaan dan pelatihan. Dan target utama mahasiswa memang di POMNAS,” kata Nur Subekti.

Sebelumnya Jawa Tengah pernah menjadi juara umum pada tahun 2022 di Padang dengan 5 medali emas. Lalu pada tahun 2023 di Kalimantan Selatan, Jawa Tengah menjadi juara umum 2 dengan total 4 medali emas.

Atlet pencak silat kontingen Jawa Tengah, Muhammad Faizal Ivanda pada kategori tanding kelas F Putra merasa bangga karena telah dipercaya untuk memperkuat kontingen. Pesilat yang akrab disapa dengan Faizal itu sangat menghargai momen saat pengalungan medali emas.

Menurutnya, setiap pertandingan memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Namun, lawan terberat justru adalah diri sendiri. Mengalahkan rasa ragu dan takut sering kali menjadi tantangan terbesar.

“Untuk latihannya sudah setengah bulan untuk TC (training centre) yang POMNAS, tapi untuk jangka panjang sudah sejak satu tahun sebelumnya hingga puncak ya ini,” ujar Faizal.

Ia sendiri menargetkan untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas). “Target selanjutnya insya Allah melaju pelatnas, insya Allah,” harap Faizal. (Maysali/Humas)

Editor: Farhan Shiddiq

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa UMS Raih Dana Inovasi Iklim Nasional Lewat Gerakan #SemarangTanpaSisa

    Mahasiswa UMS Raih Dana Inovasi Iklim Nasional Lewat Gerakan #SemarangTanpaSisa

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 7
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Abi Umaroh, mahasiswa Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) UMS, berhasil meraih Mini Grant Award senilai Rp10 juta sekaligus dinobatkan sebagai second-best paper dalam ajang Youth Climate Impact Fellowship (YCIF) 2025. Abi memperoleh penghargaan itu melalui gagasan inovatif bertajuk […]

  • Jejak Pengabdian untuk Desa Purut: Peresmian Peta Desa dan Penutupan KKN Kelompok 09 UMSURA

    Jejak Pengabdian untuk Desa Purut: Peresmian Peta Desa dan Penutupan KKN Kelompok 09 UMSURA

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Probolinggo, 03 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 09 Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) melaksanakan kegiatan Peresmian Peta Desa Purut, Penayangan After Movie, sekaligus Penutupan Program KKN yang bertempat di Balai Desa Purut, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Purut beserta perangkat desa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), tokoh masyarakat, warga Desa Purut, serta seluruh mahasiswa KKN Kelompok 09 UMSURA. Acara ini menjadi momentum penutup dari seluruh rangkaian program kerja yang telah dilaksanakan selama masa pengabdian di Desa Purut. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 09 UMSURA, Ibu Uswatun Hasanah, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.J., yang mendampingi mahasiswa sejak awal hingga akhir acara. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan terhadap seluruh rangkaian kegiatan penutupan KKN, mulai dari peresmian Peta Desa Purut, penayangan after movie, hingga prosesi penutupan program. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Purut dan seluruh masyarakat atas kerja sama yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN. Menurut beliau, sinergi yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi salah satu faktor utama keberhasilan berbagai program kerja yang telah dilaksanakan di Desa Purut. Dalam sambutannya, Kepala Desa Purut, Ibu Umi Fitriyana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa KKN Kelompok 09 Universitas Muhammadiyah Surabaya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama melaksanakan pengabdian di Desa Purut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN Kelompok 09 UMSURA yang telah mengabdikan waktu, tenaga, dan ilmunya untuk masyarakat Desa Purut. Berbagai program yang telah dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi warga, dan kami sangat mengapresiasi salah satu luaran berupa Peta Desa Purut yang hari ini diresmikan. Semoga peta ini dapat menjadi media informasi sekaligus mendukung administrasi dan perencanaan pembangunan desa ke depannya. Kami juga berharap silaturahmi antara Pemerintah Desa Purut dengan Universitas Muhammadiyah Surabaya tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berlanjut melalui kegiatan-kegiatan pengabdian berikutnya.” Setelah penyampaian sambutan, dilakukan prosesi peresmian Peta Desa Purut yang ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan peta kepada Pemerintah Desa Purut sebagai salah satu luaran KKN Kelompok 09 UMSURA. Peresmian tersebut disaksikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan, perangkat desa, tokoh masyarakat, warga, serta seluruh mahasiswa KKN Kelompok 09 UMSURA. Peta desa yang telah disusun diharapkan dapat menjadi media informasi yang mendukung administrasi pemerintahan desa, mengenalkan potensi wilayah, serta menjadi referensi dalam perencanaan pembangunan Desa Purut di masa mendatang. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penayangan after movie yang menampilkan dokumentasi berbagai program kerja KKN Kelompok 09 UMSURA selama melaksanakan pengabdian di Desa Purut. Tayangan tersebut menghadirkan kembali momen-momen kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat, mulai dari kegiatan pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan masyarakat, hingga aktivitas sosial yang telah dilaksanakan selama masa KKN. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa ketika warga menyaksikan kembali perjalanan mahasiswa selama mengabdi di desa. Sebagai penutup, dilaksanakan prosesi penutupan program KKN Kelompok 09 UMSURA yang menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pengabdian di Desa Purut. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Desa Purut, Dosen Pembimbing Lapangan, serta seluruh masyarakat yang telah menerima, mendukung, dan berpartisipasi aktif dalam setiap program kerja yang telah dilaksanakan. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan, sesi foto bersama, dan ramah tamah antara mahasiswa, perangkat desa, serta warga sebagai simbol terjalinnya hubungan yang baik dan penuh kekeluargaan. Melalui kegiatan peresmian peta desa sekaligus penutupan ini, diharapkan seluruh hasil pengabdian mahasiswa KKN Kelompok 09 UMSURA dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi Desa Purut. Selain menjadi penutup rangkaian KKN, kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi yang baik antara Universitas Muhammadiyah Surabaya, Pemerintah Desa Purut, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang lebih maju dan berkelanjutan. Kontributor: Oktavia Artikawati Santoso Editor: Muhammad Farhan

  • Satu-satunya PTMA Tembus Semifinal, UMS Harumkan Nama Muhammadiyah di POMPROV Jateng 2025

    Satu-satunya PTMA Tembus Semifinal, UMS Harumkan Nama Muhammadiyah di POMPROV Jateng 2025

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim bola voli putri Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil mencetak prestasi membanggakan dengan meraih medali perunggu dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMPROV) Jawa Tengah 2025. Pembina tim voli putri UMS, Vera Septi Sistiasih, S.Pd., M.Or., menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian anak didiknya. Ia menilai raihan ini merupakan buah dari kerja keras […]

  • UMS Gelar Workshop Penulisan Dekripsi Permohonan Paten Dampingi Dosen PTMA se-Indonesia

    UMS Gelar Workshop Penulisan Dekripsi Permohonan Paten Dampingi Dosen PTMA se-Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Direktorat Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui kerjasama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) dan Asosiasi Sentral Kekayaan Intelektual Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (ASKI) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), serta konsorsium LPPM PTMA menyelenggarakan kegiatan Workshop Pelatihan Deskripsi Permohonan Paten Kamis, (29/1). Kegiatan Workshop ini diikuti oleh peserta dari seluruh […]

  • Doktor ke-63 PAI UMS, Ungkap Anomali Retensi Guru di Pesantren

    Doktor ke-63 PAI UMS, Ungkap Anomali Retensi Guru di Pesantren

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menambah deretan lulusan doktoralnya dengan mengukuhkan Muhammad Nur Latif sebagai doktor ke-63. Ia dinyatakan lulus setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang promosi doktor, sekaligus meraih predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,89. Dalam proses akademiknya, Latif dibimbing oleh Promotor Prof. […]

  • Bukan Sekadar Keterwakilan: Menanti Taring Politik IMMawati

    Bukan Sekadar Keterwakilan: Menanti Taring Politik IMMawati

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Oleh: Musyafa Syamil Arroyan, Kader IMM dan Mahasiswa Double Degree UIII & The University of Edinburgh Dua tahun silam, tepatnya pada 2024, saya pernah menulis sebuah artikel tentang partisipasi perempuan dalam panggung politik. Tulisan itu lahir bertepatan dengan Muktamar XX Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Palembang. Kala itu, selepas pemilihan formatur, muncul kegaduhan karena tidak […]

expand_less