Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kader Ulama Adaptif di Era Society 5.0, Pondok Shabran UMS Perkuat Budaya Literasi

Kader Ulama Adaptif di Era Society 5.0, Pondok Shabran UMS Perkuat Budaya Literasi

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID; SURAKARTA – Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi mengawali perkuliahan Semester Gasal T.A. 2026/2027 melalui agenda Stadium General Pondok Shabran UMS. Digelar di Aula Gedung Baru Pondok Shabran UMS, pada Minggu (6/9/2026).

Stadium General menjadi agenda tahunan yang wajib diikuti oleh seluruh mahasantri Pondok Shabran UMS. Pada tahun ini sebanyak 186 mahasantri Pondok Shabran UMS dari jenjang I’dad, Sarjana (S1), hingga Magister (S2). Forum ilmiah tahunan ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat arah perkaderan era Society 5.0 bagi seluruh mahasantri.

Mengusung tema “Perkaderan di Era Society 5.0: Melahirkan Kader Ulama yang Adaptif, Inovatif, dan Berorientasi pada Transformasi Sosial”, kuliah umum Pondok Shabran UMS ini menghadirkan Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, S.Fil.I., M.P.A., sebagai narasumber utama.

Dalam sambutannya, Direktur Pondok Shabran UMS, Yayuli, S.Ag., M.P.I., menegaskan pentingnya kesiapan kader ulama Muhammadiyah dalam merespons arus kecerdasan buatan (AI) dan disrupsi teknologi. Dalam laporan akademiknya, ia mengapresiasi capaian luar biasa para mahasantri program I’dad yang menempuh masa persiapan bahasa Arab dan Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, keberhasilan program I’dad mencapai 99 persen, di mana mahasantri mampu menyelesaikan hafalan 10 juz Al-Qur’an selama satu tahun. Capaian ini menjadi bekal kuat sebelum mereka melanjutkan studi S1 di Fakultas Agama Islam UMS,” terang Yayuli, Senin (7/9/2026).

Ia mengatakan pentingnya penguasaan bahasa asing sebagai respon perkembangan teknologi dan untuk menyongsong visi gerakan internasionalisasi Muhammadiyah. Dengan penguasaan bahasa yang kuat, kader-kader Muhammadiyah dapat mengekspansi arah gerak Muhammadiyah yang lebih luas.

“Di Pondok Shabran ini memiliki dua program bahasa, yakni bahasa Arab yang difokuskan selama satu tahun pertama mahasantri dan bahasa Inggris yang diberikan selama masa dauroh dan bersifat sunnah. Sehingga ini menjadi bentuk ikhtiar mencetak wajah masa depan generasi persyarikatan dan bangsa,”

Yayuli juga berpesan agar mahasantri Pondok Shabran dapat menanamkan inklusivitas dalam pergaulan, tidak menutup diri dengan membatasi pergaulan. Menjalin hubungan dengan berbagai komunitas atau agama lain menjadi ciri khas karakter mahasantri Pondok Shabran.

Dalam sesi pemaparan materi, Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, S.Fil.I., M.PA., memaparkan bahwa kader ulama Muhammadiyah masa depan tidak boleh gagap menghadapi teknologi modern seperti big data dan otomatisasi.

Menurutnya, kader Pondok Shabran UMS wajib memadukan tiga pilar epistemologi, yaitu, Bayani, Burhani, dan Irfani, agar mampu menghadirkan solusi peradaban yang mencerahkan.

“Kader ulama Muhammadiyah harus memiliki kedalaman spiritual sekaligus keberanian dalam memimpin transformasi sosial di era Society 5.0,” jelasnya.

Bachtiar juga menerangkan bahwa membaca menjadi aktivitas yang tidak pernah ditinggalkan selama masa studinya dulu. Menurutnya, membaca dapat menumbuhkan inklusivitas terhadap keberagaman karakter dan ideologi masyarakat.

Terutama di era Society 5.0, lanjutnya, kegiatan membaca semakin penting, sebagai bentuk sintesis generasi yang kuat secara intelektual dan tidak gagap pada teknologi.

“Jangan puas dengan membatasi diri dengan bacaan tertentu, semua genre buku dapat kalian baca untuk memperluas wawasan keilmuan,” pungkasnya.

Kontributor: Hamam/Affiq/Humas

Editor: Nurul Fahri

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Manusia Merasa Dirinya sebagai Penguasa: Muhasabah di Tengah Perkembangan Teknologi dan Pengetahuan

    Ketika Manusia Merasa Dirinya sebagai Penguasa: Muhasabah di Tengah Perkembangan Teknologi dan Pengetahuan

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Oleh: Irsyad Hakim Affandi (Mahasiswa Pendidikan Agama Islam UMS) Perkembangan teknologi dan pengetahuan pada abad ke-21 telah mengubah cara manusia menjalani kehidupan. Kecerdasan buatan, big data, rekayasa genetika, serta kemampuan manusia dalam memprediksi dan memengaruhi alam menunjukkan bahwa manusia saat ini memiliki kemampuan yang jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya. Manusia tidak lagi sekadar memanfaatkan alam […]

  • Dosen Farmasi UMS Masuk Daftar Ilmuwan Terbaik Dunia 2025

    Dosen Farmasi UMS Masuk Daftar Ilmuwan Terbaik Dunia 2025

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Dr. MD. Sanower Hossain, Associate Professor di Fakultas Farmasi UMS, berhasil masuk dalam daftar Top 2% Scientists in the World 2025 versi Stanford University. Penghargaan prestisius ini menempatkan Dr. Sanower di jajaran ilmuwan dengan pengaruh terbesar di bidang penelitian, khususnya mikrobiologi, […]

  • Forum Kebangsaan DPP IMM Lahirkan 7 Rekomendasi Strategis untuk Demokrasi yang Bermutu

    Forum Kebangsaan DPP IMM Lahirkan 7 Rekomendasi Strategis untuk Demokrasi yang Bermutu

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 106
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menyelenggarakan Forum Kebangsaan bertajuk “Mencari Jalan Keluar Krisis Kebangsaan: Perspektif Ekonomi, Pendidikan, Keamanan, Geopolitik, dan Aktivisme” di Jakarta sebagai ruang dialog strategis untuk membahas berbagai tantangan kebangsaan yang dihadapi Indonesia. Forum ini menghadirkan akademisi, praktisi, pengambil kebijakan, dan aktivis guna merumuskan rekomendasi kebijakan yang […]

  • Masjid Kampus UMS Rilis Buletin Vol-5, Tumbuhkan Rasa Empati Sosial

    Masjid Kampus UMS Rilis Buletin Vol-5, Tumbuhkan Rasa Empati Sosial

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 94
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID,SURAKARTA – Tim Redaksi Masjid Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi merilis buletin edisi terbaru dengan tema “EMPATI: Menyapa Kemanusiaan dari Inklusivitas hingga Solidaritas.” Buletin ke-5 ini menjadi bagian dari upaya Masjid Kampus UMS dalam menghadirkan media literasi dan dakwah yang responsif terhadap realitas sosial serta nilai-nilai kemanusiaan. Buletin ini mengangkat tema “EMPATI” sebagai fondasi […]

  • UMS Kukuhkan Calon Wisudawan FKIP: Rektor Tekankan “One UMS One ID One Cakap Berdampak”

    UMS Kukuhkan Calon Wisudawan FKIP: Rektor Tekankan “One UMS One ID One Cakap Berdampak”

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melepas 298 calon wisudawan pada acara Pembekalan dan Pelepasan Calon Wisudawan Periode I Tahun 2025/2026 di Auditorium Muhammad Djazman, Rabu (17/9). Kegiatan ini menjadi tradisi FKIP UMS dalam memberikan apresiasi sekaligus memotivasi para lulusan sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi maupun […]

  • Ketua PCIM Maroko: Kurban Adalah Momentum Menyembelih Ambisi dan Meneguhkan Amanah

    Ketua PCIM Maroko: Kurban Adalah Momentum Menyembelih Ambisi dan Meneguhkan Amanah

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 97
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Maroko, Faisal Maulana, menegaskan bahwa Hari Raya Iduladha tidak hanya mengajarkan tentang pengorbanan materi, tetapi juga menjadi momentum untuk menyembelih ambisi, ego, dan nafsu kekuasaan yang sering kali menjauhkan manusia dari nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan. Pesan tersebut disampaikan Faisal saat menjadi narasumber utama dalam Diskusi Panel […]

expand_less